Kereta api angkutan Semen Baturaja

Kereta api angkutan Semen Baturaja atau Kereta api Semen Baturaja adalah kereta api angkutan barang yang mengangkut semen curah (klinker) maupun semen jadi dalam terpal (selanjutnya disebut semen terpal saja) produksi PT Semen Baturaja yang melayani relasi dari stasiun Tigagajah menuju stasiun Kertapati dan stasiun Pidada.[1]

Kereta api Semen Baturaja
3888GDR.JPG
Kereta api Semen Baturaja Tijahpidada dengan GD isotank dan semen terpal melintas di Stasiun Gedungratu
Ikhtisar
SistemKereta api barang;
kereta api barang cair;
kereta api semen
StatusBeroperasi (Gajahpati dan Tijahpidada)
Tidak beroperasi (Linggatiga)
LokasiDivisi Regional III Palembang
Divisi Regional IV Tanjungkarang
TerminusTigagajah
Lubuk Linggau
Kertapati
Pidada
Layanan2
Nomor lintas3880-3881, 3882F-3883F (Gajahpati Tigagajah- Kertapati)
3888-3889 (Tijahpidada Tigagajah-Sukamenanti)
Operasi
DibukaTidak diketahui (Gajahpati)
2018 (Linggatiga)
2019 (Tijahpidada)
DitutupJanuari 2021 (Linggatiga)
PemilikPT Kereta Api Indonesia
PT Semen Baturaja (Persero)
OperatorPT Kereta Api Indonesia
KAI Logistik
DepoKertapati (lokomotif)
Simpang (rangkaian)
RangkaianCC204
Data teknis
Panjang lintas171 km (Kertapati-Tigagajah)
227 km (Tigagajah-Pidada)
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasi45 s.d. 70 km/jam

ArmadaSunting

GerbongSunting

Kereta api semen PT. SB pada saat ini beroperasi menggunakan gerbong datar 42 ton dengan empat gandar untuk mengangkut semen jadi dalam terpal (selanjutnya disebut semen terpal saja) dan gerbong datar 42 ton yang dimodifikasi dengan tangki sehingga terlihat sekilas seperti gerbong ketel dengan empat gandar untuk mengangkut klinker. Dahulu juga pernah dioperasikan gerbong tertutup dan gerbong terbuka kapasitas 30 ton untuk angkutan klinker yang saat ini tidak beroperasi lagi. Gerbong tangki modifikasi untuk mengangkut klinker kini berwarna silver dengan logo perusahaan PT. SB serta tulisan kapital "SEMEN BATURAJA" di bagian tengah. Sedangkan gerbong datar 42 ton untuk mengangkut semen terpal. Rangkaian gerbong semen ini dapat digerakkan dengan kecepatan hingga 70 km/jam.

Dahulu sistem penomoran yang digunakan adalah PPCW (gerbong datar), KKBW (gerbong terbuka) , dan ZZOW (gerbong tertutup). Akan tetapi, dengan berlakunya Peraturan Menteri Perhubungan No. KM 45 tahun 2010, semua gerbong semen menggunakan format penomoran GD (gerbong datar), GB (gerbong terbuka) , dan GT (gerbong tertutup). Kemudian diikuti dengan dua digit menandakan muatan maksimum dalam ton, dua digit menandakan tahun, dan dua atau tiga digit menandakan nomor urut administrasi gerbong. Contoh: GD 42 12 01 artinya gerbong semen (GD), berat muatan maksimum 42 ton, mulai operasi tahun 2012, dan memiliki nomor urut 01.

LokomotifSunting

Sejak awal kemunculannya, KA PT. SB selalu menggunakan lokomotif CC201, hingga pada akhirnya digantikan oleh CC204 pada tahun 2017 sejak perluasan layanan KA ini yang tidak lagi hanya ke Kertapati.

Daftar kereta apiSunting

Pengangkutan semen PT. SB meliputi 3 relasi. Berikut merupakan relasi KA semen PT. SB.

KA Semen Terpal dan Klinker PT. SB Tigagajah-Kertapati (Gajahpati)Sunting

Angkutan KA semen PT. SB dari Baturaja ke Palembang sejauh 171 km. Stamformasi masing-masing KA terdiri dari 20-30 gerbong datar (GD) dan 5-8 gerbong tangki isotank modifikasi (GD) dengan lokomotif penarik seri CC204. Muatan semen yang dibawa berisi klinker dan semen terpal produksi PT. SB pabrik Tiga Gajah Baturaja.

KA Semen Terpal PT. SB Tigagajah-Lubuklinggau (Linggatiga)Sunting

Angkutan KA semen PT. SB dari Baturaja ke Lubuklinggau sejauh 322 km. Stamformasi masing-masing KA terdiri dari 20 gerbong datar (GD) dengan lokomotif penarik seri CC204. Berbeda dengan KA Gajahpati dan Tijahpidada yang juga membawa klinker, muatan semen yang dibawa KA Linggatiga hanya berisi semen terpal produksi PT. SB pabrik Tiga Gajah Baturaja saja. Mulai Januari 2021, KA Linggatiga tidak lagi beroperasi seiring dengan berakhirnya kontrak pengangkutan semen menuju Lubuk Linggau.

KA Semen Terpal dan Klinker PT. SB Tigagajah-Pidada (Tijahpidada)Sunting

Angkutan KA semen PT. SB dari Baturaja ke Bandar Lampung sejauh 227 km. Stamformasi masing-masing KA terdiri dari 22 gerbong datar (GD) dengan lokomotif penarik seri CC204. Mulai September 2020, sama seperti KA Gajahpati, selain membawa semen terpal produksi PT. SB pabrik Tiga Gajah Baturaja, KA Tijahpidada juga membawa 8-10 gerbong tangki isotank modifikasi.

Dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2021, KA Tijahpidada mengakhiri pemerjalanannya di Stasiun Sukamenanti. Meski demikian, sejak September 2020, KA Tijahpidada kini langsung dapat memasuki Stasiun Pidada sejak pos simpang KM 3 (kini disebut sebagai pos sinyal B Stasiun Sukamenanti) dioperasikan secara penuh. Sebaliknya, jika akan berangkat, rangkaian KA ini pun juga harus maju terlebih dahulu ke pos sinyal B Stasiun Sukamenanti untuk diberangkatkan menuju Tanjung Karang. Hal ini harus dilakukan dikarenakan Stasiun Pidada tidak memiliki kendali persinyalan. [2]

Jadwal perjalananSunting

Frekuensi kereta api PT. SB adalah 6 kali dengan relasi Stasiun Tigagajah menuju Stasiun Kertapati dan Pidada pergi-pulang (pp) per hari, baik reguler maupun fakultatif. Pengecualian untuk KA Tijahpidada karena hanya memiliki satu rangkaian (trainset) maka KA ini tidak pernah bersilang dengan sesamanya dan hanya berjalan ke stasiun yang dituju setiap dua hari sekali.

Berikut ini adalah jadwal perjalanan KA Semen Baturaja per 10 Februari 2021 (berdasarkan Gapeka 2021)[3]

KA Gajahpati

KA 3880 Gajahpati (Tigagajah-Kertapati) KA 3881 Gajahpati (Kertapati-Tigagajah)
Tigagajah - 06.51 Kertapati - 05.17
Prabumulih 11.10 11.56 Prabumulih 07.14 07.57
Kertapati 13.55 - Tigagajah 11.12 -
KA 3882F Gajahpati (Tigagajah-Kertapati) KA 3883F Gajahpati (Kertapati-Tigagajah)
Stasiun Datang Berangkat Stasiun Datang Berangkat
Tigagajah - 14.44 Kertapati - 16.39
Prabumulih 18.20 18.40 Prabumulih 18.36 18.51
Kertapati 20.39 - Tigagajah 22.33 -

KA Tijahpidada

KA 3889 Tijahpidada (Tigagajah-Sukamenanti) KA 3888 Tijahpidada (Sukamenanti-Tigagajah)
Stasiun Datang Berangkat Stasiun Datang Berangkat
Tigagajah - 18.10 Sukamenanti - 15.10
Ketapang 22.16 22.34 Tanjung Karang 15.34 16.17
Tanjung Karang 02.32 03.27 Ketapang 20.01 20.21
Sukamenanti 03.57 - Tigagajah 23.06 -

GaleriSunting

ReferensiSunting