Ahmad Zahid Hamidi

Wakil Perdana Menteri ke-14 Malaysia

Yang Amat Berhormat Dato' Seri Diraja Dr. Raden Ahmad Zahid bin Raden Hamidi (Jawi: أحمد زاهد بن رادين حميدي, Hanacaraka: ꦄꦲ꦳꧀ꦩꦢ꧀ ꦗ꦳ꦲꦶꦢ꧀ ꦧꦶꦤ꧀ ꦫꦢꦺꦤ꧀ꦲ꦳ꦩꦶꦢꦶ) (lahir 4 Januari 1953) adalah seorang politisi asal Malaysia yang menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri sejak 2022 semasa pemerintahan Perdana Menteri Anwar Ibrahim.[1] Sebelumnya, Zahid menjabat pada jabatan yang sama pada 2015 menggantikan Muhyiddin Yassin pada perombakan kabinet.[2][3]

Zahid Hamidi
زاهد حميدي
Wakil Perdana Menteri Malaysia ke-11 dan ke-14
Mulai menjabat
3 Desember 2022
Menjabat bersama Fadillah Yusof
Perdana MenteriAnwar Ibrahim
PendahuluIsmail Sabri Yaakob
Masa jabatan
29 Juli 2015 – 9 Mei 2018
Perdana MenteriNajib Razak
PendahuluMuhyiddin Yassin
PenggantiWan Azizah Wan Ismail
Menteri Pembangunan Desa dan Wilayah Malaysia
Mulai menjabat
3 Desember 2022
Perdana MenteriAnwar Ibrahim
Pendahulu
Menteri Dalam Negeri Malaysia
Masa jabatan
16 Mei 2013 – 9 Mei 2018
Perdana MenteriNajib Razak
PendahuluHishammuddin Hussein
PenggantiMuhyiddin Yassin
Menteri Pertahanan Malaysia
Masa jabatan
10 April 2009 – 16 Mei 2013
Perdana MenteriNajib Razak
PendahuluAbdullah Ahmad Badawi
PenggantiHishammuddin Hussein
Menteri di Sekretariat Perdana Menteri
(Bidang Agama)
Masa jabatan
19 Maret 2008 – 9 April 2009
Perdana MenteriAbdullah Badawi
PendahuluAbdullah Md Zin
PenggantiJamil Khir Baharom
Ketua Oposisi Malaysia ke-11
Masa jabatan
18 Juli 2018 – 10 Maret 2019
Perdana MenteriMahathir Mohamad
PendahuluWan Azizah
PenggantiIsmail Sabri
Informasi pribadi
Lahir
Ahmad Zahid bin Hamidi

4 Januari 1953 (umur 70)
Bagan Datuk, Perak, Malaya
Partai politik
Afiliasi politik
lainnya
Suami/istriHamidah Khamis
HubunganHassan Adli (paman)
Haryadi Suyuti (kerabat)
Anak5
Pendidikan
PekerjaanPolitisi
Situs webBlog resmi
Ahmad Zahid Hamidi di Facebook
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Ahmad Zahid memiliki riwayat di pemerintahan dengan mengawali karier sebagai Wakil Menteri Pariwisata di masa pemerintahan Abdullah Badawi. Dalam kiprah politiknya saat ini, ia memegang jabatan Presiden Organisasi Kebangsaan Melayu Bersatu setelah berhasil terpilih dalam pemilihan internal partai. Ayah dari Ahmad Zahid, yaitu Raden Hamidi, berasal dari Kulon Progo, Yogyakarta, di mana mayoritas masyarakatnya bersuku Jawa.

Kehidupan pribadi sunting

Ahmad Zahid Hamidi lahir pada 4 Januari 1953 di Kampung Sungai Nipah Darat, Bagan Datuk, Perak,[4][5] putra sulung dari sembilan bersaudara (tujuh putra dan dua putri) dalam keluarga.[6] Ayahnya, Raden Hamidi Abdul Fatah merupakan pribumi asal Wates, Kulonprogo, Yogyakarta yang merantau ke Federasi Malaya pada 1932, sedangkan ibunya, Tuminah Abdul Jalil merupakan warga Ponorogo, Jawa Timur.[7][8] Zahid sebenarnya fasih dalam berbahasa Melayu Standar, Melayu Perak, Inggris,[9] dan Bahasa Mandarin.[10] Ia dapat berbahasa Jawa Halus seperti yang diajarkan oleh orang tuanya. Ia memiliki saudara sepupu dua kali dari pihak ayah yang menjabat Wali Kota Yogyakarta ke-9, Haryadi Suyuti.

Zahid dibesarkan oleh ayah angkat berketurunan Tionghoa, Chen Jin Ting dan menjual es krim bersama selama enam tahun dengan keluarga angkatnya ketika dia masih duduk di bangku sekolah dasar. Chen tidak berpendidikan tinggi dan akan bersepeda dari rumahnya di Simpang Tiga, Hilir Perak ke sekitar tiga kilometer jauhnya menjual es krim. Chen menikah dengan ibu angkatnya, Guo Jin Luan. Ayah angkatnya tersebut meninggal pada tahun 1999, lebih dari sepuluh hari setelah pemilihan umum tahun itu.[11] Setelah tuduhan bahwa dia anti-Tionghoa, dia menyatakan "Apakah saya anti-Tionghoa ketika saya memiliki ayah angkat Tionghoa?"[12]

Zahid menikah dengan Datin Hamida Khamis dan dianugerahi dua anak perempuan, yaitu Nurul Hidayah dan Nurul Azwani dan tiga anak laki-laki, yaitu Ahmad Khairul Hafiz, Ahmad Syafiq Hazieq, dan Ahmad Asyraf Arief. Nurul Hidayah merupakan pembawa acara pada Inspirasi Ramadhan di Radio Televisyen Malaysia.

Ayahnya meninggal pada 8 Agustus 2014 di Rumah Sakit Angkatan Bersenjata di Wangsa Maju Kuala Lumpur.[13] Pada 1 Oktober 2011, ibunya, Tuminah Abdul Jalil meninggal dunia disebabkan stroke dan komplikasi jantung di kampung halamannya Sungai Nipah Darat, Bagan Datoh. Tuminah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Angkatan Bersenjata Tuanku Mizan di Kuala Lumpur.

Pendidikan dan awal karier sunting

Zahid mengenyam pendidikan dasar di Sekolah Kebangsaan Sungai Balai dan melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Agama Izzuddin Shah, Ipoh dan Sekolah Tengku Ampuan Rahimah, Klang. Setelah itu, ia melanjutkan studinya di Universitas Malaya untuk gelar sarjana. Selama menjadi mahasiswa, ia pernah menjadi editor tabloid Mahasiswa Negara terbitan Himpunan Mahasiswa Universitas Malaya. Ia juga memegang Sertifikat Perbankan dari Bank Negara Malaysia sebelum menjadi seorang bankir untuk OCBC. Selain itu, ia juga merupakan salah satu direktur Bank Simpanan Nasional (1995–1998) dan juga Permodalan Nasional Berhad (PNB). Zahid juga pernah menjabat sebagai Marketing Executive Amanah Saham Nasional Berhad, Executive Director Scandinavian Motors Sdn Bhd, CEO Kretam Holding Berhad, Chairman Tekala Corporation Berhad, Chairman Seng Hup Berhad dan Pengerusi Ramatex Berhad. Tahun 1999 menjadi Ketua Syarikat Perumahan Negara Berhad (SPNB).[14] Pada tahun 2008, ia telah menerima gelar PhD di bidang Komunikasi di Universitas Putra Malaysia setelah menghabiskan tujuh tahun untuk menyelesaikan tesisnya.[15]

Politik sunting

Pemilu Malaysia 2008 sunting

Dalam pemilihan umum Malaysia 2008, Ahmad Zahid Hamidi bertanding menggunakan tiket Barisan Nasional. Ia telah bertanding di Bagan Datok, negara bagian Perak. Ahmad Zahid Hamidi telah menang dengan mendapat suara sebanyak 13.115. Calon lawan ialah Madzi Hasan dari PKR mendapat 10.423 suara dan kalah. Suara yang didapatkan adalah 70%. Surat suara tak sah sebanyak 814.

Wakil Perdana Menteri Malaysia sunting

Pemilu Malaysia 2018 sunting

Hasil pemilihan sunting

Parlemen Malaysia: Bagan Datuk, Perak[16][17][18]
Tahun Calon Suara % Lawan Suara % Jumlah surat suara Mayoritas Hasil akhir
1995 Ahmad Zahid Hamidi (UMNO) 17,646 86.24% Asha'ri Marsom (S46) 2,816 13.76% 21,937 14,830 62.02%
1999 Ahmad Zahid Hamidi (UMNO) 12,938 60.86% Mohamad Dahalan Arhsad (PKR) 8,321 39.14% 22,164 4,617 60.24%
2004 Ahmad Zahid Hamidi (UMNO) 17,049 79.08% Ayyathurai Achutharaman (PKR) 4,510 20.92% 22,690 12,539 66.38%
2008 Ahmad Zahid Hamidi (UMNO) 13,115 55.72% Madhi Hasan (PKR) 10,423 44.28% 24,414 2,692 70.42%
2013 Ahmad Zahid Hamidi (UMNO) 17,176 53.27% Madhi Hasan (PKR) 15,068 46.73% 33,069 2,108 82.83%
2018 Ahmad Zahid Hamidi (UMNO) 18,909 51.37%
Pakhrurrazi Arshad (PKR) 13,836 37.59% 37,620 5,073 79.89%
Ata Abdul Muneim Hasan Adli (PAS) 4,061 11.03%

Referensi sunting

  1. ^ "Malaysia's new Cabinet: PM Anwar Ibrahim is Finance Minister, Zahid is DPM". New Straits Times (dalam bahasa Inggris). 2022-12-02. Diakses tanggal 2022-12-02. 
  2. ^ "Malaysia PM Najib Razak sacks deputy over 1MDB scandal". BBC News (dalam bahasa Inggris). 2015-07-28. Diakses tanggal 2022-06-28. 
  3. ^ "Zahid Hamidi replaces Muhyiddin as Malaysia's deputy PM". News Straits Times (dalam bahasa Inggris). 2015-07-28. Diakses tanggal 2022-06-28. 
  4. ^ "Biography : The Honourable Dato' Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi". Official Website : Deputy Prime Minister of Malaysia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 3 September 2017. Diakses tanggal 10 August 2017. 
  5. ^ "Menhan Malaysia Ziarahi Makam Raja-raja Imogiri", Viva News, 21 March 2013, diarsipkan dari versi asli tanggal 11 October 2014, diakses tanggal 22 March 2013 
  6. ^ "Jenazah bapa Ahmad Zahid selamat dikebumikan" [The remains of Ahmad Zahid's father are buried]. Utusan Melayu (dalam bahasa Melayu). 10 Agustus 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-07-03. Diakses tanggal 2021-08-05. 
  7. ^ "Malaysian defense minister visits ‘home’", 22 Maret 2013, The Jakarta Post, diakses pada 18 Mei 2013
  8. ^ "JK: Wakil PM Malaysia itu orang Kulonprogo". Kontan. 18 September 2015. 
  9. ^ "Zahid proud to be UN rep despite criticism of his English". Free Malaysia Today. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-05-07. Diakses tanggal 2021-08-05. 
  10. ^ "Zahid endears himself to Chinese voters using Mandarin phrase". Free Malaysia Today. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-03-27. Diakses tanggal 2021-08-05. 
  11. ^ "Zahid formed ties with Chinese foster father by selling ice cream". Malaysia Chinese News. 19 Agustus 2015. 
  12. ^ "Zahid says raised by Chinese foster dad, insists not 'ultra Malay'". Malay Mail. 
  13. ^ "Ayah Zahid Hamidi meninggal dunia" [Zahid Hamidi's father passed away]. Astro Awani (dalam bahasa Melayu). 8 Agustus 2014. 
  14. ^ "Dato Seri' Ahmad Zahid Hamidi". umno-online.my. 
  15. ^ "Zahid gets his PhD at UPM". The Star. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 Desember 2020. Diakses tanggal 10 Desember 2020. 
  16. ^ "Keputusan Pilihan Raya Umum Parlimen/Dewan Undangan Negeri" (dalam bahasa Melayu). Komisi Pemilihan Umum Malaysia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 September 2011. Diakses tanggal 17 Juni 2010.  Angka persentase berdasarkan jumlah pemilih.
  17. ^ "Malaysia General Election". undiinfo Malaysian Election Data. Malaysiakini. Diakses tanggal 4 Februari 2017.  Hasil hanya tersedia dari pemilihan umum 2004 election.
  18. ^ "14th General Election Malaysia (GE14 / PRU14) – Perak". election.thestar.com.my. Diakses tanggal 2018-08-07. 

Pranala luar sunting

Kursi majelis
Didahului oleh:
Mohamed Jamrah
Anggota Dewan Rakyat
untuk daerah pemilihan Bagan Datuk

1995–sekarang
Petahana
Jabatan politik
Didahului oleh:
Abdullah Badawi
Menteri Pertahanan
2009–2013
Diteruskan oleh:
Hishammuddin Hussein
Didahului oleh:
Hishammuddin Hussein
Menteri Dalam Negeri
2013–2018
Diteruskan oleh:
Muhyiddin Yassin
Didahului oleh:
Muhyiddin Yassin
Wakil Perdana Menteri Malaysia
2015–2018
Diteruskan oleh:
Wan Azizah
Didahului oleh:
Wan Azizah
Ketua Oposisi
2018–2019
Diteruskan oleh:
Ismail Sabri
Jabatan partai politik
Didahului oleh:
Rahim Thamby Chik
Ketua Pemuda
UMNO

1996–1998
Diteruskan oleh:
Hishammuddin Hussein
Didahului oleh:
Muhyiddin Yassin
Wakil Presiden
UMNO

2015–2018
Diteruskan oleh:
Mohamad Hasan
Didahului oleh:
Najib Razak
Presiden UMNO
2018–sekarang
Petahana