Stasiun Pasoso

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Pasoso (POO) adalah stasiun kereta api barang kelas III/kecil yang terletak di Tanjung Priok, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Stasiun ini merupakan stasiun yang lokasinya paling utara dalam Daerah Operasi I Jakarta dan juga merupakan salah satu dari tiga stasiun kereta api yang letaknya paling utara di DKI Jakarta. Angka ketinggian stasiun ini menurut papan nama stasiun versi terbaru adalah +4 m, sedangkan pada papan lama adalah +3 m.

Stasiun Pasoso

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun POO.png
Stasiun Pasoso 2022.jpg
Akses Gerbang Masuk Stasiun Pasoso, 2022
LokasiKompleks Pelabuhan Tanjung Priok
Tanjung Priok, Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta
Indonesia
Ketinggian+4 m
OperatorKAI Logistik
Jumlah peronSatu peron sisi yang rendah untuk bongkar muat peti kemas
Jumlah jalur3 (jalur 2: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • POO
  • 0490
[1]
KlasifikasiIII/kecil[1]
Operasi layanan
Hanya untuk bongkar muat kereta api peti kemas.
Lokasi pada peta

SejarahSunting

Pada awal dekade 1990-an, Departemen Perhubungan pernah merencanakan pembangunan jaringan rel lingkar luar Jakarta yang menghubungkan Stasiun Sungai Lagoa dengan Stasiun Cikarang dan Stasiun Parung Panjang melewati Stasiun Pasoso. Salah satu tujuannya adalah untuk meminimalisasi kereta api barang yang melintasi kawasan perkotaan di Jakarta. Pada awalnya rencana itu berjalan cukup baik dengan rampungnya jaringan rel kereta api segmen Citayam sampai dengan Nambo, tetapi krisis finansial Asia 1997 membuat rencana ini berhenti di tengah jalan.[2]

Stasiun ini sejak 2010 hanya difungsikan sebagai titik akhir perjalanan kereta api peti kemas yang melayani rute Tanjung PriukGedebage dan Tanjung Priuk–Kalimas, p.p.[3] Jalurnya telah diperpanjang hingga JICT (Jakarta International Container Terminal) sejak awal tahun 2016.[4]

Sejak tanggal 27 Januari 2016, kereta api peti kemas yang tadinya hanya sampai Tanjung Priuk (sebagai permulaan pemberangkatan KA peti kemas), kini sudah dialihkan ke Pasoso (titik langsir) untuk mendukung jalur ke JICT.[5][6]

Layanan kereta apiSunting

Jalur lintas utara JawaSunting

Jalur Lintas selatan JawaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  2. ^ "Sejarah dan Drama di Balik Pengoperasian KRL Jalur Nambo". Kaori Nusantara. 4 April 2015. Diakses tanggal 13 Februari 2022. 
  3. ^ Sutianto, Feby Dwi. "Ini Stasiun yang Jadi Tempat Kereta Barang di Luar Pelabuhan Priok". detikfinance. Diakses tanggal 2018-06-21. 
  4. ^ Sutianto, Feby Dwi. "Ini Penampakan Rel Kereta Pelabuhan Priok yang Masih Putus". detikfinance. Diakses tanggal 2018-06-21. 
  5. ^ Okezone. "Perbaikan Rel Mati Kereta Logistik Tanjung Priok Habiskan Rp50 Miliar : Okezone Economy". okezone.com. Diakses tanggal 2018-06-21. 
  6. ^ "Kereta Api Logistik di Pelabuhan Tanjung Priok Berhasil Diuji Coba - Tribunnews.com". Tribunnews.com. 2016-02-19. Diakses tanggal 2018-06-21. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Sungai Lagoa
Terminus
Lintas Jakarta
Sungai Lagoa–JICT
JICT
Terminus
Tanjung Priuk
Terminus
Lintas Jakarta
Tanjung Priuk–JICT

Koordinat: 6°06′33″S 106°53′00″E / 6.109200°S 106.883331°E / -6.109200; 106.883331