Buka menu utama

Kabupaten Magetan

kabupaten di provinsi Jawa Timur, Indonesia
(Dialihkan dari Magetan)

Kabupaten Magetan adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibu kotanya adalah Magetan. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Ngawi di utara, Kota Madiun dan Kabupaten Madiun di timur, Kabupaten Ponorogo, serta Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Wonogiri (keduanya termasuk provinsi Jawa Tengah). Bandar Udara Iswahyudi, salah satu pangkalan utama Angkatan Udara Republik Indonesia di kawasan Indonesia Timur, terletak di kecamatan Maospati.

Kabupaten Magetan
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦩꦒꦼꦠꦤ꧀
Lambang Kabupaten Magetan.jpg
Lambang Kabupaten Magetan
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦩꦒꦼꦠꦤ꧀


Moto: Memayu Hayuning Bawana Suka Ambangun
Semboyan: Kota Rengginang
Slogan pariwisata: The Nice of Java
Julukan: Kota Kaki Gunung

Telaga Sarangan
Telaga Sarangan
Locator kabupaten magetan.png
Peta lokasi Kabupaten Magetan
ꦑꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦩꦒꦼꦠꦤ꧀ di Jawa Timur
Koordinat: -
Provinsi Jawa Timur
Tanggal peresmian -
Ibu kota Magetan
Pemerintahan
-Bupati Drs. H. KRA Sumantri Noto Adinagoro, M.M.
-Wakil Bupati Samsi, S.T.[1]
APBD
-DAU Rp. 761.637.391.000.-(2013)[2]
Luas 688,85 km2
Populasi
-Total 821.000 jiwa (2015)
-Kepadatan 1.191,84 jiwa/km2
Demografi
-Kode area telepon 0351
Pembagian administratif
-Kecamatan 19
-Kelurahan 235
Simbol khas daerah
Situs web http://www.magetankab.go.id/

Kabupaten Magetan dilintasi jalan raya utama Surabaya-Madiun-Yogyakarta dan jalur kereta api lintas selatan Pulau Jawa, namun jalur tersebut tidak melintasi ibukota Kabupaten Magetan. Satu-satunya stasiun yang berada di wilayah kabupaten Magetan adalah Stasiun Barat yang terletak di wilayah Kecamatan Barat.

Gunung Lawu (3.265 m) terdapat di bagian barat Kabupaten Magetan, yakni perbatasan dengan Jawa Tengah. Di daerah pegunungan ini terdapat Telaga Sarangan (1000 m dpl), salah satu tempat wisata andalan kabupaten ini, yang berada di jalur wisata Magetan-Sarangan-Tawangmangu-Karanganyar.

Magetan dikenal karena kerajinan kulit (untuk alas kaki dan tas), anyaman bambu, rengginan, dan produksi jeruk pamelo (jeruk bali) serta krupuk lempengnya yang terbuat dari nasi.

Daftar isi

GeografiSunting

Batas WilayahSunting

Kabupaten Magetan terletak di antara 7 38' 30" Lintang selatan dan 111 20' 30" Bujur Timur Batas fisik Kabupaten Magetan adalah:

Iklim dan Curah HujanSunting

Suhu udara berkisar antara 16 - 20 C di dataran tinggi dan antara 22 - 26 C di dataran rendah. Curah hujan rata-rata mencapai 2500 – 3000 mm di dataran tinggi dan di dataran rendah antara 1300 – 1600 mm.

TopografiSunting

Dilihat dari tingkat kesuburan tanahnya, Kabupaten Magetan dapat dibagi dalam 6 tipologi wilayah:

  • Tipe wilayah pegunungan, tanah pertanian subur : Kecamatan Plaosan
  • Tipe wilayah pegunungan, tanah pertanian sedang : Kecamatan Panekan dan Kecamatan Poncol
  • Tipe wilayah pegunungan, tanah pertanian kurang subur(kritis): sebagian Kecamatan Poncol, Kecamatan Parang, Kecamatan Lembeyan, dan sebagian Kecamatan Kawedanan
  • Tipe wilayah dataran rendah, tanah pertanian subur : Kecamatan Barat, Kecamatan Kartoharjo, Kecamatan Karangrejo, Kecamatan Karas, Kecamatan takeran dan Kecamatan Nguntoronadi
  • Tipe wilayah dataran rendah, tanah pertanian sedang: Kecamatan Maospati, sebagian Kecamatan Bendo, sebagian Kecamatan Kawedanan, sebagian Kecamatan Sukomoro, Kecamatan Ngariboyo, dan Kecamatan Magetan.
  • Tipe wilayah dataran rendah, tanah pertanian kurang subur : sebagian Kecamatan Sukomoro dan sebagian Kecamatan Bendo

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

No Nama Masa Jabatan Keterangan
1 Raden Tumenggung Yosonegoro 1675 - 1703
2 Raden Ronggo Galih Tirtokusumo 1703 - 1709
3 Raden Mangunrono 1709 - 1730
4 Raden Tumenggung Citrodiwirjo 1730 - 1743
5 Raden Arja Sumaningrat 1743 - 1755
6 Kanjeng Kyai Adipati Poerwadiningrat 1755 - 1790
7 Raden Tumenggung Sosrodipuro 1790 - 1825
8 Raden Tumenggung Sosrowinoto 1825 - 1837
9 Raden Mas Arja Kartonagoro 1837 - 1852
10 Raden Mas Arja Hadipati Surohadiningrat III 1852 - 1887
11 Raden M.T. Adiwinoto 1887 - 1912
12 R.M.T. Kertonegoro 1889
13 Raden M.T. Surohadinegoro 1912 - 1938
14 R.A. Arjohadiwinoto 1919
15 Raden Mas Tumenggung Soerjo 1938 - 1943
16 Raden Mas Arja Tjokrodiprojo 1943 - 1945
17 Dr. Sajidiman 1945 - 1946
18 Sudibjo 1946 - 1949
19 Raden Kodrat Samadikoen 1949 - 1950
20 Mas Soehardjo 1950 - 1950
21 Mas Siraturahmi 1950 - 1952
22 M. Machmud Notonindito 1952 - 1960
23 Soebandi Sastrosoetomo 1960 - 1965
24 Raden Mochamad Dirjowinoto 1965 - 1968
25 Boediman 1968 - 1973
26 Letkol Psk. Djajadi 1973 - 1978
27 Bambang Koesbandono 1978 - 1983
28 Drg. H.Mohammad Sihabudin 1983 - 1988
29 Soedharmono 1988 - 1998
30 Soenarto 1998 - 2003
31 Saleh Mulyono 2003 - 2008
32 Drs. H. KRA Sumantri Noto Adinagoro, MM. 2008 - 2013, 2013 - sekarang

Dewan PerwakilanSunting

DPRD Kabupaten Magetan hasil Pemilu 2014 tersusun dari 10 partai politik, dengan perincian sebagai berikut:

Partai Kursi
  PDI-P 8
  Partai Demokrat 7
  Partai Golkar 5
  PKB 5
  PKS 5
  Partai Gerindra 4
  PAN 4
  Partai NasDem 4
  PPP 2
  Partai Hanura 1
Total 45

KecamatanSunting

Luas Kabupaten Magetan adalah 688,85 km²,yang terdiri dari 18 kecamatan, 208 desa, 27 kelurahan, 822 Dusun/Lingkungan, dan 4575 Rukun Tetangga. Kecamatan tersebut adalah :

  1. Kecamatan Barat
  2. Kecamatan Bendo
  3. Kecamatan Karangrejo
  4. Kecamatan Karas
  5. Kecamatan Kartoharjo
  6. Kecamatan Kawedanan
  7. Kecamatan Lembeyan
  8. Kecamatan Magetan
  9. Kecamatan Maospati
  10. Kecamatan Ngariboyo
  11. Kecamatan Nguntoronadi
  12. Kecamatan Panekan
  13. Kecamatan Parang
  14. Kecamatan Plaosan
  15. Kecamatan Poncol
  16. Kecamatan Sidorejo
  17. Kecamatan Sukomoro
  18. Kecamatan Takeran

JulukanSunting

Magetan memiliki beberapa julukan, yaitu:

  • The Nice of Java

Kabupaten Magetan terkenal dengan wisata gunung yang indah, berhawa sejuk, dengan panorama alam yang memukau. Magetan memiliki wisata andalan yakni Telaga Sarangan dan Telaga Wahyu yang terletak di lereng Gunung Lawu.

  • Kota Kaki Gunung

Kabupaten Magetan diberi julukan Kota Kaki Gunung karena letak geografisnya yang berada di kaki dan lereng Gunung Lawu.

EkonomiSunting

Terdapat berbagai potensi di Magetan, di antaranya:

  • Sentra Perkebunan Pamelo, di Desa Tamanan
  • Sentra Kerajinan Kulit Jalan Sawo Selosari Magetan
  • Sentra Kerajinan Anyaman Bambu Ringin Agung
  • Sentra Ayam Panggang Gandu, Kecamatan Karangrejo
  • Senta Industi Batik Sidomukti Kecamatan Plaosan
  • Sentra Industri Genteng Winong Kecamatan Maospati

PariwisataSunting

Tempat WisataSunting

 
Prosesi labuh sesaji

Beberapa objek wisata terkenal di Kabupaten Magetan yang sedang dikembangkan adalah:

  • Gunung Lawu
  • Telaga Sarangan
  • Kerajinan Gamelan Patihan Karangrejo
  • Telaga Wahyu
  • Candi Sadon
  • Candi Simbatan (Beji)
  • Puncak Lawu
  • Air Terjun Pundak Kiwo
  • Air Terjun Tirtasari
  • Argo Dumilah
  • Taman Ria Dirgantara Kosala Tirta Maospati
  • Manunggal
  • Pemandian Dewi Sri
  • Gerbang Kadipaten Purwodadi
  • Cemorosewu
  • Mojosemi Camping Ground
  • Sumber Clelek Driyorejo
  • Bendungan Gonggang Poncol
  • Monumen Soco

TransportasiSunting

Transportasi di Kabupaten Magetan berupa:

  • Bus

Transportasi Bus di Kabupaten Magetan diberangkatkan dari Terminal Maospati menuju Surakarta, Yogyakarta, Surabaya, Jakarta, Bandung, dan Luar Pulau Jawa, selain Terminal Maospati sebagai Terminal Utama keberangkatan bus skala lebih kecil juga diberangkatkan dari Terminal Magetan.

  • Kereta Api

Transportasi Kereta Api di Kabupaten Magetan diberangkatkan dari Stasiun Barat yang merupakan satu-satunya stasiun Kereta Api di Kabupaten Magetan. Letak Stasiun Barat sekitar 5 Km dari Terminal Maospati atau 18 Km dari Terminal Magetan.

  • Angkot

Transportasi Angkutan Perkotaan maupun Pedesaan dilayani baik dari Terminal Maospati maupun Terminal Magetan menjangkau seluruh pelosok Kabupaten Magetan, selain itu untuk wilayah sekitar Bandar Udara Iswahyudi dilayani pula oleh Angkutan Iswahjudi.

ReferensiSunting

PustakaSunting

  • Apa dan Siapa Magetan, diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Magetan, tahun 1987

Pranala luarSunting