Stasiun Sedadi

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Sedadi (SDI) (Hanacaraka:ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦱꦼꦢꦢꦶ, Sêtasiyun Sedadi) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Sedadi, Penawangan, Grobogan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +29 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang.

Stasiun Sedadi
Logo PT Kereta Api Indonesia (Persero) 2020.svg
PapanNamaStasiun SDI.png
  • Singkatan: SDI
  • Nomor: 2617
Stasiun Sedadi 2019.jpg
Tampak depan Stasiun Sedadi, 2019
LokasiSedadi, Penawangan, Grobogan, Jawa Tengah 58161
Indonesia
Ketinggian+29 m
OperatorDaerah Operasi IV Semarang
Letak dari pangkalkm 52+816 lintas Semarang Tawang-Brumbung-Gambringan[1]
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang agak tinggi, satu peron pulau yang agak tinggi, dan satu peron pulau kecil yang rendah)
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Konstruksi
ParkirYa
Informasi lain
KlasifikasiIII/kecil[2]
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Karangjati Kedung Sepur
Semarang Poncol–Ngrombo, p.p.
Ngrombo
Terminus
Layanan
Kedung Sepur
Teknis
Tipe persinyalan
  • Mekanik tipe Siemens & Halske semiotomatis dengan modifikasi sinyal muka jenis elektrik (s.d. 2013)
  • Elektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02 (2013-sekarang)
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket khusus KA lokal/komuter yang singgah saja.
Lokasi pada peta
Stasiun Sedadi berlokasi di Indonesia
Stasiun Sedadi
Stasiun Sedadi
Lokasi di Indonesia

Awalnya stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda segmen Gubug-Ngrombo resmi dioperasikan pada akhir November 2013[3], terdapat masing-masing satu jalur lurus dan jalur belok baru di sisi barat daya stasiun sehingga jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Semarang saja, sedangkan jalur lurus baru tersebut menjadi jalur 3 sebagai sepur lurus hanya untuk arah Surabaya. Selain itu, sistem persinyalan diubah menggunakan jenis elektrik.

Bangunan stasiun yang terdapat di sisi timur laut rel dipindahkan dari tempat asalnya, direnovasi, serta dilengkapi kanopi yang menaungi jalur 1 dan sebagian jalur 2. Arsitektur bangunan baru stasiun ini serupa dengan Stasiun Patukan. Sekitar 300 meter ke arah timur laut stasiun ini terdapat Kali Serang.

Dahulu ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Karangjati, terdapat Halte Wader dan Halte Tunggu yang kini sudah tidak aktif. Sementara ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Ngrombo, terdapat Halte Ngloram yang juga bernasib sama.[4]

Hanya satu kereta api yang berhenti di stasiun ini, yaitu KA Kedung Sepur.

Layanan kereta apiSunting

Kedung Sepur, tujuan Semarang dan tujuan Ngrombo (komuter eksekutif)

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Sedadi per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
352 Kedung Sepur Ngrombo (NBO) Komuter Eksekutif 07.52 07.54
351 Semarang Poncol (SMC) 10.09 10.11
354 Ngrombo (NBO) 15.40 15.42
353 Semarang Poncol (SMC) 17.09 17.11

InsidenSunting

Pada tanggal 20 Mei 2017, pukul 10.30 WIB, kereta api Argo Bromo Anggrek (KA 1) tujuan Stasiun Gambir menabrak mobil Toyota Avanza di perlintasan tak berpalang, 500 meter dari Stasiun Sedadi. Bagian luar depan lokomotif dengan nomor CC206 13 92 milik Dipo Lokomotif Yogyakarta terbakar akibat kebakaran mobil yang ditabraknya dan mobil terseret hingga ujung peron jalur 2 Stasiun Sedadi. Dalam insiden ini, empat orang di mobil tewas. Akibatnya, perjalanan KA tersebut terhambat karena menunggu lokomotif penolong datang dari Dipo Lokomotif Semarang Poncol.[5] Sementara itu, lokomotif yang terbakar ditraksigandakan dengan kereta api barang hingga Stasiun Semarang Poncol.

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Prabowo, Andika (2013-12-12). "Pertengahan 2014, jalur rel ganda beroperasi". SindoNews.com. Diakses tanggal 2020-06-15. 
  4. ^ Officieele Reisgids der Spoor en Tramwegen en Aansluitende Automobieldiensten op Java en Madoera. Staatsspoor en Tramwegen Particuliere Spoor en Tramweg-Maatschappijen. 1932. hlm. 164–165. 
  5. ^ "Tabrakan Avanza-Argo Anggrek di Grobogan, 4 Meninggal". Tempo Nasional (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-05-20. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Karangjati
ke arah Brumbung
Segitiga Brumbung–Gundih–Gambringan
Brumbung–Gambringan
Ngrombo
ke arah Gambringan

Koordinat: 7°08′26″S 110°50′54″E / 7.140640°S 110.848376°E / -7.140640; 110.848376