Kabupaten Rokan Hilir

kabupaten di Riau, Indonesia

Kabupaten Rokan Hilir adalah sebuah kabupaten di Provinsi Riau, Indonesia. Ibu kotanya terletak di Bagansiapiapi, kota bersejarah, dan pernah dikenal sebagai penghasil ikan terbesar di Indonesia. Kabupaten ini sebelumnya termasuk ke dalam Kabupaten Bengkalis. Pusat pemerintahan kabupaten berada di tengah-tengah kota Bagansiapiapi, tepatnya di Jalan Merdeka No 58. Kabupaten ini mempunyai luas sebesar 8.881,59 km² dan penduduk sejumlah 637.161 jiwa (2021). Rokan Hilir terbagi dalam 18 kecamatan, 25 kelurahan, dan 173 desa.[1]

Kabupaten Rokan Hilir
Kabupaten di Riau, Indonesia
Lambang Kabupaten Rokan Hilir.png
Lambang
Julukan: 
Hongkong van Andalas
Lokasi Riau Kabupaten Rokan Hilir.svg
Kabupaten Rokan Hilir is located in Sumatra
Kabupaten Rokan Hilir
Kabupaten Rokan Hilir
Kabupaten Rokan Hilir is located in Indonesia
Kabupaten Rokan Hilir
Kabupaten Rokan Hilir
Koordinat: 2°09′58″N 100°49′31″E / 2.16599°N 100.82514°E / 2.16599; 100.82514
Negara Indonesia
ProvinsiRiau
Ibu kotaBagansiapiapi
Pemerintahan
 • BupatiAfrizal Sintong
 • Wakil BupatiH. Sulaiman
 • Sekretaris DaerahJob Kurniawan
 • Ketua DPRDMaston
Luas
 • Total8.881,59 km2 (3,429,20 sq mi)
Populasi
 • Total637.161 jiwa
 • Kepadatan72/km2 (190/sq mi)
Demografi
 • AgamaIslam 87,69%
Kristen 9,98%
- Protestan 9,17%
- Katolik 0,81%
Buddha 2,29%
Konghucu 0,02%
Hindu 0,01%
Kepercayaan 0,01%
[2]
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode telepon+62 767
Kode Kemendagri14.07 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan18 kecamatan
Jumlah kelurahan25 kelurahan
Jumlah desa173 desa
DAURp 545.145.197.000,- (2020)[3]
IPMPenurunan 69,15 (2020)
Sedang[4]
Situs webwww.rohilkab.go.id

SejarahSunting

Rokan Hilir dibentuk dari tiga kenegerian, yaitu negeri Kubu, Bangko dan Tanah Putih. Negeri-negeri tersebut dipimpin oleh seorang Kepala Negeri yang bertanggung jawab kepada Sultan Siak.

Distrik pertama didirikan Hindia Belanda di Tanah Putih pada saat menduduki daerah ini pada tahun 1890. Setelah Bagansiapiapi yang dibuka oleh pemukim-pemukim Tionghoa berkembang pesat, Belanda memindahkan pemerintahan kontrolir-nya ke kota ini pada tahun 1901. Bagansiapiapi semakin berkembang setelah Belanda membangun pelabuhan modern dan terlengkap untuk mengimbangi pelabuhan lainnya di Selat Malaka hingga Perang Dunia I usai. Setelah kemerdekaan Indonesia, Rokan Hilir digabungkan ke dalam Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Bekas wilayah Kewedanaan Bagansiapiapi yang terdiri dari Kecamatan Tanah Putih, Kubu, dan Bangko serta Kecamatan Rimba Melintang dan Bagan Sinembah kemudian pada tanggal 4 Oktober 1999 ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai kabupaten baru di Provinsi Riau yang diberi nama Kabupaten Rokan Hilir sesuai dengan Undang-Undang Nomor 53 tahun 1999 dengan ibu kota Ujung Tanjung dan ibu kota sementara di Bagansiapiapi.[5]

Bagansiapiapi, dengan infrastruktur kota yang jauh lebih baik, pada tanggal 24 Juni 2008 resmi ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Rokan Hilir yang sah setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui 12 Rancangan Undang-Undang (RUU) Pembentukan Kabupaten/Kota dan RUU atas perubahan ketiga atas UU Nomor 53 Tahun 1999 disahkan sebagai Undang-Undang dalam Rapat Paripurna.[6]

GeografiSunting

Kabupaten Rokan Hilir terletak di bagian paling utara dari Provinsi Riau yang juga merupakan wilayah pesisir timur Pulau Sumatera. Kabupaten Rokan Hilir memiliki luas wilayah 8.881,59 Km2 atau 888.159 Hektar, terbagi atas 14 kecamatan. Wilayah Kabupaten Rokan Hilir terletak pada koordinat 1°14' sampai 2°45' Lintang Utara dan 100°17' hingga 101°21' Bujur Timur.[7]

Batas wilayahSunting

Wilayah Kabupaten Rokan Hilir berbatasan dengan wilayah:

Utara Selat Malaka
Timur Kota Dumai
Selatan Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Bengkalis
Barat Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kabupaten Labuhanbatu (Kecamatan Panai Hilir), Sumatera Utara

TopografiSunting

Wilayah daratan Kabupaten Rokan Hilir sebagian dasar merupakan dataran rendah dengan ketinggian 0 s/d 100 meter di atas permukaan laut. Pada daerah pesisir pantai memiliki ketinggian antara 0 s/d 6 meter dpl dan dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Untuk daerah sepanjang aliran sungai, pada umumnya memiliki ketinggian antara 0 s/d 30 meter dpl. Daerah aliran sungai Rokan mulai dari muara hingga sekitar ibukota Kecamatan Rimba Melintang merupakan daerah pasang surut air laut. Kemiringan lahan Kabupaten Rokan Hilir berkisar antara 0 s/d 15%. Daerah dengan kemiringan lereng 0 s/d 3% meliputi luasan sekitar 600.625 Ha atau 80% dari keseluruhan luas daratan. Pada bagian selatan hingga ke barat daya atau dari Kecamatan Tanah Putih hingga ke bagian selatan dari Kecamatan Bagan Sinembah, memiliki bentuk wilayah yang bervariasi antara datar s/d agak berombak hingga bergelombang dengan kemiringan 0 s/d 5% sampai 8 - 15%, dengan kemiringan ketinggian antara 5 s/d 100 meter dpl.[7]

IklimSunting

Wilayah Kabupaten Rokan Hilir beriklim hutan hujan tropis (Af) dengan curah hujan yang cenderung tinggi sepanjang tahun. Hal itu disebabkan oleh masih tingginya curah hujan bahkan di saat musim kemarau. Curah hujan tahunan di wilayah ini berkisar antara 2.100–2.500 mm per tahun dengan jumlah hari hujan berkisar antara 160 hingga 220 hari hujan per tahun. Suhu udara di wilayah kabupaten ini bervariasi antara 21°–34 °C dengan tingkat kelembapan relatif berkisar antara 80%–84%.

Data iklim Rokan Hilir, Riau, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 31.3
(88.3)
31.5
(88.7)
32.1
(89.8)
32.8
(91)
33.8
(92.8)
34.6
(94.3)
33.4
(92.1)
33.3
(91.9)
32.2
(90)
31.2
(88.2)
31.1
(88)
30.9
(87.6)
32.35
(90.23)
Rata-rata harian °C (°F) 26.6
(79.9)
26.7
(80.1)
27.2
(81)
27.2
(81)
27.3
(81.1)
28.2
(82.8)
28.9
(84)
27.9
(82.2)
27.9
(82.2)
26.7
(80.1)
26.7
(80.1)
26.6
(79.9)
27.33
(81.2)
Rata-rata terendah °C (°F) 21.9
(71.4)
21.9
(71.4)
22.3
(72.1)
23.7
(74.7)
23.9
(75)
24.8
(76.6)
24.5
(76.1)
23.6
(74.5)
23.5
(74.3)
22.9
(73.2)
22.5
(72.5)
21.8
(71.2)
23.11
(73.58)
Presipitasi mm (inci) 212
(8.35)
149
(5.87)
185
(7.28)
200
(7.87)
176
(6.93)
152
(5.98)
149
(5.87)
207
(8.15)
246
(9.69)
285
(11.22)
287
(11.3)
250
(9.84)
2.498
(98,35)
Rata-rata hari hujan 14 13 16 18 15 14 12 15 17 20 23 19 196
% kelembapan 81 80 82 84 84 83 83 83 84 85 85 84 83.2
Rata-rata sinar matahari bulanan 191 199 215 207 224 217 218 206 179 178 173 189 2.396
Sumber #1: Climate-Data.org[8]
Sumber #2: Weatherbase[9]

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

No Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Bupati
  Wan Thamrin Hasyim
2000
2001
1
7 Juni 2001
7 Juni 2006
1
Ilyas RB
2
  Annas Maamun
7 Juni 2006
7 Juni 2011
2
Suyatno
7 Juni 2012
29 Januari 2014
3
Suyatno
29 Januari 2014
24 Maret 2014
Plt Bupati
3
24 Maret 2014
7 Juni 2016
Erianda
7 Juni 2016
25 September 2020
4
Jamiluddin
- Rudyanto 26 September 2020 10 Desember 2020 Pjs Bupati (Bupati dan Wakil Bupati sedang cuti karena mengikuti Pilkada 2020
(3) Suyatno 11 Desember 2020 7 Juni 2021 Jamiluddin
4
Afrizal Sintong
8 Juni 2021
Petahana
5
Sulaiman


Dewan PerwakilanSunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir dalam dua periode terakhir.[10][11]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 5   3
  Gerindra 5   3
  PDI-P 6   7
  Golkar 11   6
  NasDem 2   5
  Berkarya (baru) 1
  PKS 1   4
  Perindo (baru) 1
  PPP 4   2
  PAN 3   4
  Hanura 3   5
  Demokrat 4   4
  PKPI 1   0
Jumlah Anggota 45   45
Jumlah Partai 11   12


KecamatanSunting

Setelah pembentukan Kecamatan Tanjung Medan pada tanggal 14 Februari 2014, berdasarkan Peraturan Daerah Rokan Hilir Nomor 10 Tahun 2014, maka wilayah Kabupaten Rokan Hilir menjadi 18 (delapan belas) kecamatan, yakni:[12]

  1. Kecamatan Bangko
  2. Kecamatan Sinaboi
  3. Kecamatan Rimba Melintang
  4. Kecamatan Bangko Pusako
  5. Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan
  6. Kecamatan Tanah Putih
  7. Kecamatan Kubu
  8. Kecamatan Bagan Sinembah
  9. Kecamatan Pujud
  10. Kecamatan Simpang Kanan
  11. Kecamatan Pasir Limau Kapas
  12. Kecamatan Batu Hampar
  13. Kecamatan Rantau Kopar
  14. Kecamatan Pekaitan
  15. Kecamatan Kubu Babussalam
  16. Kecamatan Balai Jaya
  17. Kecamatan Bagansinembah Raya
  18. Kecamatan Tanjung Medan

PariwisataSunting

Ritual Bakar TongkangSunting

 
Ritual Bakar Tongkang

Ritual Bakar Tongkang adalah wisata budaya unggulan Provinsi Riau dari Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Ritual Bakar Tongkang telah menjadi wisata nasional bahkan internasional. Ritual Bakar Tongkang adalah upacara tradisional masyarakat Tionghoa di Ibu Kota kabupaten Rokan Hilir yakni Bagansiapiapi.

Pulau JemurSunting

Pulau Jemur adalah gugusan kepulauan yang terletak di Selat Malaka, tepatnya di tengah-tengah antara perbatasan Indonesia dan Malaysia. Keindahan alam Pulau Jemur sangat memukau namun potensi tersebut masih belum sepenuhnya dimaksimalkan oleh pemerintah.

Museum Bagansiapiapi Tempo DoeloeSunting

Terletak di Kota Bagansiapiapi, sejarah Kota Bagansiapiapi, Mulai dari zaman kerajaan hingga Kolonial Belanda.

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Kabupaten Rokan Hilir Dalam Angka 2021" (pdf). www.rohilkab.bps.go.id. hlm. 48. Diakses tanggal 30 September 2021. 
  2. ^ "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2021" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 30 September 2021. 
  3. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (pdf). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). hlm. 4. Diakses tanggal 30 September 2021. 
  4. ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan 2019-2020" (pdf). www.bps.go.id. Diakses tanggal 30 September 2021. 
  5. ^ "Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 1999". BPKP. 04 Oktober 1999. Diakses tanggal 15 April 2017. 
  6. ^ "DPR Sahkan Ibu kota Rohil Pindah ke Bagansiapiapi". Riau Terkini. 24 Juni 2008. Diakses tanggal 15 April 2017. 
  7. ^ a b "Profil Rokan Hilir" (PDF). 
  8. ^ "Bagan Siapi-api, Riau, Indonesia". Climate-Data.org. 
  9. ^ "Rokan Hilir, Indonesia". Desember 2010. 
  10. ^ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Rokan Hilir Periode 2014-2019
  11. ^ "Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Rokan Hilir 2019-2024". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-08-03. Diakses tanggal 2020-05-19. 
  12. ^ "Peraturan Daerah Rokan Hilir Nomor 10 Tahun 2014". Kemendagri. 14 Februari 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-04-15. Diakses tanggal 14 April 2017. 

Pranala luarSunting