Buka menu utama

Kabupaten Bone

kabupaten di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia

Kabupaten Bone (Bugis: ᨀᨅᨘᨄᨈᨛ ᨅᨚᨊᨛ) adalah salah satu Daerah otonom di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di kota Watampone. Berdasarkan data Kabupaten Bone Dalam Angka Tahun 2015 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone, jumlah penduduk Kabupaten Bone Tahun 2015 adalah 738.515 jiwa, terdiri atas 352.081 laki‐laki dan 386.434 perempuan. Dengan luas wilayah Kabupaten Bone sekitar 4.559 km2 persegi, rata‐rata tingkat kepadatan penduduk Kabupaten Bone adalah 162 jiwa per km2.

Kabupaten Bone
Bone Regency Logo.png
Lambang Kabupaten Bone


Moto: - SUMANGE TEALARA (TEGUH DALAM KEYAKINAN KUKUH DALAM KEBERSAMAAN)



Locator Bone Regency.svg
Peta lokasi Kabupaten Bone di Sulawesi Selatan
Koordinat: 4°13'- 5°6' LS dan 119°42'-120°30' BT-
Provinsi Sulawesi Selatan
Dasar hukum -
Tanggal peresmian -
Ibu kota Kota Watampone
Pemerintahan
-Bupati Dr. H. A. Fahsar M. Padjalangi, M.Si.
-Wakil Bupati Dr.H. Ambo Dalle,M.M
APBD
-APBD -
-DAU Rp. 977.807.065.000.-(2015)[1]
Luas 4.559 km²
Populasi
-Total 734,119 jiwa (2014)
-Kepadatan 161 jiwa/Km2
Demografi
-Kode area telepon 0481
Pembagian administratif
-Kecamatan 27
-Kelurahan 44
Simbol khas daerah
Situs web http://www.bone.go.id/
Trestel di Pelabuhan Bajoe, 3 kilometer menjorok ke arah laut
Trestel di Pelabuhan Bajoe

Daftar isi

GeografiSunting

Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah yang berada di pesisir timur Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis dalam perdagangan barang dan jasa di Kawasan Timur Indonesia yang secara administratif terdiri dari 27 kecamatan, 328 desa dan 44 kelurahan. Kabupaten ini terletak 174 km ke arah timur Kota Makassar, berada pada posisi 4°13'- 5°6' LS dan antara 119°42'-120°30' BT. Luas wilayah Kabupaten Bone 4.559 km² dengan rincian lahan sebagai berikut

  • Persawahan: 88.449 Ha
  • Tegalan/Ladang: 120.524 Ha
  • Tambak/Empang: 11.148 Ha
  • Perkebunan Negara/Swasta: 43.052,97 Ha
  • Hutan: 145.073 Ha
  • Padang rumput dan lainnya: 10.503,48 Ha

Batas WilayahSunting

Utara Kabupaten Wajo, Soppeng
Timur Teluk Bone
Selatan Kabupaten Sinjai, Gowa
Barat Kabupaten Maros, Pangkep, Barru

IklimSunting

Wilayah Kabupaten Bone termasuk daerah beriklim sedang. Kelembaban udara berkisar antara 95%-99% dengan temperatur berkisar 26 °C – 34 °C.

Selain kedua wilayah yang terkait dengan iklim tersebut, terdapat juga wilayah peralihan, yaitu: Kecamatan Bontocani dan kecamatan Libureng yang sebagian mengikuti wilayah barat dan sebagian lagi wilayah timur. Rata-rata curah hujan tahunan di wilayah Bone bervariasi, yaitu: rata-rata < 1.750 mm; 1750 – 2000 mm; 2000 – 2500 mm dan 2500 – 3000 mm.

Pada wilayah Kabupatan Bone terdapat juga pengunungan dan perbukitan yang dari celah-celahnya terdapat aliran sungai. Disekitarnya terdapat lembah yang cukup dalam. Kondisinya sebagian ada yang berair pada musim hujan yang berjumlah sekitar 90 buah. Namun pada musim kemarau sebagian mengalami kekeringan, kecuali sungai yang cukup besar, seperti sungai Walenae, Cenrana, Palakka, Jaling, Bulu-bulu, Salomekko, Tobunne dan Lekoballo.

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

Berikut ini adalah daftar bupati Bone yang menjabat sejak pembentukannya pada tahun 1960, di dalamnya termasuk Kepala Afdeling Bone.

No Bupati[2] Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Bupati
1
Abdul Rachman Daeng Mangung
1951
1951
1
[3]
2
Andi Pangerang Daeng Rani
1951
1955
2
3
Ma’mun Daeng Mattiro
1955
1957
3
4
  H.
Andi Mappanyukki
1957
1960
4
5
Andi Suradi
1960
1966
5
Andi Djamuddin
(Penjabat)
1966
1966
Andi Tjatjo
(Pelaksana tugas)
1966
1967
6
Andi Baso Amir
1967
1969
6
7
H.
Suaib
1969
1976
7
8
H.
P.B. Harahap
1976
1982
8
H.
Andi Madeali
(Penjabat)
1982
1983
9
Andi Syamsu Alam
1983
1988
9
10
Andi Syamsoel Alam
1988
1993
10
11
  Andi Muhammad Amir
1993
1998
11
1998
2003
12
Drs.H.
Andi Idris Makkasau
12
  H.
Andi M. Idris Galigo
2003
2008
13
H.
Andi Fahsar M. Padjalangi
M.Si.
2008
2013
14
H.
A.M. Said Pabokori
13
  Dr. H.
Andi Fahsar Mahdin Padjalangi
M.Si.
18 April 2013
18 April 2018
15
[4]
Drs. H.
Ambo Dalle
M.M.
  Ir.
Andi Bakti Haruni
CES
13 Februari 2018
19 April 2018
26 September 2018
[5][6]
(13)
  Dr. H.
Andi Fahsar Mahdin Padjalangi
M.Si.
26 September 2018
Petahana
16
Drs. H.
Ambo Dalle
M.M.
Catatan

Dewan PerwakilanSunting

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bone

KecamatanSunting

DemografiSunting

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone, jumlah penduduk Kabupaten Bone Tahun 2014 adalah 738.515 jiwa, terdiri atas 352.081 laki‐laki dan 386.434 perempuan. Dengan luas wilayah Kabupaten Bone sekitar 4.559 km2 persegi, rata‐rata tingkat kepadatan penduduk Kabupaten Bone adalah 162 jiwa per km2..[7]

Kabupaten Bone tergolong kabupaten yang besar dan luas di Sulawesi Selatan. Rata-rata jumlah penduduk per km2 adalah 162 jiwa. Terkait dengan perannya sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, dan fasilitas publik lain, maka mayoritas penduduk tinggal terpusat di ibu kota kabupaten. Kepadatan penduduknya mencapai 1.111,78 jiwa per km2.

Keberadaan penduduk dalam jumlah yang besar,seringkali dianggap sebagai pemicu masalah-masalah kependudukan seperti kemiskinan dan pengangguran. Namun, dalam tinjauan demografi, penting untuk melihat struktur umur penduduk. Penduduk usia produktif yang besar dan berkualitas dapat berperan positif dalam pembangunan ekonomi.

Penduduk Kabupaten Bone didominasi oleh penduduk muda dan usia produktif. Penduduk usia produktif memiliki jumlah terbesar yaitu 64,50 persen dari keseluruhan populasi dengan rasio ketergantungan sebesar 55,03 persen. Artinya, setiap 100 orang penduduk usia produktif menanggung sebanyak 55 hingga 56 penduduk yang belum produktif dan tidak produktif lagi.

Hal lain yang menarik diamati pada piramida penduduk adalah adanya perubahan arah perkembangan penduduk yang ditandai dengan penduduk usia 0-4 tahun yang jumlahnyalebih kecil dari kelompok penduduk usia yang lebih tua yaitu 5-9 tahun. Kondisi tersebut mengindikasikan terjadinya penurunan tingkat kelahiran penduduk pada beberapa tahun ini.

Indikasi turunnya tingkat kelahiran, terkait dengan peningkatan penggunaan alat kontrasepsi. Jumlah akseptor KB aktif di Kabupaten Bone tahun 2014 tercatat 87.220 orang meningkat dari tahun 2013. Metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan adalah suntikan (33,40 persen), pil ( 28,76 persen), dan implant (25,61 persen).

Media MassaSunting

Media OnlineSunting

Media online yang tersedia antara lain:

Media cetakSunting

Beberapa surat kabar lokal, antara lain:

RadioSunting

  • Radio nasional ; RRI
  • Radio lokal ; Radio Suara Bone Beradat, BIF FM, dan SDI.

TelevisiSunting

Di Kabupaten Bone juga terdapat beberapa TV swasta lokal yang beroperasi, yaitu Matajang TV, dan SMK TV.

ReferensiSunting

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ "Bupati Bone dari Masa ke Masa". Pemerintah Kabupaten Bone. Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Kabupaten Bone. 20 September 2013. Diakses tanggal 16 Januari 2018. 
  3. ^ "Bupati Bone Dari Masa ke Masa". telukbone.or.id. Diakses tanggal 2 Februari 2017. 
  4. ^ "Fahsar-Ambo Dalle, Bupati Pertama Dilantik Gubernur". rakyatsulsel.com. 18 April 2013. Diakses tanggal 2 Februari 2017. 
  5. ^ Muhammad, Justang (18 April 2018). Anas, Suryana, ed. "Jadi Penjabat Bupati Bone, Ini Kata A Bakti Haruni". tribunnews.com. Diakses tanggal 21 Mei 2018. 
  6. ^ "Andi Bakti Haruni Resmi Selaku Penjabat Bupati Bone". Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 18 April 2018. Diakses tanggal 21 Mei 2018. 
  7. ^ http://www.bps.go.id/hasilSP2010/sulsel/7311.pdf

Pranala luarSunting