Kabupaten Buru

kabupaten di Provinsi Maluku

Kabupaten Buru adalah salah satu kabupaten di provinsi Maluku, Indonesia. Ibukota kabupaten yang berada di Pulau Buru ini terletak di Namlea. Kabupaten yang berada di Pulau Buru ini, memiliki penduduk berjumlah 136.116 jiwa pada tahun 2019 dan penduduk asli kawasan ini adalah Suku Rana.[2]

Kabupaten Buru
Maluku 1rightarrow blue.svg Maluku
Lambang Buru
Lambang
Motto: 
Retemena Barasehe
Peta Kabupaten Buru
Kabupaten Buru berlokasi di Maluku dan Papua
Kabupaten Buru
Kabupaten Buru
Kabupaten Buru berlokasi di Indonesia
Kabupaten Buru
Kabupaten Buru
Koordinat: 3°19′40″S 126°41′03″E / 3.32767°S 126.68413°E / -3.32767; 126.68413
Negara Indonesia
ProvinsiMaluku
Tanggal peresmian12 Oktober 1999
Dasar hukumUU Nomor 46 Tahun 1999
Ibu kotaNamlea
Pemerintahan
 • BupatiRamly Umasugi, S.Pi, MM[1]
 • Wakil BupatiAmustofa Basan
Luas
 • Total5.577,48 km2 (215,348 sq mi)
Populasi
 ((2019)[2])
 • Total136.116 jiwa
Demografi
 • Suku bangsaRana, Ambon, Bugis, Jawa, dll
 • AgamaIslam 85,38%
Kristen 9,04%
- Protestan 8,17%
- Katolik 0,87%
Hindu 0,66%
Budha 0,04%
Kepercayaan 4,88%[2]
Zona waktuWIT (UTC+09:00)
Kode telepon0913
Kode Kemendagri81.04 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan10
Jumlah kelurahan82
DAURp. 528.471.311.000.-(2019)[3]
APBD-
IPM 68,71 (2019)[2]
Sedang
Bandar udaraBandar Udara Namlea
Situs webhttp://www.burukab.go.id/

Sejarah pembentukanSunting

 
Lambang lama Kabupaten Buru

Kabupaten Buru dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 46 Tahun 1999 tentang Pembentukan Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Buru dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat, yang telah diperbaharui dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2000. Dengan memperhatikan kepentingan pelayanan publik dan tuntutan rentang kendali pemerintahan, sampai dengan awal tahun 2008 wilayah pemerintahan kecamatan di Kabupaten Buru mencakup 10 kecamatan. Selanjutnya, dengan telah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Buru Selatan, maka 5 wilayah kecamatan yang secara geografis berada di bagian selatan Kabupaten Buru terpisah menjadi wilayah otonom, yakni Kabupaten Buru Selatan.

Namun pada akhir Tahun 2012 terjadi pemekaran 5 Kecamatan baru yang tertuang dalam Peraturan Daerah No. 20,21,22,23 dan 24 Tahun 2012 Tentang Pembentukan Kecamatan Lolong Guba, Kecamatan Waelata, Kecamatan Fena Leisela, Kecamatan Teluk Kaiely dan Kecamatan Lilialy, sehingga Kabupaten Buru menjadi 10 Kecamatan.

GeografiSunting

Secara geografis, Kabupaten Buru terletak pada 125°70’ – 127°21’ Bujur Timur dan 2°25’ – 3°55’ Lintang Selatan tepatnya di Pulau Buru. Dengan telah disahkannya Undang Undang Nomor 32 Tahun 2008 tentang Kabupaten Buru Selatan, maka luas wilayah Kabupaten Buru telah berkurang menjadi 7.594,98 Km² yang terdiri dari luas daratan 5.577,48 Km² dan luas lautan 1.972,5 Km² serta luas perairan 57,4 Km² dengan panjang garis pantai 232,18 Km².

Batas wilayahSunting

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Laut Seram
Timur Selat Manipa
Selatan Kabupaten Buru Selatan
Barat Kabupaten Buru Selatan dan Laut Seram

PendudukSunting

Jumlah penduduk Kabupaten Buru pada 2017 tercatat sebanyak 132.100 jiwa terdiri dari 67.815 laki-laki dan 64.285 perempuan, mengalami pertumbuhan sebesar 1,38% dari tahun sebelumnya. Kepadatan penduduk Kabupaten Buru sebesar 24 jiwa/km² dengan Kecamatan Waeapo merupakan daerah terpadat penduduknya dengan 124 jiwa/km² dan Kecamatan Fena Leisela merupakan daerah terjarang penduduknya dengan 4 jiwa/km².

 
Penganyaman daun sagu di Waneo pada masa Hindia Belanda
 
Regent Waeno pada masa Hindia Belanda

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

No. Bupati Mulai Jabatan Akhir Jabatan Prd. Ket. Wakil Bupati
R.S Sangadji
1999
2002
1
Husnie Hentihu
2002
2007
1
Bakri Lumbessy
2007
2012
2
Ramly I. Umasugi
2
  Ramly I. Umasugi
2012
2017
3
Juhana Soedrajat
2017
Petahana
4
Amustofa Besan

Dewan PerwakilanSunting

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 3   3
  Gerindra 2   2
  PDI Perjuangan 1 2
  Golkar 10 8
  NasDem 0 2
  PKS 1 2
  Perindo (baru) 1
  PPP 3   3
  Hanura 2 1
  Demokrat 2 1
  PBB 1 0
Jumlah Anggota 25   25
Jumlah Partai 9 10
Nomor Ketua Wakil Ketua Periode Keterangan
1 Iksan Tinggapy Djalil Mukadar
Abdul Aziz Hentihu
2014 – 2019 [4]

KecamatanSunting

Kabupaten Buru terdiri atas 10 kecamatan dan 82 desa dengan luas wilayah 4.932,32 km² dan jumlah penduduk 130.696 jiwa (2017). Kode Wilayah Kabupaten Buru adalah 81.04.[5][6][7]

Kode Wilayah Nama Kecamatan Ibu kota Jumlah Desa Daftar Kelurahan dan Desa
81.04.01 Namlea Namlea 7
81.04.02 Air Buaya Air Buaya 10
81.04.03 Waeapo Waenetat 7
81.04.06 Waplau Waplau 10
81.04.10 Batabual Ilath 5
81.04.11 Lolong Guba Kubalahin 10
81.04.12 Waelata Basalale 10
81.04.13 Fena Leisela Wamlana 13
81.04.14 Teluk Kaiely Kaiely 5
81.04.15 Lilialy Sawa 5
Total 82

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Richard Louhenapessy, Ramli Umasugi, Yasin Payapo dan Petrus Fatlolon Diminta Sejahterahkan Rakyat - Kalwedo.com". 22 Mei 2017. 
  2. ^ a b c d "Kabupaten Buru Dalam Angka 2020" (pdf). www.burukab.bps.go.id. Diakses tanggal 29 Juni 2020. 
  3. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  4. ^ Info Baru, 24 November 2014 Alat Kelengkapan DPRD Buru Ditetapkan, dikunjungi pada 13 Februari 2019.
  5. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  6. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  7. ^ "Kabupaten Buru Dalam Angka 2018". BPS Kabupaten Buru. 16 Agustus 2018. Diakses tanggal 23 Maret 2019. 

Pranala luarSunting