Kabupaten Mimika

kabupaten di Indonesia

Mimika adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Tengah, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Timika. Di kabupaten ini, tepatnya di distrik Tembagapura, terdapat tambang emas dan salah satu tambang emas terbesar di dunia milik PT. Freeport Indonesia. Terdapat sebuah bandar udara nasional di kabupaten ini, yaitu Bandara Moses Kilangin yang terletak di Timika. Serta pelabuhan Nasional, di Poumako. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2022, jumlah penduduk kabupaten Mimika sebanyak 312.255 jiwa dengan kepadatan penduduk 14 jiwa/km².[3]

Kabupaten Mimika
Panorama Grasberg, Tembagapura, yang menjadi wilayah konsesi pertambangan Freeport Indonesia
Panorama Grasberg, Tembagapura, yang menjadi wilayah konsesi pertambangan Freeport Indonesia
Lambang resmi Kabupaten Mimika
Julukan: 
Daerah Emas, Bisnis dan Tembaga
Motto: 
Bersatu, Bersaudara Kita Membangun
Peta
Peta
Kabupaten Mimika di Maluku dan Papua
Kabupaten Mimika
Kabupaten Mimika
Peta
Kabupaten Mimika di Indonesia
Kabupaten Mimika
Kabupaten Mimika
Kabupaten Mimika (Indonesia)
Koordinat: 4°32′37″S 136°33′56″E / 4.54357°S 136.56555°E / -4.54357; 136.56555
Negara Indonesia
ProvinsiPapua Tengah
Tanggal berdiri4 Oktober 1999
Dasar hukumUU Nomor 45 Tahun 1999[1]
Ibu kotaKota Timika
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Distrik: 18
  • Kelurahan: 19
  • Kampung: 132
Pemerintahan
 • BupatiEltinus Omaleng[2]
 • Wakil BupatiJohannes Rettob
Luas
 • Total21.693,51 km2 (8,375,91 sq mi)
Populasi
 • Total312.255
 • Kepadatan14/km2 (40/sq mi)
Demografi
 • AgamaKristen 71,10%
- Protestan 48,54%
- Katolik 22,56%
Islam 28,75%
Hindu 0,09%
Buddha 0,05%
Konghucu 0,01%[3]
 • IPMKenaikan 74,48 (2021)
( tinggi )[5]
Zona waktuUTC+09:00 (WIT)
Kode pos
99910
Kode area telepon0901
Pelat kendaraanPA xxxx D*
Kode Kemendagri91.09 Edit the value on Wikidata
DAURp 637.289.579.000,00- (2020)[6]
Situs webwww.mimikakab.go.id

SejarahSunting

Konfederasi Tarya WeSunting

Kampung-kampung di pesisir barat Mimika, dahulu tidak memiliki akses yang baik dengan sagu karena hutan yang menyusut. Kampung-kampung tersebut adalah Poraoka, Kipia, Maparpe, Wumuka dan juga Umar (dibawah mayor) dan Aindua. Sehingga kampung-kampung tersebut bekerja sama untuk mendapatkan akses sagu dari kampung disebelah timur mereka ke bawah sampai Impiri dan Yaraya. Terkadang dengan menukar kapal Kano maupun dengan intimidasi dan unjuk kekuatan. Walaupun Tarya We kekurangan akses akan sagu dan populasi yang relatif kecil, posisi strategisnya di Teluk Etna memudahkan akses akan perdagangan untuk peralatan besi, kain, dan ornamen tubuh. Kekurangan akan jumlah pasukan bisa dibantu dengan senjata api. Sebuah pantai di Yaraya, dikenal dengan nama Minaki Tiri (pantai senapan) karena diserang oleh rombongan serangan Naowa.[7]

Pembentukan Kabupaten MimikaSunting

Kabupaten Mimika merupakan sebuah Kabupaten di Provinsi Papua Tengah yang terletak di wilayah pantai selatan dimana Mimika dulunya merupakan salah satu kecamatan dari Kabupaten Fakfak dan wilayahnya disebut Kecamatan Mimika Timur.[8]

Melihat kondisi pemerintahan saat itu dengan jumlah pegawai perwakilan kecamatan yang sangat sedikit serta luasnya wilayah pelayanan pemerintahan, maka Pemerintah Daerah Tingkat II Fakfak memandang perlu untuk melakukan pemekaran wilayah pemerintahan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat di wilayah Mimika yang tentunya membutuhkan perhatian dan pelayanan dari Pemerintah. Hal ini di wujudkan dengan pembentukan Kantor Pembantu Bupati di Timika  yang di tetapkan sebagai Pembantu Bupati Kepala Daerah Tingkat II Fak-fak wilayah Mimika oleh Bupati Kepala Daerah Tingkat II Fakfak.

Memperhatikan perkembangan jumlah penduduk, luas wilayah, potensi dan meningkatnya tugas dan tanggung jawab di bidang pemerintahan, maka di pandang perlunya pembentukan Pemerintahan Kabupaten Administratif sehingga Pemerintahan Pembantu Bupati Fak-fak wilayah Mimika di tetapkan sebagai Kabupaten Administratif pada tanggal 8 Oktober 1996 oleh Menteri Dalam Negeri di Jayapura dengan Bupati pertama, yakni Drs. Titus Oktovianus Poterayauw. Setelah terbentuk menjadi Kabupaten Administratif maka ditetapkan wilayah Kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Mimika Timur, Mimika Barat, Agimuga dan wilayah pemekaran Kecamatan Mimika Baru yang berkedudukan di Timika.[9]

Setelah kurang lebih 4 (empat) tahun pelaksanaan pemerintahan Kabupaten Administratif, maka pada tanggal 18 Maret tahun 2000 di resmikan perubahan status dari Kabupaten Administratif menjadi Kabupaten Definitif oleh Gubernur Provinsi Papua Drs. J.P. Salossa, M.Si berdasarkan Undang-undang No.45 Tahun 1999, selanjutnya Mimika dipimpin oleh Klemen Tinal.[10]

Kabupaten MimikaSunting

Setelah resmi menjadi Kabupaten Definitif, maka pada tanggal 18 Juni 2001 Pemerintah Daerah secara resmi menetapkan 12 Kecamatan (atau yang sekarang telah dirubah menjadi Distrik) yang menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Mimika. Distrik tersebut adalah Distrik Mimika Baru, Kuala Kencana, Tembagapura, Mimika Timur, Mimika Timur Jauh, Mimika Tengah, Mimika Barat, Mimika Barat Tengah, Mimika Barat Jauh, Agimuga, Jila, dan Jita.[11]

Kabupaten Mimika adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Timika dengan motto Eme Neme Yauware (bersatu, bersaudara kita membangun). Di kabupaten ini terletak Kecamatan Tembagapura di mana tambang emas terbesar di dunia milik PT. Freeport Indonesia berada. Terdapat sebuah bandar udara nasional di kabupaten ini, yaitu Bandara Moses Kilangin yang terletak di Timika. Serta pelabuhan Nasional, di Poumako.[12]

Kota Timika menjadi simbol utama dari Kabupaten Mimika karena segala yang berkaitan dengan perekonomian, pendidikan, kesehatan dan sebagainya berkumpul dan bersumber pada kota Timika. Nama Timika atau Mimika juga sangat populer, lantaran di wilayah pegunungan Papua ini beroperasi salah satu perusahaan tambang terbesar di dunia asal Amerika Serikat, yaitu Freeport Mc Moran Copper and Gold Inc.[13]

GeografiSunting

Kabupaten Mimika memiliki luas sekitar 21.693,51 km² atau 4,75% dari luas wilayah Provinsi Papua dan terletak antara 137°48'49.68" Bujur Timur hingga 134°52'21.36" Bujur Timur dan 4°2'5.64" Lintang Selatan hingga 5°14'13.56" Lintang Selatan.[14]

TopografiSunting

Kabupaten Mimika mempunyai topografi yang lengkap yakni dimulai dari dataran tinggi Pegunungan Jayawijaya hingga dataran rendah di pesisir selatan yang menghadap langsung Laut Arafura.[4] Di wilayah Kabupaten Mimika, terdapat tiga distrik yang memiliki topografi di dataran tinggi, yaitu Distrik Tembagapura, Distrik Agimuga, dan Distrik Jila.[15]

Perbatasan wilayahSunting

Wilayah Kabupaten Mimika berbatasan dengan beberapa kabupaten, yaitu

Utara Kabupaten Paniai, Kabupaten Deiyai, dan Kabupaten Puncak Jaya
Timur Kabupaten Asmat dan Kabupaten Nduga
Selatan Laut Arafura
Barat Kabupaten Kaimana

IklimSunting

Kabupaten Mimika disebut memiliki tempat dengan julukan wilayah terbasah di Indonesia, bahkan di dunia.Lokasi wilayah terbasah di dunia ini berada di Mile Post 50 (MP50), tepatnya di kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika. Dilansir dari laman BMKG, temuan ini didapat pada Oktober 2018 saat tim BMKG melakukan survey pemantauan glacier di Puncak Jaya Papua bersama dengan tim divisi environmental PT. Freeport Indonesia (PTFI). Tim BMKG yang melakukan Survey Pada saat yang sama, tim BMKG-PTFI juga mendirikan papan nama bertuliskan "The Wettest Place on Earth” di Mile 50 (Stasiun MP50). Stasiun MP50 di Mimika merupakan salah satu dari 12 stasiun pemantau cuaca otomatis yang dikelola oleh PTFI dan setiap tahun dikalibrasi oleh BMKG.[16]Pada rentang tahun 1994-2011 dan 2016-2018, Stasiun MP50 merekam tingkat curah hujan rata-rata lima tahunan pada angka 12.143 mm dengan curah hujan tahunan tertinggi pada 1999 sebesar 15.457 mm. Suhu udara di wilayah Mimika bervariasi berdasarkan tinggi muka lahan yakni ≤23 °C di wilayah pegunungan dan 22°–33 °C di wilayah dataran rendah dan pesisir. Tingkat kelembapan di wilayah ini pun tinggi berkisar antara 70% hingga 90%.

Data iklim Kabupaten Mimika, Papua, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 31.4
(88.5)
31.5
(88.7)
31.7
(89.1)
30.6
(87.1)
29.8
(85.6)
28.5
(83.3)
27.6
(81.7)
27.4
(81.3)
28.3
(82.9)
29.4
(84.9)
30.2
(86.4)
31.3
(88.3)
29.81
(85.65)
Rata-rata harian °C (°F) 26.7
(80.1)
26.8
(80.2)
26.9
(80.4)
26.3
(79.3)
25.8
(78.4)
24.9
(76.8)
24.2
(75.6)
24.1
(75.4)
24.7
(76.5)
25.4
(77.7)
26.0
(78.8)
26.6
(79.9)
25.7
(78.26)
Rata-rata terendah °C (°F) 21.9
(71.4)
22.0
(71.6)
22.1
(71.8)
21.9
(71.4)
21.7
(71.1)
21.3
(70.3)
20.8
(69.4)
20.9
(69.6)
21.1
(70)
21.5
(70.7)
21.8
(71.2)
21.9
(71.4)
21.58
(70.83)
Presipitasi mm (inci) 287
(11.3)
265
(10.43)
313
(12.32)
295
(11.61)
267
(10.51)
264
(10.39)
258
(10.16)
275
(10.83)
286
(11.26)
261
(10.28)
234
(9.21)
252
(9.92)
3.257
(128,22)
Rata-rata hari hujan 20 18 22 21 18 17 16 19 20 17 15 16 219
% kelembapan 81 82 87 86 85 82 81 83 85 82 80 81 82.9
Rata-rata sinar matahari harian 5.8 5.6 4.1 4.7 5.2 4.9 5.8 5.3 4.8 5.4 6.3 5.7 5.3
Sumber #1: BMKG[17] & Climate-Data.org[18]
Sumber #2: Weatherbase[19]

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

Berikut ini adalah Bupati Mimika dari masa ke masa.

No Bupati Administratif Awal menjabat Akhir menjabat Partai Wakil Bupati Periode Ref.
1
 
Titus Octovianus Potereyauw
8 Oktober 1996
14 Desember 2001
Non Partai
Jabatan Kosong
1
[20]
No Bupati Awal menjabat Akhir menjabat Partai Wakil Bupati Periode Ref.
1
 
Klemen Tinal
14 Desember 2001
14 Desember 2006
Golongan Karya
 

Methodius Mamapuku

1
[21]
 
Athanasius Allo Rafra
(Pelaksana Harian)
14 Desember 2006
19 Desember 2007
Non Partai
Jabatan Kosong
[22]
Athanasius Allo Rafra
(Penjabat)
19 Februari 2007
4 Desember 2008
[23]
(1)
 
Klemen Tinal
4 Desember 2008
9 April 2013
Golongan Karya
 

Abdul Muis

2
[24]
 
Abdul Muis
(Pelaksana Tugas)
9 April 2013
16 Mei 2013
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Jabatan Kosong
2
Abdul Muis
16 Mei 2013
4 Desember 2013
[25]
 
Ausilius You
(Pelaksana Harian)
4 Desember 2013
26 Februari 2014
Non Partai
Jabatan Kosong
[26]
Ausilius You
(Penjabat)
26 Februari 2014
6 September 2014
[27]
3
 
Eltinus Omaleng
6 September 2014
23 April 2018
Golongan Karya
 
Yohanis Bassang
3
[28]
 

Yohanis Bassang (Pelaksana Tugas)

23 April 2018
23 Juni 2018
Golongan Karya
Jabatan Kosong
[29]
(3)
 
Eltinus Omaleng
23 Juni 2018
6 September 2019
Golongan Karya
 
Yohanis Bassang
[30]
6 September 2019
15 September 2022
 
Johannes Rettob
4
[31]
 
Johannes Rettob
(Pelaksana Tugas)
15 September 2022
petahana
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Jabatan Kosong
[32]

PerwakilanSunting


Dewan Perwakilan Rakyat DaerahSunting

DPRD Mimika beranggotakan 35 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Anggota DPRD Mimika yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 25 November 2019 oleh Ketua Pengadilan Negeri Timika, Sonny Alfian.[33][34][35][36][37][38] Komposisi anggota DPRD Mimika periode 2019-2024 terdiri dari 10 partai politik dimana Partai Golkar adalah partai politik pemilik kursi terbanyak setelah berhasil meraih 7 kursi, kemudian disusul oleh Partai NasDem, PDI Perjuangan, dan Partai Gerindra yang masing-masing berhasil meraih 5 kursi.Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Mimika dalam dua periode terakhir.[39][40]

Partai Politik Jumlah Kursi pada Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 4   4
  Gerindra 6   5
  PDI-P 2   5
  Golkar 3   7
  NasDem 2   5
  Perindo (baru) 3
  PSI (baru) 1
  PAN 3   0
  Hanura 3   1
  Demokrat 3   3
  PBB 6   1
  PKPI 3   0
Jumlah Anggota 35   35
Jumlah Partai 10   10

DistrikSunting

Kabupaten Mimika terdiri atas 18 distrik, 19 kelurahan, dan 133 kampung dengan luas wilayah 21.633,00 km² dan jumlah penduduk 306.517 jiwa (2017). Kode Wilayah Kabupaten Mimika adalah 91.09.[41][42][43]

Kode Wilayah Nama Distrik Ibu kota Jumlah Daftar
Kelurahan Kampung
91.09.01 Mimika Baru Timika 11 3
91.09.02 Agimuga Kiliarma - 8
91.09.03 Mimika Timur Mapuru Jaya 1 5
91.09.04 Mimika Barat Kokonao - 7
91.09.05 Jita Sempan Timur - 10
91.09.06 Jila Jila - 12
91.09.07 Mimika Timur Jauh Ayuka - 5
91.09.08 Mimika Tengah Atuka - 5
91.09.09 Kuala Kencana Kuala Kencana 2 8
91.09.10 Tembagapura Tembagapura 1 13
91.09.11 Mimika Barat Jauh Potowai Buru - 5
91.09.12 Mimika Barat Tengah Kapiraya - 9
91.09.13 Kwamki Narama Kwamki Narama 1 9
91.09.14 Hoya Hoya - 6
91.09.15 Iwaka Iwaka - 7
91.09.16 Wania Kamoro Jaya 3 4
91.09.17 Amar Amar - 6
91.09.18 Alama Alama - 11
Total 19 133

DemografiSunting

AgamaSunting

 
Gereja Katolik Tiga Raja Timika
 
Masjid Raya Babussalam Timika

Menurut Visualisasi Data Kependudukan Kementerian Dalam Negeri 2022 mencatat bahwa mayoritas kabupaten Mimika memeluk agama Kekristenan yakni 71,10%. Pemeluk agama Katolik sebanyak 22,56% dan sebagian lagi Protestan sebanyak 48,54%. Sebagian besar lagi menganut agama Islam yakni sebanyak 28,75%, diikuti agama Buddha sebanyak 0,05% dan selebihnya menganut agama Hindu sebanyak 0,09%.[44]

Kelompok etnisSunting

 
Suku Kamoro

Kabupaten Mimika didiami oleh 2 suku asli, yaitu suku Amungme yang mendiami wilayah pegunungan dan suku Kamoro di wilayah pantai. Selain itu ada 5 suku kekerabatan lainnya yakni suku Moni, Dani, Nduga, Damal dan Lani.[45] Selain penduduk asli ada juga suku-suku lain di Indonesia yang puluhan tahun menetap di Mimika antara lain dari Suku dan etnis Jawa, Makassar, Ambon, Bugis, Buton, Toraja, kini berbagai suku lainnya seperti Minahasa, Kei, Minang, Batak dan ada juga dari Suku Bali. Bahkan bisa di katakan bahwa hampir seluruh suku bangsa lain di Indonesia ada di kabupaten mimika dengan berbagai alasan, terutama mencari peluang Bekerja di Mimika, terutama wilayah perkotaan dan daerah pertambangan menjadi daya tarik yang kuat bagi pencari kerja dan pedagangan.[46]

Pembagian pendudukSunting

Penduduk pendatangSunting

Kelompok pertama, masyarakat Indonesia lainnya seperti pegawai pemerintahan dan pegawai swasta, anggota ABRI dan polisi, pedagang dan sebagainya. Kedatangan mereka karena pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan perusahaan dan penugasan sebagai pegawai negeri untuk instansi pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Sebagian dari masyarakat Indonesia lainnya ada yang datang secara spontan karena mengikuti saudaranya atau mencari peluang kerja.

Kelompok kedua, merupakan masyarakat pendatang yang berasal dari negara asing.Penduduk pendatang ini ada yang sudah menetap sejak lama berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan dan penyebaran agama Nasrani di daerah Papua bagian selatan. Mereka terdiri dari rombongan misionaris dan zending, kebanyakan berasal dari Eropa dengan pekerjaan antara lain; pendeta, penginjil, pekerja sosial dan sebagainya.Sejak dibukanya pertambangan makin banyak orang asing yang datang sebagai pekerja di PTFI dan di berbagai perusahaan kontraktornya. Mereka berasal antara lain dari Belanda, Jerman, Amerika Serikat, Kanada, Australia, Filipina dan sebagainya. Kedatangannya bersifat temporer biasanya berdasarkan ikatan kerja atau kontrak kerja. Pertambahan penduduk asing selalu menunjukkan peningkatan karena jenis pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus dan pergantian tenaga asing secara berkala.[47]

BahasaSunting

Bahasa KamoroSunting

Bahasa kamoro adalah bahasa yang termasuk kedalam rumpun bahasa Papua dari cabang Asmat–Kamoro yang dituturkan di pesisir selatan kabupaten Mimika oleh sekitar 8,000 orang. Bahasa Kamoro memiliki keragaman dialek, dan Kamoro mungkin tidak dapat dianggap sebagai satu bahasa.[48]

Bahasa AmungmeSunting

Bahasa Amungme yang disebut oleh beberapa peneliti bahasa Uhunduni memiliki beberapa dialek, di wilayah bagian selatan disebut Amung-kal sedangkan bahasa mereka di daerah utara disebut Damal-kal, selain itu mereka juga memiliki bahasa simbolik yang disebut Aro-a-kal dan Tebo-a-kal. Bahasa Tebo-a-kal hanga diucapkan di daerah yang dianggap keramat.[49] Bisa diketahui "Damal" adalah istilah yang diberikan oleh suku Dani, sedangkan "Uhunduni" adalah sebutan oleh suku Moni (Migani).

Bahasa Melayu PapuaSunting

Bahasa Melayu Papua adalah bahasa yang dituturkan di Papua, Indonesia. Jumlah penuturnya kini mencapai sekitar 500.000 dan cenderung meningkat. Bahasa Melayu Papua dianggap mirip dengan bahasa Melayu Ambon dan bahasa Melayu Manado.

KebudayaanSunting

KesenianSunting

Seni ukir kayu/patungSunting

 
Kamoro Art Exhibit to support Papuan art and culture

Suku Kamoro dikenal sebagai masyarakat yang memiliki keterampilan dalam membuat seni ukir atau patung, seperti yang pernah dikemukakan oleh J.Teurupun dalam Seni Ukir Suku Kamoro (1990). Hasil karya mereka terkesan lebih abstrak dibandingkan dengan karya-karya orang Asmat. Ekspresi seni dituangkan pada tongkat (ote-kapa) dengan motif sirip ikan (eraka waiti) dan latau tulang sayap kelelawar (tako-ema). Ini berarti bahwa pemilik tongkat yang membuat motif itu mempercayai bahwa mereka berasal dari ikan atau kelelawar. Orang yang tidak bisa mengukir dapat memesan motif tertentu sesuai dengan asal usulnya kepada seorang pengukir. Motif lain adalah "ruas tulang belakang" (uema) yang bisa diartikan tulang belakang manusia, ikan, atau unggas. Orang Kamoro berpendapat bahwa ruas tulang belakag itu merupakan lambang kehidupan. Motif awan putih berarak (uturu tani) yang dapat menimbulkan macam-macam imajinasi, baik pada diri pengukir, pemilik atau siapa pun yang melihatnya. Imajinasi tersebut bisa menyangkut kerinduan pada kampung halaman, kekasih yang sudah tiada, ingatan terhadap peristiwa gempa bumi, dan lain-lain.

Kuliner khasSunting

Sagu tindisSunting

Mimika punya berbagai Kuliner khas yang bahan utamanya sagu. Salah satunya Sagu Tindis yang merupakan makanan khas Suku Kamoro yang terbuat dari sagu dan parutan kelapa. Sagu Tindis menjadi makanan sehari-hari masyarakat Suku Kamoro yang mendiami pesisir pantai Mimika. Bahan sagu sendiri didapatkan dari emplur atau sari pati sagu dari pohon sagu yang banyak tumbuh di Papua, termasuk di Kabupaten Mimika.[50]

Ikan bakar coloSunting

Ikan bakar colo merupakan makanan khas Papua yang berasal dari suku Kamoro atau lebih dikenal dengan masyarakat daerah Timika. Mereka tinggal di daerah pesisir pantai sehingga mau tidak mau hidupnya bergantung pada kekayaan yang dihasilkan oleh laut, salah satunya adalah ikan laut. Makanan favorit dari masyarakat suku Kamoro adalah ikan bakar colo yang juga mejadi makanan khas masyarakat Timika.[51]

PerekonomianSunting

Perekonomian Mimika berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2021 mencapai Rp 95,23 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 69,62 triliun. Ekonomi Mimika pada tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 36,78 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, pertumbuhan terbesar terjadi pada Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 44,14 persen. Komponen penyumbang PDRB Lapangan usaha yang terbesar ada pada Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 86 persen.[52]

JulukanSunting

Negeri diatas sungaiSunting

Dalam bahasa Kamoro, Mimika berarti sungai yang meluap. Mungkin hal ini pulalah yang melatarbelakangi sehingga Kabupaten Mimika dijuluki “Negeri di Atas Sungai” karena memiliki kurang lebih 94 Daerah Aliran Sungai (DAS).[53]

Daerah Emas & DollarSunting

Mimika, merupakan daerah tambang emas terbesar di Indonesia. Emas tersebut dikelola oleh PT Freeport. Diketahui PT Freeport menghasilkan sekitar 240kg emas murni setiap harinya. Mimika juga dijuluki Daerah Dollar karena keberadaan perusahaan asing Freeport dimana para pekerja tambang di tempat ini mendapatkan gaji hingga puluhan juta perbulan.[54][55]

Daerah BisnisSunting

Mimika dijuluki daerah ‘bisnis’ banyak orang datang untuk mencari pekerjaan,juga berbisnis. Timika juga biasa disebut sebagai miniaturnya Indonesia, sebab berbagai suku ada di Timika, bahkan suku-suku yang menguasai ekonomi perdagangan di Mimika terbilang cukup banyak.[56]

Wilayah TerbasahSunting

Kabupaten Mimika disebut memiliki tempat dengan julukan wilayah terbasah di Indonesia, bahkan di dunia.Lokasi wilayah terbasah di dunia ini berada di Mile Post 50 (MP50), tepatnya di kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika[57]

PariwisataSunting

 
Puncak Jaya
 
Taman Nasional Lorentz

SatwaSunting

 
Burung Pigeon Crowned Selatan ditemukan di Taman Nasional Lorentz hanya terbatas pada hutan dataran rendah selatan New Guinea

Jenis-jenis satwa yang sudah diidentifikasi di Taman Nasional Lorentz sebanyak 630 jenis burung (± 70 % dari burung yang ada di Papua) dan 123 jenis mamalia. Jenis burung yang menjadi ciri khas taman nasional ini ada dua jenis kasuari, empat Megapoda, 31 jenis merpati, 30 jenis kakatua, 13 jenis burung udang, 29 jenis burung madu, dan 20 jenis endemik di antaranya cendrawasih ekor panjang (Paradigalla caruneulata) dan puyuh salju (Anurophasis monorthonyx).

Satwa mamalia tercatat antara lain babi duri moncong panjang (Zaglossus bruijnii), babi duri moncong pendek (Tachyglossus aculeatus), 4 jenis kuskus, walabi, kucing hutan, dan kanguru pohon.

TransportasiSunting

Bandar UdaraSunting

 
Bandar Udara Internasional Mozes Kilangin
  • Bandar Udara Mozes Kilangin
  • Bandar Udara Kelas III Kokonao
  • Terminal VIP & UMUM, Bandara Udara Moses Kilangin
  • Bandar Udara Mozes Kilangin Timika Sisi Selatan
  • Hangar Bandara Udara UPBU Mozes Kilangin

PelabuhanSunting

 
Pelabuhan Transit Keuskupan Maria Bintang Laut
  • Pelabuhan Amamapare
  • Pelabuhan Arwana
  • Pelabuhan Atapo
  • Pelabuhan LPMAK
  • Pelabuhan Muara Mas Raya
  • Pelabuhan Pomako
  • Pelabuhan Rakyat Timika Papua Indonesia
  • Pelabuhan Transit Keuskupan Maria Bintang Laut
  • Pelabuhan Uta 1
  • Pelabuhan Uta 2

OlahragaSunting

StadionSunting

Mimika Sports ComplexSunting

Stadion Atletik Mimika dan berada di area Mimika Sport Complex, kawasan SP-2, Kelurahan Wanagon, Distrik Mimika, Kota Timika. Dilansir dari Indonesia.go.id, Stadion Atletik ini sudah berstandar Federasi Asosiasi Atletik Internasional (IAAF) Kelas 2 dan bisa menggelar 42 nomor pertandingan dalam atletik.

Stadion dibangun di atas lahan seluas 1.455 meter persegi, dilengkapi lapangan rumput untuk nomor Sepak Bola, lompat galah, lompat jauh, lempar lembing, lempar cakram, dan tolak peluru.Sedangkan lintasan lari berbahan sintetis khusus untuk berbagai nomor lari. Stadion anyar ini dilengkapi sebuah lapangan latihan serta fasilitas penunjang lainnya.Terdapat pula dua tribun, yakni Tribun Barat dan Tribun Timur yang dapat menampung 3.500 penonton. Atap Tribun Timur menyerupai ekor burung cenderawasih (Paradisaeidae), satwa endemik Papua yang mendunia dan dikenal juga sebagai burung surga.[58]

Tim sepak bolaSunting

Persemi MimikaSunting

 
Logo Persemi Mimika

Persemi Mimika (atau singkatan dari Persatuan Sepakbola Mimika) adalah klub sepak bola Indonesia yang bermarkas di Stadion Wania Impi, Kabupaten Mimika, Papua. Tim ini berkompetisi Liga 3 Zona Papua.

Tim basketSunting

NSH Mountain Gold TimikaSunting

 
Logo NSH Mountain Gold Timika

NSH Mountain Gold Timika adalah tim bola basket yang berbasis di Timika, Papua, Indonesia. NSH Mountain Gold Timika adalah tim pertama dari Papua yang mengikuti kompetisi divisi utama IBL Indonesia.[59] Mountain Gold awalnya mendaftar sebagai tim baru untuk kompetisi musim 2020. Namun, slot tim baru hanya tersedia untuk dua tim (Bali United & West Bandits), sehingga Mountain Gold memutuskan untuk bergabung dengan NSH Jakarta. NSH Mountain Gold memiliki 3 pemain asli Papua, salah satunya adalah pemain dari suku Amungme di mana suku tersebut adalah suku asli dari Pegunungan Jayawijaya.

KesehatanSunting

KlinikSunting

  • klinik MMC
  • Klinik Harapan Timika
  • klinik satelit basecamp
  • KLINIK MITRA MEDIKA
  • Rumah Sehat Kasih Bunda
  • Klinik Bhuwana Lanud Yohanis Kapiyau
  • Klinik Medika Bakti ( Gedung Baru)
  • Klinik albert medika
  • Klinik Alfatih Medika
  • Kamoro dental care
  • Drg. Ainun Ayu Utami T.
  • Klinik Utikini Baru
  • Klinik & Apotik Medicine Center
  • Klinik Tribrata
  • Klinik Aisyah Care
  • KLINIK EL-SHADDAI
  • Klinik Mandiri
  • Klinik Shadiqah
  • KLINIK ELSTAR
  • Clinic B Care
  • Klinik Said
  • Praktek Gigi Mandiri
  • Klinik Prima Sehat
  • Harmoni Dental Care
  • Klinik Auwyong
  • Klinik Puri Husada II
  • klinik rafael
  • Klinik Cahaya Medika Center (cMc)
  • Klinik Julia
  • RIDGE CAMP CLINIC
  • Klinik Mitra Masyarakat
  • Klinik Efata
  • Klinik Pomako
  • Up.yusuf dental care
  • Klinik Dan Apotik Simalungun
  • Klinik Ridge Camp PT.Freeport
  • Klinik Cahaya Kasih
  • Klinik NARWASTU
  • Klinik Sentra Pendidikan Dan Kebudayaan

PuskesmasSunting

  • Puskesmas Wakia di Mupuruka, Mimika Bar. Tengah
  • Puskesmas Amar di Manuare, Mimika Bar
  • Puskesmas Ayuka di Jl. PAD No.11, Ayuka, Kec. Mimika Tim. Jauh
  • Puskesmas mapuru jaya di Mwapi, Kec. Mimika Tim
  • Puskesmas Wania Sp1 di Kamoro Jaya, Kec. Mimika Baru
  • Puskesmas Inagua di Nawaripi, Mimika Baru
  • Puskesmas Pembantu Sempan di Timika Jaya, Kec. Mimika Baru
  • Pustu Kelurahan Koprapoka di Koperapoka, Kec. Mimika Baru
  • Puskesmas Mimika di Timika Jaya, Kecamatan Mimika Baru
  • Puskesmas Wamena Kota di Jl. Cendrawasih No.25, Kwamki, Kec. Mimika Baru
  • Puskesmas Kwamki di Karang Senang, Kec. Kuala Kencana
  • Puskesmas Timika Jaya di Jl. Cendrawasih, Timika Jaya, Kec. Mimika Baru
  • Puskesmas Jileale di Jl. Trikora No.Kel, Karang Senang, Kec. Kuala Kencana
  • Puskesmas Bhintuka di Bhintuka, Kec. Kuala Kencana
  • Puskesmas Agimuga di Jl. Poros, Kiliarma, Agimuga

Rumah sakitSunting

Tokoh terkenalSunting

Berikut memuat beberapa nama tokoh terkenal serta kepemilikan marga yang berasal dari suku Kamoro dan Amungme;

ReferensiSunting

  1. ^ "Pembentukan Daerah-Daerah Otonom di Indonesia s/d Tahun 2014" (PDF). www.otda.kemendagri.go.id. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2019-07-12. Diakses tanggal 23 Februari 2020. 
  2. ^ "Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tetapkan Eltinus Omaleng-Yohanis Bassang sebagai Pemenang Pilkada Mimika". 2014-06-08. Diakses tanggal 2016-03-28. 
  3. ^ a b c "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2022" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 21 November 2022. 
  4. ^ a b "Kabupaten Mimika Dalam Angka 2020". www.mimikakab.bps.go.id. Diakses tanggal 12 Juni 2020. 
  5. ^ "Indeks Pembangunan Manusia 2020-2021". www.bps.go.id. Diakses tanggal 1 Desember 2021. 
  6. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (pdf). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 3 Agustus 2021. 
  7. ^ Pouwer, Jan (2010). Gender, ritual and social formation in West Papua : a configurational analysis comparing Kamoro and Asmat. Leiden: KITLV Press. hlm. 118. ISBN 90-04-25372-6. OCLC 808384659. 
  8. ^ "Sejarah Kabupaten Mimika: Mulai Dibangun dengan Anggaran Rp11 Miliar". mimikakab.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-12-11. 
  9. ^ R, Ronald. "Jas Merah : Kilas Sejarah Terbentuknya Kabupaten Mimika". Berita-Mimika (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-12-11. 
  10. ^ "Kabupaten Mimika". #PapuaUS - Papua Untuk Semua. Diakses tanggal 2022-12-11. 
  11. ^ "Kabupaten Mimika - Wiki Aswaja NU". wiki.laduni.id. Diakses tanggal 2022-12-11. 
  12. ^ seputarpapua (2017-10-08). "Sejarah Kabupaten Mimika". seputarpapua.com. Diakses tanggal 2022-11-21. 
  13. ^ https://www.kuwaluhan.com/2018/12/sejarah-asal-usul-kabupaten-mimika-papua.html
  14. ^ "Letak Geografis Kabupaten dan Kota di Provinsi Papua". Tentang Provinsi. Diakses tanggal 2022-12-11. 
  15. ^ KOMPUTER, UNIVERSITAS SAINS & TEKNOLOGI. "Kabupaten Mimika" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-12-12. 
  16. ^ Media, Kompas Cyber (2022-10-09). "Mimika, Wilayah dengan Curah Hujan Tertinggi yang Menjadi "Tempat Terbasah di Dunia"". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2022-12-12. 
  17. ^ "Kabupaten Mimika – Non ZOM 62" (PDF). BMKG. hlm. 74. Diakses tanggal 23 November 2021. 
  18. ^ "Timika, Papua, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 23 November 2021. 
  19. ^ "MIMIKA, INDONESIA". Weatherbase. Diakses tanggal 23 November 2021. 
  20. ^ "Mengenang Titus O Potereyauw, Sang Perintis Kabupaten Mimika". papua60detik.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-12-09. 
  21. ^ JawaPos.com (2021-05-22). "Tokoh Papua Sebut Klemen Tinal Pelopor Pembangunan Mimika". JawaPos.com. Diakses tanggal 2022-12-09. 
  22. ^ "Allo Rafra, Pahlawan di Jalan Sunyi". SALAM PAPUA. Diakses tanggal 2022-12-09. 
  23. ^ "Athanasius Allo Rafra dan Christa Simatupang Rayakan Ultah Pernikahan ke 40, Benih Cinta Muncul di Asrama Putri Asri Nurjaya Jayapura". SALAM PAPUA. Diakses tanggal 2022-12-09. 
  24. ^ Administrator (2008-12-04). "Bupati Mimika Dilantik, Istrinya Buron". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-12-09. 
  25. ^ "Gubernur Lantik Abdul Musi Sebagai Bupati Mimika, Hentikan Parang Suku, Saatnya Membangun Mimika". www.papua.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-12-09. 
  26. ^ Home; Terkini; News, Top; Terpopuler; Nusantara; Nasional; Daerah; Hidup, Gaya; Olahraga. "Ausilius You kembali jabat sekda definitif Mimika". Antara News Papua. Diakses tanggal 2022-12-09. 
  27. ^ "Gubernur Lantik Ausilius You sebagai Caretaker Bupati Mimika". papua.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-12-09. 
  28. ^ "Pemilihan umum Bupati Mimika 2018". Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2022-10-31. 
  29. ^ Home; Terkini; News, Top; Terpopuler; Nusantara; Nasional; Daerah; Hidup, Gaya; Olahraga. "Yohanis Bassang resmi jabat Plt Bupati Mimika". Antara News Papua. Diakses tanggal 2022-12-09. 
  30. ^ Home; Terkini; News, Top; Terpopuler; Nusantara; Nasional; Hukum; Politik; Daerah. "Papua - MK Kukuhkan Ombas Pemenang Pilkada Mimika". Antara News Makassar. Diakses tanggal 2022-12-09. 
  31. ^ "Sah, Eltinus Omaleng dan Johannes Rettob Pimpin Kabupaten Mimika 5 Tahun Ke Depan". SALAM PAPUA. Diakses tanggal 2022-12-09. 
  32. ^ seputarpapua (2022-09-26). "John Rettob Resmi Jadi Pelaksana Tugas Bupati Mimika". seputarpapua.com. Diakses tanggal 2022-12-09. 
  33. ^ Fatma, Anya (25-11-2019). Batt, ed. "35 Anggota DPRD Mimika Periode 2019-2024 Resmi Dilantik". SeputarPapua.com. Diakses tanggal 23-03-2020. 
  34. ^ "35 Anggota DPRD Mimika Periode 2019-2024 Resmi Dilantik". TerbukaNews.com. 25-11-2019. Diakses tanggal 23-03-2020. 
  35. ^ Abie, Andi (26-11-2019). "Pelantikan DPRD Mimika Periode 2019-2024 Hujan Interupsi". HarianPapuaNews.com. Diakses tanggal 23-03-2020.  [pranala nonaktif permanen]
  36. ^ "35 Anggota DPRD Mimika Periode 2019-2024 Resmi Dilantik". Salam Papua. 26-11-2019. Diakses tanggal 23-03-2020. 
  37. ^ "Usai Dilantik Oleh Ketua Pengadilan Negeri Timika, 35 Anggota DPRD Mimika Periode 2019-2024 Resmi Bekerja". Humas DPRD Mimika. 25-11-2019. Diakses tanggal 23-03-2020.  [pranala nonaktif permanen]
  38. ^ "35 Anggota DPRD Mimika Periode 2019-2024 Resmi Bertugas". Papua 60 Detik. 14-01-2020. Diakses tanggal 23-03-2020.  [pranala nonaktif permanen]
  39. ^ "Info Pemilu 2019". KPU RI. Diakses tanggal 09-01-2020. 
  40. ^ "35 NAMA ANGGOTA DPRD TERPILIH MIMIKA DIPUBLIKASIKAN LEWAT FACEBOOK". tabloidjubi.com. 13-05-2015. Diakses tanggal 23-03-2020. 
  41. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-09-19. Diakses tanggal 5 Desember 2018. 
  42. ^ "Statistik Potensi Desa Propinsi Papua 2018". BPS Provinsi Papua. Diakses tanggal 27 Februari 2019. 
  43. ^ "Kabupaten Mimika Dalam Angka 2018". BPS Kabupaten Mimika. Diakses tanggal 6 Maret 2019. 
  44. ^ "ArcGIS Web Application". gis.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 2022-12-30. 
  45. ^ "rtulus.mhs.uksw.edu". Diakses tanggal 2022-12-12. 
  46. ^ "Sejak lama pendatang dari luar Papua terus mendatangi Mimika" (dalam bahasa Inggris). 2022-01-26. Diakses tanggal 2022-12-31. 
  47. ^ "Sejak lama pendatang dari luar Papua terus mendatangi Mimika" (dalam bahasa Inggris). 2022-01-26. Diakses tanggal 2022-12-31. 
  48. ^ New Guinea World, Kamoro
  49. ^ "Papua - PDF". Scribd. 2021-08-05. Diakses tanggal 2022-10-25. 
  50. ^ Liputan6.com (2022-03-30). "6 Fakta Menarik Mimika, Lokasi Salah Satu Perusahaan Tambang Terbesar di Dunia". liputan6.com. Diakses tanggal 2023-01-03. 
  51. ^ "Ikan Bakar Colo Papua » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2023-01-03. 
  52. ^ "Badan Pusat Statistik Kabupaten Mimika". mimikakab.bps.go.id. Diakses tanggal 2023-01-04. 
  53. ^ Kompasiana.com (2017-01-24). "Fakta Unik dari Kabupaten Mimika, Provinsi Papua". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2023-01-04. 
  54. ^ Brilian, Almadinah Putri. "5 Daerah Penghasil Emas Terbesar di Indonesia". detikfinance. Diakses tanggal 2023-01-04. 
  55. ^ Kompasiana.com (2017-01-24). "Fakta Unik dari Kabupaten Mimika, Provinsi Papua". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2023-01-04. 
  56. ^ seputarpapua (2022-01-25). "Kota Bisnis Menjadi Tujuan". seputarpapua.com. Diakses tanggal 2023-01-04. 
  57. ^ Media, Kompas Cyber. "Mimika, Wilayah dengan Curah Hujan Tertinggi yang Menjadi "Tempat Terbasah di Dunia"". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2023-01-04. 
  58. ^ Media, Kompas Cyber (2021-10-09). "Mengenal Stadion Atletik Mimika di Tanah Papua, Dibangun dengan Anggaran Rp 468 Miliar". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2022-12-29. 
  59. ^ "Merged". Diakses tanggal 11 December 2020. 

Pranala luarSunting