Stasiun Surabaya Kota

stasiun kereta api di Indonesia
(Dialihkan dari Surabaya Kota)

Stasiun Surabaya Kota (SB) atau yang lebih populer dengan nama Stasiun Semut merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya. Stasiun yang terletak pada ketinggian +4 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya. Letaknya di sebelah barat laut Stasiun Surabaya Gubeng dan dahulu merupakan stasiun tujuan terakhir di Kota Surabaya dari jalur kereta api Pulau Jawa bagian selatan yang menghubungkan Surabaya dengan Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta serta bagian timur yang menghubungkan Surabaya dengan Malang, Probolinggo, Jember, dan Banyuwangi.

Stasiun Surabaya Kota
Logo PT Kereta Api Indonesia (Persero) 2020.svg
PapanNamaStasiun SB.png
  • Singkatan: SB
  • Nomor: 4510
Stasiun SB Baru 2020.jpg
Tampak depan Stasiun Surabaya Kota, 2020
Nama lainStasiun Semut
LokasiJalan Stasiun Kota No. 9
Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya, Jawa Timur 60161
Indonesia
Koordinat7°14′35″S 112°44′28″E / 7.242955°S 112.741212°E / -7.242955; 112.741212Koordinat: 7°14′35″S 112°44′28″E / 7.242955°S 112.741212°E / -7.242955; 112.741212
Ketinggian+4 m
OperatorDaerah Operasi VIII Surabaya
Letak dari pangkal
Jumlah peron3 (dua peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama cukup tinggi)
Jumlah jalur4 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
Konstruksi
ParkirYa
Fasilitas sepeda?
Akses difabelYa
Informasi lain
KlasifikasiBesar tipe B[2]
Sejarah
Dibuka
  • 16 Mei 1878 (1878-05-16) (bangunan pertama stasiun)
  • 22 April 1986 (1986-04-22) (stasiun Indo Plaza)
Nama sebelumnyaStation Soerabaja, Soerabaia
Perusahaan awalStaatsspoorwegen Oosterlijnen
Tanggal penting
Dibuka kembali1899 (bangunan kedua stasiun)
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Terminus Komuter Surabaya–Bangil
Surabaya Kota–Bangil, p.p.
Surabaya Gubeng
ke arah Bangil
Dhoho
Surabaya Kota–Kertosono–Blitar, p.p.
Surabaya Gubeng
lewat KTS
ke arah Blitar
Penataran
Surabaya Kota–Malang–Blitar, p.p.
Surabaya Gubeng
lewat ML
ke arah Blitar
Tumapel
Surabaya Kota–Malang, p.p.
Surabaya Gubeng
ke arah Malang
Ekonomi Lokal Kertosono
Surabaya Kota–Kertosono, p.p.
Surabaya Gubeng
ke arah Kertosono
Layanan
Komuter Surabaya–Bangil, Dhoho, Penataran, Ekonomi Lokal/KRD Kertosono, dan Parcel ONS
Teknis
Tipe persinyalan
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket khusus untuk KA lokal dan komuter saja.
Logo Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman.png Cagar budaya Indonesia
Stasiun Kereta Api Surabaya Kota
KategoriBangunan
No. registrasi
nasional
RNCB.20070326.02.000655
Tahun penetapan1996 & 2007
PemilikPT Kereta Api Indonesia
PengelolaPT Kereta Api Indonesia
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Lokasi pada peta
Stasiun Surabaya Kota berlokasi di Indonesia
Stasiun Surabaya Kota
Stasiun Surabaya Kota
Lokasi di Indonesia

Saat ini keberangkatan dari dan menuju kota-kota tersebut dipindahkan ke Stasiun Surabaya Gubeng sehingga Stasiun Semut dijadikan sebagai tempat langsiran dan menyimpan rangkaian kereta api jarak menengah dan jauh serta hanya melayani kereta ekonomi jarak dekat (lokal dan komuter) saja. Stasiun lain yang juga penting di Surabaya adalah Stasiun Surabaya Pasarturi yang menghubungkan Surabaya dengan Semarang dan Jakarta.

Stasiun ini merupakan stasiun kereta api pertama yang dimiliki oleh Staatsspoorwegen (SS), operator kereta api milik Pemerintah Hindia Belanda. Bangunan lama stasiun ini, yang berlokasi tepat di depan Pasar Atom, sudah tidak dioperasikan sejak 1990-an, tetapi sudah direnovasi selama kurun waktu tahun 2012-2015 dan kini sudah dipugar; sampai saat ini belum ada rencana diaktifkan kembali. Kini pelayanan penumpang masih dipusatkan di gedung Indo Plaza yang berada di sayap barat emplasemen.

SejarahSunting

Bangunan lama stasiun
Sebelum 1899
Setelah 1899
Perbandingan bangunan pertama (sebelum 1899) dan kedua (sesudah 1899) Stasiun Surabaya Kota yang lama

Berdasarkan sejarahnya, Stasiun Surabaya Kota dibangun ketika jalur kereta api Surabaya-Malang dan Pasuruan mulai dirintis sekitar tahun 1870. Tujuannya untuk mengangkut hasil bumi dan perkebunan dari daerah pedalaman Jatim, khususnya dari Malang, ke Pelabuhan Tanjung Perak yang juga mulai dibangun sekitar tahun itu. Gedung ini diresmikan pada tanggal 16 Mei 1878. Dengan meningkatnya penggunaan kereta api, pada tahun 1899, bangunan stasiun lama akhirnya dirobohkan dan diganti dengan bangunan baru yang ada saat ini.[3]

Stasiun Surabaya Kota menjadi stasiun ujung/terminus untuk kereta-kereta api ekspres terbaik pada masanya, mulai dari Eendaagsche Express yang menghubungkan Jakarta dengan Surabaya dalam waktu tercepat 11 jam 30 menit pada tahun 1930-an,[4] hingga kereta ekspres malam Bima yang hingga awal 1990-an membawa kereta tidur.[5]

Stasiun kereta api ini ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Wali Kota Surabaya.[6] Stasiun itu ditetapkan sebagai bangunan yang harus dipertahankan bersama 60 bangunan lainnya di Kota Surabaya. Keberadaannya terancam dengan rencana pembangunan pusat perbelanjaan dan kawasan pertokoan yang mengancam rusaknya keaslian lanskap stasiun itu, seperti halnya Stasiun Jakarta Kota di Jakarta. Bahkan sempat terjadi pembongkaran kawasan itu yang ironisnya melibatkan PT Kereta Api Indonesia.

Bangunan dan tata letakSunting

 
Tampak depan bangunan lama Stasiun Surabaya Kota yang ditetapkan sebagai cagar budaya, 2020

Stasiun Surabaya Kota memiliki total dua belas jalur kereta api dengan jalur 1 dan 2 merupakan sepur lurus. Empat jalur dijadikan jalur kedatangan maupun keberangkatan penumpang dan sisanya delapan jalur badug sebagai sepur simpan/tempat parkir rangkaian kereta.

Bangunan lama stasiun ini telah direnovasi sejak pertengahan tahun 2012 hingga awal tahun 2015; nantinya kemungkinan akan difungsikan kembali sebagai stasiun penumpang atau hanya sebagai museum. Sejak bulan Juli 2014, stasiun ini telah menggunakan sistem persinyalan elektrik buatan PT Len Industri untuk menggantikan persinyalan mekanik. Rumah sinyal di sisi timur emplasemen yang biasanya digunakan untuk mengontrol perangkat persinyalan di stasiun ini juga dinonaktifkan setelah peralihan sistem persinyalan selesai dilakukan dan juga ditetapkan sebagai cagar budaya sejak tahun 2013.[7]

Bangunan stasiun di sisi barat Indo Plaza ini diresmikan pada tanggal 22 April 1986 berdasarkan prasasti yang terpasang di ujung jalur badug stasiun.[butuh rujukan]

Sejak Oktober 2014, jalur pintas yang menghubungkan antara jalur yang memiliki akses langsung ke emplasemen stasiun dan jalur yang melewati viaduk Tugu Pahlawan dekat perlintasan sebelah timur stasiun ini telah dioperasikan sehingga memungkinkan rangkaian kereta api dapat berjalan langsung dari Stasiun Gubeng menuju Stasiun Pasarturi atau Kalimas maupun sebaliknya tanpa memutar rangkaiannya terlebih dahulu di Stasiun Sidotopo.

Sehubungan dengan rencana peningkatan kapasitas angkut kereta api lokal dan komuter di stasiun ini, muncul wacana baru untuk mengaktifkan kembali bangunan lama Stasiun Surabaya Kota peninggalan SS ini sebagai stasiun utama untuk kereta lokal dan komuter. Untuk menyiasatinya, PT KAI memutuskan memindahkan seluruh aktivitas perawatan sarana perkeretaapian di Stasiun Sidotopo. Saat ini, stasiun lama sedang menjalani tahap akhir, seperti menghidupkan kembali jalur 1 dan 2 yang dipayungi atap overcapping, penambahan loket dan layanan pelanggan, serta perbaikan fasilitas seperti toilet. Ke depan, pelayanan penumpang yang sebelumnya berada di Indo Plaza akan dikembalikan ke stasiun lama.[8][9]

Layanan kereta apiSunting

Penumpang lokal/komuter ekonomiSunting

BarangSunting

Parcel ONS (over-night service), dari dan tujuan Bandung via Jombang-Madiun-Yogyakarta-Kroya-Tasikmalaya

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang di Stasiun Surabaya Kota per 14 Agustus 2020 (revisi Gapeka 2019).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
447 Penataran Blitar (BL) via Malang Kotabaru (ML) Lokal Ekonomi - 04.10
439/432 Dhoho Kertosono (KTS) bersambung Blitar (BL)

via Kediri (KD)

- 04.50
482 Ekonomi Lokal Kertosono Surabaya Kota (SB) 07.04 -
449 Penataran Blitar (BL) via Malang Kotabaru (ML) - 07.15
392 Komuter Surabaya–Bangil Surabaya Kota (SB) Komuter Ekonomi 07.25 -
448 Tumapel/Penataran Lokal Ekonomi 07.41 -
481 Ekonomi Lokal Kertosono Kertosono (KTS) Lokal Ekonomi - 08.25
441/434 Dhoho Kertosono (KTS) bersambung Blitar (BL)

via Kediri (KD)

- 09.20
450 Penataran Surabaya Kota (SB) 09.52 -
431/440 Dhoho 10.25 -
451 Penataran Blitar (BL) via Malang Kotabaru (ML) - 11.10
393 Komuter Surabaya–Bangil Bangil (BG) Komuter Ekonomi - 11.30
443/436 Dhoho Kertosono (KTS) bersambung Blitar (BL)

via Kediri (KD)

Lokal Ekonomi - 12.00
394 Komuter Surabaya–Bangil Surabaya Kota (SB) Komuter Ekonomi 16.05 -
452 Penataran Lokal Ekonomi 16.21 -
433/442 Dhoho 16.48 -
395A Komuter Surabaya–Bangil Bangil (BG) Komuter Ekonomi - 17.10
453 Penataran Blitar (BL) via Malang Kotabaru (ML) Lokal Ekonomi - 17.35
484A Ekonomi Lokal Kertosono Surabaya Kota (SB) 17.43 -
445/438 Dhoho Kertosono (KTS) bersambung Blitar (BL)

via Kediri (KD)

- 17.50
435/444 Surabaya Kota (SB) 19.21 -
483 Ekonomi Lokal Kertosono Kertosono (KTS) - 20.50
396 Komuter Surabaya–Bangil Surabaya Kota (SB) Komuter Ekonomi 21.49 -
437/446 Dhoho Lokal Ekonomi 22.55 -
456 Penataran 23.12 -

Antarmoda pendukung[10]Sunting

Stasiun kereta api di Kota Surabaya
 
Pelabuhan Tanjung Perak
   
   
Depo Pertamina Bandaran
Kalimas/
   
Depo Jln. Jakarta/Jln. Teluk Kumai
         
 
 
Benteng
   
     
     
 
 
Stasiun Sidotopo
       
Depot lok. SDT
       
   
 
 
 
 
     
         
Surabaya Kota/Semut
Jembatan KA Kali Mas
             
viaduk dekat SB & shortcut SGU-SBI
Surabaya Ps. Turi
       
Tugu Pahlawan
Tandes
     
Kandangan
     
Benowo
     
ke Semarang
       
Jln. Prof. Dr. Mustopo
 
Surabaya Gubeng
 
Viaduk Kertajaya
 
Ngagel
 
Kali Jagir Wonokromo
 
Wonokromo
Solo/Yogyakarta
melalui Krian
           
Sepanjang
 
Margorejo
 
Jemursari
 
Kertomenanggal
 
Jalan Tol Juanda
 
Batas wilayah Kota Surabaya
 
Waru
 
Sawotratap
 
Jalan akses Bandara Juanda
 
ke Bangil/Malang/Banyuwangi
Jenis angkutan umum Trayek (lyn) Tujuan
Bemo C Sedayu–Demak–Karang Menjangan (lewat Indrapura), p.p.
D RSI–Joyoboyo–Kupang–Pasar Turi–Sidorame, p.p.
M Joyoboyo–Dinoyo–Undaan–Jembatan Merah Plaza (Kalimas Barat), p.p.
R Jembatan Merah Plaza (Kalimas Barat)–Kapasan–Kenjeran
DA Darmo Permai–Pasar Atom, p.p.
Citraland–Jembatan Merah Plaza–Krembangan

GaleriSunting

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  4. ^ Kop, Jan (2004). Bouwen in de Archipel: burgerlijke openbare werken in Nederlands-Indië 1800-2000. Walburg Pers. 
  5. ^ Ojong, P.K. (1981). Kompasiana: esei jurnalistik tentang berbagai masalah: pers, politik, asimilasi, cendekiawan, pelayanan masyarakat, tertib hukum, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan, kota Jakarta. PT Gramedia. 
  6. ^ Surat Keputusan Kepala Daerah Tingkat II Surabaya Nomor 188.45/251/402.1.04/1996
  7. ^ "Rumah Sinyal Semut, Ditinggali Sambil Dirawat". Jawa Pos. 28 Januari 2018. 
  8. ^ Ginanjar, D., ed. (2020-02-08). "Ganti Rel Tua di Jalur Pemberhentian Kereta Stasiun Semut". JawaPos.com. Diakses tanggal 2020-07-15. 
  9. ^ Ginanjar, D., ed. (2020-05-04). "Revitalisasi Rampung, Stasiun Semut Tunggu Diresmikan". JawaPos.com. Diakses tanggal 2020-07-15. 
  10. ^ "Transportasi". www.surabaya.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-26. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Pemugaran bangunan lama Stasiun Surabaya Kota, 2012

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Surabaya Gubeng
ke arah Wonokromo
Lintas Surabaya
Wonokromo–Surabaya Kota
Terminus
Terminus Lintas Surabaya
Surabaya Kota–Sidotopo
Sidotopo
Terminus