Stasiun Bulakamba

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Bulakamba (BKA) merupakan stasiun kereta api nonaktif kelas III/kecil yang terletak di Bulusari, Bulakamba, Brebes. Stasiun yang terletak pada ketinggian +5 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi III Cirebon.

Stasiun Bulakamba
  • Singkatan: BKA
  • Nomor: 1012
AlamatJalan Pramuka
Bulusari, Bulakamba, Brebes
Jawa Tengah 52253
Koordinat6°52′34″S 108°56′55″E / 6.876164°S 108.948531°E / -6.876164; 108.948531Koordinat: 6°52′34″S 108°56′55″E / 6.876164°S 108.948531°E / -6.876164; 108.948531
Ketinggian+5 m
Letakkm 171+175 lintas Semarang PoncolTegalCirebon[1]
OperatorDaerah Operasi III Cirebon
Konstruksi
Jumlah jalur2
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[3]
Tipe persinyalanElektrik tipe VPI GRS (2003–2014)[2]
Sejarah
Ditutup10 Desember 2013
Layanan
-
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Semasa aktifnya, stasiun ini dahulu memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Stasiun ini dinonaktifkan sejak tanggal 10 Desember 2013 karena selesainya jalur ganda segmen BrebesLosari. Setelah dinonaktifkan, stasiun ini hanya menyisakan dua jalur kereta api dengan jalur 2 dijadikan sepur lurus untuk arah Cirebon saja, sedangkan jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Semarang. Sejak saat itu pula, di stasiun ini sudah tidak ada lagi persilangan dan persusulan antarkereta api mengingat jalur 1, wesel, dan persinyalan kini sudah dicabut seluruhnya.[4] Bangunan stasiun ini masih utuh dan kini dijadikan kantor Resor Jalan Rel 3.14 Bulakamba.

InsidenSunting

Pada tanggal 20 November 2007, pukul 07.00 WIB, kereta api Antaboga jurusan Surabaya anjlok menjelang Stasiun Bulakamba. Pada akibatnya, kereta api yang menuju Semarang dari arah Cirebon harus dialihkan melalui jalur kereta api Cirebon–Prupuk.[5]

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  3. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  4. ^ Media, Kompas Cyber. "Rel Ganda Brebes-Losari Resmi Dioperasikan". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-07-30. 
  5. ^ Liputan6.com (2007-11-29). "Kereta Api Barang Anjlok di Brebes". liputan6.com. Diakses tanggal 2019-07-30. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Tanjung Segitiga Cirebon Prujakan–Prupuk–Tegal
Cirebon Prujakan–Tegal
Brebes
ke arah Tegal