Qi (Hanzi: 氣, Kanji: 気) atau lebih sering dieja sebagai chi atau ch'i (dalam Romanisasi gaya Wade-Giles) atau ki (dalam ejaan Romaji bahasa Jepang) adalah sebuah konsep dasar budaya Tionghoa. Qi dipercayai adalah bagian dari semua makhluk hidup sebagai semacam "kekuatan hidup" atau "kekuatan spiritual". Kata ini sering kali diterjemahkan sebagai "aliran energi" atau secara harfiah sebagai "udara" atau "napas".

Karakter qi dalam kaligrafi penulisan bahasa Korea

EtimologiSunting

Dalam aksara Han atau Kanji, qi ditulis sebagai 氣 atau 気. Menurut tradisi, karakter ini ditafsirkan sebagai "asap kukus (气) yang naik dari nasi (米) yang masak."

PenerapanSunting

PengobatanSunting

Qi merupakan bagian penting dalam ilmu pengobatan tradisional Tionghoa. Keberadaan Qi berkaitan dengan kesadaran bahwa tubuh manusia memiliki bagian yang menyerupai tumbuhan. Kedudukan Qi adalah sebagai sumber kekuatan tumbuhan tersebut. Suatu penyakit dianggap muncul sebagai akibat dari tersumbatnya aliran Qi.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ Black, Jonathan (2015). Wiyati, Nunung, ed. Sejarah Dunia yang Disembunyikan [The Secret History of the World]. Diterjemahkan oleh Soekato, I. B., dan Toha, A. Jakarta: PT Pustaka Alvabet. hlm. 67. ISBN 978-602-9193-67-1.