Stasiun Panunggalan

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Panunggalan (PNL) (bahasa Jawa: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦥꦤꦸꦁꦒꦭꦤ꧀, translit. Sêtasiyun Panunggalan) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang berada di Jatiharjo, Pulokulon, Grobogan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +47 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang. Meski bernama Panunggalan, secara administratif stasiun ini terletak di agak jauh di sebelah barat daya Desa Panunggalan.

Stasiun Panunggalan

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun PNL.png
  • Singkatan: PNL
  • Nomor: 2705
Stasiun Panunggalan 2020.jpg
Stasiun Panunggalan, 2020
Foto ini diambil dari dalam kereta api Maharani
LokasiJatiharjo, Pulokulon, Grobogan, Jawa Tengah 58181
Indonesia
Ketinggian+47 m
OperatorDaerah Operasi IV Semarang
Letak dari pangkalkm 26+788 lintas Gundih-Gambringan-Bojonegoro-Surabaya Pasarturi[1]
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama agak tinggi; masing-masing terhubung dengan jalan setapak, namun tidak ada peron pulau di antara jalur 2 dan 3)
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Informasi lain
KlasifikasiIII/kecil[2]
Layanan
Hanya untuk persusulan antarkereta api.
Teknis
Tipe persinyalan
Lokasi pada peta
Stasiun Panunggalan berlokasi di Indonesia
Stasiun Panunggalan
Stasiun Panunggalan
Lokasi di Indonesia

Awalnya stasiun yang bangunannya terletak di sisi utara jalur rel ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda segmen Jambon-Sulur resmi dioperasikan pada bulan Februari 2014[3], ditambahkan masing-masing satu jalur lurus dan jalur belok di sisi selatan stasiun sehingga jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Jalur 2 hanya dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Semarang saja, sedangkan jalur lurus baru tersebut menjadi jalur 3 sebagai sepur lurus untuk arah Surabaya. Selain itu, sistem persinyalan diubah menggunakan jenis elektrik.

Dahulu ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Kradenan, terdapat Halte Cerewek yang kini sudah tidak aktif.[4]

Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ "Wamenhub Tekankan Keamanan Pengoperasian Rel Ganda Pantura". AntaraNews. 2014-03-12. Diakses tanggal 2020-06-15. 
  4. ^ Officieele Reisgids der Spoor en Tramwegen en Aansluitende Automobieldiensten op Java en Madoera. Staatsspoor en Tramwegen Particuliere Spoor en Tramweg-Maatschappijen. 1931. hlm. 164–166. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Jambon
ke arah Gambringan
Gambringan–Surabaya Pasarturi Kradenan

Koordinat: 7°09′10″S 111°03′38″E / 07.1527500°S 111.0606222°E / -07.1527500; 111.0606222