Kota Tual

kota di provinsi Maluku
(Dialihkan dari Tual)

Kota Tual adalah sebuah kota di Provinsi Maluku, Indonesia. Kota Tual pernah menjadi bagian dari Kabupaten Maluku Tenggara sebelum Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2007 disahkan. Pembentukan Kota Tual sebagai daerah otonom pernah dipertentangkan secara hukum oleh beberapa pihak yang merasa tidak puas namun putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia menyatakan bahwa kota Tual tetap sah dan memenuhi syarat sebagai kota otonom. Kini pemerintahan kota di sana telah berjalan efektif. Kota terbesar kedua di provinsi Maluku ini, memiliki jumlah penduduk 88.633 jiwa pada tahun 2019.[2]

Kota Tual
Maluku 1rightarrow blue.svg Maluku
Lambang kota tual
Lambang
Motto: 
Larwur Ngabal

Semboyan: Maren
Kota Tual (Lawur Ngabal-Maren)
Kota Tual berlokasi di Maluku dan Papua
Kota Tual
Kota Tual
Kota Tual berlokasi di Indonesia
Kota Tual
Kota Tual
Koordinat: 5°38′18″S 132°44′42″E / 5.638451°S 132.74497°E / -5.638451; 132.74497
Negara Indonesia
ProvinsiMaluku
Dasar hukumUU RI Tahun 2007 Nomor 31
Ibu kotaDullah Selatan
Pemerintahan
 • WalikotaAdam Rahayaan[1]
 • Wakil WalikotaUsman Tamnge
Luas
 • Total254,39 km2 (9,822 sq mi)
Populasi
 ((2019)[2])
 • Total88.633 jiwa
Demografi
 • Suku bangsaKei, Ambon, Tobelo, dll
 • AgamaIslam 74,91%
Kristen 24,62%
- Protestan 18,83%
- Katolik 5,79%
Hindu 0,08%
Budha 0,01%
Lainnya 0,38%[3]
Zona waktuWIT (UTC+09:00)
Kode Kemendagri81.72 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan5
Jumlah kelurahan30
DAURp. 265.698.683.000.-(2013)[4]
Tual pada tahun 1915

GeografisSunting

Luas WilayahSunting

Luas Wilayah Kota Tual 19.088,29 Km² terdiri dari luas daratan 352,66 Km² (1,33 %) dan luas lautan 18.736 Km² (98,67%). Kota Tual Kepulauan (city of small islands) merupakan gugusan pulau -pulau kecil yang terdiri dari 66 pulau, 13 pulau diantaranya berpenghuni, memiliki sumberdaya kelautan dan perikanan yang melimpah serta kondisi pulau-pulau kecil dan pesisir yang indah permai karena dikelilingi pasir putih. Secara astronomis Kota Tual terletak pada koordinat: 131° – 133° Bujur Timur dan 5° – 6° Lintang Selatan.

IklimSunting

Kota Tual merupakan suatu wilayah yang beriklim Muson dan tropis basah. Pada masa Musim Timur, angin bertiup dari Tenggara dan terjadi kemarau. Pada Musim Barat terjadi musim hujan, angin bertiup dari Barat Laut, serta kondisi perairan umumnya bergelora pada bulan Januari sampai Februari.

Berdasarkan data pada stasiun meteorologi kelas III Dumatubun Tual, suhu rata-rata Tahunan Kota Tual sebesar 27 °C, suhu minimum 24 °C serta suhu maksimum mencapai 30 °C. Kelembaban rata-rata sekitar 81 %, penyinaran matahari rata-rata mencapai 65% dan tekanan udara rata-rata 1010,7 millibar. Curah hujan tahunan pada daerah ini berkisar antara 2000–4000 mm dengan curah hujan rata-rata 2552 mm/tahun atau 176,5 mm/bulan.

Data iklim Tual, Maluku, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rekor tertinggi °C (°F) 33
(91)
38
(100)
37
(99)
37
(99)
32
(90)
31
(88)
39
(102)
35
(95)
36
(97)
35
(95)
37
(99)
42
(108)
42
(108)
Rata-rata tertinggi °C (°F) 30.1
(86.2)
29.9
(85.8)
30.3
(86.5)
30.8
(87.4)
30.6
(87.1)
29.6
(85.3)
29.1
(84.4)
29.6
(85.3)
30.7
(87.3)
31.3
(88.3)
31.6
(88.9)
30.7
(87.3)
30.36
(86.65)
Rata-rata harian °C (°F) 27.3
(81.1)
27.1
(80.8)
27.3
(81.1)
27.6
(81.7)
27.5
(81.5)
26.7
(80.1)
26
(79)
26.3
(79.3)
27
(81)
27.6
(81.7)
28
(82)
27.5
(81.5)
27.16
(80.9)
Rata-rata terendah °C (°F) 24.5
(76.1)
24.4
(75.9)
24.4
(75.9)
24.4
(75.9)
24.4
(75.9)
23.9
(75)
23
(73)
23
(73)
23.3
(73.9)
23.9
(75)
24.5
(76.1)
24.4
(75.9)
24.01
(75.13)
Rekor terendah °C (°F) 19
(66)
21
(70)
18
(64)
20
(68)
22
(72)
22
(72)
20
(68)
21
(70)
20
(68)
20
(68)
21
(70)
22
(72)
18
(64)
Presipitasi mm (inci) 400
(15.75)
340
(13.39)
350
(13.78)
276
(10.87)
241
(9.49)
159
(6.26)
102
(4.02)
73
(2.87)
60
(2.36)
76
(2.99)
165
(6.5)
328
(12.91)
2.570
(101,19)
Rata-rata hari hujan 22 18 20 16 14 11 9 7 5 6 12 17 157
% kelembapan 88 86 87 89 81 88 87 87 75 80 89 85 85.2
Rata-rata sinar matahari bulanan 154 172 193 212 249 267 283 292 304 301 246 200 2.873
Sumber #1: Climate-Data.org[5]
Sumber #2: Weatherbase[6]

TopografiSunting

Umumnya kondisi topografi Kota Tual beragam dari daratan yang datar hingga relatif berbukit dengan kemiringan berkisar antara 0-8% dan 8-15% di mana pemukiman/desa umumnya berada pada wilayah dengan ketinggian 0-100 meter di atas permukaan laut. Morfologi daratan pada kepulauan ini tergolong landai terutama pada daerah Pulau Ut, Tayando dan Dullah, Sedangkan karakter daratan yang cukup berbukit dapat ditemui pada kecamatan Pulau-pulau Kur

Batas WilayahSunting

PendudukSunting

Jumlah penduduk Kota Tual sampai tahun 2009 tercatat sebanyak 70.367 orang. Secara Demografi jumlah penduduk berdasarkan Sensus Penduduk pada pertengahan bulan Juni tahun 2009 tersebar di Kecamatan Pulau Dullah Selatan 41.930 jiwa, Kecamatan Pulau Dullah Utara 16.011 jiwa, Kecamatan Pulau Tayando Tam 6.543 jiwa dan Kecamatan Pulau-pulau Kur 5.883 jiwa. Laju Penduduk Kota Tual adalah sebesar 12,7% dan kepadatan penduduk pada berbagai wilayahnya berkisar antara 49 orang/km² - 251 orang/km². Hingga akhir tahun 2019, penduduk kota Tual diprediksi berjumlah 88.633 jiwa.[2]

Dari total penduduk tercatat, persentasi angka pengangguran adalah sebesar 32,9 persen sementara pengangguran terbuka sebanyak 11, 2 persen.

PemerintahanSunting

Daftar Wali KotaSunting

No Wali Kota[7] Mulai Jabatan Akhir Jabatan Prd. Ket. Wakil Wali Kota
Johanis Patinama
(Penjabat)
18 Desember 2007 7 Oktober 2008
1   Hi. M.M. Tamher 7 Oktober 2008 7 Oktober 2013 1 Adam Rahayaan
Oktober 2013 5 April 2016 2 [8]
2   Adam Rahayaan 23 Mei 2016 Oktober 2018 Hamid Rahayaan
(2017–18)
31 Oktober 2018 31 Oktober 2023 3 Usman Tamnge

Dewan PerwakilanSunting

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 1 2
  Gerindra 2 0
  PDI Perjuangan 1 2
  Golkar 5 2
  NasDem 1 2
  Berkarya (baru) 1
  PKS 2 3
  PPP 1 2
  PAN 2 1
  Hanura 2   2
  Demokrat 1 2
  PBB 2 1
Jumlah Anggota 20   20
Jumlah Partai 11   11

KecamatanSunting

Kota Tual terdiri dari 5 kecamatan, 3 kelurahan, dan 27 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 84.585 jiwa dengan luas wilayah 254,39 km² dan sebaran penduduk 332 jiwa/km². Kode Wilayah Kota Tual adalah 81.72.[9][10][11][12]

Kode Wilayah Nama Kecamatan Ibu kota Jumlah Daftar Kelurahan dan Desa
Kelurahan Desa
81.72.01 Pulau Dullah Utara Namser - 8
81.72.02 Pulau Dullah Selatan Tual 3 2
81.72.03 Tayando Tam Tayando Yamtel - 5
81.72.04 Pulau-Pulau Kur Tubyal - 5
81.72.05 Kur Selatan Warkar - 7
Total 3 27

TransportasiSunting

Perhubungan LautSunting

Kota Tual yang merupakan daerah kepulauan, keadaan ini menuntut adanya sarana transportasi laut yang memadai. Trayek-trayek pelayaran umum yang ada di Kota Tual Antara lain:

  • Trayek Kapal PELNI (KM Tidar, KM Kelimutu, KM Tatamelau)
  • Trayek Kapal Perintis (KM Tanjung Tungkor, KM Lestari, KM Alken, KM Abadi Permai, KM Banda Naira, KM maloli )
  • Trayek Feri
  • Trayek Pelayarn Lokal/Rakyat.

Gambaran sarana perhubungan laut di Tual dan pendukungnya adalah sebagai berikut:

  • Dermaga Tual

sebagai dermaga umum, merupakan tempat bongkar muat barang dan penumpang yang berlokasi di Tual. Dermaga ini keberadaannya berfungsi bagi perkembangan mobilitas barang dan jasa di wilayah Indonesia Timur, karena banyak disinggahi oleh kapal-kapal dari dalam negeri (Kapal PELNI), kapal kargo yang melayani pengiriman barang dengan peti kemas serta kapal – kapal dari luar negeri. Selain berfungsi sebagai pelabuhan penyeberangan dan pelabuhan pelayaran nusantara dermaga ini juga melayani pelayaran rakyat (kapal perintis) dengan rute ke pulau-pulau sekitarnya. Pelabuhan penyeberangan dilayani oleh kapal Ferry dengan rute Tual-Dobo; Tual – Saumlaki - Tepa dengan siklus dua kali sebulan. Dermaga ini memiliki ukuran 1454 x 8 meter dengan cause way sepanjang 286 meter.

  • Pelabuhan Kur

dermaga yang berskala Lokal terdapat di Pulau Kur tepatnya di Desa Lokwirin yang dipergunakan untuk kegiatan bongkar-muat penumpang dan barang.

  • Dermaga Ngadi

sebagai Pelabuhan khusus yang berlokasi di Desa Ngadi dengan ukuran 330 x 15 meter dengan cause way 330 meter

  • Dermaga Khusus Ikan Ngavut
  • Dermaga Desa Letfuan

sebagai pelabuhan khusus yang berlokasi di Desa Letfuan dengan ukuran 400 x 6 meter dengan cause way 400 meter

  • Pelabuhan Perikanan Nusantara

ialah pelabuhan dengan tipe Jetty, yang berukuran 150 x 6 meter dengan cause way: 2 (60 x 2 meter)

  • Dermaga penyeberangan ASDP dengan tipe khusus khusus

ialah pelabuhan dengan ukuran 50 x 6 meter dengan cause way sepanjang 50 meter

  • Pelabuhan Pangkalan TNI-AL
  • Pelabuhan Pertamina
  • Pelabuhan PPI Kelvik
  • Pelabuhan PPI Terselatan
  • Pelabuhan Latvanggir

Perhubungan DaratSunting

Jalan sebagai prasarana penunjang kegiatan perekonomian paling penting adalah salah satu faktor yang juga memegang peranan penting untuk mendukung lancarnya distribusi dan kegiatan-kegiatan terkait lainnya di wilayah kota Tual. Adapun Panjang jalan darat pada kota tual sampai tahun 20011 adalah adanya jalan beraspal sepanjang 167.75 Km yang terdiri dari Jalan Nasional sepanjang 7.75 Km dan Jalan Provinsi sepanjang 160 Km. Umumnya kondisi jalan terutama yang berada di Pulau Dullah cukup baik adanya.

Berdasarkan materi perkerasannya, kondisi jalan yang ada dapat dibagi menjadi beberapa yaitu jalan hotmix 55.2 km, jalan aspal 63.50 Km, jalan tanah 5 Km jalan setapak 63,50 km. Sementara itu angkutan umum yang beroperasi mempunyai 9 trayek yaitu Tual – Tamedan (7 Unit), Tual – Dullah (9 Unit), Tual – Fiditan (20 Unit), Tual – BTN (8 Unit), Tual – Ohoitel (9 Unit), Tual – Taar (4 Unit) dan trayek yang menghubungkan Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara sebanyak 40 trayek, 382 unit armada. Angkutan umum ini berpangkal pada 4 unit terminal dipulau Dullah Selatan yaitu terminal Lodar El, terminal waknene, terminal ar vang ham dan Terminal Wara yang merupakan terminal tipe C

Perhubungan UdaraSunting

Sarana perhubungan udara terletak di Langgur Kabupaten Maluku Tenggara yaitu Bandar Udara Dumatubun dengan lama perjalanan dari kota Tual ±10 menit. Maskapai penerbangan yang membuka rute ke Lanud. Dumatubun Langgur antara lain Garuda Indonesia (pesawat ATR), Wings Air, Ekspress Air dan Trigana Air (Pesawat jenis Foker 27) dengan frekwensi penerbangan sebanyak enam kali dalam seminggu ke Kota Ambon. Rute ke kota-kota seperti Jakarta, Makassar, Surabaya serta ke Papua harus transit di Bandara Pattimura Ambon. Jarak kota Tual sendiri ke Ibu kota Provinsi Maluku di Ambon adalah: 617,40 km atau sekitar 343 mil laut yang ditempuh selama ± 60 menit.

TelekomunikasiSunting

Akses informasi dan telekomunikasi di Kota Tual dapat dilakukan melalui satelit dengan menggunakan telepon seluler dan jaringan internet. Akses jaringan telepon seluler yang ada antara lain layanan MMS, SMS dan Telepon, telah ada sejak tahun 1990 dan Jaringan internet yang didominasi pada pemakaian internet Modem Dial-up. Jarinagn Internet di Tual, tercatat muncul pada 2003. Saat ini ada sebuah titik hotspot di kota Tual.

Perusahaan-perusahaan yang menunjang telekomunikasi di Kota Tual antara lain PT. Telkom, Telkomsel,XL Axiata (Terbaru) dan Indosat. Aktivitas Perbankan yang beroperasi pada wilayah ini sangat menunjang Perekonomian yang berlangsung. Lembaga Perbankan di Kota Tual meliputi: Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Maluku, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Danamon, serta Bank Artha Graha Tual.

Sosial-MasyarakatSunting

Kota Tual mempunyai akar budaya dan adat istiadat yang sama dengan Kabupaten induknya Maluku Tenggara yaitu filosofi adat hukum Larvul Ngabal. Nilai-nilai yang terkandung di dalam hukum Larvul Ngabal mampu memelihara ketertiban & hubungan keakraban antar penduduk, menanamkan rasa gotong royong ( Budaya Maren), serta memupuk kesadaran masyarakat untuk menjaga keharmonisan alam melalui sistem “Hawear” yang mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya alam secara bijak & berkelanjutan. Singkatnya, faktor budaya dan istiadat dapat diandalkan untuk menjaga keseimbangan lingkungan yang mendukung adanya suatu keadaan yang kondusif dan harmonis.

PendudukSunting

Jumlah penduduk Kota Tual hingga juni 2010 berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tual adalah sebesar 70.367 jiwa dan tingkat kepadatan penduduk sebesar 15 jiwa/Km2 dengan perincian sebaran penduduk terbesar berada di Kecamatan Pulau Dullah Selatan dan sebaran penduduk terkecil berada di Kecamatan Pp. Kur.

Penduduk asli Kabupaten ini adalah suku Kei, disamping orang-orang asal daerah lain yang menetap di kabupaten ini, misalnya orang asal Jawa, Bugis dan Makasar serta Buton dan Ambon yang menetap sebagai pedagang.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Tual Periode 2018-2023". www.tualkota.go.id. Diakses tanggal 7 Juni 2020. 
  2. ^ a b c "Kota Tual Dalam Angka 2020". www.tualkota.bps.go.id. Diakses tanggal 7 Juni 2020. 
  3. ^ "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kota Tual". www.sp2010.bps.go.id. Diakses tanggal 7 Juni 2020. 
  4. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  5. ^ "Tual, Maluku, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 16 Agustus 2020. 
  6. ^ "TUAL, INDONESIA". Weatherbase. Diakses tanggal 17 Agustus 2020. 
  7. ^ "Sejarah Terbentuknya Daerah Otonom Kota Tual". Portal Informasi Resmi Pemerintah Kota Tual. Pemerintah Kota Tual. Diakses tanggal 16 Desember 2017. 
  8. ^ "Walikota Tual Hi. M.M Tamher Meninggal Dunia". Fajar. 5 April 2016. Diakses tanggal 16 Desember 2017. 
  9. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  10. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  11. ^ "Provinsi Maluku Dalam Angka 2018". BPS Provinsi Maluku. 16 Agustus 2018. Diakses tanggal 24 Maret 2019. 
  12. ^ "Kota Tual Dalam Angka 2018". BPS Kota Tual. 16 Agustus 2018. Diakses tanggal 23 Maret 2019. 

Pranala luarSunting