Buka menu utama

Kota Administrasi Jakarta Selatan

Kotamadya yang ada di provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
(Dialihkan dari Kota Jakarta Selatan)

Kota Administrasi Jakarta Selatan adalah nama sebuah kota administrasi di bagian selatan Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Pusat Pemerintahannya berada di Kebayoran Baru. Jakarta Selatan adalah salah satu dari lima kota administrasi dan satu kabupaten administrasi DKI. Di sebelah utara, Jakarta Selatan berbatasan dengan Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Di sebelah timur berbatasan dengan Jakarta Timur. Di sebelah selatan berbatasan dengan Kota Depok, dan sebelah barat dengan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Kota Administrasi Jakarta Selatan
Seal of South Jakarta.png
Lambang Kota Administrasi Jakarta Selatan


Moto: Rambutan Rapiah – Burung Gelatik



Jakarta selatan.png
Peta lokasi Kota Administrasi Jakarta Selatan di DKI Jakarta
Koordinat:
Provinsi DKI Jakarta
Ibu kota Kebayoran Baru
Pemerintahan
-Wali Kota H. Marullah Matali, Lc., M.Ag.
APBD
Luas 141,27 km2
Populasi
-Total 2.184.264 jiwa (2016)[1]
-Kepadatan 15.461,63 jiwa/km2
Demografi
-Agama Islam 91.43%
Kristen Protestan 5.23%
Katolik 2.63%
Buddha 0.53%
Hindu 0.17%
Kong Hu Cu 0.01%
Aliran Kepercayaan 54 Jiwa[2]
-Bahasa Indonesia, Betawi, Sunda, Jawa
-Kode area telepon 021
Pembagian administratif
-Kecamatan 10
Simbol khas daerah
-Flora resmi Rambutan Rapiah
-Fauna resmi Burung Gelatik
Situs web selatan.jakarta.go.id
Balai Kota Jakarta Selatan

Jakarta Selatan adalah kota administrasi yang paling kaya dibandingkan dengan wilayah lainnya,[butuh rujukan] dengan banyaknya perumahan warga kelas menengah ke atas dan tempat pusat bisnis utama.

PemerintahanSunting

Daftar Wali KotaSunting

No Foto Wali Kota Administrasi[3] Masa Jabatan Keterangan
1
  R.M. Moch Kahfi
1966
1968
2
  M. E. Rasma
1968
1972
3
  Sarimin
1972
1974
4
  R. M.Baka P Kusuma
1974
1980
5
  Oetomo
1980
1984
6
  Mochtar Zakaria
1984
1989
7
  Harun Al Rasyid
1989
1993
8
  Pardjoko
1993
1998
9
  Abdul Mufti
1998
2001
10
  Dadang Kafrawi
2001
2006
11
  Syahrul Effendi
2006
2011
12
  Anas Effendi
2011
2013
13
  Syamsuddin Noor
2013
2015
14
  Tri Kurniadi
2015
2018
15
  Marullah Matali
2018

Dewan PerwakilanSunting

DPRD Provinsi DKI Jakarta memiliki fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Selain itu DPRD Provinsi DKI Jakarta juga memberikan pertimbangan terhadap calon wali kota/bupati yang diajukan oleh Gubernur.[4] Berbeda dengan DPRD Provinsi lainnya, Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta berjumlah paling banyak 125% (seratus dua puluh lima persen) dari jumlah maksimal untuk kategori jumlah penduduk DKI Jakarta sebagaimana ditentukan dalam undang-undang.[4] Saat ini anggota DPRD DKI Jakarta terdiri dari 106 anggota yang dipilih berdasarkan daftar terbuka dari partai dalampemilihan umum legislatif. Pemilihan dilakukan setiap lima tahun sekali bersamaan dengan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah seluruh Indonesia. Pemilihan umum terakhir dilaksanakan pada 17 April 2019. Dewan ini berkantor di Gedung DPRD DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat. Pimpinan DPRD DKI Jakarta terdiri dari 1 Ketua dan 4 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan suara terbanyak. Anggota DPRD DKI Jakarta yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 26 Agustus 2019 oleh Plt. Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta di Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta. Komposisi anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 terdiri dari 10 partai politik dimana PDI Perjuangan adalah partai politik pemilik kursi terbanyak yaitu 25 kursi.[5][6][7]

KecamatanSunting

Kota Administrasi Jakarta Selatan terbagi menjadi 10 kecamatan, yaitu:

  1. Kebayoran Baru (KBYB)
  2. Kebayoran Lama (KBYL)
  3. Pesanggrahan (PSGH)
  4. Cilandak (CLDK)
  5. Pasar Minggu (PSMG)
  6. Jagakarsa (JGKS)
  7. Mampang Prapatan (MPPT)
  8. Pancoran (PCRN)
  9. Tebet (TBET)
  10. Setiabudi (STBD)

ReferensiSunting

  1. ^ "Jakarta Dalam Angka 2016", diakses tanggal 17 Agustus 2017
  2. ^ "Jumlah Penduduk DKI Jakarta Berdasarkan Agama 2016", diakses tanggal 17 September 2017
  3. ^ "Wali Kota Jakarta Selatan dari waktu ke waktu". Smart City South Jakarta. Kominfo Jakarta Selatan. Diakses tanggal 4 September 2017. 
  4. ^ a b Undang-undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia
  5. ^ Amri Amrullah (26-08-2019). Esthi Maharani, ed. "Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024 Dilantik". republika.co.id. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  6. ^ Sabik Aji Taufan (26-08-2019). Kuswandi, ed. "106 Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 Dilantik". JawaPos.com. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  7. ^ Andry Novelino (26-08-2019). "Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024 Resmi Dilantik". CNN Indonesia. Diakses tanggal 22-09-2019. 

Lihat pulaSunting

Pranala luarSunting