Buka menu utama

Dinasti Han (Hanzi: 漢朝, hanyu pinyin: Han Chao) (202 SM - 220) adalah satu dari tiga dinasti yang paling berpengaruh di Tiongkok sepanjang sejarahnya. Dinasti ini adalah yang meletakkan dasar-dasar nasionalitas Tiongkok mewarisi penyatuan Tiongkok dari dinasti sebelumnya, Dinasti Qin. Dinasti Han sendiri didirikan oleh Liu Bang, seorang petani yang memenangkan perang saudara dengan saingannya, Xiang Yu. Dinasti Han merupakan salah satu dinasti terkuat di Tiongkok, dan karena pengaruhnya yang besar, etnis-etnis mayoritas di Tiongkok sekarang ini menyebut mereka orang Han (biarpun mungkin nenek moyang mereka bukan dari etnis Han).

Han
202 SM–220
Wilayah Dinasti Han pada tahun 87 SM (coklat) dengan pos militer (titik merah) dan protektorat (titik hijau)
Ibu kota Chang'an
(206 SM–9, 190–195)

Luoyang
(25–190, 196)

Xuchang
(196–220)
Bahasa Han Kuno
Agama Taoisme, Konfusianisme, Kepercayaan tradisional Tiongkok
Bentuk pemerintahan Monarki
Kaisar
 -  202–195 SM Liu Bang
Menteri
 -  206–193 SM Xiao He
 -  Cao Can
 -  189–192 Dong Zhuo
 -  208–220 Cao Cao
 -  220 Cao Pi
Sejarah
 -  Pendirian 202 SM
 -  Pertempuran Gaixia; Mulai berkuasa atas Tiongkok 202 SM
 -  Interupsi Dinasti Han 9–23
 -  Digantikan oleh Cao Wei 220
Mata uang Koin tembaga
Pendahulu
Pengganti
Dinasti Qin
Cao Wei
Dong Wu
Shu Han
Peta pengaruh Dinasti Han

Dinasti Han merupakan dinasti yang membawa kejayaan yang tidak pernah ada sebelumnya yang pada masa itu merupakan salah satu dari dua kekuatan dunia bersama Kekaisaran Roma di belahan dunia barat. Pada tahun 1 SM, jumlah penduduk Dinasti Han diperkirakan mencapai 70 juta jiwa, merupakan 28 persen populasi dunia. Pada saat yang sama, populasi di anak benua India sekitar 46 juta, Eropa 35 juta dan Afrika Utara 14 juta.[1]

Daftar isi

Kronologi KaisarSunting

Ada 13 kaisar yang memimpin Dinasti Han Barat (202 SM - 9) dan 13 kaisar memimpin Dinasti Han Timur (25 - 220). Antara tahun 8 sampai dengan tahun 23 ada sebuah Dinasti Xin yang didirikan oleh Wang Mang dan kemudian dilanjutkan oleh Kaisar Han Gengshi dari tahun 23 sampai dengan 25 yang masih termasuk ke dalam kekaisaran Dinasti Han Barat.

Liu Bei yang merupakan keturunan dari keluarga kekaisaran Dinasti Han Timur, mendirikan negara Shu Han (221 - 263) pada masa Tiga Negara. Shu Han dideklarasikan untuk meneruskan Dinasti Han. Shu Han mempunyai dua kaisar yang memerintah sebelum kemudian ditaklukkan oleh negara Cao Wei.

WilayahSunting

Setelah mengalahkan negeri Chin, kemudian Liu Bang menggabungkan negeri-negeri lain di Tiongkok dan mendirikan dinasti Han.

Struktur PemerintahanSunting

Pada awalnya, Liu Bang (kaisar Gao) membagi negara menjadi beberapa negara bagian feodal dengan maksud untuk memuaskan para pemimpin negeri yang bergabung dengannya saat perang Chu-Han, walaupun dia berencana akan menyingkirkan mereka setelah Liu Bang menggabungkan dan mengkonsolidir pasukannya menjadi kekuatan penuh.

Sosial Budaya dan AgamaSunting

Pada masa dinasti Han, ajaran Konfusius dan Taoisme berkembang pesat.

Hubungan Luar NegeriSunting

Dinasti Han melakukan perdagangan dan meluaskan budayanya ke negara Korea, Mongolia, Vietnam, dan Asia Tengah.

Tokoh-tokoh TerkenalSunting

  • Liu Bang = pendiri dinasti Han dan kaisar pertama dinasti Han Barat
  • Liu Xiu = seorang anggota kerajaan Liu yang berhasil menggulingkan dinasti Xin, dan mendirikan kembali dinasti Han (atau yang dikenal dengan Han Timur)
  • Wang Mang = pemberontak yang pada akhirnya berhasil menggulingkan pemerintahan dinasti Han Barat, karena menganggap keluarga kerajaan Liu sudah tidak mempunyai kuasa mandat langit lagi. Wang Mang membuat Dinasti Xin. Karena pada masa pemerintahan Wang Mang dianggap tidak berhasil, yang mana pada masa pemerintahannya itu, ia membuat kebijakan yang memberatkan keluarga kerajaan dan rakyatnya. Sehingga, muncullah Pemberontakan Alis Merah. Pemberontakan itu berhasil dikarenakan dibantu juga oleh keluarga kerajaan.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Graziella Caselli, etc. Demography: Analysis and Synthesis, Four Volume Set, Volume 1-4: A Treatise in Population, pg. 34. Academic Press. ISBN 012765660X.