Angkatan Bersenjata Republik Indonesia

Terdiri atas Angkatan Darat, Laut, Udara, dan Kepolisian. Dibentuk pada era 1960-an pada masa Presiden Soekarno.

ABRI merupakan singkatan dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. ABRI dipimpin oleh seorang Panglima ABRI (Pangab) yang membawahi empat institusi yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Polisi.

Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
Logo ABRI.svg
Lambang ABRI
Didirikan5 Oktober 1962
(digabungkan antara Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia)
Dibubarkan1 April 1999
(diubah namanya menjadi Tentara Nasional Indonesia)
Angkatan
Markas besarJakarta
Lukisan tentang ABRI di Jakarta pada tahun 1985

Setelah Reformasi pada tahun 1998, MPR telah menetapkan pemisahan tugas antara Tentara dengan Polisi. Ketiga angkatan (Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara) berubah nama menjadi Tentara Nasional Indonesia yang memiliki fungsi untuk Pertahanan negara, sedangkan Kepolisian Republik Indonesia menjadi institusi yang memiliki kedudukan di bawah Presiden Republik Indonesia yang memiliki fungsi untuk penegak hukum, ketertiban, dan keamanan negara.

Lihat pulaSunting

Pranala luarSunting