Keuskupan Purwokerto

Keuskupan Purwokerto adalah keuskupan sufragan pada Provinsi Gerejani Keuskupan Agung Semarang.[4] Wilayah Keuskupan Purwokerto meliputi umat Katolik yang berada di Jawa Tengah sebelah barat, dengan wilayah seluas 15.300 km2, di kabupaten Banjarnegara, Banyumas, Batang, Brebes, Kebumen, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Tegal, Cilacap, dan Wonosobo.

Keuskupan Purwokerto

Diœcesis Purvokertensis
Coat of arms of Christophorus Tri Harsono.png
Lambang Uskup Petahana,
Christophorus Tri Harsono
Lokasi
WilayahBanjarnegara, Banyumas, Batang, Brebes, Kebumen, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Tegal, Cilacap, dan Wonosobo
Provinsi GerejawiSemarang
Dekenat
  • Selatan
  • Tengah
  • Timur
  • Utara
PusatJalan Gereja 3 Karang Jengkol,
Sokanegara, Purwokerto Timur, Banyumas 53115
Koordinat7°25′11″S 109°13′58″E / 7.419727°S 109.232758°E / -7.419727; 109.232758
Statistik
Luas wilayah15336 km2 (5921 sq mi)[1]
Populasi
- Total
- Katolik
(per 2015[2])
19,927,157
61,235 (0,31%)
Jumlah paroki25
Jumlah imam religius37
Informasi
DenominasiKatolik Roma
Gereja sui iurisGereja Latin
RitusRitus Roma
Didirikan3 Januari 1961
KatedralKristus Raja, Purwokerto
Jumlah imam51
Kepemimpinan saat ini
PausFransiskus
UskupChristophorus Tri Harsono
Vikaris JenderalR.D. Yohanes Suratman
Vikaris YudisialR.D. Fransiskus Xaverius Handy Kristian Adi Putra
SekretarisR.D. Fransiskus Xaverius Bagyo Purwosantosa (Kanselarius)
EkonomR.D. Michael Sheko Swandi Marlindo[3]
Situs web
keuskupanpurwokerto.id

SejarahSunting

  • Didirikan sebagai Prefektur Apostolik Purwokerto pada 25 April 1932, memisahkan diri dari Vikariat Apostolik Batavia.
  • Ditingkatkan menjadi Vikariat Apostolik Purwokerto pada 16 Oktober 1941
  • Ditingkatkan menjadi Keuskupan Purwokerto pada 3 Januari 1961

Pada tahun 1927 para misionaris Hati Kudus (MSC) mulai menetap di Purwokerto. Prefektur Apostolik didirikan ketika jumlah umat 4000 orang pada 25 April 1932. Status itu ditingkatkan menjadi Vikariat Apostolik pada 16 Oktober 1941. Menjadi Diosis atau Keuskupan Purwokerto bersamaan dengan berdirinya hierarki Gereja Katolik Indonesia pada 3 Januari 1961. Jumlah umat Katolik 22.700 orang tersebar dalam 14 paroki pada 1970. Jumlah itu bertambah menjadi 35.600 (1980), lalu 58.800 (1990) dan 71.800 (2000). Menurut statistik 2005, umat Katolik Keuskupan Purwokerto 76.700 orang, tersebar di 21 paroki pada tahun 2004.

GembalaSunting

Prefek Apostolik PurwokertoSunting

Vikaris Apostolik PurwokertoSunting

Uskup PurwokertoSunting

Keuskupan Purwokerto memiliki tenaga pastoral klerus sebanyak 51 imam Diosesan dan 37 imam religius menurut statistik imam 2018.

ParokiSunting

Berikut adalah Daftar paroki (termasuk stasi) di Keuskupan Purwokerto:

Dekanat TengahSunting

  • Paroki Katedral Kristus Raja, Purwokerto (1927)
    • Stasi: Santo Albertus, Patikraja
    • Stasi: Santa Bernadeth, Ajibarang
    • Stasi: Santo Fransiskus Asisi, Bumiayu
      • Sub-stasi: Jipang-Sirampog
    • Stasi: Santa Maria Marganingsih, Kebasen
    • Stasi: Santo Markus, Kaliwedi
    • Stasi: Santo Paschalis, Wangon
    • Stasi: Santo Stefanus, Gentawangi
    • Stasi: Santa Theresia, Jatilawang
    • Stasi: Santo Yusup, Tambaknegara
  • Paroki Santo Yosep, Purwokerto Timur (1967)
    • Stasi: Santo Lukas, Sokaraja[5]
  • Paroki Santo Antonius, Banjarnegara (1997)
    • Stasi: Santa Theresia, Klampok
    • Stasi: Santo Mikael, Mandiraja
    • Stasi: Santo Yohanes Maria Vianney, Purwonegoro
    • Stasi: Santo Lukas, Karang Kobar
  • Paroki Santo Agustinus, Purbalingga (1936)
    • Stasi: Bobotsari
    • Stasi: Bukateja
    • Stasi: Karang Moncol
    • Stasi: Kedung Benda
    • Stasi: Pelumutan
    • Stasi: Penggandegan
  • Paroki Santa Maria Immaculata, Banyumas

Dekanat UtaraSunting

  • Paroki Santa Maria Fatima, Brebes (2002)
    • Stasi: Santo Paulus, Jatibarang
    • Stasi: Larangan
    • Stasi: Losari
    • Stasi: Tanjung
  • Paroki Santa Maria Immaculata, Slawi (1982)
    • Stasi: Santo Fransiskus Xaverius, Margasari
    • Stasi: Santo Petrus, Balapulang
    • Stasi: Santa Theresia, Pangkah
    • Stasi: Santo Yakobus, Wadasgumantung, Tonjong
    • Stasi: Santo Yohanes Rasul, Pagerbarang
  • Paroki Santo Lukas, Pemalang (1971)
    • Stasi: Santa Maria, Comal
    • Stasi: Santo Yohanes, Tamansari
    • Stasi: Santo Yosep, Randudongkal
    • Stasi: Bantarbolang
    • Stasi: Kepuh
    • Stasi: Muncang
  • Paroki Santo Yosef, Mejasem (2010)
  • Paroki Santo Petrus, Pekalongan (1930)
    • Stasi: Santo Agustinus, Kedungwuni
    • Stasi: Santo Mikael, Wiradesa
    • Stasi: Santa Monika, Sragi
    • Stasi: Santo Yohanes Rasul, Karanganyar
  • Paroki Hati Kudus Yesus, Tegal (1927)
    • Stasi: Santo Fransiskus Xaverius, Banjaran
  • Paroki Santo Yusup, Batang (2002)
  • Paroki Gembala yang Baik, Limpung (2012)
    • Stasi: Santo Fransiskus Asisi, Bawang
    • Stasi: Santo Paskalis, Plelen
    • Stasi: Santo Paulus, Subah
    • Stasi: Santa Theresia, Kedawung
    • Stasi: Santo Yakobus, Kuripan





Dekanat TimurSunting

  • Paroki Santa Perawan Maria, Purworejo/Kedu (1927)
    • Stasi: Santo Fransiskus Xaverius, Purbowono
    • Stasi: Santo Fransiskus Xaverius, Kemanukan
    • Stasi: Santo Ignatius, Donorati
    • Stasi: Santo Lukas, Banyuurip
    • Stasi: Santo Nicolaus, Kedunggubah
    • Stasi: Santo Paschalis, Kaliurip
    • Stasi: Santo Yohanes, Gogoluas
    • Stasi: Santo Yulius, Loano
    • Stasi: Santo Yusup
  • Paroki Santo Paulus, Wonosobo (1932)
    • Stasi: Buntu
    • Stasi: Giyanti
    • Stasi: Grugu
  • Paroki Santo Yohanes Rasul, Kutoarjo (1935)
    • Stasi: Santo Markus, Nagandagan, Pituruh
    • Stasi: Kemranggen, Bruno
    • Stasi: Semayu, Kemiri (komunitas umat)
    • Stasi: Roworejo, Grabag (kapel sementara)
    • Stasi: Santo Fransiskus Xaverius, Prembun
  • Paroki Santo Stefanus, Purwosari (2001)
  • Paroki Santo Philipus, Kapencar, Wonosobo Timur (2001)
    • Stasi: Anggrunggondok
    • Stasi: Sapuran
    • Stasi: Santo Thomas, Reco

Dekanat SelatanSunting

  • Paroki Santo Yohanes Maria Vianney, Kebumen (1958)
    • Stasi: Kutowinangun
    • Stasi: Puring-Petanahan
    • Stasi: Sidoharjo-Bumiharjo
  • Paroki Santo Stephanus, Cilacap (1930)
    • Stasi: Santo Andreas, Ujungalang
    • Stasi: Santa Bernadheta, Jeruklegi
    • Stasi: Santo Bernardus, Kawunganten
    • Stasi: Santo Dominikus, Karangkandri
    • Stasi: Santo Gregorius Agung, Ujunggagak
    • Stasi: Santo Yoseph, Bringkeng
    • Stasi: Bugel Panikel
    • Stasi: Karangsalam
    • Stasi: Mentasan
    • Stasi: Muaradua
    • Stasi: Ujungmanik
  • Paroki Santo Yoseph, Sidareja (2002)
    • Stasi: Cinangsi
    • Stasi: Cipari
    • Stasi: Cisumur
    • Stasi: Gandrungmangu
    • Stasi: Gendiwungcagak
    • Stasi: Penyarang
    • Stasi: Sekarmayang
  • Paroki Santo Agustinus, Tyas Dalem, Kroya (2005)
    • Stasi: Adipala
    • Stasi: Maos
    • Stasi: Nusawungu
    • Stasi: Sampang
  • Paroki Santo Mikael, Gombong (1927)
    • Stasi: Banjar Reja
    • Stasi: Demangsari
    • Stasi: Panjatan
    • Stasi: Santa Theresia, Sumpiuh
  • Paroki Santa Theresia, Majenang (2010)[6]
    • Stasi: Santo Eugenius de Mazenod, Karangpucung
    • Stasi: Santa Margareta Maria Alacoque, Caruy
    • Stasi: Santa Bernadeta, Wanareja
    • Stasi: Santa Maria Mediatrix, Mergo
  • Paroki Santo Yoseph Pekerja, Karanganyar, Kebumen (1963)


ReferensiSunting

  • KWI, Buku Petunjuk Gereja Katolik

Pranala luarSunting