Buka menu utama
RailOne dijalankan sebagai KLB.

Kereta luar biasa (disingkat menjadi KLB) adalah kereta api yang dijalankan di luar jadwal reguler atau grafik perjalanan kereta api.[1] KLB umumnya dijalankan pada saat kebutuhan mendesak atau sangat mendesak yang jadwal KLB ini akan diteruskan ke stasiun-stasiun yang akan dilewatinya. Walaupun di luar grafik perjalanan kereta api (gapeka) KLB tetap mengacu pada peraturan perjalanan kereta api, yakni, tetap membuat maklumat perjalanan kereta api (malka) dan warta maklumat (wam).[1]

Kereta luar biasa pada umumnya digunakan untuk membawa para pejabat negara, seperti presiden serta kabinetnya,[2] menguji coba jalan kereta (test run), pengiriman kereta, gerbong atau lokomotif, dan pengiriman rel kereta api.[1]

PengertianSunting

Dalam Pasal 1 Peraturan Dinas 16A Jilid 1 tentang dinas lokomotif diesel elektrik dan diesel hidraulik yang diterbitkan PT Kereta Api Indonesia, menyatakan ada 3 istilah perjalan kereta api, yakni KA Biasa, KA Fakultatif, dan KLB. Disebutkan bahwa KLB adalah kereta api yang perjalanannya tidak tergambar dalam gapeka dan tidak tertulis pada daftar waktu, tetapi yang ditetapkan menurut kebutuhan.

Perbedaan dengan kereta fakultatifSunting

Dalam Pasal 1 Peraturan Dinas 16A Jilid 1 tentang dinas lokomotif disebutkan juga bahwa kereta api fakultatif adalah kereta api yang terdaftar dalam grafik perjalanan kereta api dan dijalankan jika dibutuhkan. Jadi perbedaan antara KLB dengan KA Fakultatif adalah jika KLB tidak terdaftar dalam gapeka dan dijalankan dalam waktu terdesak. Sedangkan jika KA Fakultatif terdaftar dalam gapeka tetapi dijalankan jika sedang dibutuhkan.

ReferensiSunting

  1. ^ a b c Majalah KA Edisi Juni 2015: Berburu Momen KLB (Kereta Luar Biasa). PT Ilalang Sakti Komunikasi. 12 Juni 2015. hlm. 4. GGKEY:W5YBB4D0T6Q. 
  2. ^ Perang Perang Paling Berpengaruh Didunia. Jogja Bangkit Publisher. hlm. 141. ISBN 978-602-8620-27-7.