Kabupaten Lebak

kabupaten di Banten, Indonesia
(Dialihkan dari Lebak)

Lebak (bahasa Sunda: ᮜᮨᮘᮊ᮪) atau lebih dikenal oleh masyarakat umum dengan nama ibukota kabupatennya yaitu Rangkasbitung merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Banten, Indonesia. Ibukotanya merupakan Rangkasbitung yang terletak dibagian paling utara Kabupaten. Lebak merupakan kabupaten paling luas di Banten dan terluas kelima di Pulau Jawa. Jumlah penduduk Lebak di tahun 2021 adalah 1.402.324 jiwa.[2]

Kabupaten Lebak
Kabupaten Rangkas
Transkripsi bahasa daerah
 • Aksara Sundaᮜᮨᮘᮊ᮪ atau ᮼᮘᮊ᮪
Permukiman masyarakat suku Badui, didominasi oleh rumah adat bernama sulah nyanda.
Permukiman masyarakat suku Badui, didominasi oleh rumah adat bernama sulah nyanda.
Lambang resmi Kabupaten Lebak
Motto: 
Iman aman uman amin
(Sunda) Tangguh menghadapi rintangan, yang diimbangi dengan kesucian iman, perbuatan yang menenteramkan, dan sikap toleransi
Peta
Kabupaten Lebak is located in Jawa
Kabupaten Lebak
Kabupaten Lebak
Peta
Kabupaten Lebak is located in Indonesia
Kabupaten Lebak
Kabupaten Lebak
Kabupaten Lebak (Indonesia)
Koordinat: 6°39′00″S 106°13′00″E / 6.65°S 106.21667°E / -6.65; 106.21667
Negara Indonesia
ProvinsiBanten
Hari jadi2 Desember 1828 (umur 193)
Ibu kotaKota Rangkasbitung
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
Pemerintahan
 • BupatiIti Octavia Jayabaya, SE. MM
 • Wakil BupatiAde Sumardi
Luas
 • Total3.426,56 km2 (1,323,00 sq mi)
Populasi
 • Total1.402.324
 • Kepadatan409/km2 (1,060/sq mi)
Demografi
 • AgamaIslam 99,25%
Sunda Wiwitan 0,44%
Kristen 0,21%
- Protestan 0,14%
- Katolik 0,07%
Buddha 0,10%[2]
 • BahasaSunda Banten
Indonesia
 • IPMKenaikan 64,03 (2021)
sedang[3]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode pos
Kode area telepon0252
Pelat kendaraanA xxxx N*/O*/P*/Q*
Kode Kemendagri36.02 Edit the value on Wikidata
Kode SNI 7657-2010LBK
DAURp 1.114.873.247.000.-(2020)[4]
Fauna resmiOwa abu-abu
Situs webwww.lebakkab.go.id

Kabupaten Lebak dilintasi jalur kereta api Jakarta-Merak. Kabupaten Lebak terdiri atas 28 kecamatan, yang dibagi lagi atas 340 desa dan 5 kelurahan. Badui merupakan salah satu subsuku Sunda dengan kekhasan budaya dan adat istiadatnya, tinggal di Kanekes, Leuwidamar.

SejarahSunting

Sebagai bagian dari wilayah Kesultanan Banten, Kabupaten Lebak dengan luas Wilayah 304.472 Ha, sejarahnya tidak dapat dipisahkan dari sejarah Kesultanan Banten. Berkaitan dengan hari jadi Kabupaten Lebak yang jatuh pada tanggal 2 Desember 1828, terdapat beberapa catatan sejarah yang menjadi dasar pertimbangan, antara lain :

Kesultanan BantenSunting

mulai dari tahun 1811 Kesultanan Banten berada dibawah kekuasaan Inggris, Inggris merebut Banten dari Belanda. Pada tanggal 19 Maret 1813, Sultan Maulana Muhammad Sofiyudin (Sultan Banten Terakhir) diturunkan secara paksa dari tahtanya oleh Raffles (wakil pemerintah Inggris), kemudian Pemerintahan Kesultanan Banten diberhentikan, dan dibentuklah Karesidenan Banten sebagai Pengganti Pemerintahan Kesultanan Banten, lalu Kesultanan Banten sendiri hanya dijadikan sebagai lambang/simbol kebudayaan dan tidak memiliki kedaulatan, diangkatlah Joyo Miharjo (orang Rembang-Jawa Tengah) menjadi Sultan Adat Banten dengan nama Sultan Muhammad Rafiudin sebagai pengganti Sultan Banten Terakhir (Sultan Maulana Muhammad Sofiyudin), Joyo Miharjo/Muhammad Rafiudin ialah Suami Ratu Arsiah, dan Ratu Arsiah ialah Adik Ratu Asiah (Ibunda Sultan Maulana Muhammad Sofiyudin). Joyo Miharjo/Muhammad Rafiudin yang bukan keturunan Sultan-sultan Banten diberikan gelar Sultan Banten oleh Pemerintah Inggris dengan tidak memiliki wilayah kekuasaan. sedangkan daerah kekuasaan Kesultanan Banten dibagi 4 wilayah yaitu:

  • Wilayah Banten Lor
  • Wilayah Banten Kulon
  • Wilayah Banten Tengah dan
  • Wilayah Banten Kidul

Ibukota Wilayah Banten Kidul terletak di Cilangkahan dan pemerintahannya dipimpin oleh Bupati yang diangkat oleh Gubernur Jenderal Inggris (Raffles) yaitu Tumenggung Suradilaga (Raden Muhammad) ia bertanggung jawab langsung kepada Residen Banten (wakil Pemerintah Inggris) bukan ke Kesultanan Banten lagi. hingga pada tahun 1816 Banten kembali jatuh ke Belanda. ditahun itupula Kesultanan Banten dihapuskan/dibubarkan, Joyo Miharjo/Muhammad Rafiudin dicopot gelar Sultannya. kemudian mengganti semua keempat Bupati yang diangkat oleh Pemerintah Inggris diwilayah Banten. Untuk Banten Kidul Tumenggung Suradilaga/Raden Muhammad digantikan oleh Tubagus Jamil (Putra Sultan Banten Abul Mahasin Muhammad Syifa'u Zainul Abidin) dengan gelar Raden Adipati Jamil atau Pangeran Sanjaya, dengan Ki Ngabehi Bahu Pringga (Bekas Punggawa Kesultanan Banten) sebagai Wakilnya dengan gelar Patih Derus. Pada tahun 1828 Ibukota Kabupaten Banten Kidul dipindahkan dari Cilangkahan ke Lebak (daerah Leuwidamar) dan mengganti nama Kabupaten Banten Kidul menjadi Kabupaten Lebak pada tanggal 2 Desember 1828. tanggal bulan ini dijadikan hari jadi Kabupaten Lebak

 
Pemandangan pantai di Sawarna pada tahun 1929.

Karena Pangeran Sanjaya/Raden Adipati Jamil (Bupati Lebak Pertama) dan Patih Derus (Patih Lebak Pertama) tidak mampu mengatasi perlawanan rakyat terhadap Belanda, tahun 1830 Pemerintah Belanda pun mengganti kedudukan mereka berdua, Raden Adipati Jamil diganti oleh Raden Tumenggung Adipati Karta Nata Nagara (Demang Jasinga yang telah berhasil membantu Belanda menumpas perlawanan Nyai Gumparo/Nyi Mas Gamparan) dan Patih Derus diganti oleh Patih Jahar. Pada Tahun 1842 Ibukota Kabupaten Lebak dipindahkan dari Lebak (daerah Leuwidamar) ke Warunggunung, namun nama Lebak tetap dipakai.

Pemindahan ibu kota BaruSunting

berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda, nomor 15 tanggal 17 Januari 1849, Ibukota Kabupaten Lebak yang saat itu berada di Warunggunung harus dipindahkan. Kemudian Raden Tumenggung Adipati Karta Natanagara (Bupati Lebak) memerintahkan Wakilnya yaitu Patih Jahar (Patih Lebak) untuk menemukan lokasi strategis untuk dijadikan Ibukota Pusat Pemerintahan Lebak, maka ditemukanlah daerah hutan bambu belantara yang kemudian setelah hutan dibuka dinamai Rangkasbitung, dimulailah pembangunan berbagai macam sarana pusat pemerintahan, dan Pelaksanaan pemindahan ibukotanya secara resmi baru dilaksanakan pada tahun 1851 dengan diresmikan pada tanggal 31 Maret 1851.

GeografiSunting

Secara geografis wilayah Kabupaten Lebak berada pada 105 25' - 106 30 BT dan 6 18' - 7 00' LS. Kabupaten Lebak memiliki topografi berupa pantai, dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian wilayah antara 0-1929 meter di atas permukaan air laut.

Batas WilayahSunting

Utara Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang
Timur Provinsi Jawa Barat (Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi)
Selatan Samudera Indonesia
Barat Kabupaten Pandeglang

Iklim dan HidrologiSunting

Iklim di Kabupaten Lebak dipengaruhi oleh angin Muson dan La Nina. Cuaca didominasi oleh angin baratan dari Samudera Hindia dan benua Asia pada musim hujan dan angin timuran pada musim kemarau. Curah hujan rata-rata per tahun mencapai 2.000-4.000 mm dengan suhu udara antara 20°-32 °C.

Sungai Ciujung yang mengalir ke arah utara menuju Laut Jawa melintasi Kabupaten Lebak merupakan sungai terpanjang di Provinsi Banten. Sedangkan sungai yang bermuara ke Samudera Hindia diantaranya Sungai Cibareo, Sungai Cisawarna, Sungai Cimadur, Sungai Cisiih, Sungai Cimancak, Sungai Cihara, Sungai Cipageran dan Sungai Cilangkahan.

Data iklim Lebak, Banten, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 29.7
(85.5)
30.1
(86.2)
30.6
(87.1)
31.2
(88.2)
31.5
(88.7)
31.4
(88.5)
31.5
(88.7)
31.6
(88.9)
32
(90)
32.1
(89.8)
31.6
(88.9)
30.8
(87.4)
31.18
(88.16)
Rata-rata harian °C (°F) 25.7
(78.3)
26
(79)
26.2
(79.2)
26.5
(79.7)
26.7
(80.1)
26.3
(79.3)
26.1
(79)
25.8
(78.4)
26.5
(79.7)
26.8
(80.2)
26.7
(80.1)
26.4
(79.5)
26.31
(79.38)
Rata-rata terendah °C (°F) 21.8
(71.2)
21.9
(71.4)
22.8
(73)
22.9
(73.2)
21.9
(71.4)
21.3
(70.3)
20.8
(69.4)
20.5
(68.9)
21
(70)
21.5
(70.7)
22
(72)
21.9
(71.4)
21.69
(71.08)
Presipitasi mm (inci) 395
(15.55)
319
(12.56)
306
(12.05)
250
(9.84)
223
(8.78)
121
(4.76)
117
(4.61)
120
(4.72)
137
(5.39)
215
(8.46)
229
(9.02)
274
(10.79)
2.706
(106,53)
Rata-rata hari hujan 24 21 20 18 16 10 10 10 11 15 16 19 190
% kelembapan 86 85 84 83 82 80 79 79 79 80 81 83 81.8
Rata-rata sinar matahari bulanan 143 155 190 221 238 244 263 274 245 249 203 184 2.609
Sumber #1: Climate-Data.org[5]
Sumber #2: Weatherbase[6]

PariwisataSunting

Kabupaten Lebak memiliki destinasi wisata yang beragam, baik wisata budaya maupun wisata alam. Wisata budaya berupa destinasi Urang Badui yang terletak di Kecamatan Leuwidamar, serta Museum Multatuli di Rangkasbitung yang berisi tentang sejarah kolonial Belanda dan peran Multatuli dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.[7] Sementara untuk wisata alam cukup beragam dimulai dari wisata di wilayah pegunungan dan wisata di wilayah dataran rendah seperti pantai, salah satunya destinasi wisata pantai adalah Desa Wisata Sawarna yang terletak di Kecamatan Bayah.

PemerintahanSunting

KecamatanSunting

Kabupaten Lebak terdiri dari 28 kecamatan, 5 kelurahan dan 340 desa dengan jumlah penduduk pada tahun 2017 diperkirakan sebesar 1.222.258 jiwa dan luas wilayah 3.426,56 km² dengan kepadatan 357 jiwa/km².[8][9]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Lebak, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Status Daftar
Desa/Kelurahan
36.02.09 Banjarsari 20 Desa
36.02.03 Bayah 11 Desa
36.02.07 Bojongmanik 9 Desa
36.02.18 Cibadak 15 Desa
36.02.19 Cibeber 22 Desa
36.02.28 Cigemblong 8 Desa
36.02.26 Cihara 9 Desa
36.02.16 Cijaku 11 Desa
36.02.17 Cikulur 13 Desa
36.02.10 Cileles 12 Desa
36.02.20 Cilograng 10 Desa
36.02.11 Cimarga 17 Desa
36.02.04 Cipanas 14 Desa
36.02.27 Cirinten 10 Desa
36.02.23 Curugbitung 10 Desa
36.02.08 Gunungkencana 12 Desa
36.02.24 Kalang Anyar 7 Desa
36.02.25 Lebak Gedong 6 Desa
36.02.06 Leuwidamar 12 Desa
36.02.13 Maja 14 Desa
36.02.01 Malingping 14 Desa
36.02.05 Muncang 12 Desa
36.02.02 Panggarangan 11 Desa
36.02.14 Rangkasbitung 5 11 Desa
Kelurahan
36.02.12 Sajira 15 Desa
36.02.22 Sobang 10 Desa
36.02.21 Wanasalam 13 Desa
36.02.15 Warunggunung 12 Desa
TOTAL 5 340

Pemekaran DaerahSunting

Pemerintah Provinsi Banten mengajukan 12 wilayah pemekaran yang nantinya menjadi daerah otonom kabupaten/kota. Keduabelas wilayah yang diusulkan untuk dimekarkan tersebut masing-masing berada di wilayah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang.[10]

Daftar BupatiSunting

Berikut adalah Daftar Bupati Lebak dari masa ke masa.[11][12]

Adipati/Bupati Masa Jabatan Partai politik Wakil Adipati/Bupati Periode Keterangan
No. Potret resmi Nama Mulai Jabatan Akhir Jabatan
  Bupati Afdeeling Lebak
1 Pangeran Sanjaya (Raden Adipati Tubagus Jamil) Putra Sultan Banten Abul Mahasin Muhammad Syifa'u Zainul Abidin
ᮕᮍᮨᮛᮔ᮪ ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮞᮨᮔ᮪ᮓ᮪ᮏᮏ
1816 1 November 1830 Nonpartisan Ki Ngabehi Bahu Pringga/Patih Derus 01
2 Raden Tumenggung Adipati Karta Natanagara
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮊᮨᮁᮒ ᮔᮒ ᮔᮨᮌᮛ
1 November 1830 1865 Nonpartisan Patih Jahar 02 [13]
3 Tumenggung Prawira Kusuma
ᮒᮧᮈᮙᮨᮀᮌᮧᮈᮀ ᮕᮢᮝᮤᮛ ᮊᮧᮈᮞᮧᮈᮙᮂ
1865 1877 Nonpartisan 03
4 Raden Tumenggung Suta Angun Angun
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮒᮧᮈᮙᮨᮀᮌᮧᮈᮀ ᮞᮧᮈᮒᮔ᮪ ᮃᮍᮧᮈᮔ᮪ ᮃᮍᮧᮈᮔ᮪
1877 1881 Nonpartisan 04
5 Raden Adipati Suta Nataningrat
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮃ. ᮞᮧᮈᮒ ᮔᮒᮔᮤᮍᮢᮒ᮪
1881 1907 Nonpartisan 05
6 Raden Adipati Suryadiputra
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮞᮧᮈᮛᮤᮃᮓᮤᮕᮧᮈᮒᮢ
1907 16 Maret 1925 Nonpartisan 06
7 Raden Tumenggung Arya Gondosaputra
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮃ. ᮌᮧᮔ᮪ᮓᮧᮞᮕᮧᮈᮒᮢ
16 Maret 1925 1938 Nonpartisan 07 [14]
8   Raden Tumenggung Hardiwinangun
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮃ. ᮌᮧᮔ᮪ᮓᮧᮞᮕᮧᮈᮒᮢ
1938 1945 Nonpartisan 08
  Bupati Lebak  
9 Raden Denda Kusuma
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮃ. ᮌᮧᮔ᮪ᮓᮧᮞᮕᮧᮈᮒᮢ
1945 1948 Nonpartisan 09
10   Ipik Gandamana
ᮄᮕᮤᮊ᮪ ᮌᮔ᮪ᮓᮙᮔ
1948 1949 Nonpartisan 10 [ket. 1]
11   Abuya KH. Tubagus Hasan
ᮒᮥᮘᮌᮥᮞ᮪ ᮠᮞᮔ᮪
1949 1 September 1950 Nonpartisan 11 [ket. 2]
12 Raden Sudibja
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮞᮧᮈᮓᮤᮘ᮪ᮏ
1949 1949 Nonpartisan 12
13 Raden Holan Sukmadiningrat
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮠᮧᮜᮔ᮪ᮓ᮪ ᮞᮧᮈᮊᮓᮤᮔᮤᮍᮢᮒ᮪
1949 1950 Nonpartisan 13
14 Tubagus Surya Atmaja
ᮒᮧᮈᮘᮌᮥᮞ᮪ ᮞᮧᮈᮁᮏᮃᮒ᮪ᮙᮓ᮪ᮏ
1950 1952 Nonpartisan 14
15 Raden Kasum
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮊᮞᮧᮈᮙ᮪
1952 1953 Nonpartisan 15
16   Raden Muryani Nata Atmaja
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮙᮧᮈᮁᮏᮔᮤ ᮔᮒᮃᮒ᮪ᮙᮓ᮪ᮏ
1953 1957 Nonpartisan 16
17 Muhammad Saleh
ᮙᮧᮎ᮪ᮠᮙ᮪ᮙᮓ᮪ ᮞᮜᮨᮂ
1957 1959 Nonpartisan 17
18   Iko jatmiko
ᮄᮊᮧ ᮓ᮪ᮏᮒ᮪ᮙᮤᮊᮧ
1959 1960 Nonpartisan 18
19 Raden Bidin Surya Gunawan
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮘᮤᮓᮤᮔ᮪ ᮞᮧᮈᮛᮤᮃ ᮌᮧᮈᮔᮝᮔ᮪
1960 1967 Nonpartisan 19
20   Raden A. Hardiwinangun
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃ. ᮠᮓᮤᮝᮤᮔᮍᮧᮈᮔ᮪
1967 1973 Nonpartisan 20 [15]
21   Dana Sudarna
ᮓᮔ ᮞᮧᮈᮓ᮪ᮠᮁᮔᮧ
1973 1978 Nonpartisan 21
1978 1983 22
22   Oman Syahroni
ᮇᮙᮔ᮪ ᮯᮎ᮪ᮠᮢᮧᮔᮤ
1983 1988 Nonpartisan 23
23   Endang Suwarna
ᮈᮔ᮪ᮓᮀ ᮞᮥᮝᮁᮔ
1988 1993 Nonpartisan 24
24   Didin Muhyidin
ᮇᮙᮔ᮪ ᮯᮎ᮪ᮠᮢᮧᮔᮤ
1993 1998 Nonpartisan 25
  Bupati Lebak  
25   H. Muhammad Yas'a Mulyadi
ᮙᮧᮎ᮪ᮠᮙ᮪ᮙᮓ᮪ ᮚᮞ᮪'ᮃ ᮙᮥᮜᮡᮓᮤ
1998 2003 Nonpartisan 26 [16]
26   Mulyadi Jayabaya
ᮙᮥᮜᮡᮓᮤ ᮏᮚᮘᮚ
2003 2008 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Odih hudori Padma 27
(2003)
2008 2013 Amir Hamzah 28
(2008)
26   Iti Octavia Jayabaya
ᮄᮒᮤ ᮇᮎ᮪ᮒᮗᮤᮃ ᮏᮚᮘᮚ
15 Januari 2014 15 Januari 2019 Partai Demokrat Ade Sumardi 29
(2013)
[17]
15 Januari 2019 Petahana 30
(2018)


Dewan PerwakilanSunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Lebak dalam dua periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 5   6
  Gerindra 4   9
  PDI-P 10   7
  Golkar 8   6
  NasDem 6   5
  PKS 5   5
  Perindo (baru) 1
  PPP 4   4
  PAN 1   0
  Hanura 1   0
  Demokrat 6   7
Jumlah Anggota 50   50
Jumlah Partai 10   9

TransportasiSunting

StasiunSunting

Kabupaten Lebak memiliki 3 stasiun KRL dan KA Lokal Merak yang masih beroperasi, diantaranya:

Selain itu, Kabupaten Lebak juga memiliki 17 stasiun yang sudah berhenti beroperasi dikarenakan jalur tersebut sudah tidak aktif, yaitu:

Ruas Jalan TolSunting

PendidikanSunting

Pendidikan formal TK atau RA SD atau MI SMP atau MTs SMA atau MA SMK Perguruan tinggi Lainnya
Negeri 2 780 149 30 5 0 2
Swasta 81 209 158 70 19 11 3
Total 83 989 307 100 24 11 5
Data sekolah di kabupaten Lebak periode 2010/2011
Sumber:[18]

KeteranganSunting

  1. ^ Merangkap Bupati Bogor
  2. ^ Menjadi Bupati pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia

ReferensiSunting

  1. ^ Luas kabupaten Lebak versi situs web resmi pemerintah kabupaten Lebak
  2. ^ a b c "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2021" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 1 Oktober 2021. 
  3. ^ "Indeks Pembangunan Manusia 2020-2021". www.bps.go.id. Diakses tanggal 13 Februari 2022. 
  4. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). hlm. 19. Diakses tanggal 1 Juli 2021. 
  5. ^ "Rangkasbitung, Banten, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 14 September 2020. 
  6. ^ "RANGKASBITUNG, INDONESIA". Weatherbase. Diakses tanggal 14 September 2020. 
  7. ^ "10 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Museum Multatuli". Historia. 14 Februari 2018. Diarsipkan dari versi asli tanggal 22 Juni 2020. Diakses tanggal 3 Februari 2022. 
  8. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  9. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  10. ^ "Gubernur Banten Ajukan 12 Wilayah Pemekaran". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-08-20. Diakses tanggal 2014-08-19. 
  11. ^ "Profil Bupati dan Wakil Bupati Lebak". Pemerintah Kabupaten Lebak. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-11-09. Diakses tanggal 9 November 2018. 
  12. ^ "Ini Nama-nama Bupati Lebak Dari Pertama Hingga Sekarang". Chanel Banten. 17 Oktober 2017. Diakses tanggal 9 November 2018. [pranala nonaktif permanen]
  13. ^ Raden Adipati Karta Natanagara Rodovid.org
  14. ^ Regeeringsalmanak voor Nederlandsch-Indië Books.google.co.id
  15. ^ Mimbar Penerangan, Volume 12 Books.google.co.id
  16. ^ Selamat Jalan H. Muhammad Yas’a Mulyadi, Negarawan dari Gunung Kencana Kabar Banten.com
  17. ^ Dami, Laurens (16 Januari 2014). "Bupati dan Wakil Bupati Lebak Terpilih Akhirnya Dilantik". BeritaSatu.com. Diakses tanggal 9 November 2018. 
  18. ^ Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) wilayah kabupaten Lebak Diarsipkan 2011-05-27 di Wayback Machine.

Pranala luarSunting