Kabupaten Pesisir Barat

kabupaten di Lampung

Kabupaten Pesisir Barat merupakan sebuah kabupaten termuda di Provinsi Lampung. Kabupaten Pesisir Barat merupakan hasil pemekaran Kabupaten Lampung Barat, yang disahkan berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2012 tentang Pembentukan Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung pada tanggal 25 Oktober 2012[5] kemudian diresmikan pada tanggal 22 April 2013[6].

Kabupaten Pesisir Barat
Sumatra 1rightarrow blue.svg Lampung
Lambang Kabupaten Pesisir Barat.png
Lambang
Motto: 
Helauni Kibaghong
(Indahnya kebersamaan)
Lokasi Lampung Kabupaten Pesisir Barat.svg
Kabupaten Pesisir Barat berlokasi di Sumatra
Kabupaten Pesisir Barat
Kabupaten Pesisir Barat
Kabupaten Pesisir Barat berlokasi di Indonesia
Kabupaten Pesisir Barat
Kabupaten Pesisir Barat
Koordinat: 5°11′36″S 103°56′23″E / 5.19323°S 103.93976°E / -5.19323; 103.93976
Negara Indonesia
ProvinsiLampung
Tanggal peresmian16 November 2012; 7 tahun lalu (2012-11-16)
Dasar hukumUU No.22 tahun 2012
Ibu kotaKrui
Pemerintahan
 • BupatiDr. Agus Istiqlal, S.H., M.H.
 • Wakil BupatiErlina
Luas
 • Total2.953,48 km2 (114,035 sq mi)
Populasi
 ((2017)[1])
 • Total155.497 jiwa
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode telepon0728
Kode Kemendagri18.13 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan11
Jumlah desa116
DAURp 417.412.494.000,-(2018)[2]
PADRp 3.572.200.724,-(2018)[3]
APBDRp 314.747.719.667,-(2018)[3]
Bandar udaraSeray [4]
Situs webhttp://pesisirbaratkab.go.id/

GeografiSunting

IklimSunting

Kondisi Iklim Kabupaten Pesisir Barat dipengaruhi oleh keadaan alamnya yangdilewati oleh jalur Pegunungan Bukit Barisan dan Keberadaan Samudera Hindia disebelah Barat. Menurut Oldeman dan Las Davis (1970), Kabupaten Pesisir Barat memiliki dua tipe iklim, yakni:

  • Tipe iklim A, yang memiliki 8 bulan basah, di mana meliputi bagian Barat Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.
  • Tipe iklim B, dengan jumlah 7-9 bulan basah yang terdapat di bagian Timur Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Secara umum curah hujan di daerah ini berkisar antara 2500–3000 mm/tahun. Tingkat kelembaban berkisar antara 50-80%, yang dikendalikan oleh regim sirhu dari panas (isohypothermic) pada dataran pantai di bagian Barat sampai dingin (iosthermic) diwilayah perbukitan.

Kabupaten Pesisir Barat secara topografi dapat dibagi kedalam topografi dari permukaan laut, dimana mencakup seluruh Kecamatan wilayah Pesisir (Kecamatan Pesisir Utara, Kecamatan Pesisir Tengah dan Kecamatan Pesisir Selatan) pada sepanjang pantai Barat wilayah ini. Topologi perbukitan, yang memiliki ketinggian antara 600-1000 meter di atas permukaan laut, yang meliputi TNBBS dan lain-lainnya terdamasuk dalam wilayah ini

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

Berikut adalah Daftar Bupati Pesisir Barat dari masa ke masa.[7]

No Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Bupati
  H.
Kherlani
S.E.,M.M.
22 April 2013
22 April 2018
  Drs.
Qodratul Ikhwan
M.M.
22 April 2015
17 Februari 2016
1
  Dr.
Agus Istiqlal
SH, MH
17 Februari 2016
17 Februari 2021
1
Erlina


Kabupaten Pesisir Barat memilih Bupati dan Wakil Bupati definitif pertamanya secara langsung melalui Pemilihan Kepala Daerah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2015 dimenangkan oleh pasangan Dr. Drs. H. Agus Istiqlal, S.H., M.H. dan Erlina, S.P., M.H. Sebelumnya kabupaten ini dipimpin oleh Penjabat Bupati Besisir Barat H. Kherlani, S.E. dan dilanjutkan oleh Penjabat Bupati Besisir Barat Drs. Qodratul Ikhwan, M.M.

Dewan PerwakilanSunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat dalam dua periode terakhir.[8][9]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 2 3
  Gerindra 2 1
  PDI Perjuangan 5   5
  Golkar 2   2
  NasDem 2 7
  PKS 2 0
  Perindo (baru) 1
  PPP 2 0
  PAN 2   2
  Demokrat 3   3
  PBB 1   1
  PKPI 2 0
Jumlah Anggota 25   25
Jumlah Partai 11 9

KecamatanSunting

Kabupaten Pesisir Barat terdiri dari 11 kecamatan meliputi:

  1. Bangkunat
  2. Ngaras
  3. Ngambur
  4. Pesisir Selatan
  5. Krui Selatan
  6. Pesisir Tengah
  7. Way Krui
  8. Karya Penggawa
  9. Pesisir Utara
  10. Lemong
  11. Pulau Pisang

EkonomiSunting

Sektor Pariwisata merupakan potensi andalan Kabupaten Pesisir Barat, setiap tahun ratusan bahkan ribuan turis datang ke krui, untuk berlibur, berselancar dan menikmati keindahan pantainya. Selain pantai krui memiliki dua pulau eksotis yaitu pulau pisang dan pulau Betuah, yang alami dan keindahannya tidak kalah dengan pulau-pulau destinasi wisata di dunia, Hanya memang potensi itu belum tereksplorasi[6][10].

Akses perhubungan dari dan menuju Krui, bisa dilakukan melalui darat, laut, dan Udara. Di Krui terdapat Bandara Serai, Pelabuhan Kuala Stabas, dan Jalan nasional lintas Barat yang melewati seluruh wilayah krui yang berada digaris pantai sepanjang 200 Kilometer lebih. Potensi hasil bumi dan hutan, juga bagus dan memiliki nilai jual tinggi, seperti damar mata kucing yang merupakan getah damar kualitas terbaik didunia dan telah diakui internasional yang berasal dari krui. Belum lagi hasil bumi lainnya seperti cengkih, kopi, lada, kakao. krui juga merupakan wilayah pertanian khususnya di Kecamatan Pesisir Selatan yang memiliki ribuan hektar sawah dengan sistem pengairan irigasi[6][10].

ReferensiSunting

Pranala luarSunting