Buka menu utama

Cinépolis

jaringan bioskop internasional asal Meksiko

Cinépolis adalah perusahaan asal Meksiko yang menjalankan bisnis di bidang bioskop di lebih dari 18 negara.[1] Perusahaan ini mengoperasikan lebih dari 624 bioskop dengan lebih dari 5.000 layar di Guatemala, Honduras, El Salvador, Inggris, Kosta Rika, Panama, Chili, Kolombia, Brasil, Peru, Spanyol, India, dan Amerika Serikat; termasuk 427 jaringan bioskop di 97 wilayah di negara Meksiko itu sendiri.[1][2] Nama Cinépolis diterjemahkan sebagai Kota dari Sinema dan slogannya adalah La Capital del Cine (bahasa Indonesia: Ibu Kotanya Sinema).

Cinépolis
Perusahaan terbatas
Didirikan1947 (sebagai Cine Morelos)
PendiriEnrique Ramírez Villalón
Kantor
pusat
Morelia, Michoacán, Meksiko
Cabang
624 (Meksiko, Amerika Latin, Amerika Serikat, dan Asia)
Tokoh
kunci
Enrique Ramírez Miguel, pendiri dan ex-Chairman of the Board
Alejandro Ramirez Magaña, CEO Alejandra Daguer, Sales Management
Eduardo Acuña, Head of the Americas dan mantan CEO Cinépolis do Brasil
Karyawan
27.177[1]
Situs webcinepolis.com
Salah satu cabang Cinépolis di Plaza Sendero Ecatepec di Ecatepec de Morelos, negara bagian Meksiko.

Cinépolis awalnya didirikan sebagai Cine Morelos oleh pengusaha Enrique Ramírez Villalón di Morelia, Michoacán, Meksiko pada tahun 1947. Beberapa tahun kemudian, perusahaan ini berganti nama menjadi Cinematográfica Cadena de Oro, S.A., dengan membuka jaringan bioskopnya di Salamanca, Acámbaro, dan Guanajuato. Pada tahun 1971, perusahaan ini membuka cabangnya di Kota Meksiko sebagai bioskop Cine La Raza. Pada tahun 1972, perusahaan ini memutuskan untuk membuka cabang bioskopnya secara besar-besaran dengan merek Cinemas Gemelos. Pada tahun 1994, perusahaan ini menggunakan nama Cinépolis sebagai merek dagang jaringan bioskop mereka.[1] Hingga saat ini, Cinépolis menjadi salah satu pemain utama bisnis gedung bioskop di Meksiko.[3]

Direncanakan Cinépolis akan masuk ke Indonesia setelah proses akuisisi bioskop Cinemaxx yang dimiliki oleh Lippo Group selesai dilakukan. Pada tahun 2018 lalu, Cinépolis membeli sebagian kecil saham Cinemaxx dengan tujuan mendorong pertumbuhan dan membantu Cinemaxx mencapai visinya untuk menjadi pemain utama di industri bioskop Indonesia.[4] Pada tahun 2019, perusahaan ini menaikkan persentase saham mereka hingga mencapai 40% sehingga dapat mengakuisisi saham mayoritas Cinemaxx.[5][6]

ReferensiSunting

Pranala luarSunting