Kota Administrasi Jakarta Barat

kotamadya di provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
(Dialihkan dari Kota Jakarta Barat)

Kota Administrasi Jakarta Barat adalah salah satu dari 5 kota administrasi di Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Pusat Pemerintahannya berada di Kembangan. Jakarta Barat secara administratif terbagi menjadi 8 kecamatan dan 56 kelurahan. Jumlah penduduk kota Jakarta Barat ditahun 2018 mencapai 2.486.074 jiwa dimana 850 diantaranya merupakan warga negara asing (WNA) dari berbagai negara.[1]

Kota Administrasi Jakarta Barat
Jawa 1rightarrow blue.svg Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Lambang resmi Kota Administrasi Jakarta Barat
Lambang
Motto: 
Kampung Kite Kalo Bukan Kite Nyang Ngurusin Siape Lagi
Jakarta barat.png
Kota Administrasi Jakarta Barat berlokasi di Jakarta
Kota Administrasi Jakarta Barat
Kota Administrasi Jakarta Barat
Kota Administrasi Jakarta Barat berlokasi di Jawa
Kota Administrasi Jakarta Barat
Kota Administrasi Jakarta Barat
Kota Administrasi Jakarta Barat berlokasi di Indonesia
Kota Administrasi Jakarta Barat
Kota Administrasi Jakarta Barat
Koordinat: 6°12′S 106°48′E / 6.2°S 106.8°E / -6.2; 106.8
Negara Indonesia
ProvinsiDaerah Khusus Ibukota Jakarta
Tanggal peresmian28 Agustus 1978
Dasar hukumPeraturan Pemerintah
Nomor 25 Tahun 1978
Ibu kotaKembangan
Pemerintahan
 • Wali KotaRustam Effendi
 • Wakil Wali KotaMuhammad Zen
Luas
 • Total129,54 km2 (5,002 sq mi)
Populasi
 • Total2.486.074 jiwa
Demografi
 • Suku bangsaJawa, Betawi, Sunda, Batak, Tionghoa, Minang, dll
 • AgamaIslam 75,09%
Kristen 16,44%
- Protestan 10,47%
- Katolik 5,97%
Buddha 8,34%
Hindu 0,11%
Lainnya 0,02%[2]
 • BahasaBahasa Indonesia, Bahasa Betawi, Bahasa Jawa, Bahasa Batak, Bahasa Tionghoa, Bahasa Sunda, Bahasa Inggris, dll
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode telepon021
Kode Kemendagri31.73 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan8
Jumlah kelurahan56
Situs webbarat.jakarta.go.id

GeografiSunting

Batas WilayahSunting

Utara Kota Administrasi Jakarta Utara
Timur Kota Administrasi Jakarta Pusat
Selatan Kota Administrasi Jakarta Selatan
Barat Provinsi Banten (Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang)

SejarahSunting

Jakarta Barat terkenal dengan peninggalan masa kolonial Belanda seperti Gedung Balai Kota (kini menjadi Museum Sejarah Jakarta), kawasan Pecinan (Glodok) dan juga sejumlah mesjid tua serta benteng-benteng pertahanan masa awal pendudukan Belanda di Batavia.

PemerintahanSunting

Daftar Wali KotaSunting

Berikut adalah Daftar Wali Kota Administratif Jakarta Barat dari masa ke masa.

No Foto Nama Masa Jabatan Ket. Wakil
1
R. Sudardja
1966
1972
2
S. Silalahi
1972
1979
3
Eddy Ruchijat Soheh
1979
1987
4
Sudjoko Tirtowidjojo
1987
1993
5
Sutardjiamto
1993
1998
6
Sarimun Hadisaputra
1998
2004
7
  Fadjar Panjaitan
2004
2008
8
Mas Djoko Ramadhan
Juni 2008
10 Agustus 2010
9
Burhanuddin
10 Agustus 2010
11 April 2013
[3][4]
Sukarno
(–Mei 2013)
  Sylviana Murni
(Pelaksana Tugas Wali kota)
11 April 2013
17 Mei 2013
10
  Fatahillah
17 Mei 2013
12 Februari 2014
[5][6]
Bambang Musyawardana
(Mei 2013–Nov.2013)
Muhammad Yuliadi
(Nov. 2013–Sep. 2015)
11
Anas Effendi
11 Maret 2014
5 Juli 2018
[7]
Muhammad Zen
(Sep. 2015–)
12
  Rustam Effendi
5 Juli 2018
Petahana

Dewan PerwakilanSunting

DPRD Provinsi DKI Jakarta memiliki fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Selain itu DPRD Provinsi DKI Jakarta juga memberikan pertimbangan terhadap calon wali kota/bupati yang diajukan oleh Gubernur.[8] Berbeda dengan DPRD Provinsi lainnya, Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta berjumlah paling banyak 125% (seratus dua puluh lima persen) dari jumlah maksimal untuk kategori jumlah penduduk DKI Jakarta sebagaimana ditentukan dalam undang-undang.[8] Saat ini anggota DPRD DKI Jakarta terdiri dari 106 anggota yang dipilih berdasarkan daftar terbuka dari partai dalampemilihan umum legislatif. Pemilihan dilakukan setiap lima tahun sekali bersamaan dengan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah seluruh Indonesia. Pemilihan umum terakhir dilaksanakan pada 17 April 2019. Dewan ini berkantor di Gedung DPRD DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat. Pimpinan DPRD DKI Jakarta terdiri dari 1 Ketua dan 4 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan suara terbanyak. Anggota DPRD DKI Jakarta yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 26 Agustus 2019 oleh Plt. Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta di Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta. Komposisi anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 terdiri dari 10 partai politik dimana PDI Perjuangan adalah partai politik pemilik kursi terbanyak yaitu 25 kursi.[9][10][11] Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD DKI Jakarta dalam empat periode terakhir.[12][13][14][15]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2004-2009 2009-2014 2014-2019 2019-2024
  PDI Perjuangan 11   11 28 25
  Gerindra (baru) 6 15 19
  PKS 18   18 11 16
  Demokrat 16 32 10   10
  PAN 6 4 2 9
  PSI (baru) 8
  NasDem (baru) 5 7
  Golkar 7   7 9 6
  PKB 4 1 6 5
  PPP 7   7 10 1
  Hanura (baru) 4 10 0
  PDS 4   4
  PBR 2 0
Jumlah Anggota 75 94 106   106
Jumlah Partai 9 10   10   10

KecamatanSunting

Kota Administrasi Jakarta Barat memiliki 8 kecamatan dan 56 kelurahan dengan kode pos 11710 hingga 11850.[16][17]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Administrasi Jakarta Barat, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
31.73.01 Cengkareng 6
31.73.02 Grogol Petamburan 7
31.73.03 Taman Sari 8
31.73.04 Tambora 11
31.73.05 Kebon Jeruk 7
31.73.06 Kalideres 5
31.73.07 Palmerah 6
31.73.08 Kembangan 6
TOTAL 56 Sumber: Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan

EkonomiSunting

Setelah Jakarta Selatan, Jakarta Barat dirancang untuk menjadi daerah pusat bisnis bagi kawasan Jakarta dan sekitarnya. Khususnya di Kecamatan Kembangan telah dan akan dibangun mal, pusat hiburan, pusat perbelanjaan, pusat perkantoran, rumah sakit, sekolah dan sebagainya. Daerah ini menjadi begitu strategis karena dilewati rangkaian Jalan Lingkar Luar Jakarta (JORR).

TransportasiSunting

Kota Administrasi Jakarta Barat memiliki fasilitas transportasi yang sangat lengkap, diantaranya,

TerminalSunting

StasiunSunting

TransjakartaSunting

KesehatanSunting

Kota Administrasi Jakarta Barat memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap,diantaranya :

Dll

PendidikanSunting

Kota Administrasi Jakarta Barat memiliki fasilitas Pendidikan yang cukup lengkap, diantaranya :

Pusat PerbelanjaanSunting

Kota Administrasi Jakarta Barat memiliki Pusat Perbelanjaan terlengkap, diantaranya :

Alamat Kantor PusatSunting

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Provinsi DKI Jakarta Dalam Angka 2019". BPS DKI Jakarta. Diakses tanggal 19 Februari 2020. 
  2. ^ "Jumlah Penduduk DKI Jakarta Berdasarkan Agama 2017". www.data.jakarta.go.id. Diakses tanggal 20 Februari 2019. 
  3. ^ Siregar, Dimas (11 April 2013). "Wali Kota Jakarta Barat Mundur". Tempo.co. Diakses tanggal 20 Februari 2017. 
  4. ^ Sedayu, Agung (10 Agustus 2010). "Wali Kota Jakarta Barat Diganti Hari Ini". Tempo.co. Diakses tanggal 20 Februari 2017. 
  5. ^ BIL; GAH (12 Februari 2014). "Wali kota Jakarta Barat Juga Tak Luput Dimutasi oleh Jokowi-Ahok". detikNews. Diakses tanggal 20 Februari 2017. 
  6. ^ Aziza, Kurnia Sari (17 Mei 2013). Syatiri, Ana Shofiana, ed. "Fatahillah Sah sebagai Wali Kota Jakbar". Kompas.com. Diakses tanggal 20 Februari 2017. 
  7. ^ "Ini Nama Pejabat Baru yang Dilantik Ahok". PoskoKota News. 4 September 2015. Diakses tanggal 20 Februari 2017. 
  8. ^ a b Undang-undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia
  9. ^ Amri Amrullah (26-08-2019). Esthi Maharani, ed. "Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024 Dilantik". republika.co.id. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  10. ^ Sabik Aji Taufan (26-08-2019). Kuswandi, ed. "106 Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 Dilantik". JawaPos.com. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  11. ^ Andry Novelino (26-08-2019). "Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024 Resmi Dilantik". CNN Indonesia. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  12. ^ Muhammad Fida Ul Haq (26-08-2019). "Sah! Ini 106 Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2019-2024". detik.com. DetikNews. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  13. ^ "94 Anggota Baru DPRD DKI Dilantik". kompas.com. 25-08-2009. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  14. ^ "75 Anggota DPRD DKI Periode 2004-2009 Dilantik". detik.com. DetikNews. 25-08-2004. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  15. ^ "Hari Ini 106 Anggota DPRD DKI Jakarta 2014-2019 Dilantik". detik.com. DetikNews. 25-08-2014. Diakses tanggal 22-09-2019. 
  16. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  17. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 

Pranala luarSunting