Stasiun Meester Cornelis (NIS)

Stasiun Meester Cornelis N.I.S. (untuk membedakannya dengan Stasiun Meester Cornelis milik BOS) adalah stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Stasiun ini berada dalam pengelolaan Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Stasiun ini berlokasi di selatan Stasiun Manggarai dan dinonaktifkan pada 1918. Kini lokasi stasiun ini menjadi depo untuk pemeliharaan sarana KRL, yang diberi nama Depo KRL Bukit Duri.

Stasiun Meester Cornelis
Meester Cornelis
KITLV 1403487 - Meester Cornelis. Station N.I.S..jpg
Tampak depan Stasiun Meester Cornelis NIS
LokasiJalan Bukit Duri
Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12840
Indonesia
Koordinat6°08′08″S 106°48′53″E / 6.135449°S 106.814610°E / -6.135449; 106.814610Koordinat: 6°08′08″S 106°48′53″E / 6.135449°S 106.814610°E / -6.135449; 106.814610
Pengelola
Informasi lain
Kode stasiun[1]
Sejarah
Dibuka16 Juni 1872
Ditutup1918
Lokasi pada peta
Stasiun Meester Cornelis is located in Jakarta
Stasiun Meester Cornelis
Stasiun Meester Cornelis
Lokasi di Jakarta

SejarahSunting

Era NIS (1872–1913)Sunting

Stasiun ini dibuka oleh NIS bersamaan dengan pembukaan segmen kedua, Weltevreden–Meester Cornelis pada 16 Juni 1872 dan kemudian dilanjutkan ke Buitenzorg pada tanggal 31 Januari 1873.[2][3] Penempatan stasiun ini sangat khas, yaitu bercabang dari jalur utama, dan di sebelah timurnya sudah tidak ada kelanjutan lagi. Dengan demikian stasiun ini dapat dipandang sebagai stasiun terminus.

Akhir riwayat dan pascakemerdekaanSunting

 
Emplasemen dan los depo lokomotif Bukit Duri yang kini menjadi depo KRL

Sejak 1913, Staatsspoor en Tramwegen (SS) resmi mengakuisisi jalur Batavia–Buitenzorg dari NIS, kemudian menata ulang jalur KA di kedua kotapraja tersebut. Pada tahun 1914, Stasiun Manggarai dibangun pada tahun 1914 dan diresmikan pada 1 Mei 1918. Stasiun Meester Cornelis NIS akhirnya resmi berakhir riwayatnya sebagai stasiun, dan diubah menjadi depo sarana yang kemudian bernama Depo Bukit Duri.[4] Depo Bukit Duri telah berpengalaman sebagai rumah penyimpanan lokomotif listrik, diesel, dan kini, KRL.[5][6]

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  2. ^ Burgerlijke Openbare Werken (1896). Statistiek van het vervoer op de spoorwegen en tramwegen met machinale beweegkracht in Nederlandsch-Indië. Batavia: Landsdrukkerij. 
  3. ^ Menggali jejak Stasiun Batavia Noord dan Batavia Zuid
  4. ^ Pratiwi, R.; Soviana, N.; Sudarsih, A. (2014). "Manggarai: Stasiun Simpang Tujuh Dilengkapi Bancik Terpanjang". Majalah KA. 97: 19-21. 
  5. ^ Sejarah perkeretaapian Indonesia. Tim Telaga Bakti Nusantara., Asosiasi Perkeretaapian Indonesia. (edisi ke-Cet. 1). Bandung: Angkasa. 1997-. ISBN 979-665-168-8. OCLC 38139980. 
  6. ^ Dekolonisasi buruh kota dan pembentukan bangsa. Erman, Erwiza, 1957-, Saptari, Ratna,, KITLV Office Jakarta,, Yayasan Obor Indonesia,, Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie, (edisi ke-Edisi pertama). Jakarta. ISBN 978-979-461-797-7. OCLC 863637560. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Manggarai
Terminus
Percabangan menuju Bukit Duri Terminus