Buka menu utama

Charles Leclerc (pengucapan bahasa Prancis: [ʃaʁl ləklɛʁ], lahir di Monte Carlo, Monako, 16 Oktober 1997; umur 22 tahun) merupakan seorang pembalap mobil profesional dari Monako yang saat ini membalap di arena Formula Satu untuk tim Scuderia Ferrari. Ia merupakan juara Seri GP3 musim 2016 dan Formula 2 musim 2017.[2][3] Leclerc naik kelas ke ajang Formula Satu di musim 2018 dengan bergabung bersama tim Sauber.[4] Debutnya di ajang F1 dimulai di Australia 2018. Selama musim 2018 berjalan, Leclerc meraih 39 poin dan mengantar tim Sauber bangkit dari sebelumnya posisi dasar klasemen di 2017 menjadi naik ke posisi 8.[5] Atas prestasinya tersebut, Leclerc kemudian mendapat promosi naik kelas ke tim Ferrari di tahun 2019 untuk menggantikan Kimi Raikkonen dan menjadi rekan setim Sebastian Vettel.

Charles Leclerc
2019 Formula One tests Barcelona, Leclerc.jpg
Charles Leclerc di tahun 2019.
Lahir16 Oktober 1997 (umur 22)
Monte Carlo, Monako
Karier dalam ajang Formula Satu
KebangsaanBendera Monako Monako
Tim saat iniFerrari[1]
Nomor mobil16
Jumlah lomba23
Juara dunia0
Menang0
Podium1
Total poin65
Posisi pole1
Lap tercepat1
Lomba pertamaGrand Prix Australia 2018
Lomba terakhirGrand Prix Monaco 2019

Kehidupan pribadiSunting

Selama masa kecilnya, Leclerc yang lahir di Monako adalah teman dari almarhum Jules Bianchi yang berasal dari Nice, yang memenangkan kejuaraan balap pertamanya ketika Leclerc masih berusia 10 tahun. Leclerc mulai mengendarai gokart di lintasan yang dikelola oleh ayah Bianchi di Brignoles. Seperti Bianchi, Leclerc bergabung dengan perusahaan manajemen ARM yang dipimpin oleh Nicolas Todt.[6] Dalam sebuah wawancara pada tahun 2018, Leclerc mengungkapkan bahwa Bianchi juga ayah baptisnya.[7]

Leclerc memiliki kakak laki-laki, Lorenzo, dan adik laki-laki, Arthur. Ayahnya, Hervé, juga berprofesi sebagai pembalap mobil dan pernah membalap di Formula Tiga pada dekade 1980-an dan 1990-an serta menjadi sosok yang cukup dihormati di ajang karting. Herve meninggal setelah lama sakit dalam usia 54 tahun,[8] hanya empat hari sebelum putranya memenangkan feature race di Baku, Azerbaijan.[9]

Leclerc saat ini tengah menjalin hubungan dengan Giada Gianni asal Italia sejak Januari 2015.

Karier juniorSunting

KartingSunting

Leclerc memulai karir balapannya di ajang gokart pada tahun 2005. Ia berhasil memenangkan Kejuaraan PACA Prancis pada tahun 2005, 2006 dan 2008.[10] Pada tahun 2009 ia menjadi juara Kadet Prancis sebelum naik ke kelas KF3 pada tahun 2010, di mana ia memenangkan Piala Kart Junior Monako.[11] Ia lantas melanjutkan di kelas KF3 untuk 2011 dan berhasil memenangkan Piala Dunia KF3 CIK-FIA, Piala Akademi Karting CIK-FIA dan ERDF Junior Kart Masters.[12] Selama tahun tersebut Leclerc juga menjadi anggota perusahaan All Road Management milik Nicolas Todt.[13]

Leclerc lantas naik kelas ke kategori KF2 pada 2012 dengan tim ART Grand Prix dan memenangkan gelar WSK Euro Series.[14] Ia juga berhasil menjadi runner-up di Kejuaraan KF2 Eropa CIK-FIA dan CIK-FIA Under 18 World Karting Championship.[15] Pada tahun terakhir karting di tahun 2013, Leclerc meraih posisi keenam di Kejuaraan KZ Eropa CIK-FIA dan menempati posisi kedua di Kejuaraan KZ Dunia CIK-FIA, di belakang Max Verstappen.[16]

Formula Renault 2.0Sunting

Pada tahun 2014, Leclerc mencoba peruntungannya dengan menjajal ajang balap mobil kursi tunggal. Ia memulai perjalanannya dengan mengikuti kejuaraan Formula Renault 2.0 Alps untuk tim Inggris Fortec Motorsports.[17] Selama musim berjalan ia sukses meraih tujuh kali posisi podium, termasuk kemenangan ganda di Autodromo Monza.[18] Di akhir musim Leclerc menduduki posisi juara kedua di belakang Nyck de Vries dsri tim Koiranen GP.[19] Leclerc juga memenangkan gelar Kejuaraan Junior pada balapan terakhir musim yang di gelar di Jerez dengan mengalahkan pembalap asal Rusia Matevos Isaakyan.[20]

Leclerc juga mengambil bagian dalam beberapa lomba di ajang Eurocup Formula Renault 2.0 musim 2014 dengan tim Fortec sebagai pembalap tamu. Dalam enam balapan yang ia ikuti ia sukses meraih podium tiga kali, dengan finis kedua di Nürburgring yang diikuti dengan dua kali finis kedua di Hungaroring.[21]

Formula TigaSunting

 
Leclerc saat membalap di ajang Formula Tiga di tahun 2015.

Leclerc membalap di ajang Formula Tiga pada tahun 2015 dengan mengikuti Formula 3 Eropa dengan tim Belanda Van Amersfoort Racing.[22] Pada lomba pembukaan musim di Silverstone, Leclerc meraih posisi pole untuk balapan kedua dan ketiga akhir pekan setelah pole sebelumnya Felix Rosenqvist terkena diskualifikasi dari lomba karena pelanggaran teknis.[23] Selanjutnya Leclerc sukses meraih kemenangan pertamanya di lomba ketiga akhir pekan tersebut di depan Antonio Giovinazzi dan Jake Dennis.[24] Ia kemudian berhasil meraih kemenangan kedua pada putaran berikutnya di Hockenheim dengan memenangkan lomba ketiga serta mengambil dua podium tambahan dan tiga kemenangan rookie selama acara berlangsung.[25] Leclerc mencetak kemenangan ketiganya dalam perlombaan pertama di Spa-Francorchamps yang membuatnya memimpin klasemen kejuaraan. Namun Leclerc berada di urutan keempat dalam klasemen akhir setelah terlibat insiden dengan Lance Stroll di Zandvoort.

Pada November 2015, Leclerc finis kedua di Grand Prix Makau.

Seri GP3Sunting

Pada bulan Desember 2015, Leclerc mengikuti tes akhir musim dengan tim ART Grand Prix dan Arden International. Pada bulan Februari 2016, Nyck de Vries mengkonfirmasi bahwa Leclerc bergabung bersama dirinya untuk berlomba di Seri GP3 musim 2016.[26] ART resmi mengikat Leclerc pada minggu berikutnya. Sepanjang musim berjalan Leclerc berhasil meraih tiga kemenangan dan mengunci gelar di Abu Dhabi, meskipun mengalami kecelakaan dalam sesi feature race.

Formula 2Sunting

Pada akhir November 2016, Leclerc dikonfirmasikan akan membalap di ajang Formula 2 musim 2017 bersama tim Prema Powerteam. Turut bergabung juga Antonio Fuoco sebagai rekan setimnya.[27]

Leclerc mengawali perjalanannya di F2 dengan meraih pole untuk lomba feature race di Bahrain dan finis di posisi ketiga saat lomba berjalan.[28] Pada sesi sprint race keesokan harinya, Leclerc memilih melakukan pitstop di tengah lomba yang membuatnya turun 14 posisi. Ia lantas menunjukan skillnya sebagai pembalap muda berbakat dengan menyalip 13 mobil dan berhasil bangkit dengan kemenangan lomba.[29] Leclerc kembali menang lomba di feature race Barcelona meski mengalami masalah radio komunikasi.[30][31] Leclerc tampil buruk di Monako akibat masalah suspensi di feature race dan terlibat kecelakaan dengan Norman Nato di sprint race.[32][33][34]

 
Leclerc di lomba Formula 2 Monza tahun 2017.

Leclerc berhasil mengantongi pole yang kemudian diterjemahkan menjadi kemenangan di feature race Azerbaijan. Kemenangan ini kemudian ia persembahkan untuk ayahnya, Herve, yang baru saja meninggal dunia.[35] Di sprint race Leclerc berhasil menyalip Nato namun kemudian dijatuhi penalti 10 detik karena dinilai tidak melambat saat bendera kuning berkibar.[36] Leclerc mengantongi kemenangan lainnya di lomba feature race Austria, Inggris serta Jerez yang kemudian mengantarnya meraih gelar juara F2 musim 2017.[37][38][39] Ia menjadi juara F2 termuda dalam usia 19 tahun dan 356 hari dan menjadi pembalap keempat setelah Nico Rosberg, Lewis Hamilton dan Nico Hulkenberg yang berhasil meraih gelar F2 (atau dulu Seri GP2) di musim perdananya. Kemenangan terakhir Leclerc di F2 diraih dalam lomba sprint race Abu Dhabi usai mengalahkan pembalap Thailand Alex Albon dengan selisih tipis 1,293 detik.

Karier Formula SatuSunting

Pembalap tes (2016–2017)Sunting

 
Leclerc mengendarai mobil Haas dan dibuntuti Felipe Massa (Williams) di sesi latihan bebas GP Inggris 2016.

Pada bulan Maret 2016, diumumkan bahwa Leclerc akan menjadi salah satu dari dua pembalap yang bergabung dengan Akademi Pembalap Ferrari dan ia akan bekerja juga sebagai pembalap tes untuk Haas F1 Team dan Scuderia Ferrari.[40] Sebagai bagian dari perannya sebagai pembalap tes, Leclerc berpartisipasi dalam sesi latihan pertama GP Inggris 2016 untuk Haas. Diyakini bahwa jika Leclerc mampu memenangkan kejuaraan Seri GP3, ia akan mengikuti Daniil Kvyat dan Valtteri Bottas yang langsung meloncat dari GP3 ke F1 bersama Haas.[41] Namun ini dibantah oleh kepala tim Haas Guenther Steiner yang mengatakan bahwa Leclerc akan turun dulu di ajang Formula 2 musim 2017.[42] Leclerc lantas mengambil bagian dalam tes Hungaroring di pertengahan musim setelah GP Hongaria dengan mengendarai Ferrari SF70H. Ia berhasil tampil sebagai yang tercepat pada hari pertama tes dengan melahap 98 lap dalam proses tetapi tidak mengambil bagian dalam tes hari kedua.[43]

Sauber (2018)Sunting

 
Leclerc membalap bersama tim Sauber di Formula Satu musim 2018.

Pada bulan Desember 2017, diumumkan bahwa Leclerc akan melakukan debut balapnya di Formula Satu untuk musim 2018 dengan menandatangani kontrak bersama tim Sauber yang sekaligus menandai penampilan pertama pembalap F1 asal Monako sejak Olivier Beretta pada tahun 1994.[44]

pada lomba GP Azerbaijan, Leclerc finis di urutan keenam yang sekaligus menjadi poin pertama untuk pembalap Monako sejak Louis Chiron yang finis podium di GP Monako 1950.

Leclerc sukses mengungguli rekan setimnya Marcus Ericsson dan mampu lolos ke 10 besar kualifikasi (sesi Q3) dalam beberapa kesempatan. Ia juga finis di posisi poin pada beberapa kesempatan, termasuk beberapa finis di urutan ke-7 selama paruh kedua musim. Ia mengakhiri musim dengan finis di urutan ke-13 dalam klasemen pembalap.

Scuderia Ferrari (2019–sekarang)Sunting

Pada 11 September 2018, Scuderia Ferrari mengumumkan perekrutan Leclerc untuk musim 2019 untuk menggantikan Kimi Räikkönen yang pindah ke Sauber.[45][46] Awalnya Leclerc hanya diumumkan untuk 2019 sebelum beberapa hari kemudian kepala tim Ferrari saat itu Maurizio Arrivabene mengindikasikan bahwa kontrak Leclerc akan berlangsung selama empat musim dan berjalan "setidaknya sampai 2022".[47] Leclerc menjalani hari tes pertamanya sebagai pembalap resmi Ferrari pada 28 November 2018 di Abu Dhabi.[48] Dalam lomba pertamanya mengendarai mobil untuk Ferrari, ia memulai dan finis di posisi kelima di Australia. Dalam lomba keduanya untuk Ferrari, ia lolos di posisi pole.

StatistikSunting

Musim ke musimSunting

Musim Seri Tim Lomba Menang Pole F/Lap Podium Poin Klasemen
2014 Formula Renault 2.0 Alps Fortec Motorsports 14 2 1 0 7 199 Posisi 2
Eurocup Formula Renault 2.0 6 0 0 0 3 0 NC†
2015 Kejuaraan FIA Formula 3 Eropa Van Amersfoort Racing 33 4 3 5 13 363.5 Posisi 4
Grand Prix Makau 1 0 0 0 1 N/A Posisi 2
2016 Formula Satu Scuderia Ferrari Pembalap tes
Haas F1 Team
Seri GP3 ART Grand Prix 18 3 4 4 8 202 Juara
2017 Formula Satu Scuderia Ferrari Pembalap tes
Sauber F1 Team
Formula 2 Prema Racing 22 7 8 4 10 282 Juara
2018 Formula Satu Alfa Romeo Sauber F1 Team 21 0 0 0 0 39 Posisi 13
2019 Formula Satu Scuderia Ferrari 1 0 1 0 0 10* Posisi 5*

* Musim sedang berjalan.
† Leclerc tampil sebagai pembalap tamu dan ia tidak mendapat poin kejuaraan.

ReferensiSunting

  1. ^ "Charles Leclerc to drive for Scuderia Ferrari in 2019". Scuderia Ferrari. Diakses tanggal 11 September 2018. 
  2. ^ Allen, Peter (26 November 2016). "Leclerc is GP3 champion despite collision as De Vries wins". formulascout.com. Diakses tanggal 14 May 2017. 
  3. ^ "Leclerc seals F2 title with Jerez win". Autosport.com. Motorsport Network. 7 October 2017. Diakses tanggal 8 October 2017. 
  4. ^ Noble, Jonathan (2 December 2017). "Sauber confirms Ericsson alongside Leclerc for 2018". Motorsport.com. Motorsport Network. Diakses tanggal 2 December 2017. 
  5. ^ "2018 Formula One Etihad Airways Abu Dhabi Grand Prix - Race - Sunday". Alfa Romeo Sauber F1. 25 November 2018. Diakses tanggal 1 December 2018. 
  6. ^ "Exclu : Jules Bianchi nous parle de Charles Leclerc ! | Charles Leclerc Fans". Diakses tanggal 27 November 2015. 
  7. ^ "Charles Leclerc's Walk to Work – 2018 Monaco Grand Prix". FORMULA 1. Diakses tanggal 25 May 2018. 
  8. ^ CIKFIA. "Hervé Leclerc passes away : CIKFIA". www.cikfia.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 August 2017. 
  9. ^ Kalinauckas, Valentin Khorounzhiy and Alex. "Charles Leclerc: Emotional Baku Formula 2 pole was for late father". Autosport.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 August 2017. 
  10. ^ "Charles Leclerc". allroadmanagement.com. All Road Management. Diakses tanggal 2 January 2015. 
  11. ^ "Monaco Kart Cup – KF3 2010 standings". driverdb.com. Driver Database. Diakses tanggal 2 January 2015. 
  12. ^ "Karting details – the karting career of Charles Leclerc". driverdb.com. Driver Database. Diakses tanggal 2 January 2015. 
  13. ^ "All Road Management – About Us". allroadmanagement.com. All Road Management. Diakses tanggal 2 January 2015. 
  14. ^ "ART Grand Prix and Charles Leclerc conquered the WSK Euro Series championship in Zuera". karting.art-grandprix.com. ART Grand Prix. 6 August 2012. Diakses tanggal 2 January 2015. 
  15. ^ "Charles Leclerc". karting.art-grandprix.com. ART Grand Prix. Diakses tanggal 2 January 2015. 
  16. ^ "CIK-FIA World KZ Championship 2013 standings". driverdb.com. Driver Database. Diakses tanggal 2 January 2015. 
  17. ^ Goddard, Stephen (26 November 2013). "Leclerc teams up with Fortec for Alps campaign". paddockscout.com. Paddock Scout. Diakses tanggal 2 January 2015. 
  18. ^ Khorounzhiy, Valentin (6 July 2014). "Charles Leclerc grabs second win of Monza weekend". paddockscout.com. Paddock Scout. Diakses tanggal 2 January 2015. 
  19. ^ "Formula Renault 2.0 Alps 2014 standings". driverdb.com. Driver Database. Diakses tanggal 2 January 2015. 
  20. ^ "Leclerc takes Rookie Championship title". fortecmotorsports.com. Fortec Motorsports. 8 October 2014. Diakses tanggal 2 January 2015. 
  21. ^ Allen, Peter (18 December 2014). "PaddockScout Top 50 drivers of 2014: 20–11". paddockscout.com. Paddock Scout. Diakses tanggal 2 January 2015. 
  22. ^ Simmons, Marcus (14 January 2015). "Nicolas Todt protege Charles Leclerc secures F3 deal for 2015". Autosport. Haymarket Publications. Diakses tanggal 14 January 2015. 
  23. ^ Allen, Peter (11 April 2015). "Rosenqvist excluded from second qualifying, Leclerc inherits two poles". paddockscout.com. Paddock Scout. Diakses tanggal 12 April 2015. 
  24. ^ Allen, Peter (12 April 2015). "Charles Leclerc gets victory in final race of debut F3 weekend". paddockscout.com. Paddock Scout. Diakses tanggal 12 April 2015. 
  25. ^ Allen, Peter (3 May 2015). "Charles Leclerc wins wet third European F3 race at Hockenheim". paddockscout.com. Paddock Scout. Diakses tanggal 3 May 2015. 
  26. ^ "De Vries joins 2016 GP3 field with ART". 24 February 2016. Diakses tanggal 24 February 2016. We have Charles Leclerc, Alexander Albon [neither confirmed yet], Jake Hughes, Jack Aitken and Kevin Jorg lining up on the grid and Antonio Fuoco is staying for another season. All these guys are capable of winning races 
  27. ^ "GP2: Ferrari juniors to Prema for 2017". 28 November 2016. Diakses tanggal 28 November 2016. 
  28. ^ Kalinauckas, Alex. "Bahrain Formula 2: Markelov beats Nato and Leclerc with late surge". Autosport.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 August 2017. 
  29. ^ Kalinauckas, Alex. "Bahrain Formula 2: Ferrari junior Leclerc beats Ghiotto and Rowland". Autosport.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 August 2017. 
  30. ^ "Leclerc scorches to feature victory – Formula 2". www.fiaformula2.com. Diakses tanggal 8 August 2017. 
  31. ^ "Feature Race Press Conference, Barcelona – Formula 2". www.fiaformula2.com. Diakses tanggal 8 August 2017. 
  32. ^ Kalinauckas, Alex. "Monaco F2: Rowland takes first win as Leclerc retires". Autosport.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 August 2017. 
  33. ^ "Monaco F2: De Vries takes maiden win in Rapax 1–2". Motorsport.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 August 2017. 
  34. ^ "Leclerc column: Moving on from Monaco misfortune". Motorsport.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 August 2017. 
  35. ^ Kalinauckas, Alex. "Baku F2: Ferrari junior Charles Leclerc wins red-flagged race". Autosport.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 August 2017. 
  36. ^ "Formula 2 – The Insider – Issue 4: So Close!" (PDF). fiaformula2.com. 
  37. ^ "Leclerc Makes it Five in Austria – Formula 2". www.fiaformula2.com. Diakses tanggal 8 August 2017. 
  38. ^ "Leclerc flies to five in Silverstone feature – Formula 2". www.fiaformula2.com. Diakses tanggal 8 August 2017. 
  39. ^ "Results – Formula 2". www.fiaformula2.com. Diakses tanggal 6 February 2018. 
  40. ^ "Leclerc gets Ferrari and Haas development role". 1 March 2016. Diakses tanggal 1 March 2016. 
  41. ^ "Charles Leclerc: GP3 title key to 2017 F1 hopes". 23 July 2016. Diakses tanggal 6 September 2016. 
  42. ^ "Haas' Steiner: GP3's Leclerc to drive in GP2". readmotorsport.com. 7 November 2016. Diakses tanggal 1 January 2017. 
  43. ^ "Leclerc heads day one of Budapest test for Ferrari". Formula1.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 August 2017. 
  44. ^ Noble, Jonathan (2 December 2017). "Sauber confirms Ericsson alongside Leclerc for 2018". Motorsport.com. Motorsport Network. Diakses tanggal 2 December 2017. 
  45. ^ "Charles Leclerc to drive for Scuderia Ferrari in 2019". Scuderia Ferrari. 11 September 2018. Diakses tanggal 11 September 2018. 
  46. ^ Mitchell, Scott (11 September 2018). "Ferrari confirms Leclerc for 2019 F1 season". Motorsport.com. Diakses tanggal 11 September 2018. 
  47. ^ Cooper, Adam (14 September 2018). "Ferrari signed Leclerc until at least 2022". Motorsport.com. Diakses tanggal 14 September 2018. 
  48. ^ Mitchell, Scott (28 November 2018). "Leclerc leads second morning of Abu Dhabi test". Motorsport.com. Diakses tanggal 28 November 2018. 

Pranala luarSunting