Pakta Pertahanan Atlantik Utara

Aliansi militer antarpemerintah untuk negara-negara Barat
(Dialihkan dari NATO)

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (bahasa Inggris: North Atlantic Treaty Organization atau NATO; bahasa Prancis: l'Organisation du traité de l'Atlantique nord atau OTAN) atau juga disebut Aliansi Atlantik Utara, adalah sebuah organisasi militer internasional yang terdiri dari 2 negara Amerika Utara dan 28 negara Eropa yang bertujuan untuk keamanan bersama yang didirikan pada tahun 1949, sebagai bentuk dukungan terhadap Persetujuan Atlantik Utara yang ditanda tangani di Washington, DC pada 4 April 1949. NATO awalnya bertujuan untuk menekan pengaruh komunis dari Uni Soviet dengan aliansi saingannya yaitu Pakta Warsawa di era Perang Dingin.

Pakta Pertahanan Atlantik Utara
North Atlantic Treaty Organization (NATO)
l'Organisation du traité de l'Atlantique nord (OTAN)
NATO OTAN landscape logo.svg
Logo Pakta Pertahanan Atlantik Utara
NATO flag.svg
Bendera Pakta Pertahanan Atlantik Utara[1]
North Atlantic Treaty Organization (orthographic projection).svg
Negara-negara anggota NATO ditampilkan dengan warna hijau.
Tanggal pendirian4 April 1949
TipePersekutuan militer
Kantor pusatBrussels, Belgia
Jumlah anggota
Bahasa resmi
Inggris
Prancis[2]
Jens Stoltenberg
Ketua Komite Militer NATO
Laksamana Rob Bauer, Angkatan Laut Kerajaan Belanda
Komandan Sekutu Tertinggi Eropa
Marsekal Tod D. Wolters, Angkatan Udara Amerika Serikat
Komandan Sekutu Tertinggi Transformasi
Marsekal André Lanata, Angkatan Udara dan Luar Angkasa Prancis
Situs webnato.int

Pasal utama persetujuan tersebut adalah Pasal V, yang berisi:

Para anggota setuju bahwa sebuah serangan bersenjata terhadap salah satu atau lebih dari mereka di Eropa maupun di Amerika Utara akan dianggap sebagai serangan terhadap semua anggota. Selanjutnya mereka setuju bahwa, jika serangan bersenjata seperti itu terjadi, setiap anggota, dalam menggunakan hak untuk mepertahankan diri secara pribadi maupun bersama-sama seperti yang tertuang dalam Pasal ke-51 dari Piagam PBB, akan membantu anggota yang diserang jika penggunaan kekuatan semacam itu, baik sendiri maupun bersama-sama, dirasakan perlu, termasuk penggunaan pasukan bersenjata, untuk mengembalikan dan menjaga keamanan wilayah Atlantik Utara.

Pasal ini diberlakukan agar jika sebuah anggota Pakta Warsawa melancarkan serangan terhadap para sekutu Eropa dari PBB, hal tersebut akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota (termasuk Amerika Serikat sendiri), yang mempunyai kekuatan militer terbesar dalam persekutuan tersebut dan dengan itu dapat memberikan aksi pembalasan yang paling besar. Tetapi kekhawatiran terhadap kemungkinan serangan dari Eropa Barat ternyata tidak menjadi kenyataan. Pasal tersebut baru mulai digunakan untuk pertama kalinya dalam sejarah pada 12 September 2001, sebagai tindak balasan terhadap peristiwa serangan teroris 11 September 2001 terhadap AS yang terjadi sehari sebelumnya.

Negara anggotaSunting

 
Peta negara-negara anggota NATO.
 
Perkembangan NATO di Eropa

Negara-negara yang bergabung pada masa Perang DinginSunting

Negara-negara mantan anggota Blok Timur yang bergabung setelah Perang DinginSunting

Mitra globalSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "The official Emblem of NATO". NATO. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-05-27. Diakses tanggal 2008-02-20. 
  2. ^ "Bahasa Inggris & Prancis menjadi bahasa resmi bagi seluruh Pakta Pertahanan Atlantik Utara.", Final Communiqué following the meeting of the North Atlantic Council on September 17, 1949. "(..)the English and French texts [of the Treaty] are equally authentic(...)"The North Atlantic Treaty, Article 14

Lihat pulaSunting

Pranala luarSunting