Libya

Negara Arab di Timur Tengah atau Afrika Utara

Libya atau Libia dalam bahasa Italia (bahasa Arab: ‏ليبيا, translit. Lībyā‎), secara resmi Negara Libya[6][7] adalah sebuah negara di wilayah Maghrib Afrika Utara. Libya berbatasan dengan Laut Tengah di sebelah utara, Mesir di sebelah timur, Sudan di sebelah tenggara, Chad dan Niger di sebelah selatan, serta Aljazair dan Tunisia di sebelah barat.

Negara Libya

دولة ليبيا  (Arabic)
Daulah Lībiyā
{{{coat_alt}}}
Lambang
(de facto)
Lagu kebangsaanليبيا ليبيا ليبيا
"Libya, Libya, Libya"
Lokasi Libya
Ibu kota
Tripoli[1]
32°52′N 13°11′E / 32.867°N 13.183°E / 32.867; 13.183
Bahasa resmiArab[b]
Bahasa lisan
Bahasa minoritas
Kelompok etnik
Agama
Islam
DemonimLibyan
PemerintahanPemerintahan sementara
Fayez al-Sarraj
Fayez al-Sarraj
• Ketua DPR
Aguila Saleh Issa
Legislatif[[Dewan Perwakilan Rakyat Libya|مجلس النواب
Majlis An-Nuwāb]]
Pembentukan
• Kemerdekaan dari Italia
10 Februari 1947
• Kemerdekaan dari Britania dan Prancis[c]
24 Desember 1951
1 September 1969
19 November 1977
17 February 2011
Luas
 - Total
[convert: invalid number] (16th)
Population
 - Perkiraan 2018
6,871,287[3] (108th)
 - Sensus Penduduk 2006
5,670,688
3,74/km2 (9,7/sq mi) (218th)
PDB (KKB)2019
 - Total
$79.595 billion[4]
$12,100[4]
PDB (nominal)2019
 - Total
$51.330 billion[4] (98)
$7,803[4]
IPM (2018) 0.708[5]
tinggi · 110th
Mata uangLibyan dinar
(LYD)
Zona waktuEET
(UTC+2)
Lajur kemudiright
Kode telepon+218
Kode ISO 3166LY
Ranah Internet.ly
ليبيا.
  1. ^ United Nations note concerning official name: "Following the adoption by the General Assembly of resolution 66/1, the Permanent Mission of Libya to the United Nations formally notified the United Nations of a Declaration by the National Transitional Council of 3 August changing the official name of the Libyan Arab Jamahiriya to "Libya" and changing Libya's national flag."
  2. ^ The official language is simply identified as "Arabic" (Constitutional Declaration, article 1).
  3. ^ The UK and France held a joint condominium over Libya through the United Nations Trusteeship Council.

Dengan wilayah seluas hampir 1,8 juta kilometer persegi (700000 sq mi), Libya adalah negara terbesar keempat di Afrika menurut luas wilayah, dan ke-17 terbesar di dunia.[8] Kota terbesarnya, Tripoli, adalah rumah bagi 1,7 juta dari 6,4 juta rakyat Libya. Tiga pembagian wilayah tradisional negara ini adalah Tripolitania, Fezzan dan Cyrenaica.

Pada tahun 2009, Libya memiliki IPM tertinggi di Afrika dan PDB (PPP) per kapita tertinggi di Afrika, dan di susul oleh Seychelles, Guinea Khatulistiwa, dan Gabon. Libya memiliki cadangan minyak terbesar ke-10 dari negara-negara lain di dunia dan produksi minyak tertinggi ke-17.[9]

Akibat perang saudara yang berlangsung sejak Februari hingga Oktober 2011, pemerintah Libya, yang pada saat itu telah berkuasa selama lebih dari 40 tahun, tumbang dan Libya memasuki periode pemerintahan oleh suatu pemerintahan sementara yang disebut Dewan Transisi Nasional (NTC).[10] NTC akan mengawasi tahap pertama suatu transisi menuju demokrasi, di mana setelah itu lembaga tersebut akan bubar dan digantikan oleh suatu dewan perwakilan.[11]

EtimologiSunting

Nama "Libya" berasal dari bahasa Mesir "Lebu", sebutan bagi orang-orang Berber yang tinggal di sebelah barat Sungai Nil, dan diadopsi oleh bahasa Yunani sebagai "Libya". Pada zaman Yunani kuno, istilah ini memiliki arti yang lebih luas, yang mencakup seluruh Afrika Utara di sebelah barat Mesir, dan kadang ditujukan untuk seluruh benua Afrika.

SejarahSunting

Semula, Libya adalah sebuah kerajaan yang didirikan pada 24 Desember 1951. Raja Idris I bertindak sebagai pemimpin pemerintahan. Italia merebut Libya dari Kekaisaran Ottoman (Turki) dan menjadikannya wilayah jajahan. Sebuah negara yang terletak di Afrika Utara dan berbatasan dengan Laut Tengah ini mendapat kemerdekaan setelah Italia menyerah kepada Sekutu dalam Perang Dunia II.

Perang saudara 2011Sunting

Aksi unjuk rasa terjadi di Libya pada bulan maret 2011. aksi Demonstrasi ini meniru aksi yang terjadi di Aljazair, Tunisia, dan Mesir. Rakyat Libya menuntut pemimpin Libya Muammar al-Qaddafi turun dari jabatannya yang telah dipimpinnya selama 42 tahun. Unjuk rasa terjadi di berbagai kota di Libya, seperti Tripoli, Tajoura, Zawiyah, Zintan, Ajdabiyah, Ras Lanuf, Sirte, Al Bayda, Benghazi, Bin Jawed, Bani Walid, Ar Rajban, dan Misratah. Unjuk rasa ini telah memakan korban jiwa sebanyak 165 orang, termasuk Anak-anak. Kebanyakan penduduk Libya lari ke 2 negara terdekat, Tunisia dan Mesir. Ada juga warga asing yang melarikan diri dari Libya, yaitu dari Indonesia, Tiongkok, Filipina, dan lain-lain. Beberapa hari kemudian, NATO, dibantu oleh pasukan tentara Amerika Serikat, Prancis, dan lain-lain melancarkan serangan bertubi-tubi ke Tripoli.

Hingga akhir Oktober 2011, terdapat dua entitas yang mengklaim sebagai otoritas pemerintah de jure di Libya.[12] Dewan Transisi Nasional yang berbasis di Tripoli, dipimpin oleh Mustafa Abdul Jalil, mengendalikan sebagian besar negara dan menggunakan nama bentuk-pendek Libya untuk negara Libya, tetapi juga sesekali menyebutnya dalam bentuk-panjang sebagai Republik Libya.[13][14][15] Hingga 16 September 2011, Libya di bawah al-Qaddafi secara resmi dikenal sebagai Jamahiriyah Arab Libya oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.[16] Rezim terdahulu dan institusinya, dipimpin oleh Muammar al-Qaddafi, menyebut negara Libya sebagai Jamahiriyah Arab Rakyat Sosialis Agung Libya dan berbasis di Sirte.[17][18] Pada 16 September 2011, PBB mengakui NTC sebagai perwakilan resmi negara ini.[19][20]

GeografiSunting

PolitikSunting

Pembagian administratifSunting

EkonomiSunting

Ekonomi Libya terutama tergantung pada pendapatan dari sektor minyak , yang menyumbang lebih dari setengah PDB dan 97% ekspor. Libya memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di Afrika dan merupakan kontributor penting bagi pasokan global minyak mentah. Selama 2010, ketika minyak rata-rata mencapai $ 80 per barel, produksi minyak menyumbang 54% dari PDB.Selain minyak, sumber daya alam lainnya adalah gas alam dan gipsum .The Dana Moneter Internasional memperkirakan pertumbuhan PDB riil Libya di 122% pada tahun 2012 dan 16,7% pada tahun 2013, setelah terjun bebas ke 60% pada tahun 2011.[21]

Bank Dunia mendefinisikan Libya sebagai 'Penghasilan Tengah Ekonomi Atas', bersama dengan hanya tujuh negara Afrika lainnya.Pendapatan substansial dari sektor energi, ditambah dengan populasi kecil, memberi Libya salah satu PDB per kapita tertinggi di Afrika.[22] Hal ini memungkinkan negara Libya untuk menyediakan tingkat jaminan sosial yang luas , khususnya di bidang perumahan dan pendidikan.

Libya menghadapi banyak masalah struktural termasuk kurangnya institusi, tata pemerintahan yang lemah, dan pengangguran struktural kronis .Ekonomi menunjukkan kurangnya diversifikasi ekonomi dan ketergantungan yang signifikan pada tenaga kerja imigran. Libya secara tradisional mengandalkan tingkat tinggi sektor publik yang disewa untuk menciptakan lapangan kerja. Pada pertengahan 2000-an, pemerintah mempekerjakan sekitar 70% dari semua karyawan nasional.

Pengangguran telah meningkat dari 8% di 2008 menjadi 21%, menurut angka sensus terbaru. Menurut laporan Liga Arab , berdasarkan data tahun 2010, pengangguran untuk wanita adalah 18% sementara untuk pria adalah 21%, menjadikan Libya satu-satunya negara Arab di mana ada lebih banyak pria yang menganggur daripada wanita. Libya memiliki tingkat ketimpangan sosial yang tinggi, tingkat pengangguran kaum muda yang tinggi dan kesenjangan ekonomi regional. Pasokan air juga menjadi masalah, dengan sekitar 28% dari populasi tidak memiliki akses ke air minum yang aman pada tahun 2000.[23]

DemografiSunting

PendidikanSunting

Penduduk Libya 1,7 juta di antaranya adalah pelajar, lebih dari 270.000 di antaranya telah mencapai pendidikan tinggi. Pendidikan di Libya gratis untuk semua warga negara, dan wajib sampai tingkat menengah. Kemampuan baca-tulis Libya tertinggi di Afrika Utara; lebih dari 82% penduduk Libya dapat membaca dan menulis.

Setelah kemerdekaan Libya tahun 1951, universitas pertama, University of Libya, didirikan di kota Benghazi. Sejak tahun 1975 jumlah univeritas di Libya telah bertambah menjadi sembilan dan pada tahun 1980, jumlah lembaga pendidikan teknis dan kejuruan adalah 84 (12 universitas umum).

Pada tahun ajaran 1975/76 jumlah mahasiswa diperkirakan sebanyak 13.418 orang. Pada 2004, jumlah ini meningkat menjadi lebih dari 200.000, dengan 70.000 tambahan terdaftar dalam pendidikan teknis tinggi sektor kejuruan. Peningkatan yang cepat dalam jumlah siswa di sektor pendidikan tinggi tercermin pada peningkatan jumlah lembaga pendidikan tinggi.

Pendidikan di Libya, dana pendidikan tinggi dibiayai oleh anggaran publik . Pada tahun 1998 anggaran nasional yang dialokasikan untuk pendidikan mencapai 38,2%.

Universitas utama di Libya adalah:

Kota besarSunting

BudayaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "The World Factbook Africa: Libya". The World Factbook. CIA. 18 May 2015. Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 December 2016. Diakses tanggal 28 May 2015. 
  2. ^ Stephen, Chris (30 March 2016). "Chief of Libya's new UN-backed government arrives in Tripoli". The Guardian. Diarsipkan dari versi asli tanggal 31 March 2016. 
  3. ^ United Nations. "World Population Prospects 2019". 
  4. ^ a b c d "IMF Database". IMF. 
  5. ^ "Human Development Report 2019" (PDF). United Nations Development Programme. 10 December 2019. Diakses tanggal 10 December 2019. 
  6. ^ Zaptia, Sami (9 Januari 2013). "GNC officially renames Libya the "State of Libya" – until the new constitution". Libya Herald. 
  7. ^ "المؤتمر العام يقر "دولة ليبيا" اسما عربي" (dalam bahasa Arab). الأخبار (Al Jazeera). 
  8. ^ U.N. Demographic Yearbook, (2003), "Demographic Yearbook (3) Pop., Rate of Pop. Increase, Surface Area & Density", United Nations Statistics Division. Retrieved July 15, 2006.
  9. ^ Annual Statistical Bulletin, (2004), "World proven crude oil reserves by country, 1980–2004", O.P.E.C.. Retrieved July 20, 2006.
  10. ^ anon. "Introducing the Council". The Libyan Interim National Council. Diakses tanggal 23 October 2011. 
  11. ^ Birsel, Robert (31 August 2011). "Libya's new rulers set out steps to elections". Reuters. Diakses tanggal 24 October 2011. 
  12. ^ Rolla Scolari (6 Mar 2011). "Council says it's Libya's sole representative". The National. Diakses tanggal 2011-03-07. 
  13. ^ http://blogs.aljazeera.net/liveblog/libya-aug-26-2011-0051-0
  14. ^ "The Libyan Republic - The Interim Transitional National Council". Ntclibya.org. 2011-03-05. Diakses tanggal 2011-03-10. 
  15. ^ "Libyan rebels vow fight, even without no-fly zone". Reuters. 10 Mar 2011. Diakses tanggal 11 March 2011. 
  16. ^ Situs web PBB masih menyebut Libya dengan nama ini; "United Nations Member States". Un.org. Diakses tanggal 2011-08-20. 
  17. ^ Geographical Names, "Great Socialist People’s Libyan Arab Jamahiriya: Libya", Geographic.org. Retrieved February 27, 2011
  18. ^ Geographical Names, "اَلْجَمَاهِيرِيَّة اَلْعَرَبِيَّة اَللِّيبِيَّة اَلشَّعْبِيَّة اَلإِشْتِرَاكِيَّة: Libya", Geographic.org. Retrieved February 27, 2011
  19. ^ Lederer, Edith (16 September 2011). "UN approves Libya seat for former rebels". San Jose Mercury News. Diakses tanggal 16 September 2011. 
  20. ^ "After Much Wrangling, General Assembly Seats National Transitional Council of Libya as Country's Representative for Sixty-Sixth Session". United Nations General Assembly Meetings Coverage. 16 September 2011. Diakses tanggal 16 September 2011. 
  21. ^ "World bank data statistic". 
  22. ^ "World bank data statistic". 
  23. ^ "Safe drinking water" (PDF). Diakses tanggal 5 januari 2020. 

Lihat pulaSunting

Pranala luarSunting