Kabupaten Kotawaringin Timur

kabupaten di Kalimantan Tengah, Indonesia

Koordinat: 2°32′14.3″S 112°57′36.11″E / 2.537306°S 112.9600306°E / -2.537306; 112.9600306

Kabupaten Kotawaringin Timur adalah salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Tengah. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sampit. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 16.496 km² dan berpenduduk kurang lebih sebanyak 373.842 jiwa pada tahun 2010[4] dan bertambah menjadi 428.895 jiwa pada tahun 2021.[1] Bupati Kotawaringin Timur saat ini adalah H. Halikinnoor, setelah memenangkan Pilkada Serentak tahun 2020.

Kabupaten Kotawaringin Timur
Daerah tingkat II
Lambang resmi Kabupaten Kotawaringin Timur
Julukan: 
Kota Mentaya
Motto: 
Habaring Hurung
"Gotong Royong"
Lokasi Kalimantan Tengah Kabupaten Kotawaringin Timur.svg
Peta
Kabupaten Kotawaringin Timur di Kalimantan
Kabupaten Kotawaringin Timur
Kabupaten Kotawaringin Timur
Peta
Kabupaten Kotawaringin Timur di Indonesia
Kabupaten Kotawaringin Timur
Kabupaten Kotawaringin Timur
Kabupaten Kotawaringin Timur (Indonesia)
Koordinat: 2°32′S 112°57′E / 2.533°S 112.950°E / -2.533; 112.950
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Tengah
Ibu kotaSampit
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
Pemerintahan
 • BupatiH. Halikinnor
 • Wakil BupatiIrawati, S.Pd
Luas
 • Total16.796,00 km2 (6,484,97 sq mi)
Populasi
 • Total428.895
 • Kepadatan26/km2 (70/sq mi)
Demografi
 • AgamaIslam 86,39%
Kristen 7,94%
- Protestan 5,96%
- Katolik 1,98%
Hindu/Kaharingan 5,37%
Buddha 0,28%
Konghucu 0,02%[1]
 • IPMKenaikan 71,38 (2021)
Tinggi[2]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Pelat kendaraanKH xxxx F*/L*/W*
Kode Kemendagri62.02 Edit the value on Wikidata
DAURp 864.469.698.000,- (2020)[3]
Situs webkotimkab.go.id

SejarahSunting

Menurut laporan Radermacher, kepala daerah Sampit (Kotawaringin Timur) pada tahun 1780 adalah Kyai Ingabei Sudi Ratu.[5] Pada tanggal 13 Agustus 1787, wilayah Sampit (Kabupaten Kotawaringin Timur) sudah diserahkan Sultan Tahmidullah II kepada VOC Belanda, kemudian daerah ini berkembang menjadi sebuah Distrik yaitu Distrik Sampit. Penguasa selanjutnya adalah Kiai ngabei Djaija Kesuma (1834), Djoeragan Brahim (1847), Kiai Oeda Mengala, dan Haji Abdol Rachman (1850), Tiedke - penguasa Eropa (1859).[6] Menurut Staatsblad van Nederlandisch Indië tahun 1849, wilayah ini termasuk dalam zuid-ooster-afdeeling berdasarkan Bêsluit van den Minister van Staat, Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie, pada 27 Agustus 1849, No. 8[7] Pada tanggal 1 Mei 1859 pembukaan pelabuhan di Sampit.[8] Pada 12 Agustus 1862, status pemerintahan sipil diberlakukan untuk daerah Sampit.[9]

GeografiSunting

Kabupaten Kotawaringin Timur dengan luas seluruhnya 16.496 km², terdiri dari 17 kecamatan, 132 desa dan 12 kelurahan, terletak di antara 111°0’50” - 113°0’46” BT dan 0°23’14”- 3°32’54” LS.

Batas WilayahSunting

Utara Kabupaten Katingan
Timur Kabupaten Katingan
Selatan Laut Jawa
Barat Kabupaten Seruyan

TopografiSunting

Wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur memiliki topografi yang bervariasi, pada ketinggian antara 0-60 meter di atas permukaan laut. Sebagian besar merupakan dataran rendah yang meliputi bagian selatan sampai bagian tengah memanjang dari timur ke barat, sedangkan bagian utara merupakan dataran tinggi yang berbukit. Jenis tanah yang mendominasi wilayah ini adalah tanah jenis podsolik merah kuning, walaupun ada beberapa bagian juga ditemui jenis tanah lainnya seperti aluvial, organosol, litosol dan lain-lain.

HidrologiSunting

Kabupaten Kotawaringin Timur dialiri oleh satu sungai besar dan lima buah cabang sungai yang selama ini hanya dimanfaatkan sebagai prasarana perhubungan dan sebagian kecil untuk pertanian. Sungai besar yang terdapat di Kotawaringin Timur yang panjang dan dapat dilayari adalah sebagai berikut:[10]

No Nama sungai Panjang
(Km)
Dapat dilayari
(Km)
Kedalaman
rata2 (m)
Lebar rata2
(m)
1. Mentaya 400 270 6 400
2. Cempaga 42
3. Sampit 46
4. Tualan 48
5. Kuayan 18
6. Kalang 21
7. Seranau 20

IklimSunting

Iklim merupakan salah satu pendukung dalam keberhasilan produksi, unsur-unsur iklim tersebut antara lain curah hujan, suhu dan kelembaban. Suhu rata-rata bulanan di Kabupaten Kotawaringin Timur diperkirakan berkisar antara 27 °C – 35 °C. Curah hujan per bulan di Sampit pada tahun (2007) berkisar antara 12 mm (bulan September) hingga 790 mm (April). Bulan-bulan kering di Sampit berkisar antara Juni hingga Oktober.[4]

Data iklim Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 30.9
(87.6)
31.1
(88)
31.2
(88.2)
31.2
(88.2)
31.3
(88.3)
30.9
(87.6)
29.7
(85.5)
30.5
(86.9)
32.2
(90)
32
(90)
31.3
(88.3)
30.8
(87.4)
31.09
(88)
Rata-rata harian °C (°F) 27.7
(81.9)
27.7
(81.9)
27.8
(82)
27.9
(82.2)
27.6
(81.7)
27.5
(81.5)
26.6
(79.9)
26.7
(80.1)
27
(81)
27.5
(81.5)
27.7
(81.9)
27.6
(81.7)
27.44
(81.44)
Rata-rata terendah °C (°F) 23.5
(74.3)
23.6
(74.5)
23.7
(74.7)
23.8
(74.8)
23.9
(75)
23.6
(74.5)
23.2
(73.8)
23.3
(73.9)
23.6
(74.5)
23.9
(75)
23.6
(74.5)
23.5
(74.3)
23.6
(74.48)
Curah hujan mm (inci) 282
(11.1)
264
(10.39)
295
(11.61)
298
(11.73)
229
(9.02)
196
(7.72)
147
(5.79)
121
(4.76)
143
(5.63)
234
(9.21)
293
(11.54)
325
(12.8)
2.827
(111,3)
Rata-rata hari hujan 18 16 18 19 15 13 12 10 11 14 18 20 184
% kelembapan 86 85 84 84 82 81 78 75 79 81 83 86 82
Rata-rata sinar matahari harian 4.5 5.3 6.0 7.1 7.1 7.5 7.6 8.6 7.7 7.2 6.4 4.7 6.64
Sumber #1: Climate-Data.org[11]
Sumber #2: BMKG[12] & Weatherbase[13]

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

No Bupati Mulai Jabatan Akhir Jabatan Prd. Ket. Wakil Bupati
1
  Tjilik Riwut
1950
1957
1
[14]
2
  Muchran Ali
1957
1959
2
 
3
  Walter Condrad
1959
1961
3
 
4
  Christopel Mihing
1961
1963
4
 
5
  Kenan Sandan
1963
1970
5
 
6
  Raden Rachmat
1970
1975
6
 
7
  Andjar Soeganto
B.A.
1975
1980
7
 
-
  Drs.
Donis M. Singaraca
1980
1981
-
[Ket. 1]
8
  Muhammad Mukri
1981
1984
8
 
-
  Soehandoko
1984
1984
-
[Ket. 2]
9
  Drs. H. A.
Koesnan Dariyono
1984
1989
9
 
10
  Drs.
Barkun Burdin
1989
1994
10
 
11
  Kolonel TNI (Purn.)
Didik Salmijardi
1994
1999
11
[15]
Andreas P. Nandjan
(1997–1999)
12
  Drs. H. M.
Wahyudi Kaspul Anwar
M.M., M.AP.
2000
2005
12
[16]
Dr. H. M.
Thamrin Noor
M.M.
2005
25 Oktober 2010
13
[17]
Drs. H. M.
Amrullah Hadi
13
  H.
Supian Hadi
S.I.Kom.
25 Oktober 2010
25 Oktober 2015
14
[18]
[19]
Drs. H.
Muhammad Taufiq Mukri
S.H., M.M.
-
  Putu Sudarsana
S.H., M.H.
25 Oktober 2015
29 Oktober 2015
-
[Ket. 3]
  Ir.
Godlin
29 Oktober 2015
17 Februari 2016
[Ket. 4]
[20]
(13)
  H.
Supian Hadi
S.I.Kom., M.E.
17 Februari 2016
17 Februari 2021
15
[Ket. 5]
[21]
Drs. H.
Muhammad Taufiq Mukri
S.H., M.M.
-
  Drs.
Akhmad Husain
M.Si.
17 Februari 2021
26 Februari 2021
-
[Ket. 6]
14
  H.
Halikinnor
S.H., M.M.
26 Februari 2021
Petahana
16
[22]
Irawati
S.Pd.
Catatan
  1. ^ Penjabat Bupati Kotawaringin Timur.
  2. ^ Penjabat Bupati Kotawaringin Timur.
  3. ^ Pelaksana Harian Bupati Kotawaringin Timur.
  4. ^ Penjabat Bupati Kotawaringin Timur.
  5. ^ Wakil bupati petahana cuti kampanye Pilbup Kotawaringin Timur 2020 pada 26 September – 5 Desember 2020.
  6. ^ Pelaksana Harian Bupati Kotawaringin Timur.


Dewan PerwakilanSunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur dalam dua periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019[23] 2019-2024[24]
  PKB 3   4
  Gerindra 5   5
  PDI-P 8   7
  Golkar 6   6
  NasDem 3   4
  PKS 1   1
  Perindo (baru) 1
  PPP 3   0
  PAN 3   6
  Hanura 2   1
  Demokrat 6   5
Jumlah Anggota 40   40
Jumlah Partai 10   10

KecamatanSunting

Kabupaten Kotawaringin Timur terdiri dari 17 kecamatan, 17 kelurahan, dan 168 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 408.029 jiwa dengan luas wilayah 16.796,00 km² dan sebaran penduduk 24 jiwa/km².[25][26]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Kotawaringin Timur, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Status Desa/Kelurahan
62.02.10 Antang Kalang 15 Desa
62.02.05 Baamang 5 1 Desa
Kelurahan
62.02.15 Bukit Santuai 14 Desa
62.02.02 Cempaga 8 Desa
62.02.13 Cempaga Hulu 11 Desa
62.02.01 Kota Besi 2 9 Desa
Kelurahan
62.02.06 Mentawa Baru Ketapang 5 6 Desa
Kelurahan
62.02.08 Mentaya Hilir Selatan 2 8 Desa
Kelurahan
62.02.07 Mentaya Hilir Utara 7 Desa
62.02.03 Mentaya Hulu 1 15 Desa
Kelurahan
62.02.04 Parenggean 1 14 Desa
Kelurahan
62.02.09 Pulau Hanaut 14 Desa
62.02.12 Seranau 1 5 Desa
Kelurahan
62.02.17 Telaga Antang 18 Desa
62.02.14 Telawang 6 Desa
62.02.11 Teluk Sampit 6 Desa
62.02.16 Tualan Hulu 11 Desa
TOTAL 17 168

Forum Koordinasi Pimpinan DaerahSunting

Berikut ini adalah nama-nama pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), yaitu:

  • Bupati: H. Halikinnor, S.H., M.M.
  • Wakil Bupati: Irawati, S.Pd
  • Sekretaris Daerah: H.M. Fajrurrahman
  • Ketua DPRD: Dra. Rinie Anderson
  • Kapolres: AKBP Sarpani, S.I.K., M.M.
  • Dandim 1015/Sampit: Letkol. Inf. Abdul Hamid, S.I.P.
  • Kepala Kejaksaan Negeri: Donna Romiris Sitorus, SH., M.Hum
  • Ketua Pengadilan Negeri: Darminto Hutasoit, S.H., M.H.
  • Ketua Pengadilan Agama: Dr. Muhammad Kastalani, S.H.I, M.H.I.

DemografiSunting

Jumlah pendudukSunting

Pada 2010 data penduduk Kabupaten Kotawaringin Timur ± 373.842 jiwa, terdiri dari laki-laki 197.213 jiwa dan perempuan 176.629 jiwa. Adapun jumlah penduduk per kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur adalah:

No Kecamatan Jumlah Penduduk (2010)
1. Teluk Sampit 8.929
2. Mentaya Hilir Selatan 20.803
3. Mentaya Hilir Utara 15.774
4. Pulau Hanaut 15.442
5. Mentawa Baru Ketapang 76.616
6. Baamang 51.430
7. Seranau 9.582
8. Kota Besi 15.011
9. Cempaga 19.119
10. Cempaga Hulu 22.725
11. Parenggean 35.706
12. Mentaya Hulu 28.554
13. Antang Kalang 28.753
14. Bukit Santuai 8.040
15. Telawang 16.863
Jumlah: 373.842

Catatan: Tidak termasuk kecamatan Telaga Antang dan Tualan Hulu

Seni BudayaSunting

Wisata Budaya dan keindahan alam merupakan unggulan yang dapat ditampilkan oleh Pemerintah Daerah untuk dikunjungi para wisatawan asing maupun domestik.

PariwisataSunting

Arung jeramSunting

Banyaknya riam yang terdapat di Kecamatan Antang Kalang dapat dijadikan sebagai ajang wisata arung jeram.

Rumah BetangSunting

Situs budaya kebersamaan dalam suatu hunian rumah betang, rumah adat ini terletak di desa Tumbang Gagu, kecamatan Antang Kalang.

Pantai Ujung PandaranSunting

Pantai Ujung Pandaran terletak di Muara Teluk Sampit atau yang lebih dikenal masyarakat sekitar dengan sebutan Sungai Mentaya. Pantai yang masih asri ini termasuk unik, karena salah satu bagian langsung menghadap ke Laut Jawa dengan debur ombaknya yang besar, sedangkan bagian yang lain menghadap ke Muara Sungai Mentaya dihiasi deburan kecil ombak yang gemerisik menjadikan pantai ini lebih sempurna, tenang dan damai ketika menyaksikan hadirnya sang surya di kejauhan memancarkan hangatnya cahaya. Lokasi ini terletak sekitar 45 km sebelah selatan Kota Samuda ( Ibu kota Kecamatan Mentaya Hilir Selatan), atau kurang lebih 85 km dari Pusat Kota Sampit (Ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur), tidak jauh dari jalan lintas Sampit - Kuala Pembuang (Kabupaten Seruyan).

ReferensiSunting

  1. ^ a b c "Kabupaten Kotawaringin Timur Dalam Angka 2021" (pdf). www.kotimkab.bps.go.id. hlm. 14, 99, 206–208. Diakses tanggal 25 Oktober 2021. 
  2. ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia 2020-2021" (pdf). www.bps.go.id. Diakses tanggal 8 Maret 2022. 
  3. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (pdf). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 25 Oktober 2021. 
  4. ^ a b BPS - Sensus Penduduk Indonesia 2010
  5. ^ (Inggris) The New American encyclopaedia: a popular dictionary of general knowledge, Volume 2, D. Appleton, 1865
  6. ^ (Inggris) Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië (1861). "Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië". 23 (1-2). Nederlandsch-Indië: 205. 
  7. ^ (Belanda) Staatsblad van Nederlandisch Indië, s.n., 1849
  8. ^ (Inggris) Cilacap (1830-1942): bangkit dan runtuhnya suatu pelabuhan di Jawa. Kepustakaan Populer Gramedia. 2002. ISBN 9789799023698.  Hapus pranala luar di parameter |title= (bantuan)ISBN 979-9023-69-6
  9. ^ (Belanda) de Heere, G. A. N. Scheltema (1863). Staatsblad van Nederlandisch Indië. Ter Drukkerij van A. D. Schinkel. hlm. 128. 
  10. ^ Sumber: Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (2006)
  11. ^ "Sampit, Kalimantan Tengah, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 12 Maret 2022. 
  12. ^ "Buku Prakiraan Musim Hujan 2022/2023 di Indonesia – Normal Curah Hujan Kabupaten Kotawaringin Timur Zona Musim 372, 373, 374, dan 377 periode 1991-2020". BMKG. hlm. 95. Diakses tanggal 12 September 2022. 
  13. ^ "Sampit, Indonesia". weatherbase. Diakses tanggal 12 Maret 2022. 
  14. ^ "Ini Mobil Dinas Pertama Bupati Kotim Tahun 1955-1956, Begini Kisahnya". beritasampit.com. 18 April 2016. Diakses tanggal 15 November 2016. [pranala nonaktif permanen]
  15. ^ "Mantan Bupati Kotim Diminta Tak Ikut Pencalonan". pelita.or.id. Diakses tanggal 15 November 2016. [pranala nonaktif permanen]
  16. ^ "DPRD Tak Akan Panggil Lagi Bupati/Wabup Kotim". pelita.or.id. Diakses tanggal 15 November 2016. [pranala nonaktif permanen]
  17. ^ "Sejarah Kotim". kotimkab.go.id. 30 Juni 2011. Diakses tanggal 15 November 2016. [pranala nonaktif permanen]
  18. ^ "Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur". indoplaces.com. 7 Februari 2016. Diakses tanggal 15 November 2016. 
  19. ^ "Pelantikan Bupati Kotawaringin Timur 2010 - 2015". LDII Sampit. Diakses tanggal 15 November 2016. 
  20. ^ "Godlin Dipercaya Jadi Penjabat Bupati Kotawaringin Timur". kalteng.antaranews.com. 29 Oktober 2015. Diakses tanggal 15 November 2016. 
  21. ^ "Supian-Taufiq Resmi Pimpin Kotawaringin Timur". beritasatu.com. 17 Februari 2016. Diakses tanggal 15 November 2016. 
  22. ^ Tasrief Tarmizi, ed. (26-02-2021). "Halikinnor-Irawati resmi jadi Bupati dan Wakil Bupati Kotim". antaranews.com. Diakses tanggal 27-02-2021. 
  23. ^ Perolehan Kursi DPRD Kotim 2014-2019
  24. ^ Perolehan Kursi DPRD Kotim 2019-2024, diakses 23 September 2020.
  25. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  26. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.