Buka menu utama

Kota Administrasi Jakarta Barat

kotamadya di provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
(Dialihkan dari Jakarta Barat)

Kota Administrasi Jakarta Barat adalah salah satu dari 5 kota administrasi di Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Pusat Pemerintahannya berada di Kembangan. Jakarta Barat secara administratif terbagi menjadi 8 kecamatan dan 56 kelurahan.

Kota Administrasi Jakarta Barat
Seal of West Jakarta.jpg
Lambang Kota Administrasi Jakarta Barat


Moto: Kampung Kite Kalo Bukan Kite Nyang Ngurusin Siape Lagi



Jakarta barat.png
Peta lokasi Kota Administrasi Jakarta Barat di DKI Jakarta
Koordinat: 106°- 48°BT dan 60°-12° LU
Provinsi DKI Jakarta
Dasar hukum Peraturan Pemerintah
Nomor 25 Tahun 1978
Ibu kota Kembangan
Pemerintahan
-Wali Kota H. Muhammad Anas Effendi, S.H., M.M.
APBD
Luas 127,11 km2
Populasi
-Total 2.260.341 jiwa (2011)[1]
-Kepadatan 17.782,56 jiwa/km2
Demografi
-Kode area telepon 021
Pembagian administratif
-Kecamatan 8
-Kelurahan 56
Simbol khas daerah
Situs web http://barat.jakarta.go.id/

Daftar isi

GeografiSunting

SejarahSunting

Jakarta Barat terkenal dengan peninggalan masa kolonial Belanda seperti Gedung Balai Kota (kini menjadi Museum Sejarah), kawasan Pecinan (Glodok) dan juga sejumlah mesjid tua serta benteng-benteng pertahanan masa awal pendudukan Belanda di Batavia.

PemerintahanSunting

Daftar Wali KotaSunting

Berikut adalah Daftar Wali Kota Administratif Jakarta Barat dari masa ke masa.

No Foto Nama Masa Jabatan Wakil Ket.
1
R. Sudardja
1966
1972
2
S. Silalahi
1972
1979
3
Eddy Ruchijat Soheh
1979
1987
4
Sudjoko Tirtowidjojo
1987
1993
5
Sutardjiamto
1993
1998
6
Sarimun Hadisaputra
1998
2004
7
  Fadjar Panjaitan
2004
2008
8
Mas Djoko Ramadhan
Juni 2008
10 Agustus 2010
9
Burhanuddin
10 Agustus 2010
11 April 2013
Sukarno
(–Mei 2013)
[2][3]
100px Sylviana Murni
(Pelaksana Tugas Wali kota)
11 April 2013
17 Mei 2013
10
  Fatahillah
17 Mei 2013
12 Februari 2014
Bambang Musyawardana
(Mei 2013–Nov.2013)
[4][5]
Muhammad Yuliadi
(Nov. 2013–Sep. 2015)
11
Anas Effendi
11 Maret 2014
5 Juli 2018
[6]
Muhammad Zen
(Sep. 2015–)

Dewan PerwakilanSunting

Periode Partai Golkar PDI-P PPP PAN PKB Demokrat PDS PKS Hanura Gerindra NasDem Total
2014-2019 9 28 10 2 6 10 11 10 15 5 106[7]
2009-2014 7 11 7 4 1 32 4 18 4 6 94
No. Partai Jumlah suara Persentase suara Jumlah kursi Persentase kursi Perubahan Presentase Suara
1 NasDem 206.117 4,54 5 4,7 +4,7
2 PKB 260.159 5,73 6 5,6 +3,93
3 PKS 424.400 9,35 11 10,5 -5,85
4 PDIP 1.231.843 27,15 28 26,4 +17,65
5 Partai Golkar 376.221 8,29 9 8,4 +2,59
6 Partai Gerindra 592.558 13,05 15 14,1 +8,55
7 Partai Demokrat 360.929 7,95 10 9,4 -21.65
8 PAN 172.784 3,81 2 1,8
9 PPP 452.224 9,97 10 9,4 +5,47
10 Partai Hanura 357.006 7,87 10 9,4 +5,57
14 PBB 60.759 1,54 0 0
15 PKPI 42.217 0,93 0 0
Jumlah 4.537.227 100% 106 100%

KecamatanSunting

Jakarta Barat terdiri dari 8 kecamatan, yakni :

  1. Kecamatan Cengkareng (CGKG)
  2. Kecamatan Grogol Petamburan (GGLP)
  3. Kecamatan Kalideres (KLDS)
  4. Kecamatan Kebon Jeruk (KBJR)
  5. Kecamatan Kembangan (KBGN)
  6. Kecamatan Palmerah (PLMR)
  7. Kecamatan Taman Sari (TMSR)
  8. Kecamatan Tambora (TMBR)

EkonomiSunting

Setelah Jakarta Selatan, Jakarta Barat dirancang untuk menjadi daerah pusat bisnis bagi kawasan Jakarta dan sekitarnya. Khususnya di Kecamatan Kembangan telah dan akan dibangun mal, pusat hiburan, pusat perbelanjaan, pusat perkantoran, rumah sakit, sekolah dan sebagainya. Daerah ini menjadi begitu strategis karena segera akan dilewati rangkaian Jalan Lingkar Luar Jakarta (JORR).

TransportasiSunting

KesehatanSunting

PendidikanSunting

Kota Administrasi Jakarta Barat memiliki fasilitas Pendidikan yang cukup lengkap, diantaranya :

Pusat PerbelanjaanSunting

Kota Administrasi Jakarta Barat memiliki Pusat Perbelanjaan terlengkap, diantaranya :

Alamat Kantor PusatSunting

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ [1]
  2. ^ Siregar, Dimas (11 April 2013). "Wali Kota Jakarta Barat Mundur". Tempo.co. Diakses tanggal 20 Februari 2017. 
  3. ^ Sedayu, Agung (10 Agustus 2010). "Wali Kota Jakarta Barat Diganti Hari Ini". Tempo.co. Diakses tanggal 20 Februari 2017. 
  4. ^ BIL; GAH (12 Februari 2014). "Wali kota Jakarta Barat Juga Tak Luput Dimutasi oleh Jokowi-Ahok". detikNews. Diakses tanggal 20 Februari 2017. 
  5. ^ Aziza, Kurnia Sari (17 Mei 2013). Syatiri, Ana Shofiana, ed. "Fatahillah Sah sebagai Wali Kota Jakbar". Kompas.com. Diakses tanggal 20 Februari 2017. 
  6. ^ "Ini Nama Pejabat Baru yang Dilantik Ahok". PoskoKota News. 4 September 2015. Diakses tanggal 20 Februari 2017. 
  7. ^ (Indonesia) "Ini Perolehan Kursi Partai Politik di DPRD DKI". detik. 13 May 2014. Diakses tanggal 13 May 2014. 

Pranala LuarSunting