Stasiun Gubug

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Gubug (GUB) (Hanacaraka:ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦒꦸꦧꦸꦒ꧀, Sêtasiyun Gubug) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kuwaron, Gubug, Grobogan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +11 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang.

Stasiun Gubug

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun GUB.png
  • Singkatan: GUB
  • Nomor: 2609
Stasiun Gubug 2020.jpg
Peron Stasiun Gubug, 2020
Foto ini diambil dari dalam kereta api Maharani
LokasiKuwaron, Gubug, Grobogan, Jawa Tengah 58164
Indonesia
Ketinggian+11 m
OperatorDaerah Operasi IV Semarang
Letak dari pangkalkm 30+936 lintas Semarang Tawang-Brumbung-Gambringan[1]
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang agak rendah, satu peron pulau yang agak rendah, dan satu peron pulau yang cukup tinggi; tidak ada peron pulau di antara jalur 2 dan 3)
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Konstruksi
ParkirYa
Informasi lain
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka1924
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Brumbung Kedung Sepur
Semarang Poncol–Ngrombo, p.p.
Karangjati
ke arah Ngrombo
Layanan
Kedung Sepur
Teknis
Tipe persinyalan
  • Mekanik tipe Siemens & Halske semiotomatis dengan modifikasi sinyal muka jenis elektrik (s.d. 2013)
  • Elektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02 (2013-sekarang)
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket khusus KA lokal/komuter yang singgah saja.
Lokasi pada peta
Stasiun Gubug berlokasi di Indonesia
Stasiun Gubug
Stasiun Gubug
Lokasi di Indonesia
Stasiun Gubug setelah selesai dibangun oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij

Awalnya stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda pada segmen mulai stasiun ini hingga Stasiun Alastua resmi dioperasikan pada akhir Agustus 2013[3] dan kemudian hingga Stasiun Ngrombo pada akhir November 2013[4], terdapat masing-masing satu jalur lurus dan jalur belok baru di sisi barat daya stasiun sehingga jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Semarang saja, sedangkan jalur lurus baru tersebut menjadi jalur 3 sebagai sepur lurus hanya untuk arah Surabaya. Selain itu, sistem persinyalan diubah menggunakan jenis elektrik.

Dahulu ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Karangjati, terdapat Halte Saban, Halte Latak, dan Halte Sambung yang kini sudah tidak aktif. Sementara ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Tegowanu, terdapat Halte Kramat (Grobogan) yang juga bernasib sama.[5]

Hanya satu kereta api yang berhenti di stasiun ini, yaitu KA Kedung Sepur.

Layanan kereta apiSunting

Kedung Sepur, tujuan Semarang dan tujuan Ngrombo (komuter eksekutif)

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Gubug per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
352 Kedung Sepur Ngrombo (NBO) Komuter Eksekutif 07.17 07.19
351 Semarang Poncol (SMC) 10.41 10.43
354 Ngrombo (NBO) 15.05 15.07
353 Semarang Poncol (SMC) 17.41 17.43

InsidenSunting

Pada tanggal 15 April 2006 pukul 02.10 WIB, KA Sembrani dan Kertajaya bertabrakan di emplasemen Stasiun Gubug. Kecelakaan itu terjadi ketika KA Kertajaya meninggalkan jalur kereta api sebelum waktunya saat hendak disusul KA Sembrani yang datang dari arah belakang. Hal itu disebabkan oleh kerusakan pemindah kanal radio lokomotif KA Kertajaya sehingga kabar penyusulan KA Kertajaya oleh KA Sembrani dari PPKA kepada masinis KA Kertajaya tidak tersampaikan dan banyaknya penumpang dalam kabin masinis. Dalam musibah tersebut, 13 orang meninggal dunia dan 26 lainnya masuk rumah sakit.[6]

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Faisol, Edi (2013-08-28). "Rel Ganda Alastua-Gubug Siap Dilalui". Tempo.co. Diakses tanggal 2020-04-11. 
  4. ^ Prabowo, Andika (2013-12-12). "Pertengahan 2014, jalur rel ganda beroperasi". SindoNews.com. Diakses tanggal 2020-06-15. 
  5. ^ Officieele Reisgids der Spoor en Tramwegen en Aansluitende Automobieldiensten op Java en Madoera. Staatsspoor en Tramwegen Particuliere Spoor en Tramweg-Maatschappijen. 1931. hlm. 162–163. 
  6. ^ Liputan 6 - Kecelakaan Diduga Akibat Kesalahan Pemberangkatan Kereta
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Tegowanu
ke arah Brumbung
Segitiga Brumbung–Gundih–Gambringan
Brumbung–Gambringan
Karangjati
ke arah Gambringan

Koordinat: 7°03′40″S 110°40′10″E / 7.061000°S 110.669555°E / -7.061000; 110.669555