Sierra Leone

Negara Republik di Afrika Barat

Republik Sierra Leone adalah sebuah negara di Afrika Barat, tepatnya di pesisir Samudra Atlantik. Negeri ini berbatasan dengan Guinea di sebelah utara, Liberia di tenggara dan Samudra Atlantik di barat daya.

Republik Sierra Leone

Republic of Sierra Leone (Inggris)
{{{coat_alt}}}
Lambang
SemboyanUnity, Freedom, Justice
(Inggris: "Persatuan, Kebebasan, Keadilan")
Lokasi Sierra Leone
Lokasi Sierra Leone
Ibu kota
Freetown
Bahasa resmiInggris
PemerintahanRepublik presidensial
• Presiden
Julius Maada Bio
Mohamed Juldeh Jalloh
• 
David J. Francis
• 
Abass Chernor Bundu
• 
Desmond Babatunde Edwards
LegislatifParliament
Kemerdekaan
• Dari Britania Raya
27 April 1961
• Menjadi republik
19 April 1971
 - Perairan (%)
0,17
Populasi
 - Perkiraan 2015
6.453.000 (107)
PDB (KKB)2014
 - Total
$12.630 miliar[1] (148)
$2.027[1] (163)
PDB (nominal)2014
 - Total
$5.033 miliar[1] (149)
$808[1] (165)
Gini (2007)35.4[2]
sedang
IPM (2013)Kenaikan 0.374[3]
Error: Invalid HDI value · 183
Mata uangLeone (Le)
(MWK)
Zona waktuWaktu Greenwich (GMT)
(UTC+0)
Lajur kemudikanan
Kode telepon+232
Kode ISO 3166SL
Ranah Internet.sl

Sierra Leone berasal dari nama pegunungan disana yang dinamai oleh penjelajah Portugis "Serra Lyoa" yang berarti pegunungan singa. Setelah sekian lama, ejaannya berubah menjadi Sierra Leone. Pesisir Sierra Leone pada zaman dulu merupakan pusat perdagangan budak. Penjajah membeli budak yang dijual oleh suku-suku yang berperang di pedalaman afrika untuk diangkut menuju Benua Amerika.

Sejarah modern Sierra Leone dimulai dengan berdirinya Freetown yang sekarang menjadi ibukota negara. Freetown berarti "kota merdeka" karena didirikan oleh para mantan budak. Budak-budak ini disponsori oleh organisasi anti perbudakan di Inggris untuk mendirikan sebuah koloni di Afrika. Perkampungan ini terus tumbuh dengan datangnya ribuan mantan tentara kulit hitam yang berjasa terhadap Inggris saat perang kemerdekaan Amerika Serikat.

Inggris melarang kegiatan perbudakan di tahun 1807. Kemudian Inggris menjadikan Freetown sebagai markas untuk melakukan pencegatan terhadap kapal yang berisi budak. Ribuan budak yang diselamatkan ini kemudian tinggal di Freetown. Budak-budak tersebut berasal dari daerah berbeda-beda sehingga muncul suku bangsa baru yang disebut Krio dan berbahasa Krio yang merupakan turunan Bahasa Inggris yang bercampur dengan bahasa di Afrika.

Inggris semakin memperluas kekuasannya diluar Freetown dengan melakukan berbagai perjanjian dengan suku lokal dan penjajah lain. Daerah ini menjadi pusat perdagangan hasil hutan seperti kayu. Inggris kemudian mendeklarasikan Sierra Leone sebagai sebuah protektorat di tahun 1896. Inggris memberlakukan pajak yang merugikan suku asli seperti Mende dan Temne sehingga timbul konflik berkepanjangan. Sierra Leone meraih kemerdekaannya di tahun 1961 dengan damai.

Kemerdekaannya tidak berjalan mulus. Sejarah baru Sierra Leone dipenuhi dengan kudeta, perang saudara, dan diktator. Negara ini jatuh miskin walaupun memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti berlian. Perang saudara berakhir di tahun 2002 dan situasi negara ini mulai berangsur-angsur pulih. Namun kemunculan virus Ebola di tahun 2014 memperparah keadaan Sierra Leone.

SejarahSunting

GeografiSunting

Sierra Leone terletak di pantai barat daya Afrika Barat, sebagian besar terletak di antara garis lintang 7 ° dan 10 ° N (area kecil di selatan 7 °), dan garis bujur 10 ° dan 14 ° W. Negara ini berbatasan dengan Guinea di utara dan timur, Liberia di tenggara, dan Samudra Atlantik di barat dan barat daya.[4]

Sierra Leone memiliki total luas 71.740 km2 (27.699 mil persegi), dibagi menjadi tanah seluas 71.620 km2 (27.653 mil persegi) dan air 120 km2 (46 mil persegi).[5] Negara ini memiliki empat wilayah geografis yang berbeda. Di Sierra Leone timur, dataran tinggi diselingi dengan pegunungan tinggi, di mana Gunung Bintumani mencapai 1.948 m (6.391 kaki), titik tertinggi di negara ini. Bagian atas cekungan drainase Sungai Moa terletak di selatan wilayah ini.

Pusat negara adalah wilayah dataran rendah, berisi hutan, semak dan lahan pertanian,[4] yang menempati sekitar 43% dari luas daratan Sierra Leone. Bagian utara ini telah dikategorikan oleh World Wildlife Fund sebagai bagian dari ekoregion mozaik hutan savana Guinea, sedangkan bagian selatan adalah dataran hutan hujan dan lahan pertanian.

Di barat, Sierra Leone memiliki sekitar 400 km (249 mil) garis pantai Atlantik, memberinya sumber daya laut yang melimpah dan potensi wisata yang menarik. Pantai ini memiliki daerah rawa bakau Guinea dataran rendah. Ibu kota nasional, Freetown, terletak di semenanjung pantai, yang terletak di sebelah Sierra Leone Harbor, pelabuhan alami terbesar ketiga di dunia.

IklimSunting

Iklimnya tropis, dengan dua musim yang menentukan siklus pertanian: musim hujan dari Mei hingga November, dan musim kemarau dari Desember hingga Mei, yang meliputi harmattan, ketika angin sejuk, angin kering bertiup dari Gurun Sahara dan malam hari suhunya bisa serendah 16 ° C (60,8 ° F). Suhu rata-rata adalah 26 °C (78,8 °F) dan bervariasi dari sekitar 26 hingga 36 °C (78,8 hingga 96,8 °F) sepanjang tahun.[6][7]

PolitikSunting

Pembagian administratifSunting

Sierra Leone terbagi menjadi tiga provinsi dan satu daerah (area) setingkat provinsi. Keempatnya terbagi lagi menjadi 14 distrik.

Berikut ialah daftar provinsi di Sierra Leone:

EkonomiSunting

DemografiSunting

BudayaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b c d "Sierra Leone". International Monetary Fund. Diakses tanggal 30 September 2015. 
  2. ^ "Gini Index". World Bank. Diakses tanggal 2 Maret 2011. 
  3. ^ "2014 Human Development Report Summary" (PDF). United Nations Development Programme. 2014. hlm. 21–25. Diakses tanggal 27 Juli 2014. 
  4. ^ a b LeVert, Suzanne (2007). Sierra Leone. Internet Archive. New York : Marshall Cavendish Benchmark. 
  5. ^ "Africa :: Sierra Leone — The World Factbook - Central Intelligence Agency". www.cia.gov. Diakses tanggal 2020-06-03. 
  6. ^ Blinker, Linda (September 2006). Country Environment Profile (CEP) Sierra Leone. Freetown, Sierra Leone: Consortium Parsons Brinckerhoff. hlm. 12. Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 September 2013. Diakses tanggal 2 July 2013. 
  7. ^ LeVert, Suzanne (2006). Cultures of the World: Sierra Leone. Marshall Cavendish. hlm. 8–9. ISBN 978-0-7614-2334-8. 

Pranala luarSunting