Kota Administrasi Jakarta Utara

kotamadya di provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
(Dialihkan dari Jakarta Utara)

Kota Administrasi Jakarta Utara adalah nama sebuah kota administrasi di bagian utara Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Pusat Pemerintahannya berada di Koja. Di sebelah utara Jakarta Utara berbatasan dengan Laut Jawa, di sebelah timur dengan Bekasi, di sebelah selatan dengan Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Timur. Di sebelah barat Jakarta Utara berbatasan dengan Tangerang. Jumlah penduduk kota Jakarta Utara tahun 2019 berjumlah 1.819.958 jiwa, dengan kepadatan 13.234 jiwa/km2.[1]

Kota Administrasi Jakarta Utara
Jawa 1rightarrow blue.svg Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Lambang resmi Kota Administrasi Jakarta Utara
Lambang
Motto: 
Nyamplung - Burung Raja Udang
Jakarta utara.png
Lua error in Modul:Location_map at line 20: Module:Location map/data/Indonesia Jawa returned boolean, table expected.
Koordinat: 6°11′11″S 106°49′46″E / 6.1864°S 106.8294°E / -6.1864; 106.8294
Negara Indonesia
ProvinsiDaerah Khusus Ibukota Jakarta
Tanggal peresmian28 Agustus 1978; 42 tahun lalu (1978-08-28)
Dasar hukumPeraturan Pemerintah
Nomor 25 Tahun 1978
Ibu kotaKoja
Pemerintahan
 • Wali KotaSigit Wijatmoko
 • Wakil Wali KotaAli Maulana Hakim
Luas
 • Total146,66 km2 (5,663 sq mi)
Populasi
 • Total1.819.958 jiwa
Demografi
 • AgamaIslam 74,18%
Kristen 17,27%
- Protestan 11,44%
- Katolik 5,83%
Buddha 8,24%
Hindu 0,29%
Konghucu 0,02%[2]
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode telepon021
Kode Kemendagri31.72 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan6
Jumlah kelurahan31
Situs webutara.jakarta.go.id

Di Jakarta Utara terletak Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Sunda Kelapa dan Balaikota lama kota Batavia yang sekarang disebut Museum Sejarah Jakarta.

GeografiSunting

Batas WilayahSunting

Utara Laut Jawa,Kepulauan Seribu
Timur Provinsi Jawa Barat (Kabupaten Bekasi)
Selatan Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kota Administrasi Jakarta Timur
Barat Provinsi Banten (Kabupaten Tangerang)

PemerintahanSunting

Daftar Wali KotaSunting

# Wali Kota Administratif Mulai menjabat Akhir menjabat Ket. Wakil Wali Kota
Dwinanto Projosupadmo
1966
[3]
Soebagio
1997
2003
Effendi Anas
2003
2008
[4][5][6]
  Bambang Sugiyono
22 Januari 2009
8 November 2013
[7][8]
  Heru Budi Hartono
13 Januari 2014
2 Januari 2015
[9][10][11]
Rustam Effendi
2 Januari 2015
25 April 2016
[12][13]
[14][15]
  Wahyu Haryadi
26 April 2016
23 Agustus 2016
[16]
23 Agustus 2016
13 Juli 2017
[17]
Yani Wahyu Purwoko
  Husein Murad
13 Juli 2017
5 Juli 2018
Junaedi
  Syamsuddin Lologau
5 Juli 2018
1 September 2019
[18]
Ali Maulana Hakim
  Sigit Wijatmoko
3 September 2019
sekarang
[19]
Ali Maulana Hakim

Dewan PerwakilanSunting

DPRD Provinsi DKI Jakarta memiliki fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Selain itu DPRD Provinsi DKI Jakarta juga memberikan pertimbangan terhadap calon wali kota/bupati yang diajukan oleh Gubernur.[20] Berbeda dengan DPRD Provinsi lainnya, Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta berjumlah paling banyak 125% (seratus dua puluh lima persen) dari jumlah maksimal untuk kategori jumlah penduduk DKI Jakarta sebagaimana ditentukan dalam undang-undang.[20] Saat ini anggota DPRD DKI Jakarta terdiri dari 106 anggota yang dipilih berdasarkan daftar terbuka dari partai dalampemilihan umum legislatif. Pemilihan dilakukan setiap lima tahun sekali bersamaan dengan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah seluruh Indonesia. Pemilihan umum terakhir dilaksanakan pada 17 April 2019. Dewan ini berkantor di Gedung DPRD DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat. Pimpinan DPRD DKI Jakarta terdiri dari 1 Ketua dan 4 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan suara terbanyak. Anggota DPRD DKI Jakarta yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 26 Agustus 2019 oleh Plt. Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta di Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta. Komposisi anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 terdiri dari 10 partai politik dimana PDI Perjuangan adalah partai politik pemilik kursi terbanyak yaitu 25 kursi.[21][22][23] Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD DKI Jakarta dalam empat periode terakhir.[24][25][26][27]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2004-2009 2009-2014 2014-2019 2019-2024
  PDI Perjuangan 11   11 28 25
  Gerindra (baru) 6 15 19
  PKS 18   18 11 16
  Demokrat 16 32 10   10
  PAN 6 4 2 9
  PSI (baru) 8
  NasDem (baru) 5 7
  Golkar 7   7 9 6
  PKB 4 1 6 5
  PPP 7   7 10 1
  Hanura (baru) 4 10 0
  PDS 4   4
20px PBR 2 0
Jumlah Anggota 75 94 106   106
Jumlah Partai 9 10   10   10


KecamatanSunting

 
Kantor Wali kota/Balaikota Jakarta Utara

Kota Administrasi Jakarta Utara memiliki 6 kecamatan dan 32 kelurahan dengan kode pos 14110 hingga 14470.[28][29]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Administrasi Jakarta Utara, adalah sebagai berikut:

Kemendagri Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
31.72.04 Cilincing 7
31.72.06 Kelapa Gading 3
31.72.03 Koja 6
31.72.05 Pademangan 3
31.72.01 Penjaringan 5
31.72.02 Tanjung Priok 7
TOTAL 31

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Provinsi DKI Jakarta Dalam Angka 2020". BPS DKI Jakarta. Diakses tanggal 27 September 2020. 
  2. ^ "Kota Jakarta Utara Dalam Infografis 2020" (pdf). www.jakutkota.bps.go.id. hlm. 9. Diakses tanggal 27 September 2020. 
  3. ^ "Buka Puasa Bersama Siswa Siswi SMAN 15 Jakarta". Website Resmi SMAN 15 Jakarta. SMAN 15 Jakarta. 14 Januari 2008. Diakses tanggal 31 Januari 2016. 
  4. ^ Sofian (25 Agustus 2008). "Taman BMW Segera Jadi Stadion Megah". Tempo Interaktif. Diakses tanggal 31 Januari 2016. 
  5. ^ "Posyadu Rodang" (PDF). Gemari Edisi 77. Jakarta: Gemari. Juni 2007. Diakses tanggal 31 Januari 2016. 
  6. ^ "Sipil Pengganti Militer – Wawancara Khusus: Drs. H.M. Effendi Anas, M.Si". Berita Jakarta. Diakses tanggal 31 Januari 2016. 
  7. ^ Afrianti, Desy; Dinata, Septa (8 November 2013). "Jokowi Lantik 5 Pejabat DKI, Wali Kota Jakarta Utara Diganti". VIVANews. Diakses tanggal 31 Januari 2016. 
  8. ^ Aisyah (8 Juli 2013). "Jokowi Sesalkan Banyak Warga Tak Kenal Wali Kota". Diakses tanggal 31 Januari 2016. 
  9. ^ "Profil Kota Jakarta Utara". Abang None Jakarta Utara. Abang None Jakarta Utara. 17 Februari. Diakses tanggal 31 Januari 2016. 
  10. ^ Castro (13 Januari 2014). "Heru Budi Hartono Resmi Jadi Wali Kota Jakarta Utara". Sayangi.com. Diakses tanggal 31 Januari 2016. 
  11. ^ "Ahok Lantik Sejumlah Pejabat Teras DKI". Berita Jakarta. 31 Oktober 2014. Diakses tanggal 31 Januari 2013. 
  12. ^ Wandi (31 Januari 2016). "111 Rumah Pompa di Jakarta Utara Siap Hadapi Banjir". Pos Kota News. Jakarta Utara. Diakses tanggal 31 Januari 2016. 
  13. ^ Putera, Andri Donnal (2 Januari 2015). Syatiri, Ana Shofiana, ed. "Baru Dilantik, Wali Kota Jakarta Utara Ingin Langsung Turun ke Lapangan". Kompas.com. Diakses tanggal 31 Januari 2016. 
  14. ^ Yuanita (2 Januari 2015). "Ini Dia Pejabat Baru yang Dilantik Ahok". Sindonews.com. Diakses tanggal 31 Januari 2016. 
  15. ^ Rudi, Alsadad (25 April 2016). Patnistik, Egidius, ed. "Rustam Effendi Mengundurkan Diri sebagai Wali Kota Jakarta Utara". Kompas.com. Diakses tanggal 9 September 2017. 
  16. ^ "Wahyu Haryadi Jadi Wali Kota Jakarta Utara Gantikan Rustam". Tempo.co. 25 April 2016. Diakses tanggal 9 September 2017. 
  17. ^ Aziza, Jurnia Sari (23 Agustus 2016). Ali, Fidel, ed. "Wali Kota Jakut Langsung Dilantik Tanpa "Fit and Proper Test", Ahok Dinilai Lecehkan DPRD". Kompas.com. Diakses tanggal 9 September 2017. 
  18. ^ "Jadi Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad Tidak Merasa Ada Perbedaan - Warta Kota". Warta Kota. 2018-07-05. Diakses tanggal 2018-11-16. 
  19. ^ "Anies Baswedan Lantik Sigit Wijatmoko Sebagai Wali Kota Jakarta Utara". Tribun Jakarta. 2019-09-03. Diakses tanggal 2019-09-07. 
  20. ^ a b Undang-undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia
  21. ^ Amri Amrullah (26-08-2019). Esthi Maharani, ed. "Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024 Dilantik". republika.co.id. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  22. ^ Sabik Aji Taufan (26-08-2019). Kuswandi, ed. "106 Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 Dilantik". JawaPos.com. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  23. ^ Andry Novelino (26-08-2019). "Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024 Resmi Dilantik". CNN Indonesia. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  24. ^ Muhammad Fida Ul Haq (26-08-2019). "Sah! Ini 106 Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2019-2024". detik.com. DetikNews. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  25. ^ "94 Anggota Baru DPRD DKI Dilantik". kompas.com. 25-08-2009. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  26. ^ "75 Anggota DPRD DKI Periode 2004-2009 Dilantik". detik.com. DetikNews. 25-08-2004. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  27. ^ "Hari Ini 106 Anggota DPRD DKI Jakarta 2014-2019 Dilantik". detik.com. DetikNews. 25-08-2014. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  28. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  29. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 

Pranala luarSunting