Prefektur Aichi

prefektur di Jepang
(Dialihkan dari Aichi)

Prefektur Aichi (愛知県, Aichi-ken) adalah prefektur Jepang yang terletak di wilayah Chubu.[1] Prefektur Aichi memiliki populasi 7.482.717 jiwa (hingga 1 Juni 2023) dan luas wilayah seluas 5.173 kilometer persegi (1.997 sq mi) dengan kepadatan penduduk 1.447 jiwa per kilometer persegi (3.750/sq mi). Prefektur Aichi berbatasan dengan Prefektur Mie di sebelah barat, Prefektur Gifu dan Prefektur Nagano di sebelah utara, serta Prefektur Shizuoka di sebelah timur.

Prefektur Aichi
愛知県
Transkripsi Jepang
 • Jepang愛知県
 • RōmajiAichi-ken
Bendera Prefektur Aichi
Logo resmi Prefektur Aichi
Location of Prefektur Aichi
Koordinat: 35°10′48.68″N 136°54′23″E / 35.1801889°N 136.90639°E / 35.1801889; 136.90639
NegaraJepang
WilayahChūbu (Tōkai)
PulauHonshu
Ibu kotaNagoya
Pemerintahan
 • GubernurHideaki Ōmura (sejak Februari 2011)
Luas
 • Total5,172,92 km2 (199,728 sq mi)
Peringkatke-27
Populasi
 (1 Juni 2023)
 • Total7.482.717
 • Peringkatke-4
 • Kepadatan1.447/km2 (3,750/sq mi)
Kode ISO 3166JP-23
Distrik7
Munisipalitas54
BungaIris laevigata (kakitsubata)
PohonAcer pycnanthum (hananoki)
BurungOtus scops japonicus (konohazuku)
IkanUdang kuruma (Marsupenaeus japonicus)
Situs webwww.pref.aichi.jp/global/en/index.html

Gambaran Umum

sunting

Nagoya adalah ibu kota sekaligus kota terbesar di Prefektur Aichi, dan kota terbesar keempat di Jepang, bersama dengan kota-kota besar lainnya seperti Toyota, Okazaki, dan Ichinomiya. Prefektur Aichi dan Nagoya merupakan inti dari wilayah metropolitan Chūkyō, wilayah metropolitan terbesar ketiga di Jepang dan salah satu wilayah metropolitan terbesar di dunia.[2] Prefektur Aichi terletak di pesisir Samudra Pasifik Jepang dan merupakan bagian dari wilayah Tokai, sebuah sub-wilayah dari wilayah Chūbu dan wilayah Kansai. Prefektur Aichi adalah lokasi Toyota Motor Corporation. Prefektur Aichi memiliki Kebun Binatang dan Kebun Raya Higashiyama, Bandara Internasional Chubu Centrair, dan Resor Legoland Japan.

Sejarah

sunting

Pada awalnya wilayah ini terbagi menjadi dua provinsi, yaitu Owari dan Mikawa.[3] Setelah restorasi Meiji, Owari dan Mikawa disatukan menjadi satu daerah. Pada tahun 1871, setelah penghancuran sistem Han, seluruh wilayah Owari kecuali Semenanjung Chita, diresmikan sebagai prefektur Nagoya. Pada saat yang hampir bersamaan, Mikawa bergabung dengan semenanjung Chita dan membentuk Prefektur Nukata. Prefektur Nagoya diubah namanya menjadi Prefektur Aichi pada April 1872 dan pada 27 November bersatu dengan Prefektur Nukata.

Pemerintah Prefektur Aichi berlokasi di Kantor Pemerintah Prefektur Aichi di Nagoya, yang merupakan ibu kota lama Owari. Kepolisian Prefektur Aichi dan organisasi pendahulunya bertanggung jawab atas penegakan hukum di prefektur ini sejak tahun 1871.

Pameran Dunia Expo 2005 diadakan di Seto dan Nagakute.

Etimologi

sunting

Dalam volume ketiga Manyōshū, terdapat sebuah puisi karya Takechi Kurohito yang berbunyi: "Teriakan burung bangau, memanggil Sakurada; kedengarannya seperti air pasang, mengalir dari dataran Ayuchi, mendengar tangisan burung bangau". Ayuchi adalah bentuk asli dari nama Aichi, dan dataran pasang surut Fujimae adalah satu-satunya yang tersisa dari Ayuchi-gata yang sebelumnya. Sekarang ini merupakan area yang dilindungi.[4][5]

Geografi

sunting
 
Peta Prefektur Aichi
     Kota terpilih      Kota      Kota kecil      Desa
 
Citra satelit Teluk Mikawa.

Terletak di dekat bagian tengah dari pulau utama Jepang, Honshu, Prefektur Aichi berhadapan dengan Teluk Ise dan Mikawa di selatan, dan berbatasan dengan Prefektur Shizuoka di timur, Prefektur Nagano di timurlaut, Prefektur Gifu di utara, dan Prefektur Mie di barat. Luasnya 106 km (66 mi) dari timur ke barat dan 94 km (58 mi) dari selatan ke utara, serta merupakan bagian utama dari Dataran Nōbi. Dengan luas 5.172 kilometer persegi (1.997 sq mi), luasnya sekitar 1,36% dari total luas permukaan Jepang. Titik tertinggi adalah Chausuyama pada ketinggian 1.415 m (4.642 ft) di atas permukaan laut.

Bagian barat prefektur ini didominasi oleh Nagoya, kota terbesar ketiga di Jepang, dan daerah pinggirannya, sedangkan bagian timur tidak terlalu padat penduduknya tetapi masih memiliki beberapa pusat industri utama. Karena ekonominya yang kuat, selama periode Oktober 2005 hingga Oktober 2006, Prefektur Aichi merupakan prefektur dengan pertumbuhan populasi tercepat, mengalahkan Tokyo, yaitu 7,4%, dan berada di urutan kedua setelah Prefektur Saitama.

Pada tanggal 1 April 2012, 23% dari total luas wilayah prefektur ditetapkan sebagai Taman Alam, yaitu Taman Kuasi-Nasional Aichi Kōgen, Hida-Kisogawa, Mikawa Wan, dan Tenryū-Okumikawa, serta tujuh Taman Alam Prefektural.[6]

Pembagian administratif

sunting

Di Prefektur Gifu terdapat 21 kota:

Kota kecil dan desa

sunting

Berikut adalah kota kecil dan desa di setiap distrik.

Demografi

sunting
 
Distribusi tingkat pertumbuhan penduduk kota di Prefektur Aichi (dihitung dari sensus tahun 2005 dan 2010).
Peningkatan
  10.0 % atau lebih
  7.5 - 9.99 %
  5.0 - 7.49 %
  2.5 - 4.99 %
  0.0 - 2.49 %
Penurunan
  0.0 - 2.5 %
  2.5 - 5.0 %
  5.0 - 7.5 %
  7.5 - 10.0 %
  10.0 % atau lebih
Populasi historis
Tahun Jumlah
Pend.
  
±% p.a.  
1890 1.473.099—    
1903 1.752.042+1.34%
1913 2.073.224+1.70%
1920 2.089.762+0.11%
1925 2.319.494+2.11%
1930 2.567.413+2.05%
1935 2.862.701+2.20%
1940 3.166.592+2.04%
1945 2.857.851−2.03%
1950 3.390.585+3.48%
1955 3.769.209+2.14%
1960 4.206.313+2.22%
1965 4.798.653+2.67%
1970 5.386.163+2.34%
1975 5.923.569+1.92%
1980 6.221.638+0.99%
1985 6.455.172+0.74%
1990 6.690.603+0.72%
1995 6.868.336+0.53%
2000 7.043.300+0.50%
2005 7.254.704+0.59%
2010 7.410.719+0.43%
2015 7.484.094+0.20%
Sumber: Biro Statistik, Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi[7]

Populasi Prefektur Aichi telah meningkat secara konsisten sejak periode pascaperang, tetapi pada tahun 2020 mulai menurun dan jumlah orang yang pindah ke luar prefektur menjadi yang tertinggi di negara ini.[8] Hal ini disebabkan oleh penurunan yang signifikan dalam jumlah migrasi masuk orang asing, yang telah sangat mendukung pertumbuhan populasi Prefektur Aichi, karena pembatasan perjalanan setelah epidemi virus corona.[9]

Dibandingkan dengan daerah metropolitan regional lainnya seperti Osaka dan Fukuoka, kedekatan Prefektur Aichi dengan Tokyo dalam hal jarak waktu membuatnya lebih berorientasi pada Tokyo, dan ada kekhawatiran tentang fenomena jerami metropolitan di wilayah Chukyo secara keseluruhan, karena orang-orang muda yang menganggap Tokyo Raya lebih menarik daripada kota asalnya. Tantangannya adalah untuk lebih mengembangkan industri di mana wanita dan sumber daya manusia yang beragam dapat berperan aktif, dan membuat Prefektur Aichi dianggap sebagai tempat yang menarik bagi kaum muda untuk bekerja dan belajar.[10]

Orang asing

sunting

Pada akhir Desember 2018, Prefektur Aichi memiliki 260.952 penduduk asing,[11][12] menjadikannya prefektur terbesar kedua di Jepang setelah Tokyo.[12] Didominasi oleh Orang Brasil, Cina, Filipina, Korea, dan Vietnam.[11]

Rasio pria dan wanita

sunting

Prefektur Aichi, dengan industri beratnya yang berkembang dengan baik, memiliki proporsi populasi pria yang tinggi dibandingkan dengan daerah lain di Jepang, dengan rasio jenis kelamin hampir 50:50.[13]

Tingkat kelahiran

sunting

Tingkat kesuburan total di Prefektur Aichi pada tahun 2019 adalah 1,45.[14] Angka ini masih jauh lebih tinggi daripada wilayah metropolitan lainnya seperti wilayah metropolitan Tokyo dan wilayah metropolitan Kansai.[15] Angka kelahiran per 1.000 penduduk adalah 7,8, yang merupakan yang tertinggi kedua di negara ini setelah prefektur Okinawa dan Fukuoka.[14]

 
Perbandingan Distribusi Populasi antara Prefektur Aichi dan Rata-rata Nasional Jepang Distribusi Penduduk Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin di Prefektur Aichi
Prefektur Aichi
Jepang (rata-rata)
Laki-laki
Perempuan
Sensus 2015, Kementerian Urusan Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang - Departemen Statistik

Ekonomi

sunting

Produk domestik bruto prefektur Aichi (2018) adalah yang terbesar kedua di Jepang, nilai pengiriman barang manufaktur (2018) adalah yang pertama di Jepang, penjualan produk tahunan (2019) adalah yang terbesar ketiga di Jepang, dan hasil pertaniannya (2018) adalah yang kedelapan di Jepang. Industri pertanian dan perdagangan Aichi berada di peringkat tinggi di Jepang, dan struktur industrinya seimbang.

Industri utama

Industri otomotif Industri kedirgantaraan Industri Keramik Industri Baja, Industri baja paduan

Perusahaan yang berkantor pusat di Aichi antara lain sebagai berikut.

Aichi Steel Tōkai
Aisin Seiki Kariya
Brother Industries, Ltd. Nagoya
Central Japan Railway Company Nagoya
Denso Corporation Kariya
Eisaku Noro Company Ichinomiya
Kanesue Corporation Ichinomiya
Makita Corporation Anjō
Matsuzakaya Nagoya
Mizkan Corporation Handa
Nagoya Railroad Nagoya
Nippon Sharyo Nagoya
Noritake Nagoya
Okuma Corporation Ōguchi
Sumitomo Riko Komaki[16]
Toyota Motor Corporation Toyota

Perusahaan seperti Daimler Chrysler, Fuji Heavy Industries, Mitsubishi Motors, Pfizer, Sony, Suzuki, dan Volkswagen juga mengoperasikan pabriknya di Aichi.

Transportasi

sunting

Alat transportasi umum dan jalur trem

sunting
  • Bus jalur pemandu Nagoya
  • Linimo
  • Kereta Api Toyohashi

Jalan bebas hambatan dan jalan tol'

Jalan raya nasional

Bandar udara

sunting

Pelabuhan

sunting
  • Pelabuhan Nagoya - Pusat peti kemas internasional dan rute feri ke Sendai dan Tomakomai, Hokkaido
  • Pelabuhan Mikawa - terutama ekspor mobil dan suku cadang mobil dan bagian dari pangkalan inport
  • Pelabuhan Kinuura - Handa dan Hekinan

Pariwisata

sunting

Tempat-tempat terkenal di Aichi termasuk museum arsitektur terbuka Meiji Mura di Inuyama, yang melestarikan bangunan-bangunan bersejarah dari periode Meiji dan Taisho Jepang, termasuk lobi yang telah direkonstruksi dari Hotel Imperial tua oleh Frank Lloyd Wright (yang awalnya berdiri di Tokyo dari tahun 1923 hingga 1967).

Tempat-tempat populer lainnya di Aichi termasuk tur ke pabrik mobil Toyota di kota dengan nama yang sama, taman monyet di Inuyama, dan kastil-kastil di Nagoya, Okazaki, Toyohashi, dan Inuyama.

Prefektur Aichi memiliki banyak pantai yang indah. Misalnya, Pantai Himakajima, Pantai Shinojima, Pantai Akabane, dan Pantai Utsumi.

Festival dan acara

sunting

Lainnya

sunting

Olahraga

sunting

Tim-tim olahraga yang tercantum di bawah ini berbasis di Aichi.

Bisbol

sunting
  • Chunichi Dragons (Nagoya)

Sepak bola

sunting
J.League
JFL
  • FC Maruyasu Okazaki (Okazaki)
Liga Regional Tokai
  • FC Kariya (Kariya)
Liga Nadeshiko
  • NGU Loveledge Nagoya (Nagoya)

Bola Basket

sunting
B.League
  • SAN-EN NeoPhoenix(Toyohashi dan Hamamatsu)
  • SeaHorses Mikawa(Kariya)
  • Nagoya Diamond Dolphins (Nagoya)
  • Toyotsu Fighting Eagles Nagoya(Nagoya)
  • Aisin AW Areions Anjo(Anjō)

Bola Voli

sunting
V.League
  • Toyoda Gosei Trefuerza (Inazawa)
  • JTEKT Stings (Kariya)
  • Denso Airybees (Nishio)
  • Toyota Auto Body Queenseis (Kariya)
Liga Utama
  • Toyota Verblitz (Toyota)
  • Toyota Industries Shuttles (Kariya)

Futsal

sunting
F.League
  • Nagoya Oceans (Nagoya)

Sepak bola amerika

sunting
X.League
  • Nagoya Cyclones (Nagoya)
  • Kirix Toyota Bull Fighters (Toyota)
  • Aichi Golden Wings (Nagoya dan Toyota)
AFL
  • Nagoya Redbacks Australian Football Club (AFL Jepang) (Nagoya)

Pendidikan

sunting

Universitas

sunting
Universitas nasional
  • Universitas Pendidikan Aichi
  • Universitas Pascasarjana untuk Studi Lanjutan- Kampus Okazaki (Institut Nasional Biologi Dasar, Institut Nasional Ilmu Fisiologi)
  • Institut Teknologi Nagoya
  • Universitas Nagoya
  • Universitas Teknologi Toyohashi
Universitas negeri
  • Universitas Prefektur Aichi
  • Universitas Seni Prefektur Aichi
  • Universitas Kota Nagoya
Universitas swasta
  • Universitas Aichi Bunkyo
  • Universitas Aichi Gakuin
  • Universitas Aichi Gakusen
  • Institut Teknologi Aichi
  • Universitas Kedokteran Aichi
  • Universitas Aichi Mizuho
  • Universitas Aichi Sangyo
  • Universitas Aichi Shukutoku
  • Universitas Aichi Toho
  • Universitas Aichi
  • Universitas Teknologi Aichi
  • Universitas Chubu
  • Universitas Chukyo
  • Universitas Daido
  • Universitas Doho
  • Universitas Kesehatan Fujita
  • Sekolah Pascasarjana Manajemen Universitas Globis - Kampus Nagoya
  • Sekolah Tinggi Keperawatan Toyota Palang Merah Jepang
  • Universitas Kinjo Gakuin
  • Universitas Meijo
  • Universitas Bunri Nagoya
  • Sekolah Tinggi Musik Nagoya
  • Universitas Nagoya Gakuin
  • Universitas Keizai Nagoya
  • Universitas Sangyo Nagoya
  • Universitas Seni Nagoya
  • Universitas Seni dan Ilmu Pengetahuan Nagoya
  • Universitas Perdagangan & Bisnis Nagoya
  • Universitas Studi Luar Negeri Nagoya
  • Universitas Wanita Nagoya
  • Universitas Zokei Nagoya
  • Universitas Nanzan
  • Universitas Nihon Fukushi
  • Universitas Ohkagakuen
  • Perguruan Tinggi Wanita Okazaki
  • Universitas Seijoh
  • Universitas Seisa - Kampus Sekolah Nagoya
  • Universitas Shigakkan
  • Universitas Shubun
  • Universitas Sugiyama Jogakuen
  • Universitas Tokai Gakuen
  • Universitas Kesejahteraan Sosial Tokyo - Kampus Nagoya
  • Universitas Toyohashi Sozo
  • Institut Teknologi Toyota
  • Universitas Lingkungan Manusia

Kota kembar

sunting

Orang terkenal

sunting
  • Yūki Ishikawa (石川祐希), pemain bola voli profesional, Tim Nasional Jepang, Power Voli Milano Italia Super Lega
  • Takahiro Sakurai (lahir 1974), aktor, narator dan penyiar radio Jepang
  • Syoh Yoshida (lahir 1984), artis Jepang
  • Yūki Yamada (aktor) (lahir 1990), aktor Jepang
  • Yoshiaki Katayama (lahir 1993), pembalap
  • Tatsuya Kataoka (lahir 1975), pembalap
  • Haruna Ono (musisi), vokal utama dan gitaris ritme untuk band rock Scandal
  • Mami Sasazaki (musisi), gitar utama dan vokalis untuk band rock Scandal
  • Ichiro Suzuki , pemain bisbol profesional, anggota tim bisbol nasional Jepang dan Juara Dunia Bisbol Klasik dua kali
  • Koji Kondo (lahir 1961), komposer dan pianis kelahiran Nagoya yang mengerjakan soundtrack video game untuk Nintendo
  • Kazuchika Okada (lahir 1987), pegulat profesional dari Anjō
  • Akira Toriyama (lahir 1955), seniman manga dan perancang karakter dari Nagoya

Referensi

sunting
  1. ^ Nussbaum, Louis-Frédéric. (2005). "Aichi-ken" Japan Encyclopedia, p. 11, hlm. 11, pada Google Books; "Chūbu" Japan Encyclopedia, p. 126, hlm. 126, pada Google Books.
  2. ^ Frédéric, Louis (31 May 2002). Japan Encyclopedia (dalam bahasa Inggris). Diterjemahkan oleh Roth, Käthe. Harvard University Press. ISBN 978-0674007703. OCLC 58053128. OL 7671330M. 
  3. ^ Nussbaum, "Provinces and prefectures" Japan Encyclopedia, p. 780, hlm. 780, pada Google Books.
  4. ^ "Summary of Aichi Prefecture". Aichi Prefectural Government Official Site (dalam bahasa Inggris). Aichi Prefectural Government Office. n.d. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 October 2020. Diakses tanggal 11 November 2020. 
  5. ^ Sadamichi, Kato (1 July 2000). "Rediscovering an Ancient Poem to Save a Tidal Flat". International Studies in Literature and Environment (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. 7 (2): 189-197. doi:10.1093/isle/7.2.189. eISSN 1759-1090. ISSN 1076-0962. OCLC 819414712. 
  6. ^ "General overview of area figured for Natural Parks by prefecture" (PDF) (dalam bahasa Inggris). Government of Japan. Ministry of the Environment. 1 April 2014. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 5 November 2020. Diakses tanggal 11 November 2020. 
  7. ^ "Statistics Bureau Home Page" (dalam bahasa Inggris). Kementerian Urusan Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang. Biro Statistik. n.d. Diarsipkan dari versi asli tanggal 8 November 2020. Diakses tanggal 12 November 2020. 
  8. ^ "愛知、7296人の転出超に 2020年の人口移動 総務省". NIKKEI (dalam bahasa jp). 29 Januari 2021. Diakses tanggal 11 Agustus 2023. 
  9. ^ "愛知県人口、初の減少 コロナで外国人転入少なく". NIKKEI (dalam bahasa jp). 13 November 2020. Diakses tanggal 11 Agustus 2023. 
  10. ^ "コロナ禍における東海3県の人口動向Ⅱ" (PDF). OKB総研. Diakses tanggal 11 Agustus 2023. 
  11. ^ a b "愛知県内の市町村における外国人住民数の状況(2018年12月末現在)". www.pref.aichi.jp. 愛知県. Diakses tanggal 11 Agustus 2023. 
  12. ^ a b "在留外国人統計統計表". 法務省. Diakses tanggal 11 Agustus 2023. 
  13. ^ "グラフ4 平成30年 人口ピラミッド(愛知県)-人口 - - 愛知県". www.pref.aichi.jp. Diakses tanggal 11 Agustus 2023. 
  14. ^ a b "質問6 愛知県の1年間の「出生数」は? - 愛知県". www.pref.aichi.jp. Diakses tanggal 11 Agustus 2023. 
  15. ^ "都道府県別の出生率 | 日本少子化対策機構" (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 11 Agustus 2023. 
  16. ^ "Business Locations". Sumitomo Riko (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 November 2020. Diakses tanggal 11 November 2020. 
  17. ^ "Yama, Hoko, Yatai, float festivals in Japan". Website of the Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage (dalam bahasa Inggris). UNESCO. Secretariat of the Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage. n.d. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 July 2020. Diakses tanggal 12 November 2020. 

Pranala luar

sunting