Jalur kereta api Demak–Purwodadi

jalur kereta api di Indonesia

Jalur kereta api Demak–Purwodadi adalah jalur kereta api nonaktif yang menghubungkan antara Stasiun Demak dengan Stasiun Purwodadi, dibangun oleh Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij. Jalur kereta api ini termasuk dalam Wilayah Aset IV Semarang.

Jalur kereta api Demak–Purwodadi
Ikhtisar
JenisJalur lintas cabang
SistemJalur kereta api rel ringan
StatusTidak beroperasi
TerminusDemak
Purwodadi
Operasi
Dibangun olehSamarang–Joana Stoomtram Maatschappij
Dibuka1888-1889
Ditutup1996
PemilikPT Kereta Api Indonesia
(pemilik aset jalur dan stasiun)
OperatorWilayah Aset IV Semarang
DepotPurwodadi (PW)
Data teknis
Panjang rel38 km
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
Kecepatan operasi40 s.d. 60 km/jam
Peta rute

SM–DM
ke Jurnatan, Semarang
Demak
DM–KS
ke Kudus, Pati, Juwana
Kadilangu
Pilangsari
Dempet
Tompe
Godong
Mulungan
Lekok
Nglejok
Purwodadi
ke Gundih
ke Blora

SejarahSunting

Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij (SJS) mulai merambah Purwodadi setelah sukses dengan jalur kereta api Jurnatan–Juwana. Agar masyarakat Grobogan dan Blora juga turut serta menikmati layanan kereta api SJS, maka SJS memutuskan untuk membangun jalur baru. Trasenya dimulai dari Demak kemudian mengarah ke Godong dan lanjut ke pusat Kota Purwodadi dan berakhir di Wirosari, dibuat berdasarkan konsesi tertanggal 10 September 1887.[1] Jalur ini selesai untuk Demak–Godong pada tanggal 15 November 1888 dan Godong–Purwodadi pada tanggal 1 April 1889.[2]

Jalur ini kemudian terintegrasi dengan jalur milik Poerwodadie–Goendih Stoomtram Maatschappij (PGSM). Sejak 1892, jalur Purwodadi–Gundih resmi diakuisisi oleh SJS karena utang PGSM yang terus membengkak.[1] Akuisisi ini juga mengharuskan penggabungan dua Stasiun Purwodadi (Purwodadi PGSM dan Purwodadi SJS) menjadi satu, yaitu Stasiun Purwodadi SJS yang saat ini ada dengan bangunan yang lebih besar.

Jalur ini tetap beroperasi hingga akhirnya ditutup bersama dengan jalur Purwodadi–Wirosari–Blora dan Wirosari–Kradenan pada tahun 1996 dan saat ini tidak ada reaktivasi untuk jalur ini. Begitu ditutup, sebagian jalurnya dicabut.

Jalur terhubungSunting

Lintas aktifSunting

Jalur ini tidak terhubung dengan lintas kereta api aktif mana pun.

Lintas nonaktifSunting

Layanan kereta apiSunting

Tidak ada layanan kereta api yang dijalankan di jalur ini.

Daftar stasiunSunting

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas 18 Semarang–Demak–Blora
Segmen Demak–Godong
Diresmikan pada tanggal 15 November 1888
oleh Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij
Termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang
3609 Demak '' DM Bintoro, Demak, Demak km 24+932 lintas JurnatanDemakKudusJuwanaRembangJatirogo
km 0+000 lintas DemakPurwodadiBlora
Tidak beroperasi 100px
3701 Kadilangu KIL km 2+200 Tidak beroperasi
3702 Pilangsari PGI km 6+200 Tidak beroperasi
3703 Dempet DMT Jalan Raya Demak-Purwodadi, Botosengon, Dempet, Demak km 10+502 +5,84 m Tidak beroperasi
3704 Tompe TME km 16+000 Tidak beroperasi
3705 Godong GOG Godong, Godong, Grobogan km 21+215 Tidak beroperasi
Segmen Godong–Purwodadi
Diresmikan pada tanggal 1 April 1889
3706 Mulungan MLG km 26+000 Tidak beroperasi
3707 Lekok LK km 28+370 Tidak beroperasi
3708 Nglejok NLK km 35+500 Tidak beroperasi
3709 Purwodadi PW Jalan Jenderal Ahmad Yani, Purwodadi, Purwodadi, Grobogan km 38+148 lintas DemakPurwodadiWirosariBlora
km 0+000 lintas PurwodadiGundih
Tidak beroperasi 100px

Keterangan:

  • Stasiun yang ditulis tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang ditulis biasa merupakan stasiun kelas II/menengah, III/kecil, dan halte.
  • Stasiun yang ditulis tebal miring merupakan stasiun kelas besar atau kelas I yang nonaktif.
  • Stasiun yang ditulis miring merupakan halte atau stasiun kecil yang nonaktif.

Referensi: [3][4][5]


GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b Reitsma, S.A. (1916). Indische Spoorweg-Politiek. Landsdrukkerij. 
  2. ^ Samarang–Joana Stoomtram. Verslag der Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij. SJS. 
  3. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  4. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  5. ^ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia