Buka menu utama

Perak, Malaysia

Negara bagian di Malaysia


Perak Darul Ridzuan (Jawi: ڨيرق) adalah negara bagian di Malaysia dan yang terbesar keempat. Nama Perak kemungkinan berasal dari warna perak timah, sumber daya alam Perak dahulu kala.

Perak
Negeri Perak
Negara Bagian
Kerajaan Negeri Perak Darul Ridzuan[a]
Transkripsi lainya
 • Jawiڨيرق دار الرّضوان
Bendera Perak[b]
Bendera
Jata negeri Perak
Lambang
Julukan: Darul Ridzuan
Semboyan: Perak Aman Jaya
Lagu: Allah Lanjutkan Usia Sultan
   Perak di    Malaysia
   Perak di    Malaysia
Koordinat: 4°45′N 101°0′E / 4.750°N 101.000°E / 4.750; 101.000
Negara Malaysia
Ibu Kota[c]Ipoh Emblem.svg Ipoh
Kotaraja[d]Kuala Kangsar
Dibentuk1 Juli 1895, sebagai bagian dari Negeri-Negeri Melayu Bersekutu
Dibentuk1948, sebagai bagian dari Persekutuan Tanah Melayu
Pemerintahan
 • JenisKerajaan negeri berparlemen
 • SultanSultan Nazrin Shah
 • Menteri Besar[e]Ahmad Faizal Azumu
(Pakatan Harapan)
Luas[1]
 • Jumlah21.035 km2 (8,122 sq mi)
Penduduk (2010)[2]
 • Jumlah2.258.428
 • KepadatanBad rounding here110/km2 (Bad rounding here280/sq mi)
Indeks Pembangunan Manusia
 • HDI (2010)0,719 (tinggi) (ke-8)
Kode pos30xxx sampai 36xxx
39xxx
Kode telefon05
Plat kendaraanA
Situs webwww.perak.gov.my
  1. ^ Kerajaan Negeri Perak Darul Ridzuan adalah nama resmi negara bagian Perak.
  2. ^ Setiap negara bagian mempunyai bendera masing-masing yang dikibarkan sejajar dengan bendera Malaysia yang dinamakan Jalur gemilang.
  3. ^ Sebutan ibu kota untuk negara bagian adalah Ibu Negeri.
  4. ^ Kotaraja (Royal Capital) atau di Malaysia biasa disebut Bandar Di Raja adalah kota dimana tempat tinggal atau istana kediaman Sultan atau Raja.
  5. ^ Menteri Besar merupakan sebutan bagi Ketua Eksekutif negara bagian/negeri yang mempunyai Raja atau Sultan sedangkan untuk anggotanya disebut Exco.

Perak berbatasan dengan Kedah di utara, Provinsi Yala, Thailand di timur laut, Penang di Barat Laut, Pahang dan Kelantan di Timur, Selangor di selatan dan Selat Melaka di Barat.

Ibu kota Perak terletak di Ipoh sedangkan ibu kota kerajaannya berada di Kuala Kangsar. Kota-kota penting lainnya termasuk Taiping dan Teluk Intan (dahulu bernama Teluk Anson). Pulau Pangkor adalah sebuah pulau kecil di lepas pantai yang menyediakan aktivitas seperti snorkeling.

NamaSunting

Nama resmi adalah Perak Darul Ridzuan. Perak berarti silver dalam bahasa Inggris, nama ini diasosiasikan dengan keberadaan tambah timah yang berwarna perak. Pada tahun 1890an, perak kaya akan kegiatan penambangan timah terbesar di dunia sebagai salah satu bahan perhiasan Kerajaan Inggris kala itu. Ada pula yang menyebutkan bahwa nama Perak berasal dari warna ikan di air jernih yang berkilau seperti warna perak. Darul Ridzuan adalah nama kehormatan dalam bahasa Arab yang berarti "Tanah" atau "Tempat Tinggal" yang penuh berkah.

SejarahSunting

Ada legenda yang mengatakan kerajaan Hindu Melayu menyebutkan Gangga Negara di barat laut Perak. Penemuan arkeologis mengindikasikan keberadaan negeri Perak sudah ada semenjak era pra-sejarah.

Sejarah modern menyebutkan Perak bermula dari kejatuhan Sultan Malaka. Raja Muzaffar Shah (putra sulung Raja terakhir Sultan Malaka, Sultan Mahmud Shah), melarikan diri dari penaklukan Portugis pada tahun 1511 dan mendirikan sisa kerajaanya di area sungai Perak pada tahun 1528. Menjadi daerah yang kaya akan penambangan timah, kekuasaanya terancam dari serbuan dari luar.

DaerahSunting

Perak mempunyai daerah. Mereka adalah:

Nomor Distrik Pusat Populasi (2009)
1 Kinta Batu Gajah 846,300
2 Larut, Matang, dan Selama Taiping 320,100
3 Manjung Seri Manjung 247,200
4 Perak Hilir Teluk Intan 232,800
5 Kerian Parit Buntar 196,500
6 Batang Padang Tapah 191,900
7 Kuala Kangsar Kuala Kangsar 176,000
8 Perak Tengah Seri Iskandar 116,500
9 Hulu Perak Gerik 114,900
10 Kampar Kampar 98,534
11 Muallim Tanjung Malim 69,639
12 Bagan Datuk Bagan Datuk 17,967

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Laporan Kiraan Permulaan 2010". Jabatan Perangkaan Malaysia. hlm. 27. Diakses tanggal 2011-01-24. 
  2. ^ "Laporan Kiraan Permulaan 2010". Jabatan Perangkaan Malaysia. hlm. iv. Diakses tanggal 2011-01-24. 

Pranala luarSunting