Buka menu utama

Jalur kereta api Pulau Air–Padangpanjang adalah jalur kereta api yang membentang dari Stasiun Pulau Air menuju Stasiun Padangpanjang. Jalur ini termasuk dalam Divisi Regional II Sumatra Barat dan merupakan jalur utama di Divre tersebut.

Jalur kereta api Pulau Air–Padangpanjang
COLLECTIE TROPENMUSEUM Aanleg van de spoorlijn Padang-Kajoetanam aan Sumatra's westkust TMnr 10020596.jpg
Pembangunan jalur kereta api Padang
Ikhtisar
JenisJalur lintas utama
SistemJalur kereta api rel berat
StatusBeroperasi
LokasiKota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
TerminusBukit Putus
Lubuk Alung
Stasiun10 (termasuk stasiun percabangan)
Operasi
Dibangun oleh
Dibuka
  • 1887–1892
  • 2018 (percabangan BIM)
Ditutup
  • 1983 (segmen Padang–Pulau Air)
  • 2009 (segmen Kayu Tanam–Padangpanjang)
Dibuka kembali2016 (segmen Lubuk Alung-Kayu Tanam) 2020 (segmen Padang-Pulau Aia)
PemilikDitjen KA, Kemenhub RI
OperatorPT Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatra Barat
DepotPadang (PD)
Data teknis
Panjang lintas39 km (lintas utama)
Jenis relR33 (Padang-Tabing dan Duku-Lubuk Alung)

R42 bergigi (Kayutanam-Padangpanjang)

R54 (Pulau Aia-Padang, Tabing-Duku dan Lubuk Alung-Kayutanam)
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasi20 s.d. 60 km/jam
Rel gigiRiggenbach (Kayutanam-Padangpanjang)

SejarahSunting

Staatsspoorwegen ter Sumatra's Westkust (SSS), divisi dari Staatsspoorwegen, membangun jalur kereta api di Sumatra Barat berdasarkan konsesi izin yang diterbitkan oleh Pemerintah Kolonial Belanda yang telah disetujui oleh Parlemen Belanda pada bulan September 1887. Pembangunan ini dimulai tanggal 6 Juli 1889,[1] difungsikan untuk menghubungkan Padang dengan tambang batu bara Batang Ombilin yang sangat terkenal.[2]

Secara rinci, jalur kereta api segmen ini terdiri atas segmen Emmahaven (Teluk Bayur) menuju Stasiun Padang yang diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1892, serta Pulau AirPadangpanjang pada tanggal 1 Juli 1891.[3]

Jalur Kayutanam-Padangpanjang ditutup sejak Gempa bumi Sumatra Barat 2009 akibat kerusakan jembatan menjelang Stasiun Kayu Tanam serta kondisi jalur yang kurang memungkinkan di segmen Kayutanam-Padangpanjang. Meskipun jalurnya sudah diperbaiki, namun jalur bergigi masih belum bisa diaktifkan karena kendala Lokomotif BB204.

Perkembangan saat iniSunting

Semenjak tahun 2015, segmen Lubuk Alung–Kayutanam diaktifkan kembali dan prasarananya sudah menggunakan rel jenis R54 bantalan beton. Lalu dioperasikanlah bus rel (rail bus) Lembah Anai untuk segmen jalur ini sebagai layanan bus rel perintis pada akhir 2016.[4]

Dalam rangka menyambut armada baru, jalur ini ditingkatkan tekanan gandarnya agar bisa dilewati lokomotif sekelas CC201. Segmen PadangLubuk Alung sudah di-upgrade prasarana jembatannya sejak 2018 (segmen Alai–Lubuk Alung sudah selesai di-upgrade sejak awal 2018 dan menyusul Padang-Alai akhir 2018) agar dapat dilalui oleh KRDE Minangkabau Ekspres dan lokomotif sekelas CC201. Saat ini, segmen Padang–Pulau Aia sedang dilakukan reaktivasi dan rencananya selesai pada tahun 2020.[5] Selain itu segmen Padang-Tabing akan dilakukan upgrade rel dari R33 bantalan beton ke R54 bantalan beton pada tahun 2020 mendatang.

Jalur terhubungSunting

Lintas aktifSunting

Lintas nonaktifSunting

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Kelas ekonomi ACSunting

Bus relSunting

Kereta api bandaraSunting

BarangSunting

  • Angkutan semen curah PT Semen Padang, tujuan Padang dan tujuan Indarung
  • Angkutan klinker PT Semen Padang, tujuan Teluk Bayur dan tujuan Indarung

Daftar stasiunSunting

Pulau Air–PadangpanjangSunting

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas SSS 1 Pulau AirStasiun Padangpanjang
Segmen Pulau Air–Padangpanjang
Diresmikan pada tanggal 1 Juli 1891 oleh Staatsspoorwegen ter Sumatra's Westkust
Termasuk dalam Divisi Regional II Sumatra Barat
7001 Pulau Air PLA Jalan Pulau Aie, Pasa Gadang, Padang Selatan, Padang km 2+574 lintas PadangPulau Air Dalam proses reaktivasi  
7002 Tarandam TDA Jalan Proklamasi, Ganting Parak Gadang, Padang Timur, Padang km 1+403 Tidak beroperasi
7020 Padang PD Jalan Stasiun 1, Simpang Haru, Padang Timur, Padang km 0+000 lintas PadangPulau Air
km 7+093 lintas Teluk BayurPadangLubuk Alung
+8 m Beroperasi  
7021 Alai AI Jalan Batang Kandis, Alai Parak Kopi, Padang Utara, Padang km 8+9xx Beroperasi
7022 Lapai LAP km 11+465 Tidak beroperasi
- Air Tawar ATR Jalan Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Barat, Padang Utara, Padang km 12+3xx Beroperasi  
7023 Ujung Karang UJK km 12+626 Tidak beroperasi
7024 Tabing TAB Jalan Adinegoro, Bungo Pasang, Koto Tangah, Padang km 16+340 +2 m Beroperasi  
7025 Lubuk Buaya LBY Jalan Adinegoro Lubuk Buaya, Koto Tangah, Padang km 20+534 Beroperasi
7026 Kayukalek KKK km 23+300 Tidak beroperasi
7027 Duku DUK Jalan Raya Padang–Bukittinggi, Kasang, Batang Anai, Padang Pariaman km 26+032
km 0+000 percabangan menuju Bandara Internasional Minangkabau
+7 m Beroperasi  
7028 Kayukapur KYP km 28+850 Tidak beroperasi
7029 Pasarusang PRU Sungai Buluh, Batang Anai, Padang Pariaman km 31+821 +12 m Tidak beroperasi  
7031 Buayan BUY km 34+536 Tidak beroperasi
7032 Jambak JMK km 37+504 Tidak beroperasi
7033 Lubuk Alung LA km 39+699 lintas Teluk BayurPadangLubuk Alung–...
+25 m Beroperasi  
7034 Kandang Tarok KTO km 44+550 Tidak beroperasi
7035 Parit Malintang PRM km 46+513 Tidak beroperasi
7036 Lubuk Pandan LDN km 48+768 Tidak beroperasi
7037 Sicincin SCN Jalan Raya Padang–Bukittinggi, Sicincin, 2x11 Enam Lingkung, Padang Pariaman km 53+136 +89 m Beroperasi
7038 Kepah Ilalang KHL km 55+120 Tidak beroperasi
7039 Kayu Tanam KTN Jalan Raya Padang–Bukittinggi, Kayu Tanam, 2x11 Kayu Tanam, Padang Pariaman km 60+038 +144 m Beroperasi
Lintas jalur bergerigi
Ditutup pada 2009
- Kampung Guci KPC km 63+000 Tidak beroperasi
7042 Kandang Ampat KDP Guguk, 2x11 Kayu Tanam, Padang Pariaman km 65+413 Tidak beroperasi
BH 179
Terowongan Lembah Anai I
BH 181
Terowongan Lembah Anai II
7043 Kampung Tangah KPG km 69+800 Tidak beroperasi  
BH 186
Jembatan Silaing
7050 Padangpanjang PP Jalan Sutan Syahrir, Silaing Atas, Padangpanjang Barat, Padangpanjang km 75+361 +773 m Tidak beroperasi  

Percabangan menuju Pelabuhan Teluk Bayur (Emmahaven)Sunting

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas SSS 1 PadangTeluk Bayur (Emmahaven)
Diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1892 oleh Staatsspoorwegen ter Sumatra's Westkust
Termasuk dalam Divisi Regional II Sumatra Barat
7010 Teluk Bayur TBY km 0+000 (semua lintas SSS berawal dari sini, kecuali Padang–Pulau Air dan Muarakalaban–Muaro) Tidak beroperasi
7011 Bukit Putus BKP Gang Loko, Pampangan Nan XX, Lubuk Begalung, Padang km 1+851 lintas Teluk Bayur–... +8 m Beroperasi
7012 Kampung Durian KPR km 4+724 Tidak beroperasi
7020 Padang PD Jalan Stasiun 1, Simpang Haru, Padang Timur, Padang km 7+093
km 0+000 lintas PadangPulau Air/Muaro
+8 m Beroperasi  

Percabangan menuju Bandara Internasional MinangkabauSunting

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Segmen DukuBIM
Diresmikan pada tanggal 21 Mei 2018 oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian
7027 Duku DUK Jalan Raya Padang - Bukittinggi, Kasang, Batang Anai, Padang Pariaman km 26+032 lintas Teluk BayurPadangLubuk AlungSawahlunto
km 0+000 percabangan menuju Bandara Internasional Minangkabau
+7 m Beroperasi  
Bandara Internasional Minangkabau BIM Bandara Internasional Minangkabau, Katapiang, Batang Anai, Padang Pariaman km 3+975 +2 m Beroperasi  

Keterangan:

  • Stasiun yang ditulis tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang ditulis biasa merupakan stasiun kelas II/menengah, III/kecil, dan halte.
  • Stasiun yang ditulis tebal miring merupakan stasiun kelas besar atau kelas I yang nonaktif.
  • Stasiun yang ditulis miring merupakan halte atau stasiun kecil yang nonaktif.

Referensi: [6][3][7]


ReferensiSunting

  1. ^ "Staatsspoorwegen ter Sumatra's Westkust". searail.malayanrailways.com. Diakses tanggal 2018-03-08. 
  2. ^ Safwan, Mardanas dkk (1987). Sejarah Kota Padang. Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan, Depdikbud RI. hlm. 43. 
  3. ^ a b Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  4. ^ Liputan6.com. "Masyarakat Padang Kini Dapat Nikmati KA Perintis Railbus". liputan6.com. Diakses tanggal 2018-08-10. 
  5. ^ "DitjenPerkeretaapian on Twitter". Twitter. Diakses tanggal 2018-10-25. 
  6. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  7. ^ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia