Stasiun Parungpanjang

Stasiun Kereta Api di Kabupaten Bogor Barat

Stasiun Parungpanjang (PRP) adalah stasiun kereta api kelas besar yang terletak di Parungpanjang, Parungpanjang, Bogor. Stasiun yang terletak pada ketinggian +54 meter ini termasuk ke dalam Daerah Operasi I Jakarta. Stasiun ini mulai melayani perjalanan KRL sejak 2009.[4]

Stasiun Parungpanjang
R12

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun PRP.png
Thumbs up from commuter train driver bound for Parung Panjang.jpg
KRL JR 205 memasuki Stasiun Parungpanjang.
LokasiJalan Sayuti No. 2
Parungpanjang, Parungpanjang, Bogor, Jawa Barat 16360
Indonesia
Ketinggian+54 m
PengelolaKAI Commuter
Letak dari pangkalkm 41+463 lintas Angke-Tanah Abang-Rangkasbitung-Merak[1]
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau)
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • PRP
  • 0207
[2]
KlasifikasiBesar[2]
Sejarah
Dibuka1 Oktober 1899[3]
Dibangun kembali2016 (bangunan baru)
Elektrifikasi2009
Nama sebelumnyaParoengpandjang
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Cicayur
ke arah Tanah Abang
Lin Rangkasbitung Cilejit
Layanan
KRL Commuter Line
Fasilitas dan teknis
Pemesanan tiketHanya melayani kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan KAI Commuter dan aplikasi LinkAja.
Lokasi pada peta
Stasiun Parungpanjang is located in Indonesia
Stasiun Parungpanjang
Stasiun Parungpanjang
Lokasi di Indonesia

Stasiun ini merupakan salah satu dari tiga stasiun terminus barat untuk rute KRL Green Line tujuan Tanah Abang–Parungpanjang dan Tanah Abang–Rangkasbitung. Sebelumnya stasiun ini melayani perjalanan KA lokal tujuan Rangkasbitung dan Merak, tetapi KA tersebut sudah tidak beroperasi.[5]

Pada awal dekade 1990-an, sempat terdengar masterplan pembangunan jalur kereta api lingkar luar Jakarta yang dibuat oleh Departemen Perhubungan Republik Indonesia dari dan ke Stasiun Parungpanjang. Tujuannya, agar kereta api angkutan barang tidak memasuki wilayah DKI Jakarta. Rutenya terhubung dari stasiun ini menuju Stasiun Cikarang. Namun, krisis finansial Asia 1997 menyebabkan rancangan itu berhenti di tengah jalan sehingga jalur kereta api hanya mulai dari Citayem sampai ke Nambo.[6]

Bangunan dan tata letakSunting

Stasiun ini awalnya memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Namun, sejak pembangunan jalur ganda petak Serpong - Parungpanjang dioperasikan pada 2012 dan petak Maja - Parungpanjang dioperasikan pada 2015, jalur 3 juga dijadikan sebagai sepur lurus dan dibangun jalur-jalur tambahan untuk menyimpan rangkaian KRL di sebelah barat daya stasiun.

Untuk mendukung kelancaran arus penumpang KRL tersebut, Stasiun Parungpanjang akhirnya dibangun dua tingkat, seluas 756 m². Bangunan Stasiun Parungpanjang yang baru ini berada di sebelah timur bangunan stasiun yang lama.[5]

 

   

 
 
G Bangunan utama stasiun
P

Lantai peron

Peron sisi
Jalur 1 ← (Cilejit)      Lin Rangkasbitung menuju Rangkasbitung/Tigaraksa
Peron pulau
Jalur 2 ← (Cilejit)      Lin Rangkasbitung menuju Rangkasbitung/Tigaraksa
Jalur 3      Lin Rangkasbitung menuju Tanah Abang (Cicayur) →
Peron pulau
Jalur 4      Lin Rangkasbitung menuju Tanah Abang (Cicayur) →

Layanan kereta apiSunting

KRL Commuter LineSunting

R Rangkasbitung Line (Green Line)

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  4. ^ "Jalur Ganda KRL Serpong-Parungpanjang Beroperasi". Liputan6.com. 16 September 2009. Diakses tanggal 16 Oktober 2017. 
  5. ^ a b Sari, Nursita (11 Mei 2016). "Menengok Wajah Baru Stasiun Parung Panjang". Kompas.com. Diakses tanggal 18 September 2017. 
  6. ^ "Sejarah dan Drama di Balik Pengoperasian KRL Jalur Nambo". Kaori Nusantara. 4 April 2015. Diakses tanggal 6 Agustus 2017. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cilejit
ke arah Merak
Merak–Tanah Abang Cicayur
ke arah Tanah Abang


Koordinat: 6°20′39″S 106°34′07″E / 6.3441538°S 106.5686595°E / -6.3441538; 106.5686595