Kabupaten Lebak

kabupaten di provinsi Banten, Indonesia
(Dialihkan dari Lebak)

Kabupaten Lebak (aksara Sunda: ᮊᮘ᮪. ᮜᮨᮘᮊ᮪, Latin: Kab. Lebak) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Banten, Indonesia. Ibukotanya adalah Rangkasbitung, yang berada di bagian utara wilayah kabupaten. Kota ini dilintasi jalur kereta api Jakarta-Merak. Kabupaten Lebak terdiri atas 28 kecamatan, yang dibagi lagi atas 340 desa dan 5 kelurahan. Baduy merupakan salah satu objek wisata yang dimiliki Kabupaten Lebak dan sering dikunjungi wisatawan mancanegara karena memiliki keunikan tersendiri.

Kabupaten Lebak
Jawa 1rightarrow blue.svg Banten
Dari atas searah jarum jam : Stasiun Rangkasbitung, Kampung Baduy, Arung Jeram Sungai Ciberang, Pantai Sawarna, Pantai Tanjung Layar.
Coat of arms of Lebak.png
Lambang
Motto: 
Iman Aman Uman Amin
Locator kabupaten lebak.png
Kabupaten Lebak berlokasi di Jawa
Kabupaten Lebak
Kabupaten Lebak
Kabupaten Lebak berlokasi di Indonesia
Kabupaten Lebak
Kabupaten Lebak
Koordinat: 6°39′00″S 106°13′00″E / 6.65°S 106.21667°E / -6.65; 106.21667
Negara Indonesia
ProvinsiBanten
Ibu kotaRangkasbitung
Pemerintahan
 • BupatiIti Octavia Jayabaya, SE. MM
 • Wakil BupatiAde Sumardi
Luas
 • Total3,426.56 km2 (1,323.00 sq mi)
Populasi
 ((2017)[2])
 • Total1,288,103 jiwa jiwa
Demografi
 • AgamaIslam 99,42%
Sunda Wiwitan 0,22%
Kristen Protestan 0,13%
Buddha 0,13%
Katolik 0,09%
Konghucu 0,01%[3]
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode telepon0252
Kode Kemendagri36.02 sunting
Jumlah kecamatan28 Kecamatan
Jumlah kelurahan5 Kelurahan
Jumlah desa340 Desa
DAURp. 901.740.477.000.-(2013)[4]
Flora resmi-
Fauna resmiOwa Abu-Abu
Situs webwww.lebakkab.go.id

SejarahSunting

Sebagai bagian dari wilayah Kesultanan Banten, Kabupaten Lebak dengan luas Wilayah 304.472 Ha, sejarahnya tidak dapat dipisahkan dari sejarah Kesultanan Banten. Berkaitan dengan hari jadi Kabupaten Lebak yang jatuh pada tanggal 2 Desember 1828, terdapat beberapa catatan sejarah yang menjadi dasar pertimbangan, antara lain :

Kesultanan BantenSunting

Pada tanggal 19 Maret 1813, Kesultanan Banten dibagi 4 wilayah yaitu:

  • Wilayah Banten Lor
  • Wilayah Banten Kulon
  • Wilayah Banten Tengah
  • Wilayah Banten Kidul

Ibukota Wilayah Banten Kidul terletak di Cilangkahan dan pemerintahannya dipimpin oleh Bupati yang diangkat oleh Wakil Gubernur Inggris Raffles yaitu Tumenggung Suradilaga.

Karesidenan BantenSunting

 
Pemandangan pantai di Sawarna pada tahun 1929.

Berdasarkan Surat Keputusan Komisaris Jenderal Nomor 1, Staatsblad Nomor 81 tahun 1828, Wilayah Keresidenan Banten dibagi menjadi 3 (tiga) Kabupaten yaitu :

  • Kabupaten Serang
  • Kabupaten Caringin
  • Kabupaten Lebak

Wilayah Kabupaten Lebak berdasarkan pembagian di atas memiliki batas-batas yang meliputi District dan Onderdistrict, yaitu:

  • District Sajira yang terdiri dari Onderdistrict Ciangsa, Somang dan Onderdistrict Sajira,
  • District Lebak Parahiang yang terdiri dari Onderdistrict Koncang dan Lebak Parahiang.
  • District Parungkujang yang terdiri dari Onderdistrict Parungkujang dan Kosek,
  • District Madhoor (Madur) yang terdiri dari Onderdisrict Binuangeun, Sawarna dan Onderdistrict Madhoor (Madur)

Pemindahan Ibu Kota LebakSunting

Pada tahun 1851, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda, nomor 15 tanggal 17 Januari 1849, Ibukota Kabupaten Lebak yang saat itu berada di Warunggunung dipindahkan ke Rangkasbitung. Pelaksanaan pemindahannya secara resmi baru dilaksanakan pada tanggal 31 Maret 1851.

Perubahan Wilayah LebakSunting

Wilayah Kabupaten Lebak yang pada tahun 1828 memiliki District, dengan terbitnya Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tanggal 29 Oktober 1828, Staatsblad nomor 266 tahun 1828, diubah menjadi :

  • District Rangkasbitung, meliputi Onderdistrict Rangkasbitung, Kolelet Wetan, Warunggunung dan Onderdistrict Cikulur.
  • District Lebak, meliput Onderdistrict Lebak, Muncang, Cilaki dan Cikeuyeup.
  • District Sajira meliputi Onderdistrict Sajira, Saijah, Candi dan Maja.
  • District Parungkujang, meliputi Onderdistrict Parungkujang, Kumpay, Cileles dan Bojongmanik.
  • District Cilangkahan, meliputi Onderdistrict Cilangkahan, Cipalabuh, Cihara dan Bayah.
  1. Tanggal 14 Agustus 1925 Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tanggal 14 Agustus 1925, Staatsblad nomor 381 tahun 1925 Kabupaten Lebak menjadi daerah Pemerintahan yang berdiri sendiri dengan wilayah meliputi District Parungkujang, Rangkasbitung, Lebak dan Cilangkahan.

Pembentukan Kabupaten LebakSunting

Undang-undang Nomor 14 tahun 1950 tentang Pembentukan daerah-daerah Kabupaten dalam lingkungan Propinsi Jawa Barat.

Berdasarkan rangkaian sejarah tersebut kami berpendapat bahwa titi mangs tepat untuk ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Lebak adalah tanggal 2 Desember 1828, dengan dasar pemikiran dan pertimbangan sebagai berikut :

a. Tanggal 2 Desember 1828, berdasarkan Staatsblad Nomor 81 tahun 1828 merupakan titik awal pembentukan 3 (tiga) Kabupaten di wilayah bekas Kesultanan Banten dan nama Lebak mulai diabadikan menjadi nama Kabupaten dengan batas-batas wilayah yang lebih jelas sebagaimana tercantum dalam pembagian wilayah ke dalam District dan Onderdistrict (Kewedanaan dan Kecamatan). Walaupun terdapat perubahan nama dan penataan kembali wilayah District dan Onderdistrict tersebut, wilayah Kabupaten Lebak dalam perkembangan selanjutnya sebagaimana tertuang dalam Staatsblad nomor 226 tahun 1828, Staatsblad nomor 381 tahun 1925 dan Undang-undang nomor 14 tahun 1950, merupakan wilayah Kabupaten Lebak sebagaimana adanya saat ini.

Sebelum adanya Staatsblad nomor 81 tahun 1828, selain nama Lebak belum pernah diabadikan batas wilayah untuk Kabupaten yang ada di wilayah Banten karena belum adanya kejelasan yang dapat dijadikan dasar penetapan.

b. Tanggal 2 Desember 1828 yang bertepatan dengan saat diterbitkannya Staatsblad nomor 81 tahun1828, tidak dijadikan dasar penetapan sebagai Hari Jadi bagi dua Kabupaten lainnya, yaitu Kabupaten Serang dan Pandeglang.

Upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lebak beserta seluruh aparat serta dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Lebak melalui wakil-wakilnya di DPRD, telah berhasil menentukan Hari Jadi Kabupaten Lebak dengan lahirnya Keputusan DPRD nomor 14/172.2/D-II/SK/X/1986, yang memutuskan untuk menerima dan menyetujui bahwa Hari Jadi Kabupaten Lebak jatuh pada tanggal 2 Desember 1828 beserta rancangan peraturan daerahnya.

GeografiSunting

Secara geografis wilayah Kabupaten Lebak berada pada 105 25' - 106 30 BT dan 6 18' - 7 00' LS. Kabupaten Lebak memiliki topografi berupa pantai, dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian wilayah antara 0-1929 meter diatas permukaan air laut. Bagian utara dan barat kabupaten ini berupa dataran rendah hingga perbukitan bergelombang dan di bagian selatan merupakan dataran rendah yang sempit dari pesisir Samudera Hindia. Sedangkan wilayah bertopografi perbukitan hingga pegunungan terletak di wilayah timur hingga tenggara yang perbatasan dengan Provinsi Jawa Barat yang merupakan bagian Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Gunung yang ada di Kabupaten Lebak antara lain Gunung Halimun-Sanggabuana (1.929 m), Gunung Kendeng (1.764 m) dan Gunung Endut (1.297 m).

Iklim dan HidrologiSunting

Iklim di Kabupaten Lebak dipengaruhi oleh angin monsoon dan La Nina. Cuaca didominasi oleh angin baratan dari Samudera Hindia dan benua Asia pada musim hujan dan angin timuran pada musim kemarau. Curah hujan rata-rat per tahun mencapai 2.000-4.000 mm dengan suhu udara antara 24°-30 °C. Sungai Ciujung yang mengalir ke arah utara menuju Laut Jawa melintasi Kabupaten Lebak merupakan sungai terpanjang di Provinsi Banten. Sedangkan sungai yang bermuara ke Samudera Hindia diantaranya Sungai Cibareo, Sungai Cisawarna, Sungai Cimadur, Sungai Cisiih, Sungai Cimancak, Sungai Cihara, Sungai Cipageran dan Sungai Cilangkahan.

Batas WilayahSunting

Batas wilayah Kabupaten Lebak adalah sebagai berikut:

Utara Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang
Timur Provinsi Jawa Barat
Selatan Samudera Hindia
Barat Kabupaten Pandeglang

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

Bupati Lebak
 
Lambang Kabupaten Lebak
Petahana
Hj. Iti Octavia Jayabaya, SE, MM

sejak 15 Januari 2014
KediamanKantor Bupati Lebak
Masa jabatan5 tahun
Dibentuk1828
Pejabat pertamaPangeran Sendjaya
Situs webwww.lebakkab.go.id

Daftar BupatiSunting

<onlyinclude>Berikut adalah Daftar Bupati Lebak dari masa ke masa.[5][6]

Gubernur Masa Jabatan Partai politik Wakil Gubernur Periode Keterangan
No Potret resmi Nama Mulai Jabatan Akhir Jabatan
  Bupati Afdeeling Lebak
1 Pangeran Raden Adipati Sendjaja
ᮕᮍᮨᮛᮔ᮪ ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮞᮨᮔ᮪ᮓ᮪ᮏᮏ
1819 1 November 1837 Nonpartisan 01
2   Raden Adipati Kerta Nata Negara
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮊᮨᮁᮒ ᮔᮒ ᮔᮨᮌᮛ
1 November 1837 1865 Nonpartisan 02 [7]
3 Toemenggoeng Prawira Koesoemah
ᮒᮧᮈᮙᮨᮀᮌᮧᮈᮀ ᮕᮢᮝᮤᮛ ᮊᮧᮈᮞᮧᮈᮙᮂ
1865 1877 Nonpartisan 03
4 Raden Toemenggoeng Soetan Angoen Angoen
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮒᮧᮈᮙᮨᮀᮌᮧᮈᮀ ᮞᮧᮈᮒᮔ᮪ ᮃᮍᮧᮈᮔ᮪ ᮃᮍᮧᮈᮔ᮪
1877 1881 Nonpartisan 04
5   Raden Adipati A. Soeta Nataningrat
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮃ. ᮞᮧᮈᮒ ᮔᮒᮔᮤᮍᮢᮒ᮪
1881 1907 Nonpartisan 05
6 Raden Adipati Soeriadipoetra
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮞᮧᮈᮛᮤᮃᮓᮤᮕᮧᮈᮒᮢ
1907 16 Maret 1925 Nonpartisan 06
7 Raden Toemenggoeng Aria Gondosapoetra
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮃ. ᮌᮧᮔ᮪ᮓᮧᮞᮕᮧᮈᮒᮢ
16 Maret 1925 1938 Nonpartisan 07 [8]
8   Raden Toemenggoeng Hardiwinangoen
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮃ. ᮌᮧᮔ᮪ᮓᮧᮞᮕᮧᮈᮒᮢ
1938 1945 Nonpartisan 08
  Bupati Lebak  
9 Raden Denda Koesoemah
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃᮓᮤᮕᮒᮤ ᮃ. ᮌᮧᮔ᮪ᮓᮧᮞᮕᮧᮈᮒᮢ
1945 1948 Nonpartisan 09
10   Ipik Gandamana
ᮄᮕᮤᮊ᮪ ᮌᮔ᮪ᮓᮙᮔ
1948 1949 Nonpartisan 10 [ket. 1]
11   Toebagus Hasan
ᮒᮥᮘᮌᮥᮞ᮪ ᮠᮞᮔ᮪
1949 1 September 1950 Nonpartisan 11 [ket. 2]
12 Raden Soedibja
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮞᮧᮈᮓᮤᮘ᮪ᮏ
1949 1949 Nonpartisan 12
13 Raden Holand Soekadiningrat
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮠᮧᮜᮔ᮪ᮓ᮪ ᮞᮧᮈᮊᮓᮤᮔᮤᮍᮢᮒ᮪
1949 1950 Nonpartisan 13
14 Toebagoes Soerjaatmadja
ᮒᮧᮈᮘᮌᮥᮞ᮪ ᮞᮧᮈᮁᮏᮃᮒ᮪ᮙᮓ᮪ᮏ
1950 1952 Nonpartisan 14
15 Raden Kasoem
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮊᮞᮧᮈᮙ᮪
1952 1953 Nonpartisan 15
16   Raden Moerjani Nataatmadja
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮙᮧᮈᮁᮏᮔᮤ ᮔᮒᮃᮒ᮪ᮙᮓ᮪ᮏ
1953 1957 Nonpartisan 16
17 Mochammad Saleh
ᮙᮧᮎ᮪ᮠᮙ᮪ᮙᮓ᮪ ᮞᮜᮨᮂ
1957 1959 Nonpartisan 17
18   Iko Djatmiko
ᮄᮊᮧ ᮓ᮪ᮏᮒ᮪ᮙᮤᮊᮧ
1959 1960 Nonpartisan 18
19 Raden Bidin Soeria Goenawan
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮘᮤᮓᮤᮔ᮪ ᮞᮧᮈᮛᮤᮃ ᮌᮧᮈᮔᮝᮔ᮪
1960 1967 Nonpartisan 19
20   Raden A. Hadiwinangoen
ᮛᮓᮨᮔ᮪ ᮃ. ᮠᮓᮤᮝᮤᮔᮍᮧᮈᮔ᮪
1967 1973 Nonpartisan 20 [9]
21   Dana Soedharna
ᮓᮔ ᮞᮧᮈᮓ᮪ᮠᮁᮔᮧ
1973 1978 Nonpartisan 21
1978 1983 22
22   Oman Syachroni
ᮇᮙᮔ᮪ ᮯᮎ᮪ᮠᮢᮧᮔᮤ
1983 1988 Nonpartisan 23
23   Endang Suwarna
ᮈᮔ᮪ᮓᮀ ᮞᮥᮝᮁᮔ
1988 1993 Nonpartisan 24
24   Didin Muchjidin
ᮇᮙᮔ᮪ ᮯᮎ᮪ᮠᮢᮧᮔᮤ
1993 1998 Nonpartisan 25
  Bupati Lebak  
25   Mochammad Yas'a Mulyadi
ᮙᮧᮎ᮪ᮠᮙ᮪ᮙᮓ᮪ ᮚᮞ᮪'ᮃ ᮙᮥᮜᮡᮓᮤ
1998 2003 Nonpartisan 26 [10]
26   Mulyadi Jayabaya
ᮙᮥᮜᮡᮓᮤ ᮏᮚᮘᮚ
2003 2008 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Odih Chudori Padma 27
(2003)
2008 2013 Amir Hamzah 28
(2008)
26   Iti Octavia Jayabaya
ᮄᮒᮤ ᮇᮎ᮪ᮒᮗᮤᮃ ᮏᮚᮘᮚ
15 Januari 2014 15 Januari 2019 Partai Demokrat Ade Sumardi 29
(2013)
[11]
15 Januari 2019 Petahana 30
(2018)

Pelaksana tugas BupatiSunting

Berikut daftar Penjabat dan Pelaksana Tugas Bupati yang menggantikan Bupati petahana yang sedang cuti kampanye atau dalam masa transisi.

Potret Pelaksana tugas Gubernur Mulai jabatan Akhir jabatan Masa Ket. Gubernur Definitif
Asmudji HW
(Pelaksana Tugas)
2013 15 Januari 2014 28
(2008)
Transisi
Catatan
  1. ^ Merangkap Bupati Bogor
  2. ^ Menjadi Bupati pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia

ReferensiSunting

  1. ^ Luas kabupaten Lebak versi situs web resmi pemerintah kabupaten Lebak
  2. ^ "Kabupaten Lebak Dalam Angka 2018". BPS Kabupaten Lebak. Diakses tanggal 18 Oktober 2018. 
  3. ^ "Laporan Penduduk Berdasarkan Agama Provinsi Banten Semester I Tahun 2014". Biro Pemerintahan Provinsi Banten. Diakses tanggal 18 Oktober 2018. 
  4. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  5. ^ "Profil Bupati dan Wakil Bupati Lebak". Pemerintah Kabupaten Lebak. Diakses tanggal 9 November 2018. 
  6. ^ "Ini Nama-nama Bupati Lebak Dari Pertama Hingga Sekarang". Chanel Banten. 17 Oktober 2017. Diakses tanggal 9 November 2018. 
  7. ^ Raden Adipati Kerta Nata Negara Rodovid.org
  8. ^ Regeeringsalmanak voor Nederlandsch-Indië Books.google.co.id
  9. ^ Mimbar Penerangan, Volume 12 Books.google.co.id
  10. ^ Selamat Jalan H. Moch Yas’a Mulyadi, Negarawan dari Gunung Kencana Kabar Banten.com
  11. ^ Dami, Laurens (16 Januari 2014). "Bupati dan Wakil Bupati Lebak Terpilih Akhirnya Dilantik". BeritaSatu.com. Diakses tanggal 9 November 2018. 

Pranala luarSunting

Dewan PerwakilanSunting

KecamatanSunting

Kabupaten Lebak Terbagi atas 28 Kecamatan, 340 Desa dan 5 Kelurahan. Pusat pemerintahan Kabupaten Lebak terletak di Kecamatan Rangkasbitung

Pemekaran DaerahSunting

Pemerintah Provinsi Banten mengajukan 12 wilayah pemekaran yang nantinya menjadi daerah otonom kabupaten/kota. Keduabelas wilayah yang dusulkan untuk dimekarkan tersebut masing-masing berada di wilayah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang.[1]

PendidikanSunting

Pendidikan formal TK atau RA SD atau MI SMP atau MTs SMA atau MA SMK Perguruan tinggi Lainnya
Negeri 2 780 149 30 5 0 2
Swasta 81 209 158 70 19 11 3
Total 83 989 307 100 24 1 5
Data sekolah di kabupaten Lebak periode 2010/2011
Sumber:[2]

Media MassaSunting

Stasiun RadioSunting

  • GeNJ FM 95.70 MHz "Surya Musik Persada(PM3FAD)" - Rangkasbitung
  • RangkaS FM 102,4 MHz "Bandar Goyang Rangkasbitung " - Rangkasbitung
  • La Tansa FM 107,6 MHz "La Tansa Mashiro " - Rangkasbitung

ReferensiSunting

Pranala luarSunting