Buka menu utama

Christophorus Tri Harsono

uskup Purwokerto

Mgr. Christophorus Tri Harsono[2] (lahir di Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 18 Januari 1966; umur 53 tahun) adalah Uskup Purwokerto sejak terpilih pada 14 Juli 2018 menggantikan Mgr. Julianus Sunarka, S.J.

Mgr. Christophorus Tri Harsono
Uskup Purwokerto
Mgr Christophorus Tri Harsono.jpg
GerejaKatolik Roma
KeuskupanPurwokerto
Ditunjuk14 Juli 2018
(1 tahun, 122 hari)
PendahuluJulianus Sunarka, S.J.
Jabatan lain
  • Ketua Komisi Keluarga KWI (2018—2021)
Tahbisan
Ditahbiskan5 Februari 1995
(24 tahun, 281 hari)
oleh Cosmas Michael Angkur, O.F.M.
Konsekrasi16 Oktober 2018
(1 tahun, 28 hari)
oleh Robertus Rubiyatmoko
Data Diri
Nama lahirChristophorus Tri Harsono
Lahir18 Januari 1966 (umur 53)
Bendera Indonesia Bogor, Jawa Barat
Kewarganegaraan Indonesia
DenominasiKatolik Roma
KediamanJalan Gereja 3 Sokanegara, Purwokerto Timur, Banyumas 53115[1]
Posisi sebelumnya
Alma materInstitut Kepausan Arab dan Studi Islam,
Bendera Italia Roma, Italia
MotoFiat mihi secundum verbum Tuum (Lukas 1:38)
(Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu)
Lambang{{{coat_of_arms_alt}}}

Latar belakangSunting

Harsono dilahirkan dari ayah seorang anggota Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara. Ia kemudian tinggal dan dibesarkan di Kompleks Pangkalan Udara Atang Senjaya di daerah Semplak, Bogor Barat, Bogor.[3]

Pendidikan dan tahbisanSunting

Harsono menjalani pendidikan di Seminari Menengah Stella Maris, Bogor selama empat tahun,[4] kemudian melanjutkannya ke Seminari Tinggi Santo Petrus dan Paulus di Buah Batu, Bandung. Ia kemduian melaksanakan studi filsafat dan teologi di Universitas Katolik Parahyangan di Bandung.[3] Ia ditahbiskan menjadi imam diosesan Keuskupan Bogor pada 5 Februari 1995 oleh Uskup Bogor, Mgr. Cosmas Michael Angkur, O.F.M. Bersama dengan Harsono, turut ditahbiskan pula R.D. Markus Lukas dan R.D. Stanislaus Kostka Pujiantoro.[5] Penahbisan berlangsung di Paroki Keluarga Kudus, Cibinong.[6]

KaryaSunting

Penugasan pertama Harsono setelah ditahbiskan adalah menjadi pastor rekan di Paroki Maria Tak Bernoda, Rangkasbitung hingga tahun 1996, sebelum mengemban tugas menjadi pamong (staf pembina) di almamaternya, Seminari Menengah Stella Maris di Bogor sampai pada tahun 1998, dengan tugas pastoral pada hari Minggu di Paroki Rangkasbitung.[7] Ia kemudian melaksanakan studi bahasa dan budaya Arab di Institut Dar Comboni untuk Studi Arab, Kairo, Mesir pada tahun pertama dan dilanjutkan di Institut Kepausan untuk Studi Arab dan Islam (Pontificio Istituto di Studi Arabi e d'Islamistica, P.I.S.A.I.), Roma, Italia, sehingga ia mendapatkan lisensiat.

Sekembalinya dari studi, Harsono menjadi dosen dalam bidang Islamologi pada Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan sampai tahun 2018. Ia juga menjadi guru besar dalam studi Islam di Fakultas Filsafat Unpar, juga dalam bidang Agama Katolik dan perbandingan agama dalam Mata Kuliah Umum (MKU).[7] Ia juga merangkap sebagai Rektor Seminari Tinggi Santo Petrus dan Paulus di Bandung sejak 2002 hingga 2005, juga pada tahun 2008 hingga 2014. Harsono juga sempat menjadi anggota Komisi Hubungan Antar Keyakinan dan juga anggota Komisi Seminari di Konferensi Waligereja Indonesia, serta menjadi Ketua Komisi Hubungan Antar Keyakinan Keuskupan Bogor.[7] Sejak tahun 2007, Harsono juga menjadi Anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Jawa Barat.[8] Sejak tahun 2014, Uskup Bogor, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, O.F.M. menunjuknya sebagai Vikaris Jenderal Keuskupan Bogor.

Uskup PurwokertoSunting

Pada hari Sabtu, 14 Juli 2018, Paus Fransiskus menunjuk Mgr. Tri Harsono sebagai Uskup Purwokerto.[9][10][11] Penunjukkan ini mengisi kekosongan setelah berakhirnya kepemimpinan Mgr. Julianus Sunarka, S.J. yang telah pensiun sejak 29 Desember 2017. Pada hari itu, penunjukkan ini diumumkan dalam Misa di Gereja Katedral Bogor oleh Mgr. Paskalis Bruno Syukur, O.F.M. dan di Gereja Katedral Kristus Raja oleh Administrator Diosesan Keuskupan Purwokerto, R.D. Tarcisius Puryatno.[12] Bersamaan dengan pengumuman ini, juga diumumkan bahwa Mgr. Ewaldus Martinus Sedu telah ditunjuk menjadi Uskup Maumere.

Harsono ditahbiskan menjadi uskup pada hari Selasa, 16 Oktober 2018.[13] Penahbisan berlangsung di Auditorium Graha Widyatama, Kampus Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.[14] Satu hari sebelum Misa Penahbisan dilaksanakan salve pemberkatan insignia, dan satu hari setelah Misa Penahbisan, Harsono akan memimpin Misa Stasional perdananya. Kedua kegiatan tersebut dilangsungkan di Gereja Katedral Kristus Raja, Purwokerto.

Ibadat salve dipimpin oleh Uskup Bandung yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja Indonesia, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C..[15] Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko menjadi Uskup Penahbis Utama, dengan didampingi oleh Uskup Bogor, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, O.F.M. dan Uskup Malang, Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan, O.Carm.[16]

LambangSunting

Lambang Mgr. Tri sebagai Uskup berbentuk perisai yang terdiri atas empat bagian. Bentuk perisai dipilih terkait latar belakang Harsono yang dibesarkan dalam lingkungan TNI Angkatan Udara.

  • Bagian kiri atas berisi gambar gunung, laut, dan padi dengan latar belakang berwarna abu-abu sebagai representasi situasi alam pedesaan dan pantai di wilayah Keuskupan Purwokerto.
  • Bagian kanan atas berisi gambar bintang dan Alkitab yang bertuliskan alfa dan omega dengan latar belakang berwarna biru sebagai representasi proses pengembalaan Harsono untuk mewartakan Kabar Gembira.
  • Bagian kiri bawah berisi gambar burung merpati yang membawa enam helai daun dan tangan Fransiskus dari Assisi yang memiliki noda darah dengan latar belakang berwarna merah. Burung merpati merepresentasikan perdamaian khususnya dalam hal hubungan antaragama dan kepercayaan.
  • Bagian kanan bawah berisi gambar bunga bakung dengan latar belakang berwarna kuning keemasan sebagai representasi Maria.

Harsono memilih motto penggembalaan "Fiat mihi secundum verbum Tuum" (Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu), yang merupakan pernyataan Bunda Maria dan dikutip dari Injil Lukas bab 1 ayat 38.[17]

ReferensiSunting

  1. ^ "Nama Uskup dan Keuskupan Se-Indonesia" (PDF). Kementerian Agama Republik Indonesia. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik. Diakses tanggal 2 September 2019. 
  2. ^ http://www.hidupkatolik.com/2018/07/14/23492/profil-mgr-ch-tri-harsono-uskup-baru-purwokerto/
  3. ^ a b https://penakatolik.com/2018/07/14/bapa-suci-angkat-vikjen-keuskupan-bogor-pastor-christophorus-tri-harsono-sebagai-uskup-purwokerto/
  4. ^ https://membumikanide.com/2018/07/14/uskup-purwokerto-mgr-christophorus-tri-harsono/
  5. ^ https://amorpost.com/hal-penting-yang-harus-kamu-tahu-tentang-mgr-tri-harsono-uskup-baru-purwokerto/
  6. ^ http://www.bmvkatedralbogor.org/anak-kolong-itu-kini-menjadi-uskup-purwokerto/
  7. ^ a b c http://www.dokpenkwi.org/2018/07/16/paus-fransiskus-mengangkat-mgr-christophorus-tri-harsono-sebagai-uskup-purwokerto/
  8. ^ http://www.heraldmalaysia.com/news/pope-appoints-new-bishops-in-indonesia/43305/4
  9. ^ http://press.vatican.va/content/salastampa/it/bollettino/pubblico/2018/07/14/0535/01163.html
  10. ^ https://kompas.id/baca/nusantara/2018/07/14/purwokerto-punya-uskup-baru/
  11. ^ https://www.vaticannews.va/en/pope/news/2018-07/pope-francis-appointments-indonesia-india.html
  12. ^ https://www.antaranews.com/berita/726803/paus-fransiskus-angkat-christophorus-tri-harsono-menjadi-uskup-purwokerto
  13. ^ http://www.matakatolik.com/2018/07/dua-uskup-baru-telah-mendapat-jadwal.html
  14. ^ http://www.sesawi.net/selasa-16-oktober-2018-tahbisan-episkopal-mgr-christophorus-tri-harsono-uskup-keuskupan-purwokerto/
  15. ^ http://www.mirifica.net/2018/10/15/3-momen-istimewa-perayaan-salve-agung-menyongsong-tahbisan-mgr-tri-harsono/
  16. ^ https://tirto.id/uskup-baru-purwokerto-christophorus-tri-harsono-segera-ditahbiskan-c6C9
  17. ^ "Tahbisan Uskup Keuskupan Purwokerto: Logo dan Motto Pastoral Mgr. Christophorus Tri Harsono (1)". 

Pranala luarSunting

Jabatan Gereja Katolik
Didahului oleh:
Julianus Sunarka, S.J.
Uskup Purwokerto
14 Juli 2018—kini
Petahana