Toyota-Astra Motor

perusahaan asal Jepang

PT Toyota-Astra Motor atau biasa disingkat dengan TAM merupakan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Mobil Toyota dan Lexus di Indonesia. TAM merupakan perusahaan joint venture antara PT. Astra International Tbk dengan persentase saham 50% dan Toyota Motor Corporation, Jepang dengan persentase saham 50%.

PT Toyota-Astra Motor
Patungan
IndustriDistributor Otomotif
Didirikan2 April 1971 (hari lahir Toyota di Indonesia)
15 Juli 2003 (restrukturisasi perusahaan)
Kantor
pusat
Jl. Laksda Yos Sudarso, Sunter II, Jakarta Utara 14330
Tokoh
kunci
Hiroyuki Ueda (Presiden Direktur)
ProdukVios, Corolla, Camry, Yaris, Fortuner, Kijang Innova, Avanza, Agya, Calya, Raize, Rush
PemilikToyota Motor Corporation (50%)
PT Astra International (50%)
Karyawan
± 5000
Situs webwww.toyota.astra.co.id

Sejarah

sunting

PT Toyota-Astra Motor diresmikan pada tanggal 2 April 1971. Peranan TAM semula hanya sebagai importir kendaraan Toyota, namun setahun kemudian sudah berfungsi sebagai distributor. Pada tanggal 31 Desember 1989, TAM melakukan merger bersama tiga perusahaan antara lain:

  • PT Multi Astra (pabrik perakitan, didirikan pada tanggal 21 Agustus 1973)
  • PT Toyota Mobilindo (pabrik komponen bodi, didirikan tahun 23 November 1976)
  • PT Toyota Engine Indonesia (pabrik mesin, didirikan tahun 20 Desember 1982)

Gabungan semuanya diberi nama PT Toyota-Astra Motor. Merger ini dilakukan guna menyatukan langkah dan efisiensi dalam menjawab tuntutan akan kualitas serta menghadapi ketatnya persaingan di dunia otomotif.

Selama lebih dari 50 tahun, PT. Toyota-Astra Motor telah memainkan peranan penting dalam pengembangan industri otomotif di Indonesia serta membuka lapangan pekerjaan termasuk dalam industri pendukungnya. PT. Toyota-Astra Motor telah memiliki pabrik produksi seperti stamping, casting, engine dan assembly di area industri Sunter, Jakarta. Untuk meningkatkan kualitas produk dan kemampuan produksi, pada tahun 1998 diresmikan pabrik di Karawang yang menggunakan teknologi terbaru di Indonesia.

Sejak tanggal 15 Juli 2003, TAM direstrukturisasi menjadi 2 perusahaan, yaitu:

  • PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia disingkat TMMIN yang merupakan perakit produk Toyota dan eksportir kendaraan dan suku cadang Toyota. Komposisi kepemilikan saham di perusahaan ini adalah Astra International 5% dan TMC menjadi 95%
  • PT. Toyota-Astra Motor sebagai agen penjualan, importir dan distributor produk Toyota di Indonesia. Komposisi kepemilikan saham di perusahaan ini adalah Astra International 50% dan TMC 50%

Slogan

sunting
  • Terpilih Karena Tepercaya (1984–1989)
  • Leads You Ahead (1989–2001)
  • Passion (2001–2004)
  • Because We Love You (2004–2006)
  • Moving Forward (2006–2015)
  • Let's Go Beyond (2015–sekarang)

Jaringan distribusi

sunting
 
Logo Auto2000
 
Dealer Auto2000 di Alam Sutera, Tangerang Selatan

Dalam mendukung penjualan dan layanan purna jual, TAM dibantu oleh 9 Dealer Utama yang membawahi dealer-dealer yang tersebar di seluruh Indonesia. Hingga saat ini telah terdapat 365 dealer resmi yang tersebar di 143 kota di Indonesia. Berikut ini kesembilan Dealer Utama yang dibagi berdasarkan wilayah geografisnya:

Kendaraan yang dijual di Indonesia

sunting
Hatchback
Sedan
MPV
SUV
Crossover
Mobil Sport
Kendaraan Niaga

Struktur Organisasi

sunting
  • Presiden Direktur: Hiroyuki Ueda
  • Wakil Presiden Direktur: Henry Tanoto
  • Direktur Marketing: Anton Jimmi Suwandy dan Fumitaka Kawashima
  • Direktur Finansial: Nini Tjandrasa dan Takeshi Yamakawa

Milestone

sunting
  • 1971: PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi didirikan sebagai importir dan distributor kendaraan Toyota di Indonesia
  • 1973: Didirikan pabrik perakitan PT Multi Astra
  • 1976: Mendirikan PT Toyota Mobilindo, pabrik komponen kendaraan niaga
  • 1977: Peluncuran Kijang generasi pertama
  • 1982: Peresmian Parts Center
  • 1982: Pabrik mesin PT Toyota Engine Indonesia mulai beroperasi
  • 1987: Ekspor perdana Kijang ke beberapa negara Asia-Pasifik
  • 1989: Peluncuran Kijang ke 200.000 & produksi Toyota ke-500.000
  • 1995: Kijang Lintas Nusa, Banda Aceh-Larantuka sekitar 6000 Km, memperingati "Indonesia Emas" (50 tahun merdeka)
  • 1996: Peluncuran unit produksi Toyota ke 1.000.000
  • 2000: Peresmian pabrik mobil modern di Karawang
  • 2003: Produksi Kijang ke-1.000.000 unit dan Restrukturisasi TAM menjadi PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan TAM sebagai distributor
  • 2003: Peluncuran Toyota Avanza sebagai kendaraan pertama hasil kolaborasi TAM-TMMIN dan PT. Astra Daihatsu Motor
  • 2004: Peluncuran proyek IMV (Innovative Multipurpose Vehicles) dengan Toyota Kijang Innova sebagai kendaraan pertama yang menggunakan platform IMV
  • 2006: Peluncuran Toyota Rush sebagai kendaraan kedua hasil kolaborasi TAM-TMMIN dan PT. Astra Daihatsu Motor
  • 2007: Menjadi APM Lexus di indonesia
  • 2013: Peluncuran Toyota Agya sebagai kendaraan LCGC pertama hasil kolaborasi TAM-TMMIN dan PT. Astra Daihatsu Motor
  • 2015: Peluncuran kampanye "Let's Go Beyond" dengan peluncuran Toyota Kijang Innova generasi kedua
  • 2016: Peluncuran Toyota Calya sebagai kendaraan LCGC kedua hasil kolaborasi TAM-TMMIN dan PT. Astra Daihatsu Motor
  • 2018: Produksi Kijang (termasuk Kijang Innova) ke-2.000.000 unit
  • 2019: Peluncuran Toyota Supra sebagai kendaraan Toyota Gazoo Racing pertama di Indonesia
  • 2021: Peluncuran Toyota Raize sebagai kendaraan kelima hasil kolaborasi TAM-TMMIN dan PT. Astra Daihatsu Motor
  • 2022: Peluncuran kampanye "It's Time For Everyone" dengan peluncuran Toyota bZ4X sebagai kendaraan listrik baterai Toyota pertama di Indonesia dan Kijang Innova Zenix sebagai kendaraan listrik hibrida pertama yang dirakit di Indonesia

Penghargaan

sunting
  • Superbrands Award dari Superbrands Organization pada tahun 2004 & 2005
  • Indonesia Best Brand Award dari majalah Swa dan Mars pada tahun 2001-2004
  • Golden Brand Award
  • Indonesia’s Most Admired Company (IMAC) pada tahun 2003 & 2005 dari majalah BusinessWeek dan Frontier
  • Indonesian Customer Satisfaction Award untuk produk Kijang (tahun 2001-2005) dari Majalah SWA dan Frontier
  • IMI Award dari IMI pada tahun 2004

Sebagian besar tulisan ini diambil dari situs resmi TAM

Pranala luar

sunting