Daftar anggota Dewan Perwakilan Rakyat 1950–1956

artikel daftar Wikimedia
(Dialihkan dari Mohammad Enoch)

Daftar ini berisi anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakyat Sementara (DPRS). Setelah pembubaran DPR-RIS, seluruh anggota DPR-RIS menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Sementara. Anggota Senat RIS, DPA, dan BP-KNIP juga dijadikan anggota DPRS, dikarenakan pembubaran-pemburan lembaga tersebut.

Pimpinan sunting

Ketua Wakil Ketua I Wakil Ketua II Wakil Ketua III
       
Sartono
PNI
Albert Mangaratua Tambunan
Parkindo
Arudji Kartawinata
PSII
Tadjuddin Noor
PIR

Daftar sunting

Nama Partai/Fraksi Pelantikan Catatan R
Abdullah Aidit PKI 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 16 Juni 1954. [1]
Njoto 16 Agustus 1954 Menggantikan Abdullah Aidit.
Abdullah Jusuf PNI 16 Agustus 1950
Abdul Samad PNI 16 Agustus 1950
Abdul Wahab Hasbullah NU 9 Desember 1950
Abdurrachman Wangsadikarta Persatuan Progresif 18 Agustus 1950
Sutan Muchtar Abidin Partai Buruh 21 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 1 Desember 1954.
Baheramsjah St. Indra 13 Dedember 1954 Menggantikan Sutan Muchtar Abidin.
Aboebakar Masyumi 18 September 1950
Abubakar Ariadiningrat PIR 16 Agustus 1950
Abulhajat Persatuan Progresif 18 Agustus 1950
Achmad PIR - Mengundurkan diri pada tanggal 25 Agustus 1950.
Zainul Arifin Abidin 23 Februari 1954 Menggantikan Achmad.
Achmad Sumadi PKI 22 Agustus 1950
A.A. Achsien NU 16 Agustus 1950
R.S. Adhisukmo PNI 16 Agustus 1950 Wafat saat menjabat pada tanggal 6 Februari 1954.
Lastari Sutrasno 27 Februari 1954 Menggantikan R.S. Adhisukmo.
Mohammad Adnan Independen 16 Agustus 1950
Ahem Erningpradja PNI 16 Agustus 1950
Ahmad Azhary Masyumi 16 Agustus 1950
Amelz Independen 16 Agustus 1950
Amri Jara PNI 16 Agustus 1950
Anak Agung Njoman Pandji Tisna PRN 21 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 26 Mei 1951.
Gde Ngurah Rai 20 Februari 1954 Menggantikan Anak Agung Njoman Pandji Tisna.
Andi Gappa Masyumi 16 Agustus 1950
Ahmad Duna Andilolo PIR 16 Agustus 1950
Andi Zainal Abidin PSI 16 Agustus 1950
Anwar Tjokroaminoto PSII 25 Agustus 1950
Ardiwinangun Masyumi 16 Agustus 1950
Arso Sastroatmodjo Masyumi 16 Agustus 1950
Arudji Kartawinata PSII 16 Agustus 1950
Asrarudin Partai Buruh 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 15 Agustus 1955.
Petrus Muntuuntu Tangkilisan 7 Oktober 1955 Menggantikan Asrarudin.
Assaat Independen 16 Agustus 1950
Ateng Kartanahardja PNI 16 Agustus 1950
A.S. Bachmid NU 18 Agustus 1950
Basri PSI 16 Agustus 1950
Abdurrahman Baswedan Masyumi 16 Agustus 1950
Bebasa Daeng Lalo PRN 19 Agustus 1950
Burhanudin Independen 16 Agustus 1950
Burhanuddin Harahap Masyumi 16 Agustus 1950
Bustan Urip PIR (Hazairin) 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 24 Agustus 1955.
Andi Baso Rachim 17 Oktober 1955 Menggantikan Bustan Urip.
Cyrillus Kersanegara Parkindo 21 Agustus 1950
Mohammad Daljono Masyumi 21 Agustus 1950
Daud Beureu'eh Masyumi 25 Oktober 1950
Gustaf Ernst Dauhan PNI 16 Agustus 1950
Ki Hajar Dewantara Independen 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 31 Maret 1954.
Burhanuddin Mohammad 30 Juni 1954 Menggantikan Ki Hadjar Dewantara.
Djafar Siregar Diapari SKI 18 September 1950
Djaetun Dirdjowijoto PKI 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 31 Oktober 1954.
Bachtaruddin 30 November 1954 Menggantikan Djaetun Dirdjowijoto
Djaidin Purba PNI 16 Agustus 1950
Djaswadi Suprapto PNI 16 Agustus 1950
Agustinus Jelani Partai Katolik 16 Agustus 1950
Djerman Prawirawinata Masyumi 16 Agustus 1950
Djody Gondokusumo PRN 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 25 November 1954.
Maridie Danoekoesoema 9 Desember 1954 Menggantikan Djody Gondokusumo.
Djoeir Mohamad PSI 16 Agustus 1950
Ade Mohammad Djohan PIR 16 Agustus 1950
Gusti Djohan Independen 16 Agustus 1950
Djohan Sjahruzah PSI 16 Agustus 1950
Ki Agus Djohar Masyumi 16 Agustus 1950
Djokoprawiro PIR 16 Agustus 1950
Djokosoedjono SOBSI 16 Agustus 1950
Dradjad Partoatmodjo PNI 16 Agustus 1950
Emon Bratadiwidjaja Partai Buruh 21 Agustus 1950
Emor Djajadinata PNI 16 Agustus 1950
Mohammad Enoch Parki 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 16 Mei 1951.
Endon PNI 16 Agustus 1950
Mohammad Ersat Trunodjojo Masyumi 16 Agustus 1950
Farid Alwi Isa Masyumi 16 Agustus 1950
Gondosuwandito Masyumi 16 Agustus 1950 Wafat saat menjabat pada tanggal 2 Juni 1953.
S. Narto Muljohadipramudji 26 Februari 1954 Menggantikan Gondosuwandito.
Ki Bagus Hadikusumo Masyumi 18 Agustus 1950 Wafat saat menjabat pada tanggal 2 September 1954.
Ali Akbar 5 November 1954 Menggantikan Ki Bagus Hadikusumo.
Sukri Hadikusumo PNI 16 Agustus 1950
Hamid Algadri PSI 16 Agustus 1950
R. Hanan PIR (Hazairin) 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 3 Oktober 1955.
Teuku Teungoh Hanafiah 17 Oktober 1955 Menggantikan R. Hanan.
Harmani PIR (Hazairin) 16 Agustus 1950 Wafat saat menjabat pada tanggal 3 Oktober 1951.
Husain Puang Limboro 23 Februari 1954 Menggantikan Harmani.
Mohamad Hasan PNI 16 Agustus 1950
Hasan Basri Masyumi 16 Agustus 1950
Teuku Muhammad Hasan Independen 16 Agustus 1950
Helmuth Kunum SKI 16 Agustus 1950
Hidajat Prawirodiprodjo PNI 16 Agustus 1950
Hindrosudarmo Masyumi 16 Agustus 1950
Hutomo Supardan PKI 16 Agustus 1950
Ibnutadji Prawirosudirdjo PNI 16 Agustus 1950
Ibrahim Sedar PIR 16 Agustus 1950
Idham Chalid NU 16 Agustus 1950
Muhammad Iljas NU 25 Oktober 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 1 Oktober 1955.
Zainul Arifin 17 Oktober 1955 Menggantikan Muhammad Iljas.
Indra Kasuma Independen 16 Agustus 1950
Muhammad Isa Anshary Masyumi 16 Agustus 1950
Iwa Koesoemasoemantri Persatuan Progresif 16 Agustus 1950

20 Oktober 1955

Mengundurkan diri pada tanggal 23 November 1954.
Menggantikan Sundoro Budhyarto Martoatmodjo
on 20 Oktober 1955.
Sundoro Budhyarto Martoatmodjo 4 Desember 1954 Menggantikan Iwa Koesoemasoemantri.

Mengundurkan diri pada tanggal 1 Oktober 1955.

Jaman Sudjanaprawira Independent 7 Juni 1951
Mohammad Jamani PIR 25 September 1951
Eusebius Jamco Demokrat 16 Agustus 1950
Bambang Mohammad Jusuf Partai Buruh 16 Agustus 1950
Jusuf Muda Dalam PNI 16 Agustus 1950
Muhammad Jusuf Rasjidi PNI 16 Agustus 1950
Jusuf Wibisono Masyumi 16 Agustus 1950
Kadmirah Karnadidjaja Parindra 16 Agustus 1950 Wafat saat menjabat pada tanggal 27 September 1952.
S. Dipokusumo 20 Februari 1954 Menggantikan Kadmirah Karnadidjaja.
Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono Partai Katolik 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 24 Agustus 1955.
Soewarto 7 Oktober 1955 Menggantikan Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono.
Kasman Singodimedjo Masyumi 16 Agustus 1950
Kobarsjih Murba 16 Agustus 1950
Krissubanu Persatuan Progresif 16 Agustus 1950
Kunum Kusumojudo PNI 18 September 1950
Rahendra Kusnan PNI 16 Agustus 1950
Jacob Langkai PRN 16 Agustus 1950
Frits Laoh PRN 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 24 Agustus 1955.
J.D. Massie 7 Oktober 1955 Menggantikan Frits Laoh
R.C.L. Lasut Demokrat 8 September 1952
Machmud Latjuba Masyumi 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 10 Juni 1955
Mohammad Ismail Napu 20 Juli 1955 Menggantikan Machmud Latjuba.
Johannes Latuharhary PIR 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 1 Mei 1954
Chr. Soplanit 16 Agustus 1954 Menggantikan Johannes Latuharhary.
Ishak Rohi Lobo Persatuan Progresif 16 Agustus 1950
Luat Siregar Persatuan Progresif 16 Agustus 1950 Wafat saat menjabat pada tanggal 19 Februari 1953.
Boentaran Martoatmodjo 20 Februari 1954 Menggantikan Luat Siregar.
Lukman Wiriadinata PSI 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 24 Agustus 1955.
Noeroelhah 7 Oktober 1955 Menggantikan Lukman Wiriadinata.
Mohammad Machfud Masyumi 16 Agustus 1950
Maizir Achmaddyns Masyumi 16 Agustus 1950
Manai Sophiaan PNI 16 Agustus 1950
Anton Cornelis Manoppo Demokrat 16 Agustus 1950
Lodevicus Emmanuel Manteiro Partai Katolik 16 Agustus 1950
Bagioadi Mantjanegara Masyumi 16 Agustus 1950
Ida Bagus Putra Manuaba PNI 16 Agustus 1950
Margono Djojohadikusumo Independen 16 Agustus 1950
Maruto Nitimihardjo Murba 16 Agustus 1950
J.B.A.F. Mayor Polak PSI 16 Agustus 1950
Mochran bin Hadji Ali Parindra 16 Agustus 1950
Gusti Abdul Muis Masyumi 16 Agustus 1950
Intjik Abdul Muis PNI 16 Agustus 1950
Mudikdio PKI 16 Agustus 1950
Musirin Sosrosubroto PKI 16 Agustus 1950
Mustapha Partai Buruh 16 Agustus 1950 Wafat saat menjabat pada tanggal 25 September 1953.
Imam Sutardjo 20 Februari 1954 Menggantikan Mustapha.
Mohammad Natsir Masyumi 16 Agustus 1950
Nawawi Parkindo 16 Agustus 1950
Nerus Ginting Suka Demokrat 16 Agustus 1950 Wafat saat menjabat pada tanggal 12 Februari 1955.
Ngadiman Hardjosubroto PKI 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 16 Maret 1951.
D.N. Aidit 20 Februari 1954 Menggantikan Ngadiman Hardjosubroto.
Ngeradjai Meliala Demokrat 16 Agustus 1950
Willy Martinus Nieuwenhuysen PIR 16 Agustus 1950
Mohammad Noh Masyumi 16 Agustus 1950
Pangeran Mohammad Noor Masyumi 16 Agustus 1950
Mohammad Nuh PSI 16 Agustus 1950
Mohammad Nuh PIR 16 Agustus 1950
Mohammad Nur El Ibrahimy Masyumi 18 September 1950
Tom Olii Masyumi 16 Agustus 1950
Mohammad Padang Persatuan Progresif 16 Agustus 1950
Franciscus Conradus Palaoensoeka Partai Katolik 16 Agustus 1950
Pandu Kartawiguna Murba 16 Agustus 1950
Melkias Agustinus Pellaupessy Demokrat 16 Agustus 1950
Peris Pardede PKI 16 Agustus 1950
F.A.P. Pitoi PIR 16 Agustus 1950
Petrus Canisius Soemardijo Pranoto PNI 16 Agustus 1950
Prawoto Mangkusasmito Masyumi 16 Agustus 1950
S. Prawotosudibjo Masyumi 16 Agustus 1950 Wafat saat menjabat pada tanggal 21 Desember 1950.
Abdurrachman Sjihab 24 Maret 1954 Menggantikan S. Prawotosudibjo.
Wafat saat menjabat pada tanggal 7 Februari 1955.
E.U. Pupella PNI 16 Agustus 1950
Radjiman Wediodiningrat Persatuan Progresif 16 Agustus 1950 Wafat saat menjabat pada tanggal 20 September 1952.
Silas Papare 24 Maret 1954 Menggantikan Radjiman Wediodiningrat.
I Gusti Gde Raka PRN 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 25 November 1954.
Made Toyasastra 8 Desember 1954 Menggantikan Made Toyasastra.

Mengundurkan diri pada tanggal 23 Agustus 1955.

Orang Kaja Ramli Demokrat 16 Agustus 1950
Rasjid Sutan Radja Emas PNI 16 Agustus 1950
Rasuna Said Independen 16 Agustus 1950
Anang Abdul Rivai SKI 16 Agustus 1950
Alfonsus Rondonuwu PNI 16 Agustus 1950 Wafat saat menjabat pada tanggal 14 Agustus 1955.
Max Maramis 17 Oktober 1955 Menggantikan Alfonsus Rondonuwu.
Otto Rondonuwu Persatuan Progresif 16 Agustus 1950
Alex Rotti Demokrat 16 Agustus 1950
Mohammad Saad Masyumi 16 Agustus 1950
Sabilal Rasjad PNI 16 Agustus 1950
Mohammad Saddak PIR 16 Agustus 1950
Sahetapy Engel Demokrat 16 Agustus 1950
Sutan Said Ali PKI 18 Agustus 1950
Said Bachreisj PNI 16 Agustus 1950
Sakirman PKI 16 Agustus 1950
Saleh Umar PNI 20 November 1950
S. Sardjono BTI 16 Agustus 1950
Sarino Mangunpranoto PNI 16 Agustus 1950
Saroso Harsono PRN 16 Agustus 1950
Sartono PNI 16 Agustus 1950
Sarwono Sastro Sutardjo PKI 16 Agustus 1950
Godfried Ronald Schmitz Partai Katolik 16 Agustus 1950
Ernest Douwes Dekker Independen - Tidak pernah dilantik.
Meninggal pada tanggal 28 Agustus 1950.
J.L.W.R. Rhemrev Masyumi 11 November 1954 Menggantikan Ernest Douwes Dekker.
Siauw Giok Tjhan SKI 16 Agustus 1950
Sidik Djojosukarto PNI 16 Agustus 1950 Wafat saat menjabat pada tanggal 8 September 1955.
Sunario 17 Oktober 1955. Menggantikan Sidik Djojosukarto.
Sidik Kertapati Persatuan Progresif 18 Agustus 1950
Hadrianus Sinaga Parkindo 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 6 Oktober 1954.
Saladin Sarumpaet 8 Desember 1954 Menggantikan Hadrianus Sinaga.
Philemon Sinaga Demokrat 16 Agustus 1950
Siradjuddin Abbas Perti 18 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 19 November 1954.
Rusli Abdul Wahid 9 Desember 1954 Menggantikan Siradjuddin Abbas.
Mohammad Sjafei Independen 18 November 1950
Sjamsuddin Sutan Makmur Independen 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 12 Agustus 1955.
Moestafa Kamil Oesman PIR 7 Oktober 1955 Menggantikan Sjamsuddin Sutan Makmur.
Slamet Tirtosubroto PNI 16 Agustus 1950
Johan Paul Snel PRN 16 Agustus 1950
Sonda Daeng Matajang PRN 18 Agustus 1950
Kaharkusmen Sosrodanukusumo Masyumi 16 Agustus 1950
Subadio Sastrosatomo PSI 16 Agustus 1950
Sudarnadi PIR 16 Agustus 1950
Sudarso PNI 16 Agustus 1950
Sudijono Djojoprajitno Murba 21 Agustus 1950
Valentinus Sudjito Partai Katolik 16 Agustus 1950
Sugih Tjokrosumarto Parindra 16 Agustus 1950
Agustinus Suhardi Partai Katolik 21 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 1 Februari 1955.
Matthias Joost Oentoe 1 April 1955 Menggantikan Agustinus Suhardi.
Suhardjo PSII 16 Agustus 1950
Soejadi Independen 16 Agustus 1950 Wafat saat menjabat pada tanggal 23 November 1953.
Boedisoesetyo PIR 24 Februari 1954 Menggantikan Soejadi.
Sujono Hadinoto PNI 16 Agustus 1950
Soekiman Wirjosandjojo Masyumi 16 Agustus 1950
Sulaiman Dzen PIR 16 Agustus 1950
Soemanang Soerjowinoto PNI 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 13 Maret 1954.
Soebagio Reksodipoero 14 April 1954 Menggantikan Sumanang Surjowinoto.
Sumardi PKI 22 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 22 Juli 1954.
Muhammad Hatta Lukman 16 Agustus 1954 Menggantikan Sumardi.
Sumarto Parkindo 16 Agustus 1950
Sumartojo PSI 16 Agustus 1950
Sunardi Adiwirjono PKI 21 Agustus 1950
Sunario PNI 16 Agustus 1950 Mengundurkan diri pada tanggal 22 November 1954.
Chairuddin Sjahadat 4 Desember 1954 Menggantikan Sunario.
Sunarjati Sukemi PSI 16 Agustus 1950
Sunarjo Mangunpuspito Masyumi 16 Agustus 1950

Referensi sunting

Daftar Pustaka sunting