Robertus Rubiyatmoko

Mgr. Dr. Robertus Rubiyatmoko (lahir di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 10 Oktober 1963; umur 57 tahun) adalah Uskup Agung di Keuskupan Agung Semarang. Ia ditahbiskan menjadi Imam pada tanggal 12 Agustus 1992 dengan penahbis Mgr. Julius Darmaatmadja, S.J. dan terpilih menjadi Uskup Agung di Keuskupan Agung Semarang pada tanggal 18 Maret 2017 oleh Paus Fransiskus.[3]


Robertus Rubiyatmoko
Uskup Agung Semarang
Mgr Robertus Rubiyatmoko.jpg
GerejaGereja Katolik Roma
Keuskupan agungSemarang
Provinsi gerejawiSemarang
MetropoliaSemarang
Penunjukan18 Maret 2017
PendahuluJohannes Pujasumarta
Jabatan lain
  • Anggota Wakil Provinsi Gerejawi Semarang Presidium KWI (2018–2021)
  • Ketua Komisi Seminari KWI (2018–2021)
Imamat
Tahbisan imam12 Agustus 1992[1]
(28 tahun, 348 hari)
oleh Julius Darmaatmadja, S.J.
Tahbisan uskup19 Mei 2017
(4 tahun, 68 hari)
oleh Ignatius Suharyo
Informasi pribadi
Nama lahirRobertus Rubiyatmoko
Lahir10 Oktober 1963 (umur 57)
Bendera Indonesia Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Kewarganegaraan Indonesia
DenominasiKatolik Roma
KediamanKeuskupan Agung Semarang
Orang tuaAyah: Stanislaus Harjo Partono
Ibu: Elizabeth Harjo Partono[2]
Jabatan sebelumnya
MotoQuaerere et Salvum Facere (Lukas 19:10)
(Mencari dan Menyelamatkan)
LambangLambang Robertus Rubiyatmoko

Pendidikan dan PenugasanSunting

Romo Ruby, panggilan dari Robertus Rubiyatmoko, mengawali pendidikan imamatnya di Seminari Menengah Mertoyudan, Magelang. Usai menyelesaikan pendidikan tahun rohani sebagai calon frater diosesan KAS di Seminari Tahun Rohani Keuskupan Agung Semarang di Wisma Jangli Semarang tahun 1984-1985, ia melanjutkan pendidikan belajar filsafat dan teologi di Fakultas Wedabhakti Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan tinggal di Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan Yogyakarta. Ia ditahbiskan menjadi imam tanggal 12 Agustus 1992.[4]

Semasa menjadi Imam, Romo Ruby sempat bertugas di Paroki Santa Maria Assumta Pakem pada tahun 1992 hingga 1993.[5] Ia lalu ditugaskan oleh Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang waktu itu yakni Mgr. Julius Darmaatmadja, SJ untuk belajar Hukum Gereja di Roma, Italia. Romo Ruby memperoleh gelar Doktor Ilmu Hukum Gereja dari Universitas Gregoriana, Roma. Selama menjalani studi di Roma dia tinggal di Asrama Kepausan Belanda dari tahun 1993 hingga 1997. Sebelum ditunjuk menjadi Uskup Agung Semarang, dia bertugas sebagai staf Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan Yogyakarta dan dosen Hukum Gereja Fakultas Teologi Wedabhakti, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.[6] Pada tahun 2011, ia diangkat menjadi Vikaris Yudisial Keuskupan Agung Semarang.[7]

Menjadi Uskup Agung TerpilihSunting

 
Lambang Mgr. Rubiyatmoko sebagai Uskup Agung Semarang.

Posisi Uskup Agung Semarang lowong sejak Mgr. Johannes Pujasumarta meninggal dunia pada 10 November 2015. Beberapa waktu lamanya usai wafatnya Mgr. Pujasumarta, posisi kepemimpinan Keuskupan Agung Semarang kemudian dipegang oleh R.D. Fransiskus Xaverius Sukendar Wignyosumarta selaku Administrator Diosesan dan Vikjen KAS.

Terpilihnya Robertus Rubiyatmoko menjadi Uskup Agung baru Semarang menjadi hadiah berarti bagi Keuskupan Agung Semarang. Apalagi di bulan Juli-Agustus 2017, Keuskupan Agung Semarang menjadi tuan rumah bagi 7th Asian Youth Day 2017 dimana ada setidaknya 3.000-an orang muda Katolik dari 29 negara di Asia berpartisipasi dalam perhelatan iman di kalangan orang muda Katolik se-Asia ini.[8]

Penahbisan sebagai uskupSunting

Uskup Agung Jakarta, Mgr. Dr. Ignatius Suharyo bertindak sebagai Penahbis Utama Mgr. Ruby, dengan didampingi oleh Uskup Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C. dan Uskup Malang, Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan, O.Carm. sebagai Uskup Ko-konsekrator. Penahbisan berlangsung pada 19 Mei 2017 di Lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian RI (Akpol) di Semarang.[9]

Sehari sebelumnya, dilakukan Salve Agung menjelang Tahbisan Uskup Agung di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci, Semarang. Dalam kesempatan itu, bacaan diambil dari penggalan ayat Surat Petrus yang Pertama yang berbunyi:

"Gembalakanlah kawanan Allah yang ada padamu, jangan karena terpaksa, tetapi dengan sukarela seturut kehendak Allah. Jangan mencari keuntungan, tetapi relakanlah diri. Jangan main kuasa atas umat yang dipercayakan kepadamu. Tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawananmu. Dan bila gembala agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang takkan binasa."

Bacaan ini sesuai motto Tahbisan Uskup Ruby, yaitu Quaerere et Salvum Facere yang artinya Mencari dan Menyelamatkan.[10]

Karya sebagai uskupSunting

Mgr. Rubiyatmoko menjadi Uskup Penahbis Utama bagi Mgr. Christophorus Tri Harsono sebagai Uskup Purwokerto pada 16 Oktober 2018, dengan didampingi oleh Uskup Bogor, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, O.F.M. dan Uskup Malang, Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan, O.Carm.[11]

ReferensiSunting

  1. ^ http://www.catholic-hierarchy.org/bishop/brubiy.html
  2. ^ http://www.parokinandan.com/2017/05/tahbisan-uskup-agung-semarang.html
  3. ^ "Robertus Rubiyatmoko Jadi Uskup Agung Semarang - ANTARA Jateng". www.antarajateng.com. Diakses tanggal 2017-03-21. 
  4. ^ PUG, Janusz Kowal -. "Robertus RUBIYATMOKO, Competenza della chiesa nello scioglimento del vincolo del matrimonio non sacramentale. Una ricerca sostanziale sullo scioglimento del vincolo matrimoniale". www.unigre.it. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-03-21. Diakses tanggal 2017-03-21. 
  5. ^ Sugiyanto, Antonius E. "Profil Mgr Robertus Rubiyatmoko, Uskup Semarang". HIDUPKATOLIK.com. Diakses tanggal 2017-03-21. 
  6. ^ "Robertus Rubiyatmoko Uskup Agung Semarang | suaramerdeka.com". berita.suaramerdeka.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-03-20. Diakses tanggal 2017-03-21. 
  7. ^ "Robertus Rubiyatmoko Jadi Uskup Agung Semarang - ANTARA Jateng". www.antarajateng.com. Diakses tanggal 2017-03-21. 
  8. ^ Hariyadi, Mathias. "Breaking News: Pastor Dr. Robertus Rubiyatmoko Pr, Uskup Agung Semarang | SESAWI.NET". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-09-19. Diakses tanggal 2017-03-21. 
  9. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-05-13. Diakses tanggal 2017-05-15. 
  10. ^ "Mgr. Robertus Rubiyatmoko Ditahbiskan sebagai Uskup Agung Semarang". www.kemenag.go.id. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-06-02. Diakses tanggal 2017-05-20. 
  11. ^ https://tirto.id/uskup-baru-purwokerto-christophorus-tri-harsono-segera-ditahbiskan-c6C9

Pranala luarSunting

Jabatan keagamaan
Didahului oleh:
Johannes Maria Trilaksyanta Pujasumarta
Uskup Agung Semarang
18 Maret 2017–sekarang
Petahana