Limnologi

Limnologi (dari bahasa Inggris: limnology, dari bahasa Yunani: lymne, "danau", dan logos, "pengetahuan") merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari perairan darat.[1] Kajiannya terutama perairan tawar. Lingkup kajiannya kadang-kadang mencakup juga perairan payau (estuaria). Limnologi merupakan kajian menyeluruh mengenai kehidupan di perairan darat, sehingga digolongkan sebagai bagian dari ekologi. Dalam bidang perikanan, limnologi dipelajari sebagai dasar bagi budidaya perairan (akuakultur) darat.

Sejarah Ilmu LimnologiSunting

Istilah limnologi pertama kali digunakan oleh Forel (1901) di dalam bukunya yang berjudul Handbuch der Seekunde, Allgemeine Limnologie. Buku tersebut membahas tentang danau. Sebebnarnya limnologi telah diperkenalkan lebih dulu oleh Zacharis (1891) yang mendirikan laboratorium penelitian di bidang limnologi. Thienemaa kemudian mengembangkannya dan memberi nama institusi tersebut Institut Max-Planck. Sejak saat itu limnologi berkembang cukup pesat. Pada dekade 90-an limnologi menjadi sebuah ilmu yang menyedot perhatian dunia, terutama disebabkan karena besarnya kebutuhan airbersih untuk kepentinan domestik, tetapi ketersediaan air bersih di alam semakin menipis akibat berbagai aktifitas mamnusia baik secara langsung maupun tidak langsung.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Susilawati dan Bachtiar, N. (2018). Biologi Dasar Terintegrasi (PDF). Pekanbaru: Kreasi Edukasi. hlm. 6. ISBN 978-602-6879-99-8.