Portal Maluku.png

Salama datang!
Selamat datang!

Bendera Maluku
Coat of arms of Maluku.png
Peta Buta Kabupaten dan Kota di Maluku Warna.png
Maluku adalah sebuah provinsi yang mencakup bagian selatan Kepulauan Maluku, Indonesia. Maluku terdiri dari 9 kabupaten dan 2 kota dengan kota terbesarnya, Ambon sebagai ibu kotanya. Dikenal sebagai negeri raja-raja, hingga kini Maluku masih memiliki banyak raja yang tersebar mengepalai negeri-negeri. Selain itu, sebagai Kepulauan Rempah, Maluku telah menajdi pusat perdagangan cengkih dan pala dunia selama berabad-abad. Hal inilah yang membuat Maluku lebih dahulu dikuasai Eropa dari kawasan-kawasan Nusantara lainnya setelah Melaka. Setelah sekian lama kekuasaan Eropa, dimulai dari Portugis, dilanjutkan dengan perebutan Portugis-Spanyol, VOC, jeda kekuasaan, hingga Belanda serta pendudukan Jepang, Maluku kini tetap berkedudukan sebagai salah satu provinsi Indonesia. Sejak akhir abad XX, Maluku yang awalnya mencakup seluruh bagian Kepulauan Maluku hanya mencakup bagian selatannya setelah Provinsi Maluku Utara dimekarkan.

Selengkapnya mengenai Maluku, kejayaan sejarah, dan budayanya...

Artikel piliang
Artikel pilihan

Komunikasi di Maluku kurang memadai. Meskipun demikian, usaha pengembangan oleh pemerintah seperti Palapa Ring telah mengangkat kecepatan internet rata-rata Maluku di atas rata-rata negara, bahkan Jawa dan Jakarta yang memiliki infrastruktur komunikasi termaju, dengan Ambon sebagai kota dengan kecepatan internet tercepat ketiga di Indonesia setelah Sorong dan Gorontalo. Meskipun demikian, internet belum merata dengan Kepulauan Tanimbar, Maluku Barat Daya, dan Kepulauan Aru baru dapat mengakses internet cepat pada 2019, juga mengikuti Palapa Ring.

Gambar piliang
Gambar pilihan

Pantai Ngurbloat, Kei Kecil, Kepulauan Kei.
Karya Miranda Rachellina

Kepulauan Kei adalah sebuah gugusan pulau di kawasan tenggara Kepulauan Maluku yang kini termasuk dalam wilayah Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Penduduk asli kepulauan ini adalah ras Melanesia, namun banyak yang terbunu pada abad ke-17 dalam Perang Rempah-Rempah, khususnya di Kepulauan Banda. Arus masuk ras Austronesia kedua kalinya bermula pada awal abad ke-20, ketika Kepulauan Maluku masih dalam kekuasaan Belanda dan terus berlanjut hingga kini.

Biografi piliang
Biografi pilihan

Gerrit Augustinus Siwabessy pada 1962.
Prof. Dr. Gerrit Augustinus Siwabessy adalah Menteri Badan Tenaga Atom Nasional pada 1964 dan Menteri Kesehatan Republik Indonesia pada 1966 hingga 1978. Lahir dari keluarga petani cengkih, Siwabessy berhasil menempuh pendidikan dokter di Nederlandsch Indische Artsen School, Surabaya dan pendidikan radiologi di Universitas London. Sepulangnya dari Inggris, ia langsung memimpin urusan nuklir negara. Dijuluki Bapak Atom Indonesia, Siwabessy menjadi Direktur Jenderal Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) pertama. Siwabessy dianugerahi Bintang Mahaputera II pada 1978 dan namanya diabadikan pada reaktor nuklir terbesar Asia Tenggara, RSG G.A. Siwabessy, dan Jalan Prof. Dr. G.A. Siwabessy di Universitas Indonesia.

Ale tau?
Tahukah Anda?

Kategori

Topik

Sejarah
Uli (LimaSiwa) • Portugis (Perjanjian Saragosa) • Kegubernuran VOC (AmbonBanda) • Perang Ambon (IIIIIIIVVVI) • Pembantaian AmboynaPerang HuamualInvasi MalukuKegubernuran MalukuPerang PattimuraRepublik Maluku Selatan (Perebutan Benteng VictoriaInvasi Ambon)

Geografi
DanauGunungKepulauanPulauSungai

Pemerintahan
Dewan perwakilan rakyat daerah (Anggota petahana) • GubernurIbu kotaKepolisian daerah • Pembagian administratif (Kabupaten dan kotaNegeriNegeri administratif) • Pengadilan tinggiWakil gubernur

Ekonomi
EnergiKabupaten dan kota menurut PDRBKomunikasiPariwisataPenyediaan air dan sanitasiPertanian, kehutanan, dan perikananPertambanganTransportasi

Kependudukan
AgamaBahasaKesehatanPendidikanSuku bangsa (Orang MalukuDiaspora)

Budaya
ArumbaeBaileoBatu pemaliFamPelaPertuananRajaTeun