Stasiun Jatirogo

Stasiun Non-Aktif di Kabupaten Tuban

Stasiun Jatirogo (JTG) merupakan stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Wotsogo, Jatirogo, Tuban. Stasiun yang terletak pada ketinggian +66 meter ini termasuk dalam Wilayah Aset IV Semarang.

Stasiun Jatirogo
Logo Kereta Api Indonesia 1991-2011.svg Jatirogo
+66 m
LokasiJalan Stasiun Jatirogo
Wotsogo, Jatirogo, Tuban, Jawa Timur
Indonesia
Ketinggian+66 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Daerah Operasi IV Semarang
Letak dari pangkal
Informasi lain
Kode stasiun
  • JTG
  • 3915
[2]
Sejarah
Dibuka1919
Ditutup1999-2001
Nama sebelumnyaStation Djatirogo
Layanan
-
Lokasi pada peta

Stasiun ini merupakan paket terakhir jalur kereta api Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij yang akan menghubungkannya dengan jalur milik Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij. Stasiun ini merupakan stasiun bersama, difungsikan untuk mengangkut penumpang dan pasir kuarsa. Pada tanggal 1 Juni 1914, jalur Lasem–Pamotan selesai dibangun, dilanjut jalur Pamotan–Jatirogo pada tanggal 20 Februari 1919.[3]

Perpanjangan menuju Bojonegoro dilakukan oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) sebagai bagian dari proyek pengangkutan pasir kuarsa dengan kereta api. Pada tanggal 1 Mei 1919, jalur tersebut telah selesai.[4]

Selama beroperasinya, jalur dan stasiun ini menjadi tulang punggung pengangkutan pasir kuarsa, tanah liat, dan gamping ke berbagai daerah dan diekspor. Hal ini juga sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Eropa, kala itu kuarsa sangat dibutuhkan dalam pengembangan ilmu fisika, kimia, dan elektronika.[5]

Akan tetapi, jalur dan stasiun ini berakhir riwayatnya sebagai tulang punggung transportasi umum pada tahun 1999. Walaupun perencanaannya dilakukan pada tahun 1999, tetapi stasiunnya baru ditutup pada tahun 2001 karena stok kuarsa yang masih ada.

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Samarang–Joana Stoomtram. Verslag der Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij. SJS. 
  4. ^ Reitsma, S.A. (1920). Indische Spoorweg-Politiek. Landsdrukkerij. 
  5. ^ Teknologi., Indonesia. Badan Pengkajian dan Penerapan (1993). Menuju abad 21 : Iptek pemacu pembangunan bangsa. [Jakarta]: BPP Teknologi. ISBN 9798263030. OCLC 33013587. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kebonharjo
ke arah Rembang
Rembang–Bojonegoro Soko
ke arah Bojonegoro

Koordinat: 6°53′03″S 111°39′17″E / 6.8841818°S 111.6546777°E / -6.8841818; 111.6546777