Stasiun Brebes

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Brebes (BB) merupakan stasiun kereta api kelas I yang terletak di Brebes, Brebes, Brebes. Stasiun ini terletak pada ketinggian +4 meter dan merupakan stasiun kereta api aktif yang letaknya paling timur di Daerah Operasi III Cirebon serta merupakan stasiun utama di Kabupaten Brebes. Stasiun ini berada tepat di pinggir jalan raya Brebes yang menuju Cirebon-Jakarta dan berjarak 280 km sebelah timur dari Jakarta Gambir.

Stasiun Brebes
Kereta Api Indonesia
KG07

Lokasi
Koordinat6°52′27″S 109°02′35″E / 6.8742363°S 109.0430886°E / -6.8742363; 109.0430886Koordinat: 6°52′27″S 109°02′35″E / 6.8742363°S 109.0430886°E / -6.8742363; 109.0430886
Ketinggian+4 m
Operator
Letak
Jumlah peron3 (dua peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama tinggi)
Jumlah jalur3 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
LayananLintas utara Jawa: Tegal Bahari, Argo Cheribon, Tawang Jaya, Tawang Jaya Premium, Menoreh, Ciremai, Dharmawangsa, Kertajaya, Airlangga, Brantas, dan Matarmaja (arah Malang)
Aglomerasi: Kaligung
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiI[2]
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Layanan aglomerasi Stasiun berikutnya
Tegal Kaligung
Semarang Poncol–Cirebon Prujakan, p.p.
Tanjung
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Layanan pelanggan Pusat informasi Musala Toilet Galeri ATM Pertokoan/area komersial Ruang menyusui Isi baterai 
Tipe persinyalan
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api ditambah satu sepur badug yang terhubung di ujung barat jalur 3. Awalnya, jalur 1 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda pada petak stasiun ini hingga Stasiun Tegal resmi dioperasikan mulai 15 Desember 2003[4] dan kemudian segmen hingga Stasiun Losari mulai 10 Desember 2013,[5] jalur 1 dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Jakarta saja, sedangkan jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Surabaya. Selain itu, sistem persinyalan elektrik yang lama telah diganti dengan yang baru produksi PT Len Industri.

Operasional stasiun ini juga sudah dipindahkan ke bangunan baru berukuran lebih besar yang berada tepat di sebelah timur bangunan lama dengan dilengkapi overcapping agar penumpang tidak kepanasan atau kehujanan saat menanti kedatangan kereta api. Bangunan lama stasiun yang merupakan peninggalan Semarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij tetap digunakan.

Ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Tanjung, terdapat Stasiun Bulakamba yang sudah tidak aktif sejak jalur ganda segmen tersebut dioperasikan.

Layanan kereta api sunting

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2023.[6]

Antarkota sunting

Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Tegal Bahari Eksekutif Pasar Senen Tegal
Bisnis
Argo Cheribon Eksekutif Gambir
Ekonomi
Tawang Jaya Premium Eksekutif Pasar Senen Semarang Tawang Via CirebonTegal
Ekonomi
Ciremai Eksekutif Bandung Via CikampekTegal
Ekonomi
Dharmawangsa Eksekutif Pasar Senen Surabaya Pasarturi Via Cirebon PrujakanSemarang Tawang
Ekonomi
Brantas Eksekutif Blitar Via Semarang TawangSolo Jebres
Ekonomi
Ekonomi
Tawang Jaya Ekonomi Pasar Senen Semarang Poncol Via Cirebon PrujakanTegal
Menoreh Semarang Tawang
Kertajaya Ekonomi Premium Surabaya Pasarturi Via Cirebon PrujakanSemarang Poncol
Airlangga Ekonomi
Matarmaja Malang Via Semarang TawangSolo Jebres

Hanya pemberhentian perjalanan kereta api menuju Malang

Aglomerasi sunting

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Lintas utara Jawa
KG Kaligung Eksekutif-Ekonomi Brebes Semarang Poncol Perjalanan KA menuju Semarang hanya pada jadwal pagi dan siang, sedangkan relasi sebaliknya hanya pada jadwal pagi.
Semarang Poncol Cirebon Prujakan Hanya pada jadwal pagi

Insiden sunting

  • Pada 27 Februari 1995 dini hari, gerbong eksekutif kereta api Senja Utama Semarang anjlok di Stasiun Brebes. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.[7]
  • Pada 9 Mei 2009 pagi, lokomotif CC201-26 yang menarik rangkaian gerbong KA Cirebon Ekspres anjlok di jalur 2 Stasiun Brebes akibat terganjal batu. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.[8]

Galeri sunting

Referensi sunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  4. ^ "Rel Ganda Yogyakarta-Solo Diresmikan". Tempo.co. 2003-12-15. Diakses tanggal 2020-05-02. 
  5. ^ Sarono, Ari Himawan. "Rel Ganda Brebes-Losari Resmi Dioperasikan". Kompas.com. Semarang: KG Media. Diakses tanggal 2019-07-30. 
  6. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2023 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian. 14 April 2023. Diakses tanggal 12 Mei 2023. 
  7. ^ "KA Senja Utama Anjlok Di Brebes, KA Mutiara I Nyaris Terbakar". Suara Pembaruan. 28 Februari 1995. 
  8. ^ "Terganjal Batu, Cirebon Ekpres Anjlok di Stasiun Brebes". Tempo.co. Tempo.co. 9 Mei 2009. Diakses tanggal 10 Oktober 2017. 

Pranala luar sunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Bulakamba Segitiga Cirebon Prujakan–Prupuk–Tegal
Cirebon Prujakan–Tegal
Tegal
Terminus