Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Kabupaten di Provinsi Jambi, Indonesia

Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jambi, Indonesia. Luas wilayahnya 5.009,82 km² dengan populasi 320.108 jiwa pada tahun 2019[1] dan ibukotanya ialah kota Kualatungkal, yang letaknya berada di kecamatan Tungkal Ilir . Kabupaten ini terbagi menjadi 13 kecamatan dan memiliki 20 kelurahan serta 138 desa. Sebelumnya, kabupaten ini bergabung dengan Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang kemudian dimekarkan membentuk Kabupaten Tanjung Jabung.[1]

Kabupaten Tanjung Jabung Barat
Sumatra Nuvola single chevron right.svg Jambi
Logo Kabupaten Tanjung Jabung Barat.jpg
Lambang
Motto: 
Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan
Lokasi Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat.svg
Kabupaten Tanjung Jabung Barat berlokasi di Sumatra
Kabupaten Tanjung Jabung Barat
Kabupaten Tanjung Jabung Barat
Kabupaten Tanjung Jabung Barat berlokasi di Indonesia
Kabupaten Tanjung Jabung Barat
Kabupaten Tanjung Jabung Barat
Koordinat: 1°03′S 102°56′E / 1.05°S 102.93°E / -1.05; 102.93
Negara Indonesia
ProvinsiJambi
Tanggal peresmian10 Agustus 1965
Dasar hukumUndang-Undang No. 7
Ibu kotaKuala Tungkal
Pemerintahan
 • BupatiDr. Ir. H. Safrial, M.S.
 • Wakil BupatiDrs. H. Amir Sakib
Luas
 • Total5.009,82 km2 (193,430 sq mi)
Populasi
 ((2019)[1])
 • Total320.108 jiwa
Demografi
 • AgamaIslam 93,52%
Kristen 5,99%
Protestan 5,45%
Katolik 0,54%
Buddha 0,45%
Konghucu 0,05%
Hindu 0,01%[1]
 • BahasaBahasa Melayu, Bahasa Indonesia, Bahasa Banjar, Bahasa Jawa dan lain-lain
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode telepon+62742
Kode Kemendagri15.06 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan13
Jumlah kelurahan20
Jumlah desa114
DAURp. 387.991.551.000.-(2013)[2]
Situs webhttp://tanjabbarkab.go.id

GeografiSunting

Batas WilayahSunting

Batas wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah sebagai berikut:

Utara Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau
Timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Selat Berhala
Selatan Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Muaro Jambi
Barat Kabupaten Tebo

SejarahSunting

 
Lambang Kabupaten Tanjung Jabung, sekarang dipisah menjadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur sejak tahun 1999.[3]

Seiring bergulirnya perkembangan zaman berdasarkan keputusan Komite Nasional Indonesia (KNI) untuk Pulau Sumatra di Kota Bukitinggi (Sumbar) pada tahun 1946 tanggal 15 April 1946, maka pulau Sumatra di bagi menjadi 3 (tiga) Provinsi, yaitu Provinsi Sumatra Tengah, Provinsi Sumatra Utara dan Provinsi Sumatra Selatan, pada waktu itu Daerah Keresidenan Jambi terdiri dari Batanghari dan Sarolangun Bangko, tergabung dalam Provinsi sumatera Tengah yang dikukuhkan dengan undang - undang darurat Nomor 19 Tahun 1957, kemudian dengan terbitnya undang - undang Nomor 61 Tahun 1958 pada tanggal 6 januari 1958 Keresidenan Jambi menjadi Provinsi Tingkat I Jambi yang terdiri dari : Kabupaten Batanghari, Kabupaten Sarolangun Bangko dan Kabupaten Kerinci.

Pada tahun 1965 wilayah Kabupaten Batanghari dipecah menjadi 2 (dua) bagian yaitu : Kabupaten Dati II Batanghari dengan Ibu kota Kenaliasam, Kabupaten Dati II Tanjung Jabung dengan Ibu kotanya Kuala Tungkal. Kabupaten Dati II Tanjung Jabung diresmikan menjadi daerah kabupaten pada tanggal 10 Agustus 1965 yang dikukuhkan dengan Undang - Undang Nomor 7 Tahun 1965 (Lembaran Negara Nomor 50 Tahun 1965), yang terdiri dari Kecamatan Tungkal Ulu, Kecamatan Tungkal Ilir dan kecamatan Muara Sabak.

Setelah memasuki usianya yang ke-34 dan seiring dengan bergulirnya Era Desentralisasi daerah, di mana daerah di beri wewenang dan keleluasaan untuk mengurus rumah tangganya sendiri, maka kabupaten Tanjung Jabung sesuai dengan Undang-undang No.54 Tanggal 4 Oktober 1999 tentang pemekaran wilayah kabupaten dalam Provinsi Jambi telah memekarkan diri menjadi dua wilayah yaitu : 1. Kabupaten Tanjung Jabung Barat Sebagai Kabupaten Induk dengan Ibu kota Kuala Tungkal 2. Kabupaten Tanjung Jabung Timur Sebagai Kabupaten hasil pemekaran dengan Ibu kota Muara Sabak

Kabupaten yang beribu kota di Kuala Tungkal ini memiliki masyarakat yang heterogen. Suku Jawa, Banjar, Melayu, Bugis, Batak, Minangkabau, Palembang, Tionghoa, Kerinci dan berbagai etnis berbaur di kabupaten yang terkenal dengan julukan kota bersama ini. Dengan hasil pertanian dan perkebuanan yang cukup melimpah kabupaten ini terus berkembang. Kelapa, Kelapa Sawit, Pinang, dan beraneka buah-buahan adalah sumber daya alam yang banyak terdapat di daerah ini. Juga kekayaan minyak bumi dan gas yang saat ini dikelola oleh perusahaan asing juga merupakan kekayaan asli dari daerah ini.

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

No. Bupati Awal menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Bupati
Drs.
Moh. Amir
(Pejabat Sementara)
1965
1967
Drs.
M. Radja’i
(Pejabat Sementara)
1967
1968
1
Hasanuddin Kamaruddin
1968
1979
1
2
Drs.
Alamsyah Braksan
(Pelaksana Tugas)
1979
1981
2
Drs.
Toegino
1981
1985
3
Drs.
Hasyim Hanafi
(Pejabat Sementara)
1985
1986
3
Selamat Barus
1986
1996
4
5
4
Achmad Sugeng
1996
2001
6
[ket. 1]
5
  Drs. H.
Usman Ermulan
M.M.
27 Januari 2001
20 April 2005
7
[ket. 2]
[ket. 3]
Dr. Ir. H.
Safrial
M.S.
  Dr. Ir. H.
Safrial
M.S.
20 April 2005
27 Januari 2006
6
27 Januari 2006
27 Januari 2011
8
H. M.
Yamin
S.H.
(5)
  Drs. H.
Usman Ermulan
M.M.
27 Januari 2011
27 Januari 2016
9
Dr.
Katamso Syafe'i Ahmad
S.E., M.E.
Ir. H.
Ahmad Fauzi Ansori
M.T.P.
(Penjabat)
27 Januari 2016
17 Februari 2016
[ket. 4]
(6)
  Dr. Ir. H.
Safrial
M.S.
17 Februari 2016
Petahana
10
Drs. H.
Amir Sakib
Keterangan
  1. ^ Bupati Tanjung Jabung sebelum pemekaran pada 1999
  2. ^ Bupati Tanjung Jabung Barat setelah pemekaran
  3. ^ Mengundurkan diri pada 2005 karena mencalonkan diri sebagai Gubernur pada Pemilihan umum Gubernur Jambi 2005
  4. ^ Menjadi Pejabat Bupati karena Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilkada Serentak 2015, Safrial dan Amir Sakib dilantik mengikuti jadwal pelantikan pada 17 Februari 2016


Dewan PerwakilanSunting

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kabupaten Tanjung Jabung Barat
Dewan Perwakilan Rakyat
Kabupaten Tanjung Jabung Barat
2019-2024
 
Jenis
Jenis
Sejarah
Sesi baru dimulai
26 Agustus 2019
Pimpinan
Ketua
Mulyani Siregar,  
sejak 9 Oktober 2019
Wakil Ketua
Ahmad Jahfar,  
sejak 9 Oktober 2019
Wakil Ketua
Muh. Sjafril Simamora,  
sejak 9 Oktober 2019
Komposisi
Anggota35
Partai & kursi
  PKB (4)
  Gerindra (3)
  PDI-P (8)
  Golkar (6)
  NasDem (2)
  Berkarya (1)
  PKS (2)
  PPP (1)
  PAN (5)
  Demokrat (2)
  PBB (1)
Pemilihan
Representasi Proposional
Pemilihan terakhir
17 April 2019
Tempat bersidang
Gedung DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat
Jl. Sri Soedewi Masjchun Sofwan Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat
Jambi, Indonesia
Situs web
DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (disingkat DPRD Tanjab Barat) adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, Indonesia. DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat beranggotakan 35 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Pimpinan DPRD Tanjab Barat terdiri dari 1 Ketua dan 2 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik dengan jumlah kursi terbanyak.[4] Anggota DPRD Tanjab Barat yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 26 Agustus 2019 oleh Ketua Pengadilan Negeri Kuala Tungkal, Andi Hendrawan di Gedung DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat.[5]

Komposisi AnggotaSunting

Berikut adalah komposisi anggota DPRD Tanjung Jabung Barat dalam empat periode terakhir.[6][7][8][9][10]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2004-2009 2009-2014 2014-2019 2019-2024
  PPRN (baru) 1
  PDK (baru) 0   1
  PBR (baru) 1 0
  PKPB (baru) 2 1
  PBB 1   1   1   1
  PPP 4 2 1   1
  Demokrat (baru) 0   4 2   2
  PKS 1   1   2   2
  PKB 4 3   4   4
  PAN 4   4   5   5
  Golkar 9 4   5   6
  PDI Perjuangan 4   7 6   8
  Hanura (baru) 0   1 0
  Gerindra (baru) 1   6 3
  NasDem (baru) 2   2
  Berkarya (baru) 1
Jumlah Anggota 30   30   35   35
Jumlah Partai 9   12 11   11

FraksiSunting

Fraksi merupakan wadah berhimpun anggota DPRD dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang serta hak dan kewajiban DPRD. Setiap fraksi beranggotakan paling sedikit sama dengan jumlah komisi di DPRD.[11] Satu fraksi di DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat setidaknya beranggotakan 3 orang.

Fraksi Periode 2014-2019Sunting

Nama Fraksi Partai Politik Ketua Anggota
Partai Gerakan Indonesia Raya   Partai Gerindra Alamsyah 6
PDI Perjuangan   PDI Perjuangan M. Zuldi Ikrom 6
Partai Golongan Karya   Partai Golkar Syafrizal Lubis 5
Partai Amanat Nasional   PAN Nazaruddin 5
Restorasi Keadilan Pembangunan   Partai NasDem
  PKS
  PPP
Aziz Rohman 5
Partai Kebangkitan Bangsa   PKB Abdul Hamid 4
Demokrat Hanura Berbintang   Partai Demokrat
  Partai Hanura
  PBB
Abdul Halim Usman 4

Fraksi Periode 2019-2024Sunting

Nama Fraksi Partai Politik Anggota
PDI Perjuangan   PDI Perjuangan 8
Partai Golongan Karya   Partai Golkar 6
Tanjung Jabung Barat Bersatu   PKS
  Partai Demokrat
  Partai Berkarya
  PBB
6
Partai Amanat Nasional   PAN 5
Partai Kebangkitan Bangsa   PKB 4
Partai Gerakan Indonesia Raya   Partai Gerindra 3
NasDem-PPP   Partai NasDem
  PPP
3

Alat Kelengkapan DPRDSunting

Berdasarkan Pasal 110 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Alat Kelengkapan DPRD (AKD) terdiri dari:

  1. Pimpinan
  2. Badan Musyawarah (Banmus)
  3. Komisi
  4. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)
  5. Badan Anggaran (Banggar)
  6. Badan Kehormatan (BK)
  7. Alat Kelengkapan Lain (dibentuk melalui Rapat Paripurna)

Pimpinan DPRDSunting

Pimpinan DPRD Tanjab Barat terdiri dari 1 Ketua dan 2 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik peraih kursi terbanyak pertama, kedua dan ketiga secara berurutan. Berikut ini adalah daftar Ketua DPRD Tanjab Barat sejak masa reformasi.

Periode Nama Ketua DPRD Wakil Ketua Awal Menjabat Akhir Menjabat
1999-2004 Machluddin Ahmad[12] Fraksi Reformasi M. Umar Ibrahim   Partai Golkar Luhut Silaban   PDI Perjuangan 1999 2004
2004-2009 M. Umar Ibrahim[13]   Partai Golkar Abdul Jalil   Partai Golkar Luhut Silaban   PDI Perjuangan 2004 2009
2009-2014 Mulyani Siregar[14]   PDI Perjuangan M. Umar Ibrahim   Partai Golkar M. Syahruddin Zen   Partai Demokrat 2009 2014
2014-2019 Faizal Riza[15]   Partai Gerindra Mulyani Siregar   PDI Perjuangan Ahmad Jahfar   Partai Golkar 2014 2019
2019-2024 Mulyani Siregar[4]   PDI Perjuangan Ahmad Jahfar   Partai Golkar Muh. Sjafril Simamora   PAN 2019 Petahana

KomisiSunting

DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat terdiri dari 3 komisi sebagai berikut:

  • Komisi I (Pemerintahan, Hukum, Politik, Keamanan dan Ketertiban)
  • Komisi II (Perekonomian dan Keuangan)
  • Komisi III (Pembangunan dan Kesejahteraan)

Perolehan Suara PemiluSunting

Hasil Pemilu 2014Sunting

Berdasarkan hasil Pemilihan umum Legislatif 2014, Partai Gerindra berhasil memenangkan Pemilu 2014 untuk DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat disusul oleh PDI Perjuangan, PKB, Partai Golkar dan PAN. DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat tersusun dari sebelas partai, dengan perincian sebagai berikut:[16]

Partai Kursi Perolehan Suara
  Partai Gerindra 6 27.422 (17,71%)
  PDI Perjuangan 6 23.060 (14,89%)
  Partai Golkar 5 18.661 (12,05%)
  PAN 5 18.636 (12,04%)
  PKB 4 18.899 (12,21%)
  Partai Demokrat 2 14.529 (9,38%)
  Partai NasDem 2 7.513 (4,85%)
  PKS 2 7.271 (4,70%)
  PBB 1 8.015 (5,18%)
  Partai Hanura 1 5.338 (3,45%)
  PPP 1 4.436 (2,86%)
  PKPI 0 1.061 (0,68%)
Jumlah 35 154.841

Hasil Pemilu 2019Sunting

Berdasarkan hasil Pemilihan umum Legislatif 2019, PDI Perjuangan berhasil memenangkan Pemilu 2019 untuk DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat disusul oleh PAN, Partai Golkar, PKB dan Partai Gerindra. DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat tersusun dari sebelas partai, dengan perincian sebagai berikut:[17]

Partai Kursi Perolehan Suara Dapil 1 Dapil 2 Dapil 3 Dapil 4 Dapil 5
  PDI Perjuangan 8 32.944 (19,70%) 10.206 3.271 3.360 11.309 4.798
  Partai Golkar 6 20.407 (12,21%) 5.726 3.041 2.731 4.965 3.944
  PAN 5 20.991 (12,55%) 6.490 3.619 3.014 3.511 4.357
  PKB 4 18.146 (10,85%) 5.659 3.760 1.748 1.321 5.658
  Partai Gerindra 3 17.896 (10,70%) 4.299 2.066 2.243 4.535 4.753
  PKS 2 14.531 (8,69%) 4.000 2.414 1.581 4.925 1.611
  Partai NasDem 2 9.204 (5,50%) 2.086 2.608 130 4.085 295
  Partai Demokrat 2 8.558 (5,12%) 2.407 429 2.310 1.529 1.883
  PPP 1 7.667 (4,59%) 5.141 226 256 1.473 571
  Partai Berkarya 1 5.262 (3,15%) 2.952 327 1.170 555 258
  PBB 1 3.354 (2,01%) 3.190 73 20 31 40
  Partai Perindo 0 4.306 (2,58%) 1.049 617 917 1.625 98
  Partai Hanura 0 3.199 (1,91%) 1.259 14 1.887 13 26
  Partai Garuda 0 445 (0,27%) 61 27 22 86 249
  PSI 0 220 (0,13%) 89 21 44 44 22
  PKPI 0 65 (0,04%) 20 11 11 11 12
Total 35 167.195 54.634 22.524 21.444 40.018 28.575

Daftar AnggotaSunting

Periode 2009-2014Sunting

Pada periode 2009-2014, Anggota DPRD Kabupaten Tanjab Barat berjumlah 30 kursi dan terdiri dari 12 partai politik.[18]

Nama Partai Keterangan
Abdullah   PDI Perjuangan
Cici Halimah   PDI Perjuangan
Hamdani   PDI Perjuangan
M. Zuldi Ikrom   PDI Perjuangan
Megawatina Sihotang   PDI Perjuangan
Mulyani Siregar   PDI Perjuangan Ketua DPRD
Yani Permani   PDI Perjuangan
Ahmad Jahfar   Partai Golkar
Dedi Hadi   Partai Golkar
Hamdiah   Partai Golkar
M. Umar Ibrahim   Partai Golkar Wakil Ketua DPRD
Abdul Halim Usman   Partai Demokrat
Burhanuddin   Partai Demokrat
M. Syahruddin Zen   Partai Demokrat Wakil Ketua DPRD
Purwono   Partai Demokrat
Abdul Hamid Chung   PAN
Redwar M. Nur   PAN
Suhatmeri   PAN
Yennie   PAN menggantikan Jamal Darmawan Sie[19]
Abdul Hamid Siman   PKB
Muhammad Fadli   PKB
Satiar   PKB
Muhammad Nasir   PPP
Syamsuddin   PPP
Syaifuddin   PBB
Aziz Rohman   PKS
Indra Safari   PDK
Zulkarnain Sucipto Sianipar   Partai Gerindra
Alamsyah   PKPB
Herry Juanda   PPRN

Periode 2014-2019Sunting

Pada periode 2014-2019, Anggota DPRD Kabupaten Tanjab Barat berjumlah 35 kursi dan terdiri dari 11 partai politik.

Nama Partai Dapil Suara Sah[20] Keterangan
Faizal Riza   Partai Gerindra 1 1.214 Ketua DPRD
Ambo Angka   Partai Gerindra 2 1.443
Alamsyah   Partai Gerindra 3 2.034
Zulkarnain Sucipto Sianipar   Partai Gerindra 4 1.394
Masyhur   Partai Gerindra 4 1.084 menggantikan J. Simamora[21]
Assek   Partai Gerindra 5 3.649
Cici Halimah   PDI Perjuangan 1 1.385
Hasmely Hasan   PDI Perjuangan 1 1.288
Abdullah   PDI Perjuangan 2 1.262
Mulyani Siregar   PDI Perjuangan 3 1.497 Wakil Ketua DPRD
Hamdani   PDI Perjuangan 4 2.232
M. Zuldi Ikrom   PDI Perjuangan 5 1.020
Syafrizal Lubis   Partai Golkar 1 1.004
Dedi Hadi   Partai Golkar 2 2.027
Ombing Sukiman   Partai Golkar 3 1.081
Budi Azwar   Partai Golkar 4 1.793
Ahmad Jahfar   Partai Golkar 5 1.966 Wakil Ketua DPRD
Nazaruddin   PAN 1 2.258
Redwar M. Nur   PAN 1 1.834
Yennie   PAN 2 1.031
Adam   PAN 4 1.787
Arsil   PAN 5 111 menggantikan Syamsul Alam[21]
Abdul Hamid Siman   PKB 1 2.114
Nurasiah   PKB 2 1.991
Azhadi   PKB 4 1.316
Muhammad Fadli   PKB 5 2.029
Jamal Darmawan Sie   Partai Demokrat 1 1.720
Abdul Halim Usman   Partai Demokrat 5 1.371
Muhammad Yunus   Partai NasDem 1 373 menggantikan Riano Jayawardhana[21]
Ramzia   Partai NasDem 4 825
Mariatul Kiftiah   PKS 1 425
Aziz Rohman   PKS 4 1.003
Syaifuddin   PBB 1 1.692
Herry Juanda   Partai Hanura 3 1.389
Muhammad Yusuf   PPP 1 365 menggantikan Muhammad Nasir[22]

Periode 2019-2024Sunting

Pada periode 2019-2024, Anggota DPRD Kabupaten Tanjab Barat berjumlah 35 kursi dan terdiri dari 11 partai politik.

Nama Partai Dapil Suara Sah Keterangan
Hasmely Hasan   PDI Perjuangan 1 2.361
Cici Halimah   PDI Perjuangan 1 1.800
Abdullah   PDI Perjuangan 2 1.648
Mulyani Siregar   PDI Perjuangan 3 1.621 Ketua DPRD
Neli   PDI Perjuangan 4 2.601
Hamdani   PDI Perjuangan 4 2.590
Satria Tubagus Ryan Hermawan   PDI Perjuangan 4 1.643
M. Zuldi Ikrom   PDI Perjuangan 5 1.900
Syufrayogi Syaiful   Partai Golkar 1 2.268
Dedi Hadi   Partai Golkar 2 2.302
Nurkholis   Partai Golkar 3 1.415
Khairi   Partai Golkar 4 1.923
Budi Azwar   Partai Golkar 4 1.284
Ahmad Jahfar   Partai Golkar 5 2.820 Wakil Ketua DPRD
Muh. Sjafril Simamora   PAN 1 3.663 Wakil Ketua DPRD
Arpin Siregar   PAN 2 1.379
Hairan   PAN 3 1.567
Nova Anggun Sari   PAN 4 1.236
Suhatmeri   PAN 5 1.128
Muhammad Zaki   PKB 1 2.287
Nurasiah   PKB 2 1.995
Ansari   PKB 5 2.438
Subari   PKB 5 1.406
Erliani   Partai Gerindra 1 1.444
Sutejo   Partai Gerindra 4 1.588
Assek   Partai Gerindra 5 2.508
Mariatul Kiftiah   PKS 1 1.006
Fahrizal   PKS 4 2.059
Hasan Basyri Harahap   Partai NasDem 2 2.193
Rayun   Partai NasDem 4 1.147
Jamal Darmawan Sie   Partai Demokrat 1 1.426
Wildawati   Partai Demokrat 3 1.364
Mukri   PPP 1 1.969
Abdurrahman   Partai Berkarya 1 1.606
Syaifuddin   PBB 1 1.155

Daerah PemilihanSunting

Pada Pemilu 2019, pemilihan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dibagi kedalam 5 daerah pemilihan (dapil) sebagai berikut:[23]

Daerah Pemilihan Wilayah Kecamatan Alokasi Kursi
TANJUNG JABUNG BARAT 1 Bram Itam, Seberang Kota, Tungkal Ilir 11
TANJUNG JABUNG BARAT 2 Betara, Kuala Betara 5
TANJUNG JABUNG BARAT 3 Merlung, Muara Papalik, Renah Mendaluh 4
TANJUNG JABUNG BARAT 4 Batang Asam, Tebing Tinggi, Tungkal Ulu 9
TANJUNG JABUNG BARAT 5 Pengabuan, Senyerang 6
TOTAL 35

Lihat PulaSunting

Pranala luarSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b c d "Kabupaten Tanjung Jabung Barat Dalam Angka 2020". www.tanjabbarkab.bps.go.id. Diakses tanggal 23 Mei 2020. 
  2. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  3. ^ Profil Daerah Kabupaten dan Kota (edisi ke-1). Penerbit Kompas. 2001. 
  4. ^ a b Tungkal, Lintas (2019-10-09). "PDIP, Golkar dan PAN Resmi Pimpin DPRD Tanjab Barat 2019-2024". Lintas Tungkal (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-12-14. 
  5. ^ "Sumpah dan Janji 35 Anggota DPRD Tanjab Barat 2019-2024 untuk Wujudkan Tanjab Barat Maju". Tribun Jambi. Diakses tanggal 2019-12-14. 
  6. ^ "Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanjung Jabung Barat". tanjabbarkab.bps.go.id. Diakses tanggal 2020-03-06. 
  7. ^ "Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanjung Jabung Barat". tanjabbarkab.bps.go.id. Diakses tanggal 2020-03-06. 
  8. ^ "Pemilu DPRK 2004-Indonesia". pemilu.asia. Diakses tanggal 2019-12-14. 
  9. ^ "Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanjung Jabung Barat". tanjabbarkab.bps.go.id. Diakses tanggal 2019-12-14. 
  10. ^ Agency, ANTARA News. "35 Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat Resmi Dilantik - ANTARA News Jambi". Antara News. Diakses tanggal 2019-12-14. 
  11. ^ "Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 - Wikisource bahasa Indonesia". id.wikisource.org. Diakses tanggal 2020-03-22. 
  12. ^ "Imtaj Desak Polda Tuntaskan Pengusutan Kasus Korupsi DPRD · Silaban Brotherhood". www.silaban.net. Diakses tanggal 2019-12-21. 
  13. ^ "Terkait Dugaan Korupsi Anggota DPRD Tanjab Barat · Silaban Brotherhood". www.silaban.net. Diakses tanggal 2019-12-14. 
  14. ^ "PELANTIKAN ANGGOTA DPRD KTJB BERLANGSUNG KHIDMAT". Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 2014-08-26. Diakses tanggal 2019-12-14. 
  15. ^ "Pelantikan Pimpinan DPRD Tanjab Barat Periode 2014-2019". sr28jambinews.com. Diakses tanggal 2019-12-14. 
  16. ^ "Hasil Perolehan Suara Pileg 2014 di Tanjab Barat". harianjayaposonline.com - perubahan menuju kemajuan. Diakses tanggal 15 Desember 2019. 
  17. ^ "Info Publik Pemilu 2019". Info Publik Pemilu 2019. Diakses tanggal 15 Desember 2019. 
  18. ^ Tanjab, Info (2009-04-30). "Wajah Baru Dominasi DPRD Tanjab Barat 2009 - TANJAB BARAT Online". Wajah Baru Dominasi DPRD Tanjab Barat 2009 - TANJAB BARAT Online. Diakses tanggal 2020-02-19. 
  19. ^ "Syarifuddin Sebut Jamal Gentleman Dan Berjiwa Ksatria". sr28jambinews.com. Diakses tanggal 2020-03-22. 
  20. ^ "DB1 DPRD Kabupaten/Kota Pemilu 2014". 
  21. ^ a b c Jambiupdate.co. "Tiga Anggota DPRD Tanjabbar Di PAW - Jambiupdate.co | Berita Jambi Paling Update". JAMBIUPDATE.CO (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-22. 
  22. ^ admin (2016-09-03). "PAW DPRD Tanjab Barat, M.Yusuf Gantikan H.Nasir". rakyatjambi.co. Diakses tanggal 2020-03-22. 
  23. ^ "Keputusan KPU Nomor 268/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang Penetapan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Jambi Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019" (PDF). KPU RI. 04-04-2018. Diakses tanggal 09-01-2021. 

KecamatanSunting

Kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah sebagai berikut;

  1. Renah Mendaluh
  2. Batang Asam
  3. Tebing Tinggi
  4. Tungkal Ulu
  5. Merlung
  6. Muara Papalik
  7. Senyerang
  8. Pengabuan
  9. Bram Itam
  10. Betara
  11. Kuala Betara
  12. Seberang Kota
  13. Tungkal Ilir

Lambang DaerahSunting

  1. Bidang Dasar lambang berbentuk perisai yang memiliki 5 (lima) sudut berwarna kuning cerah dengan dua garis tepi berwarna hitam yang melambangkan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang berideologi Pancasila dan dalam menjalankan roda pemerintahan berdasarkan Undang Undang Dasar 1945.
  2. Bintang bersisi 5 (lima) berwarna kuning emas melambangkan bahwa bagaimanapun bentuk dan keanekaragaman yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tetap ber-Ketuhanan Yang Maha Esa.
  3. Payung berwarna orange dengan enam ruas melambangkan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki adat istiadat yang mengayomi segala aspek kehidupan dalam masyarakat etnis, agama maupun budaya. Lima ruas dipandang sebagai agama yang ada di Indonesia dan satu ruas dipandang representatif mewakili daripada etnis-etnis yang heterogen, melambangkan dalam penggambilan keputusan para tua tenganai dan tokoh adat, sebelumnya memandang etnis dan agama yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
  4. Bambu Runcing menyilang yang diikat dengan kain berwarna merah melambangkan asal mula perjuangan rakyat Tanjung Jabung Barat. Bambu runcing merupakan persenjataan yang digunakan dalam perjuangan. Seutas kain berwarna merah merupakan sebutan pejuang selempang merah karena setiap pejuang mempunyai tanda pengenal dengan tanda kain merah yang diikatkan atau dilingkarkan di tubuh para pejuang tersebut.
  5. Perahu layar merupakan lambang atau ciri yang menggambarkan salah satu potensi alam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Layar berwarna Putih melambangkan kesucian masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Perahu dan tonggak berwarna kuning melambangkan bahwa apapun potensi yang ada dalam Kabupaten Tanjung Jabung Barat keseluruhannya adalah milik Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
  6. Garis panjang ombak yang melengkok-lengkok melambangkan bahwa masyarakat Tanjung Jabung Barat yang heterogen dengan keanekaragaman etnis, agama, ras dan sebagainya menjadi penopang untuk tegak, maju dan berkembangnya Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan memanfaatkan potensi yang ada.
  7. Gambar air yang mengalir di depan perahu melambangkan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat terdiri dari dataran rendah dan dataran tinggi yang memiliki potensi sektor pertambangan.
  8. Lima buah batu bata putih melambangkan jumlah kecamatan yang ada pada saat pemekaran Kabupaten Tanjung Jabung menjadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
  9. Gong berwarna coklat muda melambangkan bahwa dalam pengambilan keputusan lebih mengutamakan kemufakatan sebagaimana kata pepatah “ Bulat Air Dek Pembuluh Bulat Kata Dek Mufakat”
  10. Padi berwarna kuning berjumlah 10 biji pada sebelah kiri dan 8 biji pada sebelah kanan yang terletak di sebelah kiri dalam lambang melambangkan pangan bagi masyarakat Tanjung Jabung Barat dan sekaligus mencerminkan sejarah tanggal dan bulan lahirnya Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tanggal 10 Agustus.
  11. Daun Kelapa berwarna hijau berjumlah 65 (enam puluh lima) helai yang terletak di sebelah kanan dalam lambang melambangkan bahwa masyarakat Tanjung Jabung Barat dapat berguna di mana dan kapan saja, karena ia dapat hidup di manapun, sekaligus mencerminkan sejarah tahun lahirnya Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tahun 1965.
  12. Rantai putih yang menghubungkan gambar padi dan daun kelapa melambangkan kesejahteraan masyarakat Tanjung Jabung Barat, saling bantu-membantu atau bekerja sama dalam setiap masalah yang dihadapi dalam masyarakat.
  13. Pita berwarna orange yang bertuliskan “SERENGKUH DAYUNG SERENTAK KE TUJUAN” melambangkan bahwa masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang berbeda etnis dan agama bersama-sama dalam memajukan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang sangat potensial untuk mencapai Tanjung Jabung Barat yang lebih maju dan berkembang.

KomunikasiSunting

  1. LPPL Radio Siaran Pemerintah Daerah Tanjung Jabung Barat (RSPD) 94.0 FM (Milik Pemerintah)
  2. LPPL Tungkal Televisi (TTV) 48 UHF (Milik Pemerintah) (tutup pada Desember 2016)
  3. RKIN ( Radio Kelapa Indah ) 90.7 FM (Swasta)
  4. Radio Masjid Agung Al-Istiqamah 107.8 FM (Swasta) (setiap bulan Ramadhan)
  5. TVRI Jambi 36 UHF Kuala Tungkal
  6. MNC TV Jambi 42 UHF Kuala Tungkal
  7. Pengabuan TV (hanya dapat disaksikan oleh pelanggan TV Kabel Pengabuan Visual Mandiri)
  8. Tanjab TV

KesehatanSunting

Dalam bidang kesehatan, di Tanjung Jabung Barat memiliki rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Tanjung Jabung Barat sendiri memiliki sebuah rumah sakit umum yang termasuk dalam Badan Layanan Umum Daerah dan Puskesmas di setiap kecamatan yang ada.

Rumah SakitSunting

  1. RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal

Puskesmas yang ada di Kuala Tungkal

  1. Puskesmas I Kuala Tungkal
  2. Puskesmas II Kuala Tungkal
  3. Puskesmas Pembantu Kuala Tungkal

PariwisataSunting

Objek WisataSunting

  1. Water Front City di Kuala Tungkal
  2. Ancol Beach di Kuala Tungkal
  3. Taman PKK di Kuala Tungkal
  4. Pemandian Air Hangat di Desa Pematang Buluh Kec. Betara
  5. Taman Nasional Bukit Tigapuluh di Kec. Batang Asam yang berbatasan dengan Kab. Tebo
  6. Air Terjun Bukit Pinang Bawah di Tanjung Bojo yang dapat dilalui di Jalan Lintas Timur Sumatra
  7. Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur yang membentang dari Kecamatan Seberang Kota, Tungkal I, sampai ke Pangkal Babu.
  8. Air Terjun Pelang di Dusun Gemuruh Pelabuhan Dagang
  9. Wisata Alam Pelatihan Gajah di Tungkal Ulu
  10. Taman Wisata Lestari Indah di Muntialo Kecamatan Betara
  11. Pelabuhan Roro (diresmikan pada Februari 2017)
  12. Balai Adat Tanjung Jabung Barat di Jalan Prof. Sri Soedewi, Desa Pembengis
  13. Taman Pondok Cinta di Parit IV Jalan Manunggal II Ujung Kuala Tungkal
  14. Jembatan Rawa Karindangan di Desa Pematang Buluh Kec. Betara
  15. Taman Disparpora di Halaman Kantor Dinas Disparpora Kab. Tanjung Jabung Barat
  16. Taman Persitaj di samping kanan Stadion Karya Bhakti Kuala Tungkal
  17. Bukit Batu Suban di Kecamatan Batang Asam
  18. Bukit Pematang Genting di Desa Tanjung Bojo
  19. Bukit Kausar yang berada di Merlung
  20. Danau Provit di Betara

TransportasiSunting

PelabuhanSunting

Semua pelabuhan ini terletak di Kuala Tungkal

  1. Pelabuhan Roro
  2. Pelabuhan Marina Batam
  3. Pelabuhan Ampera
  4. Pelabuhan LLASDP
  5. Pelabuhan Kwatik
  6. Pelabuhan Tanggo Rajo Ulu

ReferensiSunting

Pranala luarSunting