Biologi evolusioner

Biologi evolusioner adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang evolusi, atau lebih tepatnya asal usul spesies yang memiliki nenek moyang sama, dan penurunan spesies, serta perubahan, pertambahan, dan diversifikasinya sejalan dengan waktu.[1]

SejarahSunting

Gagasan-gagasan mengenai biologi evolusioner telah ada sejak masa Aristoteles. Namun, dasar teori-teorinya secara ilmiah baru dirintis oleh Charles Darwin. Teori yang diajukan oleh Darwin adalah seleksi alam.[2]  

Pengembangan keilmuanSunting

Prinsip-prinsip biologi evolusioner beserta dengn teori dan hasil pengamatannya dapat digunakan untuk psikologi. Bidangnya adalah penelitian struktur pikiran manusia dalam psikologi evolusioner. Pengamatannya berkaitan dengan cara otak memproses informasi yang menghasilkan perilaku. Dalam hal ini,  biologi evolusioner digabungkan dengan psikologi kognitif untuk mampu mengembangkan keilmuan dari psikologi evolusioner.[3]

ReferensiSunting

  1. ^ Susilawati dan Bachtiar, N. (2018). Biologi Dasar Terintegrasi (PDF). Pekanbaru: Kreasi Edukasi. hlm. 4. ISBN 978-602-6879-99-8. 
  2. ^ Amri (2020). Buku Ajar Evolusi. Parepare: Umpar Press. hlm. 11. ISBN 978-602-60673-6-4. 
  3. ^ Hastjarjo, Dicky (2003). "Mengenal Sepintas Psikologi Evolusioner" (PDF). Buletin Psikologi. XI (2): 85.