Buka menu utama

Stasiun Maguwo

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Maguwo (MGW) (Hanacaraka: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀‌ꦩꦒꦸꦮ , Sêtasiyun Maguwa) adalah stasiun kereta api bandara kelas II yang terletak di Maguwoharjo, Depok, Sleman. Stasiun ini yang terletak pada ketinggian +118 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta dan merupakan stasiun aktif yang lokasinya paling timur dan utara di Daerah Istimewa Yogyakarta. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api bandara pertama di Indonesia serta kini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 dan 3 merupakan sepur lurus.

Stasiun Maguwo
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun MGW.png
  • Singkatan: MGW
  • Nomor: 3101
Stasiun Maguwo 2019.jpg
Stasiun Maguwo Baru, 2019
Lokasi
Daerah istimewaYogyakarta
KabupatenSleman
KecamatanDepok
DesaMaguwoharjo
AlamatJalan Bandara Adisucipto
Kode pos55282
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VI Yogyakarta
Kelas stasiun[1]II
Ketinggian+118 m
Letak[2]km 158+975 lintas Semarang Tawang-Brumbung-Gundih-Solo Balapan-Yogyakarta
LayananPrambanan Ekspres (Prameks), KA Bandara YIA, dan Solo Ekspres
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Layanan lokal/komuter   Stasiun berikutnya
menuju Kutoarjo
Prameks
Kutoarjo–Solo Balapan, p.p.
Prameks
Kutoarjo–Solo Balapan, p.p.
(Brambanan stop)
menuju Yogyakarta
Prameks
Yogyakarta–Solo Balapan, p.p.
Prameks
Yogyakarta–Solo Balapan, p.p.
(Brambanan stop)
menuju Kutoarjo
Solo Ekspres
Solo Balapan–Kutoarjo, p.p.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peronDua peron sisi yang tinggi; satu sama lainnya dihubungkan dengan jalan setapak dan lorong bawah tanah
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya


Ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Brambanan, terdapat Stasiun Kalasan yang sudah tidak aktif sejak jalur ganda lintas Kutoarjo-Solo beroperasi.

Untuk mendukung operasional jalur ganda di lintas tersebut, sistem persinyalan mekanik di stasiun ini diganti dengan sistem persinyalan elektrik buatan PT Len Industri (Persero) yang sudah dipasang sejak tahun 2013 dan kemudian mulai dioperasikan pada tanggal 1 Oktober 2018.[3][4]

Daftar isi

SejarahSunting

 
Stasiun Maguwo Lama yang menjadi cagar budaya. Jalur 1 kini dijadikan sebagai tempat langsiran Pusri Palembang ke gudang yang berada di barat stasiun

Pada awalnya, stasiun ini hanyalah stasiun kecil yang fungsinya hanya menjadi titik persilangan KA jarak jauh, bongkar muat gerbong Pupuk Sriwidjaja Palembang ke emplasemen gudang, dan titik langsir untuk gerbong ketel untuk memasok Avtur.

Menurut Gapeka 2004, Stasiun Maguwo lama ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Terdapat empat sepur badug (dua menyambung di jalur 1 dan sisanya menyambung di jalur 4). Sepur badug di jalur 4 dahulu digunakan untuk langsiran kereta api ketel avtur Pertamina relasi Cilacap–Maguwo pp, sedangkan sepur badug di jalur 1 digunakan untuk langsiran dan penyimpanan KA angkutan Pupuk Sriwidjaja Palembang yang gudangnya berada di sebelah barat stasiun.[5] Selama masa-masa transisi ke jalur ganda, stasiun ini tetap digunakan.

Dengan selesainya pembangunan jalur ganda Yogyakarta-Solo[6][7] dan karena letaknya yang berdekatan dengan Bandar Udara Adisucipto, dibangunlah Stasiun Maguwo baru yang berada beberapa ratus meter di sebelah timurnya untuk memudahkan akses penumpang dari dan menuju bandara tersebut. Stasiun Maguwo baru mulai diuji coba pada tanggal 2 Juni 2008.[8] Begitu diuji coba, beberapa bulan kemudian bangunan Stasiun Maguwo lama resmi ditutup dan dijadikan cagar budaya oleh Unit Pusat Pelestarian dan Desain Arsitektur PT KAI karena memiliki nilai sejarah dan pernah ditampilkan dalam film Janur Kuning (1979).

Mulai bulan Maret 2015, jalur yang berada persis di depan Stasiun Maguwo lama difungsikan sebagai tempat melangsir pupuk Pusri Palembang ke gudang yang berada di barat Stasiun Maguwo lama. Tujuan lainnya adalah ke Stasiun Gombong dan Ceper dan diangkut dari Stasiun Cilacap Pelabuhan di dekat Pelabuhan Tanjung Intan.[9]

FasilitasSunting

Stasiun ini difungsikan menjadi stasiun bandar udara yang akan melayani KA bandara untuk mengangkut penumpang antara Bandara Adisucipto dengan Yogyakarta maupun Solo, sekaligus menjadi titik sistem transportasi terpadu di Yogyakarta. Stasiun ini sekarang dilengkapi dengan jalur bawah tanah yang menghubungkan penumpang pesawat terbang langsung dari stasiun. Di halaman depan juga telah berfungsi halte pemberhentian sistem angkutan dalam kota TransJogja.

Layanan kereta apiSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Maguwo per 6 Mei 2019 (revisi Gapeka 2017).

No. KA KA Kelas Tujuan Tiba Berangkat
250 Prambanan Ekspres (Prameks) Komuter Ekonomi Solo Balapan (SLO) 05.44 05.47
251 Kutoarjo (KTA) 06.05 06.08
252 Solo Balapan (SLO) 07.26 07.29
253 Yogyakarta Tugu (YK) 08.20 08.22
254 Solo Balapan (SLO) 09.19 09.22
11575 Solo Ekspres Komuter Eksekutif Kutoarjo (KTA) 09.28 09.31
255 Prambanan Ekspres (Prameks) Komuter Ekonomi Yogyakarta Tugu (YK) 10.05 10.08
256 Solo Balapan (SLO) 10.14 10.17
D6 11219 KA Bandara YIA Komuter Eksekutif Wojo (WJ) - 10.40
258 Prambanan Ekspres (Prameks) Komuter Ekonomi Solo Balapan (SLO) 10.59 11.02
257 Yogyakarta Tugu (YK) 11.35 11.38
11630 Solo Ekspres Komuter Eksekutif Solo Balapan (SLO) 12.28 12.31
260 Prambanan Ekspres (Prameks) Komuter Ekonomi 12.44 12.46
259 Kutoarjo (KTA) 13.14 13.16
261 Yogyakarta Tugu (YK) 14.04 14.06
263 14.55 14.58
D6 11210 KA Bandara YIA Komuter Eksekutif Maguwo (MGW) 14.55 -
262 Prambanan Ekspres (Prameks) Komuter Ekonomi Solo Balapan (SLO) 14.56 14.59
264 16.19 16.22
11577 Solo Ekspres Komuter Eksekutif Kutoarjo (KTA) 16.29 16.32
265 Prambanan Ekspres (Prameks) Komuter Ekonomi 17.06 17.08
266 Solo Balapan (SLO) 17.18 17.21
267 Yogyakarta Tugu (YK) 18.59 19.02
269 19.36 19.38
11638 Solo Ekspres Komuter Eksekutif Solo Balapan (SLO) 19.44 19.46
268 Prambanan Ekspres (Prameks) Komuter Ekonomi 20.17 20.20

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Mohamad, Ardyan (21 Juni 2013). "Kalahkan Siemens, BUMN Elektronik Raup Pendapatan Rp23 Triliun". Merdeka.com. Diakses tanggal 5 Oktober 2017. Saat ini, masih ada pesanan proyek dari Kemenhub untuk menggarap persinyalan kereta di jalur Jogja-Solo, Duri-Tangerang, dan Parung-Maja. 
  4. ^ "Len Tandatangani Dua Kontrak dengan Nilai Total Rp 464 Milyar | PT Len Industri (Persero)" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-02-12. 
  5. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api 2004
  6. ^ "Uji Coba Rel Ganda Yogya-Solo Bikin Bikers Senewen". detiknews. Diakses tanggal 2019-07-08. 
  7. ^ "Rel Ganda Yogyakarta-Solo Diresmikan". Tempo (dalam bahasa Inggris). 2003-12-15. Diakses tanggal 2019-07-08. 
  8. ^ Media, Kompas Cyber. "Sekarang ke Bandara Bisa Lebih Hemat". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-07-08. 
  9. ^ Kontan: KAI Operasikan Kembali Kereta Api Pupuk Pusri

Pranala luarSunting