Buka menu utama

Stasiun Pemalang

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Pemalang (PML) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Pelutan, Pemalang, Pemalang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +6 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang serta merupakan stasiun terbesar dan saat ini merupakan satu-satunya yang melayani penumpang di Kabupaten Pemalang. Stasiun ini terletak dekat dengan pasar kota Pemalang.

Stasiun Pemalang
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun PML.png
  • Singkatan: PML
  • Nomor: 2416
Stasiun Pemalang 2019.jpg
Stasiun Pemalang
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenPemalang
KecamatanPemalang
DesaPelutan
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi IV Semarang
Kelas stasiun[1]I
Ketinggian+6 m
Letak[2]km 120+087 lintas Semarang Poncol-Tegal-Cirebon
LayananBangunkarta, Sembrani Tambahan (arah Surabaya) Gumarang, Jayabaya, Kamandaka, Joglosemarkerto, Ciremai 2, Menoreh, Tawang Jaya (reguler, premium, tambahan, & tambahan premium), Mantab, Brantas Tambahan (arah Blitar), dan Kaligung
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan dan penjualan langsung di loket. Tersedia fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama tinggi)
Tipe persinyalanElektrik tipe VPI GRS/Alstom dengan interlocking Len[3]

Pada awalnya, stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Sejak jalur ganda kereta api Tegal menuju Pekalongan akhirnya diresmikan per 9 September 2009,[4] jalur 2 eksisting stasiun ini dijadikan sepur lurus arah Semarang–Surabaya dan jalur 3 dijadikan sepur lurus arah Cirebon–Jakarta. Selain itu, jalur 4 ditambahkan sebagai sepur belok baru, serta ditambahkan kanopi yang diyakini merupakan pindahan dari Stasiun Demak,[5] sehingga tampak sebagai stasiun yang besar.

Keunikan stasiun ini adalah diperdengarkannya lagu Ande-ande Lumut versi instrumental setiap kali terjadi kedatangan, keberangkatan, dan persusulan antarkereta api.

Daftar isi

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Kelas eksekutifSunting

Kelas campuranSunting

Kelas bisnisSunting

Madiun Tambahan (Mantab), tujuan Jakarta dan tujuan Madiun via Semarang-Solo

Kelas ekonomi AC premiumSunting

Tawang Jaya Premium (reguler dan tambahan), tujuan Jakarta dan tujuan Semarang (Poncol atau Tawang)

Kelas ekonomi AC plusSunting

Kelas ekonomi ACSunting

Tawang Jaya, tujuan Jakarta dan tujuan Semarang

Lokal ekonomi AC plusSunting

Kaligung, tujuan Tegal-Brebes dan tujuan Semarang

Papasan dan persusulanSunting

KA Brantas Tambahan tujuan Blitar (PLB 7032A) disusul KA Majapahit tujuan Malang (KA 142) yang melintas langsung.

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Pemalang per 1 Juli 2019 (revisi Gapeka 2017).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
150A Menoreh Semarang Tawang (SMT) Ekonomi AC Plus 00.01 00.04
55 Bangunkarta Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Satwa 00.23 00.26
202 Tawang Jaya Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC 04.14 04.18
408B Kaligung Lokal Ekonomi AC Plus 05.22 05.25
401B Brebes (BB) 07.02 07.07
223A/226A Kamandaka Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 07.28 07.32
7081/7080/7083 Joglosemarkerto Tegal (TG) bersambung Solo Balapan (SLO)-Semarang Tawang (SMT) 08.09 08.11
12963/12990 Ciremai 2 Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 08.21 08.23
149 Menoreh Jakarta Kota (JAKK) Ekonomi AC Plus 09.47 09.50
402A Kaligung Semarang Poncol (SMC) Lokal Ekonomi AC Plus 10.40 10.43
407A Brebes (BB) 10.41 10.45
7070 Tawang Jaya Premium Semarang Tawang (SMT) Ekonomi AC Premium 11.36 11.39
7079/7082/7089 Joglosemarkerto Solo Balapan (SLO) bersambung Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 12.43 12.45
406A Kaligung Semarang Poncol (SMC) Lokal Ekonomi AC Plus 12.57 13.00
229A/228A Kamandaka Tegal (TG) bersambung Purwokerto (PWT) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 13.25 13.29
201 Tawang Jaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC 15.07 15.10
403A Kaligung Tegal (TG) Lokal Ekonomi AC Plus 15.42 15.45
404A Semarang Poncol (SMC) 17.12 17.15
144/145 Jayabaya Malang Kotabaru (ML) (Eksekutif & )Ekonomi AC Plus 17.39 17.43
405A Kaligung Tegal (TG) Lokal Ekonomi AC Plus 18.18 18.21
7083/7086 Kamandaka Tegal (TG) bersambung Purwokerto (PWT) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 19.10 19.13
56 Bangunkarta Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif Satwa 19.18 19.20
7087/7084 Joglosemarkerto Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 19.35 19.37
146/143 Jayabaya Jakarta Pasar Senen (PSE) (Eksekutif & )Ekonomi AC Plus 20.39 20.45
78A Gumarang Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Bisnis 20.48 20.50
7074 Kaligung Semarang Poncol (SMC) Lokal Ekonomi AC Plus 20.57 21.00
7073 Tegal (TG) 21.24 21.27
77A Gumarang Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Bisnis 21.48 21.51
7069 Tawang Jaya Premium Ekonomi AC Premium 22.16 22.20
12897/13058 Ciremai 2 Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Bisnis 23.32 23.34
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. PLB KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7042 Tawang Jaya Tambahan Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC Plus 00.32 00.35
7043 Tawang Jaya Premium Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Premium 01.12 01.15
7056 Sembrani Tambahan Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif Satwa 04.46 04.52
7041 Tawang Jaya Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Plus 11.07 11.10
7044 Tawang Jaya Premium Tambahan Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC Premium 15.46 15.50
12948 Mantab Madiun (MN) Bisnis 16.45 16.48
12855 Jakarta Pasar Senen (PSE) 20.53 20.56
7032A Brantas Tambahan Blitar (BL) Bisnis & Ekonomi AC 22.37 22.56

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia". Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  4. ^ Media, Kompas Cyber. "Presiden SBY Resmikan Jalur Ganda KA - Kompas.com". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-04-11. 
  5. ^ Berkarya, Mari. "Inilah Penampilan Stasiun Demak Ketika Masih Aktif". Diakses tanggal 2019-07-30. 

Pranala luarSunting