Buka menu utama

Kabupaten Majene

kabupaten di provinsi Sulawesi Barat, Indonesia

Kabupaten Majene adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Barat, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Banggae. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 947,84 km² dan berpenduduk sebanyak 169.072 jiwa.

Kabupaten Majene
Lambang Kabupaten Majene
Lambang Kabupaten Majene


Moto: "takkali nisobalang dotai lele ruppu' dadzi nalele tuali dilolangang"



Lokasi Sulawesi Barat Kabupaten Majene.svg
Peta lokasi Kabupaten Majene di Sulawesi Barat
Koordinat: 2' 38' 45” sampai dengan 3' 38' 15” Lintang Selatan dan 118'45' 00” sampai 119'4'45” Bujur Timur
Provinsi Sulawesi Barat
Hari jadi 15 Agustus 1545
Dasar hukum -
Tanggal peresmian -
Ibu kota Banggae
Pemerintahan
-Bupati Dr. H. Fahmi Massiara, M.H
APBD
-DAU Rp. 416.986.177.000.-(2013)[1]
Luas 947,84 km2
Populasi
-Total 169.072 jiwa
-Kepadatan 178,38 jiwa/km2
Demografi
-Kode area telepon -
Pembagian administratif
-Kecamatan 8
Simbol khas daerah
Situs web http://www.majenekab.go.id/
Kota Majene pada tahun 1930-an

Daftar isi

GeografiSunting

Secara geografis, Kabupaten Majene terletak pada 2°38' - 3°38' Lintang Selatan dan 118°45' - 119°4' Bujur Timur. Kabupaten Majene berada di pesisir barat Pulau Sulawesi yang berjarak sekitar 143 Km dari ibu kota provinsi Sulawesi Barat, Mamuju dan sejauh 378 Km berkendara dari Kota Makassar.

Batas wilayahSunting

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamasa
Selatan Teluk Mandar
Barat Selat Makassar
Timur Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamasa

TopografiSunting

Kabupaten Majene memiliki topografi bervariasi mulai dari pesisir, dataran rendah, dan dataran tinggi dengan ketinggian wilayahnya antara 0-1.600 meter diatas permukaan air laut (mdpl). Namun sebagian besar wilayah Kabupaten Majene berupa perbukitan hingga pegunungan yang membentang dari utara ke selatan. Pesisir yang terletak di sepanjang batas barat wilayah ini cenderung datar dan sempit.

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

Nomor Foto Nama Masa Jabatan Keterangan Wakil Bupati Ref
1 Baharuddin Lopa, SH 1959 - 1960
2 Abdul Rachman Tamma 1960 - 1965
3 Kol. H. Abdul Rauf 1965 - 1967
1967 -
.. Drs. H. Muhammad Darwis 2001–2006 H. Kalma Katta, S.Sos., M.M.
.. H. Kalma Katta, S.Sos., M.M. 2006–2011 Periode pertama Drs. H. Itol A. Syaiful Tonra, M.M.
2011–2016 Periode kedua Dr. H. Fahmi Massiara, M.H. [2]
.. Dr. H. Fahmi Massiara, M.H. 27 Juni 2016–sekarang H. Lukman, M.Pd. [3]

Dewan PerwakilanSunting

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Majene

KecamatanSunting

Kabupaten Majene terbagi menjadi 8 kecamatan yaitu:

  1. Banggae
  2. Banggae Timur
  3. Malunda
  4. Pamboang
  5. Sendana
  6. Tammerodo Sendana
  7. Tubo Sendana
  8. Ulumanda

PendudukSunting

Jumlah pendudukSunting

Penduduk Kabupaten Majene pada tahun 2017 menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat 169.072 jiwa, mengalami pertumbuhan sebesar 1,6% dari tahun sebelumnya, dengan jumlah rumah tangga sebanyak 34.939 rumah tangga. Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 82.618 jiwa dan perempuan sebanyak 86.454 jiwa, sehingga sex-ratio-nya sebesar 100. Kepadatan penduduk Kabupaten Majene sebesar 178 jiwa/km², dengan Kecamatan Banggae merupakan daerah terpadat penduduknya dengan 1.675 jiwa/km² dan Kecamatan Ulumanda merupakan daerah terjarang penduduknya dengan 20 jiwa/km².

Suku dan bahasaSunting

Penduduk Kabupaten Majene sebagian besar berasal dari Suku Mandar yang merupakan suku asli di Sulawesi Barat. Umumnya mereka berbahasa dengan menggunakan Bahasa Mandar. Bahasa ini bagian dari kelompok Utara dalam rumpun bahasa Sulawesi Selatan dalam cabang Melayu-Polinesia dari rumpun bahasa Austronesia. Bahasa Mandar yang digunakan oleh mereka memiliki dialek bahasa bervariasi, namun sebagian besar menggunakan Dialek Majene atau Banggae dan sisanya menggunakan dialek Pamboang yang umum digunakan di wilayah pesisir Pamboang sedangkan dialek Awok Sumakengu diucapkan hanya di Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana[4].

TransportasiSunting

Kabupaten Majene mempunyai posisi wilayah yang strategis, terletak sekitar 302 km sebelah utara Kota Makassar. Kabupaten ini dilengkapi dengan terminal induk dan terminal pembantu, sarana pelabuhan seperti pelabuhan Majene di kecamatan Banggae, Pelabuhan Palipi di kecamatan Sendana serta Pelabuhan Laut yang ada di kecamatan Pamboang dan kecamatan Malunda.

PerekonomianSunting

Kabupaten Majene juga didukung dengan keberadaan sarana perdagangan berupa pasar permanen dan pasar darurat.

PendidikanSunting

PariwisataSunting

  1. Pantai Arewata
  2. Pantai Dato
  3. Pantai Baluno
  4. Air terjun Baruga
  5. Air terjun Salutakaang
  6. Pemandian Air Panas Makula
  7. Museum Mandar

ReferensiSunting

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ "Pasangan Bupati majene Kalma-Fahmi Terpilih Dilantik". makassar.antaranews.com. 24 Juni 2011. Diakses tanggal 24 Desember 2016. 
  3. ^ "Bupati Baru Majene Dilantik Gubernur Sulbar". beritalima.com. 28 Juni 2016. Diakses tanggal 24 Desember 2016. 
  4. ^ Uniknya Suku Mandar Mamuju dan Majene di Sulawesi

Pranala luarSunting